Anda di halaman 1dari 19

LAPORAN TUTORIAL MODUL 5

BLOK GANGGUAN HORMON DAN METABOLISME


KELOMPOK A2
Ketua : Fatmi Eka Putri 121!1!"1
Sekretari# : I$$at%a Ru#&i 121!12'(
K)airu**i#a 121!12!1
A*++,ta : Pir-i*a Sa*t)ira* 111!1'(
.i/i*+ Ma%ri#ka Putri 121!111
A0a* Mu#ta1im 121!111"
.i&ia Sari 121!12'
Fe2ri*a S%a*&ra 121!1234
A*++a Putra Per&a*a 121!1!"
Riri* 5a*ia Me0i##a 121!1!'"
TUTOR: &r6 Har&i#ma*7 MHID7 Dr6PH
PENDIDIKAN DOKTER UNI8ERSITAS ANDALAS
A9ri07 21'
I6 TERMINOLOGI
1. Berat badan di BGM: keadaan dimana data berat badan di KMS di bawah garis merah
yang dilakukan untuk menilai status gizi
2. Z-Scre : skr standar beru!a "arak skr seserang dari mean kelm!k-
nya dalam satuan standar de#iasi
$. BB%& : bayi yang baru lahir' BB ( 2)** gr
+. Kader ,syandu : masyarakat setem!at yang ditun"uk untuk mengella ,syandu
secara sukarela
). ,syandu : tem!at !elayanan kesehatan untuk bayi'balita' -.S' !asangan
usia subur' ibu hamil' usia lan"ut di masyarakat setem!at
/. 012 : tem!at !emberian makanan tambahan disertai tera!i diet dan
medis yang berguna untuk menurunkan angka kematian balita disertai
tera!i diet dan medis
3. ,M0 : !rgram inter#ensi bagi balita yang kurang gizi dimana tu"uannya
adalah untuk meningkatkan status gizi anak agar terca!ainya status
gizi dan kndisi yang baik sesuai dengan umur anak tersebut.
II6 MENENTUKAN MASALAH
1. Kena!a anak laki-laki tersebut BBnya bisa di BGM4
2. Kena!a tinggi badan anak tersebut yang diukur4
$. 5!akah ada hubungannya antara keadaan anak laki-laki ini dengan kndisi dia adalah anak
ke lima' BB%&' dan tidak meda!atkan 5S6 eksklusi74
+. 5!akah ada hubungan keadaan anak tersebut dengan ibunya yang tidak 582 saat hamil'
kesibukan ibu untuk mencari na7kah' dan !endidikan ibu yang rendah4
). Kena!a anak tersebut sering "atuh terantuk !ada saat sen"a hari4
/. 5!akah ada hubungan kelen"ar gndk ibu yang membesar dengan keadaan anak tersebut4
3. Menga!a harus dilakukan ,M0 dan a!a bentuk ,M0 yang dilakukan4
9. Bagaimana !enatalaksanaan terbaik untuk anak tersebut4
:. 5!a sa"a !rgram gizi yang ada di ,uskesmas4
1*. Sia!a sa"a sasaran untuk dikirim ke 0124
III6 ANALISIS MASALAH
1. BB yang berada di BGM menun"ukan gizi yang buruk. ,enyebab gizi buruk bisa beru!a:
a. Ssial: kemiskinan' !endidikan yang rendah' kesem!atan ker"a yang kurang
b. Medis: !enyakit in7eksi' dll
c. Kurang asu!an
2. 0inggi badan di!erlukan untuk menghitung status gizi. .ntuk menghitung standar baku
antr!metri -;<-82;S digunakan rumus:
a. BB=.
b. 0B=.
c. BB=0B
$. >a' ada hubungannya.
a. BB%&: akan menyebabkan gangguan !ertumbuhan untuk masa selan"utnya. ,ada BB%&
!erna!asannya belum sem!urna' kurang brwn 7at' imatur hati' lambung kecil' re7leks hisa!'
dan menelan belum sem!urna.
b. 0idak menda!atkan 5S6 eksklusi7: kekurangan nutrisi yang di!erlukan si anak karena 5S6
mengandung zat-zat gizi yang sesuai dengan umur si anak.
c. 5nak ke-): ber!engaruh dalam hal eknmi dan ssial
+. >a' ada hubungannya.
a. 0idak 582: ibu tidak tahu !ermasalahan tumbuh kembang "anin' tidak cuku! !engetahuan
untuk a!a sa"a yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang "anin.
b. Sibuk mencari na7kah: tersitanya !erhatian ibu untuk mencari na7kah sehingga kurang
memerhatikan terhada! gizi anak
c. ,endidikan ibu yang rendah: tidak tahunya ibu akan nutrisi a!a yang harus di!enuhi untuk
meng!timalkan tumbuh kembang anak dan !ermasalahan tumbuh kembang a!a sa"a yang
bisa ter"adi !ada anak.
