Anda di halaman 1dari 7

Tujuan Perencanaan Makanan

Tujuan perencanaan makanan dan dalam pengelolaan diabetes adalah sebagai berikut
- Mempertahankan kadar glukosa darah dan lipid dalam batas-batas normal
- Menjamin nutrisi yang optimal untuk pertumbuhan anak dan remaja, ibu
hamil dan janinnya
- Mencapai dan mempertahankan berat badan idaman
- Mencegah komplikasi akut/kronik dan meningkatkan kualitas hidup
1,2
Penatalaksanaan Diet Diabetes Mellitus dengan Prinsip 3J
Dalam penatalaksanaan diet diabetes mellitus ada 3 (tiga ! yang harus diketahui dan
dilaksanakan oleh penderita DM diabetes mellitus, yaitu jumlah makanan, jenis
makanan dan jad"al makanan# $erikut ini uraian mengenai ketiga hal tersebut%
2
1 !umlah makanan
!umlah makanan yang diberikan disesuaikan dengan status gi&i penderita DM,
bukan berdasarkan tinggi rendahnya gula darah# !umlah kalori yang disarankan
berkisar antara 11''-2('' ))al# *ebelum menghitung berapa kalori yang
dibutuhkan seorang pasien diabetes, terlebih dahulu harus diketahui berapa berat
badan ideal (idaman seseorang# +ang paling mudah adalah dengan rumus $rocca%
$erat $adan ,daman % ('- . (tinggi badan dalam cm / 1'' . 1 kg#
Tabel 1 Tingkat Kegiatan Sehari-hari untuk Perhitungan Kalori
0da beberapa cara untuk menentukan jumlah kalori yang dibutuhkan seorang pasien
diabetes %
1# Menghitung kebutuhan basal dahulu dengan cara mengalikan berat badan idaman
dengan sejumlah kalori %
- $erat badan idaman dalam kg 1 3' )kal untuk laki-laki
- $erat badan idaman dalam kg 1 22 )kal ntuk perempuan
)emudian ditambah dengan jumlah kalori yang diperlukan untuk kegiatan sehari-
hari (lihat tabel 1# Tampak pada tabel itu ada tiga jenis kegiatan, dari yang ringan
sampai yang berat#
- )erja ringan % tambah 1' - dari kalori basal
- )erja sedang % tambah 2' - dari kalori basal
- )erja berat % tambah 3'-1''- dari kalori basal
- Tambahkan kalori sekitar 2'-3'- pada keadaan sbb%
a# 4asien kurus
b# 4asien masih tumbuh kembang
c# 0da stres misalnya in5eksi, hamil atau menyusui
- )urangi kalori bila gemuk sekitar 2'-3'- tergantung tingkat kegemukannya#

2# 6ara lain tertera pada tabel 2 yang tampaknya lebih mudah# Tampak pada tabel itu
bah"a seseorang dengan dengan berat badan normal yang bekerja santai
memerlukan 3' )kal/kg $$ idaman# $agi orang yang kurus dan bekerja berat
memerlukan 3'-2' )kal/kg $$ idaman# Dengan cara ini tidak perlu ditambah-
tambahkan lagi#