). 6ni meru!akan tanda adanya gangguan !englihatan !ada anak. ;al ini diduga karena
kurangnya #itamin 5 ?baik dari 5S6 atau!un asu!an makanan lainnya@ yang berguna untuk
di7erensiasi sel batang yang ber!eran !ada saat keadaan kurang cahaya.
/. ,embesaran tirid !ada ibu bisa sa"a karena hi!er atau!un hi!tirid. 8amun dugaan yang
sangat kuat berdasarkan skenari' ibu ini menderita hi!tirid akibat de7isiensi ydium.
5!abila saat hamil ibu telah mengalami hi!tirid' maka hal ini "uga bisa menyebabkan si
anak "uga menderita tirid dan ini bahaya sekali untuk tumbuh kembang anak.
3. ,M0 harus dilakukan karena anak ini mengalami gizi buruk' dimana tu"uan dari ,M0
sendiri adalah untuk meningkatkan status gizi anak sesuai dengan kndisi dan umurnya'
mengembangkan kemam!uan ada!tasi makan anak' mengembangkan kemam!uan
mengunyah anak' dan lain-lain. Aenis ,M0 yang dilakukan untuk anak ini adalah ,M0
!emulihan yang mengandung mikr dan makrnutrien.
9. ,enatalaksanaan beru!a !enanganan di 012 dengan 7ase-7ase:
a. 1ase stabilisasi ?1-3 hari@
b. 1ase transisi
c. 1ase rehabilitasi
d. 1ase tindak lan"ut ? di rumah@
:. 0ergantung !uskesmas terkait. Bebera!a !rgram yang mungkin dilakukan:
a. ,enyuluhan gizi seimbang
b. ,enanggulangan G5K6' K,5' dan gizi mikr lainnya
c. ,enanggulangan KB,
d. Kewas!adaan !angan dan gizi
1*. Sasaran 012:
a. Balita kurus dan sangat kurus
b. Balita !ada KMS ( BMG atau 2 kali berturut-tuurut BB tidak naik
c. Balita BGM dan 20 dilakukan !ena!isan dengan menilai BB dibanding 0B.
I86 SISTEMATIKA
6bu' !embesaran
gndk
hi!ertirid
hi!tirid
gitrgen
Bayi laki-laki' 13 bulan'
BB di BGM
Sering
"atuh
terantuk
&abun sen"a
,engukuran
0B'BB'.
Z-scre -$ SC
Gizi buruk
5nak ke-)
BB%&
0idak ada 5S6
eksklusi7
,endidikan ibu
rendah'dll
malnutrisi
,emeriksaan'
diagnsis
0ata laksana
,rgram
!emerintah
,M0
Ce7isiensi
#itamin 5
G5K6
86 MENENTUKAN TU:UAN PEMBELA:ARAN
Mahasiswa mam!u men"elaskan:
1. Ce7inisi' e!idemilgi'etilgi' !at7isilgi' mani7estasi klinis' diagnsis'
tatalaksana' diagnsis banding' !rgnsis gizi kurang dan gizi buruk.
2. Ce7inisi' e!idemilgi'etilgi' !at7isilgi' mani7estasi klinis' diagnsis'
tatalaksana' diagnsis banding' !rgnsis de7isiensi #itamin 5
$. Ce7inisi' e!idemilgi'etilgi' !at7isilgi' mani7estasi klinis' diagnsis'
tatalaksana' diagnsis banding' !rgnsis G5K6
+. ,rgram-!rgram !emerintah dalam menanggulangi malnutrisi.
8I6 PEMBAHASAN TU:UAN PEMBELA:ARAN
16 De;i*i#i7 e9i&emi,0,+i7eti,0,+i7 9at,;i#i,0,+i7 ma*i;e#ta#i k0i*i#7 &ia+*,#i#7
tata0ak#a*a7 &ia+*,#i# 2a*&i*+7 9r,+*,#i# +i$i kura*+ &a* +i$i 2uruk6
KK, ter"adi ketika kebutuhan tubuh akan kalri'!rtein atau keduanya tidak
tercuku!i leh diet.KK, dikelm!kan me"adi 2 :
1.KK, ,rimer :di latar belakangi leh ketiadaan !angan yang mengakibatkan
berkurangnya asu!an
2.KK, Sekunder: ter"adi karena !enyakit yang mengakibatkan !engurangan
asu!an'gangguan sera!an dan utilisasi !angan'serta !eningkatan kebutuhan akan zat
gizi.
5da + 7aktr yang melatarbelakangi KK, :
1.Masalah Ssial
2.Bknmi
$.Bilgi
+.%ingkungan
Kemiskinan adalah salah satu determinan ssial eknmi yang meru!akan
akar dari ketiadaan rna!angan'tem!at bermukim yang tidak sehat serta
ketidakmam!uan mengakses 7asilitas kesehatan.hal lain yang ber!tensi
menumbuhsuburkan KK, di kalangan bayi dan anak adalah !enurunan minat dalam
!emberian 5S6.
KK, da!at menyerang sia!a sa"a'terutama bayi dan anak yang tengah
bertumbuh kembang.marasmus sering kali men"angkiti bayi berusia kurang dari 1
tahun.sementara kwashirkr sering menyerang setelah usia 19 bulan."ika di alami
anak yang lebih tua'kndisinya biasanya ringan.
Pengaruh KKP terhadap berbagai organ
16Sa0ura* 5er*a
Malnutrisi berat menurunkan sekresi asam dan melambatkan gerakan
lamung.muksa usus halus mengalami atr7i dan #ili !ada muksa usus
lenya!'!ermukaannya men"adi datar dan diin7iltrasi leh sel-sel lim7sit.
2.,ankreas
Malnutrisi menyebabkan atri7i dan 7ibrsis sel-sel asinar yang menganggu
7ungsi !ankreas sebagai kelen"ar ekskrin.gangguan !ankreas bersama intleransi
disakarida menyebabkan sindrma malabsrbsi yang berlan"ut sebagai diare.
$. ;ati
,engaruh malnutrisi !ada hati bergantung !ada lama serta "enis zat gizi yang
kurang.
Glikgen !ada !enderita marasmus ce!at sekali terkuras sehingga zat lemak
tertum!uk dalam sel hati.bila kela!aran berlan"ut'hati mengerut sementara kandungan
lemak menyusut dan !rtein habis meski!un "umlah he!atit relati7 tidak berubah.
.kuran hati !ada !enderita kwashirkr membesar serta banyak mengandung
glikgen.in7iltrasi lemak meru!akan gambaran yang menn"l terutama disebabkan
leh !enum!ukan trigliserida.
+.Gin"al
,enelitian di minesta mengatakan bahwa keadaan semi kela!aran da!at
mengakibatkan !liuri?tam!ak "elas setelah / minggu kela!aran dan nkturia@."uga
ter"adi ganggan dalam !emekatan urin akibat menurunnya "umlah urea dalam medula
disertai !enyusutan medullary smlar gradient.
).Sistem ;ematlgik
,erubahan !ada sistem hematlgik meli!uti anemia'leuk!enia'!embentukan
akantsit serta hi!!lasia sel-sel sum-sum tulang.anemia ter"adi karena asu!an
!rtein yang tidak adekuat sehingga menurunnya sintesis eritr!eitin.
/.Sistem Kardi#askular
Kndisi semi kela!aran akan menyusutkan berat badan sebanyak 2+ D dan
mengerutkan #lume "antung hingga 13 D'disam!ing menyebabkan
bradikardi'hi!ertensi arterial ringan'!enurunan tekanan #ena'knsumsi ksigen'str#e
#lume dan !enurunan curah "antung.dam!aknya adalah ker"a "antung
menurun'sturasi ksigen #ena dan kandungan ksigen arterial berkurang.
Klasifikasi KKP
- KK, Cera"at &ingan dan Sedang
Gambaran klinis utama KK, ringan sam!ai sedang adalah !enyusutan berat badan
yang disertai dengan !eni!isan "aringan lemak dibawah kulit."ika KK, berlangsung
menahun'!ertumbuhan meman"ang akan terhenti sehingga anak akan bertumbuh
!endek.ter"adi "uga !erubahan 7ungsi kekebalan dan saluran cerna.
,erubahan km!sisi yang menclk !ada rang dewasa ialah !enyusutan "aringan
adi!sa sebesar 12 D !ada !ria dan 2* D !ada wanita.kemungkinan wanita KK,
melahirkan bayi BB%&.
- KK, Berat
Ciagnsis KK, berat di tegakkan berdasarkan riwayat !angan serta gambaran klinis.
1.Marasmus
Gambaran klinisnya yaitu :
-"aringan lemak bawah kulit nyaris lenya!'tt mengecil.
-Berat badan biasanya hanya sekitar /* D dari berat badan seharusnya'sementara
!asien anak mengalami !ertumbuhan lngitudinal.
-Kulit kering't!is'tidak lentur serta mudah berkerut'rambut ti!is'"arang'keing dan
mudah di cabut tan!a rasa sakit.
-,enderita kelihatan a!atis dan gambara se!erti rang tua.