3# 7ntuk gampangnya, secara kasar dapat dibuat suatu pegangan sbb %
- 4asien kurus % 23''-22'' )kal
- 4asien berat normal % 18''-21'' )kal
- 4asien gemuk % 13''-12'' )kal
Tabel 2 Kebutuhan Kalori pada Pasien Diabetes Mellitus
4erkumpulan 9ndokrinologi ,ndonesia (40:)9;, telah menetapkan standar
jumlah gi&i pada diet diabetes mellitus, dimana telah ditetapkan proporsi yang ideal
untuk &at makanan seperti karbohidrat, protein, lemak, kolesterol, serat, garam dan
pemanis dalam satu porsi makanan utama# Menurut Moehyi (1((< ketentuan
mengenai pengaturan jumlah &at makanan yang harus dikonsumsi oleh penderita DM
diabetes mellitus adalah sebagai berikut%
a# )arbohidrat
*ampai saat ini sebagian orang berpendapat bah"a pasien diabetes mellitus harus
mengkonsumsi makanan rendah karbohidrat# ;amun belakangan banyak dilakukan
penelitian dan ditemukan bah"a justru diet tinggi karbohidrat dan rendah lemak
lebih unggul daripada diet rendah karbohidrat# Didapatkan pula bah"a diet tinggi
karbohidrat menimbulkan perbaikan glukosa terutama pada pasien diabetes mellitus
yang tidak terlalu berat, apalagi pada pasien yang gemuk# Tetapi harus diingat,
"alaupun pasien dianjurkan diet tinggi karbohidrat, pasien tersebut harus
menghindari karbohidrat yang mudah diserap tubuh seperti sirup, gula, sari buah
dan makanan lain yang manis atau mengandung gula# *elain itu penderita DM harus
mengetahui bah"a jumlah karbohidrat dalam makanan untuk setiap kali maka harus
diatur sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi kebutuhan tubuh akan hidrat
arang sepanjang hari#
b# 4rotein
4rotein merupakan bahan dasar untuk &at pembangun, pertumbuhan, hormon dan
antibodi# 4ada penderita diabetes mellitus, kebutuhan protein akan meningkat
akibat digunakannya protein sebagai energi# *edangkan karbohidrat sendiri tidak
dapat diserap oleh tubuh sehingga penderita merasa lemas# $erdasarkan hal
tersebut, maka seorang penderita DM diabetes mellitus memerlukan protein
sebanyak 1'-12- untuk memenuhi kebutuhan tubuhnya#
Menurut konsensus pengelolaan diabetes di ,ndonesia kebutuhan protein untuk
orang dengan diabetes adalah sebesar 1' = 2'- total asupan energi# *umber protein
yang baik adalah sea5ood (ikan, udang, cumi, dll, daging tanpa lemak, ayam tanpa
kulit, produk susu rendah lemak, kacang-kacangan, tahu, tempe# 4ada pasien dengan
ne5ropati perlu penurunan asupan protein menjadi ',> g/kg $$ perhari atau 1'-
dari kebutuhan energi dan <2- hendaknya bernilai biologik tinggi#
c# ?emak
4ada penderita diabetes mellitus penggunaan lemak dibatasi, terutama lemak jenuh
yang secara tidak langsung dengan mekanisme tertentu dapat mempengaruhi
kenaikan kadar gula darah# Makanan yang mengandung lemak jenuh antara lain
minyak kelapa, margarin, santan, keju dan lemak he"an# *edangkan lemak tidak
jenuh e5eknya jauh lebih kecil terhadap kadar gula darah daripada lemak jenuh#
0supan lemak dianjurkan sekitar 2'-22- kebutuhan kalori# Tidak diperkenankan
melebihi 3'- total asupan energi# ?emak jenuh @ 8 - kebutuhan kalori ?emak
tidak jenuh ganda @ 1' -, selebihnya dari lemak tidak jenuh tunggal# $ahan
makanan yang perlu dibatasi adalah yang banyak mengandung lemak jenuh dan
lemak trans antara lain % daging berlemak dan susu penuh (whole milk# 0njuran
konsumsi kolesterol @ 3'' mg/hari#
d# )olesterol
)adar kolesterol yang tinggi dalam tubuh dapat menimbulkan hiperkolesterolemia
yang berkaitan dengan terjadinya aterosklerosis# 4ada penderita diabetes mellitus,
kadar kolesterol yang tinggi dapat memperberat penyakitnya# Aleh karena itu
konsumsi makanan yang berkolesterol harus dibatasi, dengan perkiraan jumlah yang
dibutuhkan @3'' mg per hari#

e# *erat
*erat mempercepat pergerakan makanan di saluran pencernaan dan pembentuk
massa sehingga absorbsi glukosa dan lemak di usus akan berkurang#
*eperti halnya masyarakat umum penyandang diabetes dianjurkan mengonsumsi
cukup serat dari kacang-kacangan, buah dan sayuran serta sumber karbohidrat yang
tinggi serat, karena mengandung Bitamin, mineral, serat dan bahan lain yang baik
untuk kesehatan# 0njuran konsumsi serat adalah C 22 g/1''' kkal/hari#
5# ;atrium
4enggunaan garam yang tinggi dalam makanan dapat meningkatkan kerja jantung#
Aleh karena itu pada penderita diabetes mellitus dengan hipertensi, pemakaian
garam dibatasi#
0njuran asupan natrium untuk penyandang diabetes sama dengan anjuran untuk
masyarakat umum yaitu tidak lebih dari 3''' mg atau sama dengan <-8 g (1 sendok
teh garam dapur# Mereka yang hipertensi, pembatasan natrium sampai 23'' mg
garam dapur# *umber natrium antara lain adalah garam dapur, Betsin, soda, dan
bahan penga"et seperti natrium ben&oat dan natrium nitrit#
g# 4emanis
*elama ini pemanis yang ada di pasaran adalah sukrosa, 5ruktosa, sorbitol, manitol,
1ylol, sakkarin, siklamat dan aspartam# 4emanis yang mengandung kalori adalah
sukrosa dan 5ruktosa# $erikut ini tabel perbandingan jumlah total &at makanan yang
terdapat dalam satu porsi makanan utama penderita DM#
Tabel 3 Jumlah Total at Makanan !ang Dikonsumsi
2 !enis makanan
4enderita diabetes mellitus harus mengetahui dan memahami jenis makanan apa
yang boleh dimakan secara bebas, makanan yang mana harus dibatasi dan makanan
apa yang harus dibatasi secara ketat# Makanan yang mengandung karbohidrat mudah
diserap seperti sirup, gula, sari buah harus dihindari# *ayuran dengan kandungan
karbohidrat tinggi seperti buncis, kacang panjang, "ortel, kacang kapri, daun
singkong, bit dan bayam harus dibatasi# $uah-buahan berkalori tinggi seperti pisang,
pepaya, mangga, sa"o, rambutan, apel, duku, durian, jeruk dan nanas juga dibatasi#
*ayuran yang boleh dikonsumsi adalah sayuran dengan kandungan kalori rendah
seperti oyong, ketimun, kol, labu air, labu siam, lobak, sa"i, rebung, selada, toge,
terong dan tomat#
2