-8a7su makan !enderita hilang sama sekali.sebagian lagi masih da!at mengutarakan
la!ar'ta!i saat diberikan se"umlah makanan sering muntah.
-Ciare menahun dan kelemahan sering mendam!ingi KK, sehingga anak tidak da!at
berdiri sendiri.
-Cetak Aantung'tekanan darah'suhu tubuh rendah.namun takikardi sering ter"adi.
-;i!glikemi sering ter"ai dan sering ditemani hi!termi?$)') der"at celcius@
-<rgan dalam biasanya kecil'kelen"ar lime mudah di raba.
-,enulit !aling lazim adalah gastrenteritis akut'dehidrasi'in7eksi saluran na7as dan
kerusakan mata akibat de7isiensi #itamin 5
2. Kwarshirkr
,enam!ilan ti!e kwashirkr se!erti anak gemuk ? su!er baby@ ' bilamana
dietnyaa mengandung cuku! energi disam!ing kekurangan !rtein' walau!un
dibagian tubuh lainnya terutama di!antatnya terlihat atr7i. 0am!ak sangat kurus dan
atau edema !ada kedua !unggung kaki sam!ai seluruh tubuh.
a. ,erubahan status mental : cengeng' rewel' kadang a!atis
b. &ambut ti!is kmerahan se!erti warna rambut "agung dan mudah dicabut' !ada
!enyakit kwarshirkr yang lan"ut da!at terlihat rambut ke!ala kusam
c. -a"ah membulat dan sembab
d. ,andangan mata anak sayu
e. ,embesaran hati' hati yang membesar dengan mudah da!at diraba dan terasa
kenyal !ada rabaan !ermukaan licin dan !inggir yang ta"am
Kelainan kulit beru!a bercak merah muda yang meluas dan berubah men"adi cklat
kehitaman dan terkelu!as
Penanggulangan Gizi Buruk
.!aya Kesehatan Mengatasi Masalah Gizi atara lain :
.!aya Kesehatan Kurati7 dan &ehabilitati7
1. ,enemuan akti7 dan ru"ukan kasus gizi buruk.
2. ,erawatan balita gizi buruk
$. ,endam!ingan balita gizi buruk !asca !erawatan
.!aya Kesehatan ,rmti7 dan ,re#enti7
1. ,endidikan ?!enyuluhan@ gizi melalui !rmsi kadarzi
2. &e#italisasi !syandu.
$. ,emberian su!lementasi gizi.
+. ,emberian M, E 5S6 bagi balita gakin
Kerangka Ker"a ,encegahan dan ,enanggulangan Gizi Buruk
Sistem Kewas!adaan ,angan dan Gizi
Km!nen SK,G:
1. Keluarga
2. Masyarakat dan %intas Sektr
$. ,elayanan Kesehatan
,eran Keluarga
1. ,enyuluhan=Knseling Gizi: a. 5S6 eksklusi7 dan M,-5S6F b. Gizi seimbangF
2. ,la asuh ibu dan anak
$. ,emantauan !ertumbuhan anak
+. ,enggunaan garam berydium
). ,eman7aatan !ekarangan
/. ,eningkatan daya beli keluarga miskin
3. Bantuan !angan darurat: a. ,M0 balita' ibu hamil' b. &askin
,ean Masyarakat dan %intas Sektr
1. Mengakti7kan ,syandu: SKC8
2. Semua balita mem!unyai KMS'
$. ,enimbangan balita ?C@'
+. Knseling'
). Su!lementasi gizi'
/. ,elayanan kesehatan dasar
3. Berat badan naik ?8@ sehat dikembalikan ke !eran keluarga
9. BB 0idak naik ?01@' Gizi kurang diberikan ,M0 ,enyuluhan dan Knseling
:. Berat badan 0idak naik ?02@' BGM' Gizi buruk' sakit' diru"uk ke &S atau ,uskesmas
,eran ,elayanan Kesehatan
1. Mengatasi masalah medis yang mem!engaruhi gizi buruk
2. Balita yang sembuh dan !erlu ,M0' !erlu dikembalikan ke ,usat ,emulihan Gizi untuk diberikan
,M0
$. Balita yang sembuh' dan tidak !erlu ,M0' dikembalikan ke!ada masyarakat
0u"uan ,enanggulangan Gizi Buruk
0u"uan .mum:
Menurunnya !re#alensi Kurang Bnergi ,rtein ?KB,@ men"adi setinggi-tingginya 1) D dan gizi buruk
men"adi setinggi-tingginya 2') D !ada tahun 2*1+.
0u"uan Khusus:
1. Meningkatnya caku!an deteksi dini gizi buruk melalui !enimbangan balita di ,syandu'
,uskesmas dan "aringannya.
2. Meningkatnya caku!an su!lementasi gizi terutama !ada kelm!k !enduduk rawan dan keluarga
miskin.
$. Meningkatnya "angkauan dan kualitas tata laksana kasus gizi buruk di &umah 0angga' ,uskesmas
dan &umah Sakit.
+. Meningkatnya kemam!uan dan ketram!ilan keluarga dalam menera!kan Keluarga Sadar Gizi
?K5C5&Z6@.
). Ber7ungsinya Sistem Kewas!adaan ,angan Can Gizi ?SK,G@.
Kebi"akan <!erasinal ,encegahan dan ,enanggulangan Gizi Buruk:
1. Meru!akan ,rgram 8asinal: ,erencanaan' !elaksanaan' !emantauan dan e#aluasi dilaksanakan
secara berkesinambungan antara !usat dan daerah
2. ,endekatan km!rehensi7: Mengutamakan u!aya !encegahan dan u!aya !eningkatan' yang
didukung u!aya !engbatan dan !emulihan.
$. Semua kabu!aten=kta secara terus menerus melakukan u!aya !encegahan dan !enanggulangan
gizi buruk' dengan krdinasi lintas instansi=dinas dan rganisasi masyarakat.
+. Menggalang kemitraan antara !emerintahan' dunia usaha dan masyarakat di berbagai tingkat.
). ,endekatan ,emberdayaan masyarakat serta keterlibatan dalam !rses !engambilan ke!utusan.
26 De;i*i#i7 e9i&emi,0,+i7eti,0,+i7 9at,;i#i,0,+i7 ma*i;e#ta#i k0i*i#7 &ia+*,#i#7
tata0ak#a*a7 &ia+*,#i# 2a*&i*+7 9r,+*,#i# &e;i#ie*#i -itami*
Gitamin adalah sekelm!k senyawa rganik berbbt mlekul kecil yang
memiliki 7ungsi #ital dalam metablisme rganisme. Ci!andang dari sisi enzimlgi
?ilmu tentang enzim@' #itamin adalah k7aktr dalam reaksi kimia yang dikatalisasi
leh enzim. 6stilah H#itaminH sebenarnya sudah tidak te!at untuk di!akai teta!i
akhirnya di!ertahankan dalam knteks ilmu kesehatan dan gizi. 8ama ini berasal dari
gabungan kata latin #ita yang artinya hidu! dan amina ?amine@ yang mengacu !ada
suatu gugus rganik yang memiliki atm nitrgen ?8@' karena !ada awalnya #itamin
diangga! demikian. Kelak diketahui bahwa banyak #itamin sama sekali tidak
memiliki atm 8 ?Sai7udin ' 2**:@.
Secara garis besar' #itamin da!at dikelm!kkan men"adi 2 kelm!k besar'
yaitu #itamin yang larut dalam air dan #itamin yang larut dalam lemak. ;anya terda!at
2 #itamin yang larut dalam air' yaitu B dan 2' sedangkan #itamin lainnya' yaitu
#itamin 5' C' B' dan K bersi7at larut dalam lemak. Gitamin yang larut dalam lemak
akan disim!an di dalam "aringan adi!sa ?lemak@ dan di dalam hati. Gitamin ini
kemudian akan dikeluarkan dan diedarkan ke seluruh tubuh saat dibutuhkan.
Bebera!a "enis #itamin hanya da!at disim!an bebera!a hari sa"a di dalam tubuh'
sedangkan "enis #itamin lain da!at bertahan hingga / bulan lamanya di dalam tubuh ?
5nnim' 2*11 @.
De;i#ie*#i -itami* A
Gitamin 5 adalah sekelm!k zat kimia baik alami atau!un sintetik yang
memiliki akti#itas dan 7ungsi yang miri! dengan hrmn.
Gitamin 5 banyak dikandung dalam makanan se!erti : hati' ikan' susu' mentega'
bayam' wrtel dan sayur-sayuran hi"au lainnya.
Fungsi vitamin A
Mem!ertahankan !englihatan nrmal !ada keadaan kurang cahaya.
Meningkatkan di7erensiasi sel-sel e!itel khusus terutama sel !enghasil mukus.
Meningkatkan imunitas terhada! in7eksi terutama !ada anak-anak.
Bersi7at 7t!rtekti7 dan "uga antiksidan dalam tubuh.
Epidemiologi defisiensi vitamin A
Secara e!idemilgi de7isiensi #it 5 ini ter"adi diseluruh belahan dunia baik yang
berkaitan dengan kekurangan gizi secara umum atau!un sebagai de7isiensi !ada
rang yang mengida! malarbsbsi lemak.