6ukup banyak pasien DM mengeluh karena makanan yang tercantum dalam da5tar
menu diet kurang berBariasi sehingga sering terasa membosankan# 7ntuk itu agar ada
Bariasi dan tidak menimbulkan kebosanan, dapat diganti dengan makanan penukar
lain# 4erlu diingat dalam penggunaan makanan penukar, kandungan &at gi&inya harus
sama dengan makanan yang digantikannya#
3
6ontoh-contoh bahan makanan penukar
adalah sebagai berikut%
(1 Dolongan ,% *umber )arbohidrat
*umber bahan makanan penukar karbohidrat mempunyai takaran 1 satuan
penukar / 182 )al, 3 gr protein, 3' gr karbohidrat# 0dapun da5tar bahan makanan
penukar tersebut dapat dilihat pada Tabel 3
Tabel " #ahan Makanan Penukar Karbohidrat
(2 Dol# ,,% *umber 4rotein Ee"ani
*umber protein he"ani ini dapat diperoleh dari bahan makanan yang la&im
dikonsumsi sehari-hari dengan takaran 1 satuan penukar / (2 )al, 1' gr protein, <
gr lemak# 0dapun jenis makanan penukar protein he"ani dapat dilihat pada Tabel
2#
Tabel $ #ahan Makanan Penukar Protein %e&ani
(3 Dol# ,,,% *umber 4rotein ;abati
*umber protein nabati mempunyai takaran 1 satuan penukar / >' )al, < gr
protein, 3 gr lemak, > gr karbohidrat# 0dapun jenis bahan makanan penukar
protein he"ani dapat dilihat pada Tabel <#
Tabel ' #ahan Makanan Penukar Protein (abati
(3 Dol# ,F% *ayuran
!enis sayuran yang dapat dijadikan sebagai bahan makanan penukar adalah
sayuran 0 dan sayuran $, bebas dimakan, seperti pada Tabel 8#

Tabel 2)*) #ahan Makanan Penukar Sa!uran + dan #
(2 Dol# F% $uah
*umber bahan makanan bersumber buah-buahan mempunyai takaran 1 satuan
penukar / 3' )al, 3' g karbohidrat, seperti pada Tabel >#
Tabel 2),) #ahan Makanan Penukar #uah
(< $ahan Makanan Dolongan *usu
*umber bahan makanan golongan susu mempunyai takaran 1 satuan penukar /
13' )al, 8 gr protein, 8 g lemak, ( gr karbohidrat, seperti pada Tabel (#
Tabel - #ahan Makanan Penukar Susu
(8 Dol# F,,% Minyak
$ahan makanan penukar minyak mempunyai takaran 1 satuan penukar / 32 )al,
2gr lemak, seperti pada Tabel 1'#
Tabel 1. #ahan Makanan Penukar Min!ak
3 !ad"al makan
4enderita diabetes mellitus harus membiasakan diri untuk makan tepat pada "aktu
yang telah ditentukan# 4enderita diabetes mellitus makan sesuai jad"al, yaitu 3 kali
makan utama, 3 kali makan selingan dengan interBal "aktu 3 jam# ,ni dimaksudkan
agar terjadi perubahan pada kandungan glukosa darah penderita DM, sehingga
diharapkan dengan perbandingan jumlah makanan dan jad"al yang tepat maka
kadar glukosa darah akan tetap stabil dan penderita DM tidak merasa lemas akibat
kekurangan &at gi&i# !ad"al makan standar yang digunakan oleh penderita DM
diabetes mellitus (Gaspadji, 2''8 disajikan dalam tabel berikut%
Tabel 11 Jad&al Makan Penderita DM
1# Gaspadji, dkk, 2''2
2# (Gaspadji, 2''8
3# (*uyono, 1((<