Biasanya sebaran terbanyak de7isiensi #itamin 5 ini sering ter"adi !ada negara-
negara miskin dan "arang ditemukan !ada negara industri atau negara ma"u "ika
dikaitkan dengan kese"ahteraan masyarakatnya dan distribusi makanan.
Manifetasi Klinis
Mani7estasi !aling dini dari de7isiensi #itamin 5 adalah rabun sen"a atau
gangguan !englihatan terutama !ada keaadan kurang cahaya. Secara klekti7
gangguan kelainan mata ini disebut dengan Ier7talmia.
Ier7talmia dibagi men"adi + stadium:
a. Stadium 1 : ;emeral!ia atau rabun sen"a' yakni suatu gangguan !englihatan
ketika kurang cahaya. ,ada anak hal ini sering ditandai dengan sering
tersandung dan "atuhnya si anak ketika ber"alan atau merangkak di sre hari.
b. Stadium 2 : Iersis kn"ungti#a dengan atau tan!a bitt s!t. Bitt s!t
adalah masa !utih berbusa didaerah 7issura !al!ebra yang khas berbentuk
segitiga dengan !uncak kearah luar krnea.
c. Stadium $ : stadium 2 J Kersis krnea dan sering disertai dengan ulkus.
d. Stadium + : keratmalansia' yakni keadaan dimana krnea men"adi lembek
se!erti bubur bewarna ke!utih-!utihan dan mudah mengalami !er7rasi.
Terapi
,enanganan untuk !enderita Ker7talmia di bagian mata 1K.6-&S2M
"akara ialah dengan cara !emberian #itamin 5 dengan dsis )*.***.=kgBB dengan
dsis ttal $**.***-)**.***..
,emberian #itamin 5 ini da!at dilakukan dengan cara !emberian ral dan
"uga 6ntramuskular. .ntuk mata sendiri bisa diberikan saleb mata antibitik untuk
mengbati in7eksi sekunder walau!un terda!at Kersis krnea atau!un tanda ulserasi.
.ntuk ge"ala hemeral!ia dengan !emberian dsis masi7 #itamin 5
biasanya da!at sembuh setelah 2-) hari. .ntuk Kersis kn"ungti7a dan krnea mulai
sembuh setelah !engbatan 2 minggu dan untuk keratmalasia sembuhnya lebih lama
serta biasanya akan meninggalkan cacat beru!a gangguan #isus.
De;i#ie*#i 8itami* D
Penyebab defisiensi vitamin
5. >ang berhubungan dengan !a!aran .GB
- usia tua
- kulit gela!
- musim dan letak gegra7is
- !enggunaan sunscreen
B. >ang berhubungan dengan kndisi medis atau 7isik
- malabsr!si lemak
- !enggunaan bat-batan
- !enyakit gin"al krnis
- besitas
- asu!an #itamin C rendah
- status #itamin C maternal
Manifestasi Klinis
,ada anak: ricket
,ada dewasa: stemalacia
Mani7estasi ricket:
- abnrmalitas struktur tulang !enyangga tubuh
- !elebaran !ergelangan tangan dan kaki
- cstchndrial "unctin yang !rminen
- !enutu!an 7ntanela lambat
- eru!si gigi lambat
- dll
iagnosis
- Mani7estasi klinis
- &adilgis: tanda-tanda ste!enia' !eni!isan krteks tulang !an"ang' !elebaran
dan=atau rbekan meta7ise tulang
- %abratris: hi!7s7atemia' hi!kalsemia' meningkatnya alkali 7s7atase'
meningkatnya hrmn !aratirid' menurunnya 2) ?<;@-C !ada serum.
Pengobatan
Csis !engbatan #itamin C !ada anak
.sia Csis #itamin C ?6.=hari@
( 1 bulan 1***
1***-)***
L12 bulan L)***
De;i#ie*#i 8itami* 5
Kekurangan #itamin 2 menyebabkan !enyakit skrbut atau scur#y. Scur#y
adalah !enyakit akibat de7isiensi asam askrbat ?#itamin 2@' ditandai leh anemia'
gusi se!erti s!ns' kecenderungan !erdarahan mukkutan' serta indurasi tt tungkai
dan betis.
Epidemiologi
Kekurangan #itamin 2 tidak lagi men"adi masalah glbal' karena sumber #itamin
2 terda!at !ada banyak makanan. Kekurangan #itamin 2 kadang-kadang ditemukan
!ada glngan yang mam!u sebagai suatu de7isiensi terkndisi' terutama !ada usia
lan"ut' rang yang hidu! sendiri dan !ecandu alkhl. Aika ter"adi !ada anak-anak
biasanya ter"adi !ada anak yang menda!at makanan buatan tan!a diberikan tambahan
sayur dan buah' serta !ada bayi yang diberi susu 7rmula yang diua!kan tan!a
su!lementasi #itamin. Kasus ini bisa ter"adi !ada setia! umur' namun "arang ter"adi
!ada nenatus. Sebagian besar ter"adi !ada usia /-2+ bulan.
Etiologi
Skrbut atau scur#y da!at ter"adi akibat asu!an #itamin 2 yang kurang atau tidak
ada sama sekali. ,ada bayi' sim!anan #itamin 2 akan baik "ika cadangan #itamin 2 si
ibu "uga baik' sehingga #itamin 2 bayi tergantung !ada ibu. Ce7isiensi #itamin 2
!ada ibu "uga menyebabkan kekurangan #itamin 2 !ada si anak. ,ada ibu dengan
#itamin 2 yang baik' 5S6 akan mengandung +-3 mg=d% asam askrbat dan
meru!akan sumber #itamin 2 terbaik untuk bayi.
Patofisiologi
Gangguan sintesis klagen akibat kekurangan #itamin 2 menyebabkan
melemahnya "aringan !enun"ang dinding ka!iler dan #enula' sehingga sering ter"adi
!erdarahan yang meru!akan gambaran yang menn"l !ada kasus ini. Cimana sering
ter"adi ekimsis dan !ur!ura du kulit dan muksa gingi#a. Selain itu' !erlekatan
!eristeum yang lnggar ke tulang dan diikuti melemahnya dinding !embuluh darah
menyebabkan hematm sub!eristeum luas dan !erdarahan ke dalam rngga sendi'
setelah trauma minimal. Aika ter"adi !erdarahan retrbulbar' subaraknid' dan
itraserebrum da!at menyebabkan kematian.
Ce7isiensi Gitamin 2 "uga da!at mengganggu !embentukan matriks steid
yang disebabkan bukan karena mineralisasi atau kalsi7ikasi se!erti yang ter"adi !ada
rakitis. ,ada skrbut' deretan sel tulang rawan terbentuk se!erti biasa dan mengalami
kalsi7ikasi sementara. 8amun' !rduksi matriks steid leh steblas kurang
memadai. ;al ini menyebabkan resrbsi matriks tulang rawan men"adi lambat atau
tidak ada sama sekali' yang berakibat !ada ter"adinya !ertumbuhan berlebihan dari
tulang rawan yang disertai duri-duri !an"ang dan lem!eng-lem!eng yang menn"l
dalam regi meta7isis rngga sumsum tulang dan kadang-kadang !elebaran e!i7isis.
,ada anak dan rang dewasa dengan skrbut berat' !embengkakan gusi'
!erdarahan' dan in7eksi !eridntal bakterialis sekunder sering ditemukan.
Manifestasi Klinik
,ada anak-anak tanda awal adalah anak menangis bila diangkat karena tulang-
tulangnya terasa nyeri saat digerakkan. Aika dibiarkan anak akan tertidur dengan
!sisi katak' yaitu tungkai bawah dibuka dan !sisi lutut dalam keadaan 7leksi.
Kemudian akan terlihat eks!resi anak gelisah. Selain itu' ter"adi !erubahan !ada gusi
yang terlihat !aling nyata "ika gigi tumbuh yang ditandai dengan warna merah keabu-
abuan' !embengkakan se!erti s!ns memnbran muksa' biasanya !ada gigi susu
?insisi#us@ bagian atas.
iagnosis
Ciagnsis da!at ditegakkan dengan anamnesis dan !emeriksaan 7isik berdasarkan
ge"alanya. Selain itu' "uga bisa dilakukan dengan rentgengra7i !ada tulang !an"ang'
terutama !ada u"ung distal. ,ada !emeriksaan akan tam!ak garis e!i7isis tulang-
tulang agak kabur dan tidak rata se!erti !ada keadaan nrmal' terda!at sedikit
ste!rsis' !embengkakan !ada u"ung tulang !an"ang' terutama !ada u"ung bawah
7emur yang disebabkan leh !erdarahan sub!eristeum setem!at.
Pengobatan
- ,emberian $-+ z ?oun!e" saribuah range atau saribuah tmat setia! hari da!at
mem!erce!at !enyembuhan.
- ,emberian asam askrbut 1**-2** mg = 2**-$** mg selama 1-2 bulan !erral atau
!arenteral.
Prognosis
Cengan !engbatan yang te!at !enyembuhan ter"adi dengan ce!at.
,embengkakan karena !erdarahan sub!eristeum mungkin memerlukan waktu
berbulan-bulan untuk hilang.
!6 De;i*i#i7 e9i&emi,0,+i7eti,0,+i7 9at,;i#i,0,+i7 ma*i;e#ta#i k0i*i#7 &ia+*,#i#7
tata0ak#a*a7 &ia+*,#i# 2a*&i*+7 9r,+*,#i# GAKI
efinisi
Gangguan 5kibat Kekurangan 6dium ?6dine Ce7iciency Cisrder@ adalah gangguan
tubuh yang disebabkan leh kekurangan idium sehingga tubuh tidak da!at
menghasilkan hrmn tirid. Ce7inisi lain' G5K> meru!akan suatu masalah gizi
yang disebabkan karena kekurangan >dium' akibat kekurangan >dium ini da!at
menimbulkan !enyakit salah satu yang sering kita kenal dan ditemui dimasyarakat
adalah Gndk. Cimana akibat de7isiensi idium ini meru!akan suatu s!ektrum yang
luas dan mengenai semua segmen usia' dari 7etus hingga dewasa. Cengan demikian
"elaslah bahwa gndk tidak identik dengan G5K6. Cengan demikian ke!entingan
klinisnya tidak sa"a didasarkan atas akibat desakan mekanis yang ditimbulkan leh
gndk' teta!i "ustru gangguan 7ungsi lain yang da!at dan sering menyertainya
se!erti gangguan !erkembangan mental dan rendahnya 6M' hi!tiridisme' dan
kretin. Gndk adalah !embesaran kelen"ar tirid yang melebihi nrmal. ;i!tiridi
adalah kndisi di mana tubuh tidak mem!erleh cuku! hrmn tirid. Kndisi ini
mengakibatkan !enderita men"adi malas' mengantuk' kulit kering' tidal?tahan dingin
dan knsti!asi@. ;rmn tirid ber!eran dalam !rses !ertumbuhan tak dan sistim
sara7. <leh karena itu anak !enderita hi!tiridi mengalami hambatan dalam
!ertumbuhan 7isik dan keterbelakangan mental. Keterbelakangan 7isik dan mental
yang dikenal' akan teta!i seringkali kndisi ini ringan hingga sulit diketahui kecuali
dengan diagnsis yang baik.
Etiologi dan Patogenesis
1aktr E 1aktr yang berhubungan dengan masalah G5K6 antara lain :
N 1aktr Ce7isiensi 6dium dan 6dium BKcess
Ce7isiensi idium meru!akan sebab !kk ter"adinya masalah G5K6. ;al ini
disebabkan karena kelen"ar tirid melakukan !rses ada!tasi 7isilgis terhada!
kekurangan unsur idium dalam makanan dan minuman yang diknsumsinya
?C"kmeld"ant' 1::+@.
;al ini dibuktikan leh Marine dan Kimbell ?1:21@ dengan !emberian idium !ada
anak usia seklah di 5krn ?<hi@ da!at menurunkan gradasi !embesaran kelen"ar
tirid. 0emuan lain leh Cunn dan Gan der ;aal ?1::*@ di Cesa AiKian' ,r!insi
;eilng"ian ?2ina@ dimana !emberian idium antara tahun 1:39 dan 1:9/ da!at
menurunkan !re#alensi gndk secara drastic dari 9* D ?1:39@ men"adi +') D
?1:9/@.
6dium BKcess ter"adi a!abila idium yang diknsumsi cuku! besar secara terus
menerus' se!erti yang dialami leh masyarakat di ;kaid ?Ae!ang@ yang
mengknsumsi ganggang laut dalam "umlah yang besar. Bila idium diknsumsi
dalam dsis tinggi akan ter"adi hambatan hrmgenesis' khususnya idinisasi tirsin
dan !rses cu!ling ?C"kmeld"ant' 1::+@.
N 1aktr Gegra7is dan 8n Gegra7is
Menurut C"kmeld"ant ?1::+@ bahwa G5K6 sangat erat hubungannya dengan
letak gegra7is suatu daerah' karena !ada umumnya masalah ini sering di"um!ai di
daerah !egunungan se!erti !egunungan ;imalaya' 5l!en' 5ndres dan di 6ndnesia
gndk sering di"um!ai di !egunungan se!erti Bukit Barisan Ci Sumatera dan
!egunungan Ka!ur Selatan.
Caerah yang biasanya menda!at su!lai makanannya dari daerah lain sebagai
!enghasil !angan' se!erti daerah !egunungan yang ntabenenya meru!akan daerah
yang miskin kadar idium dalam air dan tanahnya. Calam "angka waktu yang lama
namun !asti daerah tersebut akan mengalami de7isiensi idium atau daerah endemik
idium ?Segiant' 1::/ dalam Kesw' 1::3@.
N 1aktr Bahan ,angan Gitergenik
Kekurangan idium meru!akan !enyebab utama ter"adinya gndk' namun tidak
da!at di!ungkiri bahwa 7aktr lain "uga ikut ber!eran. Salah satunya adalah bahan
!angan yang bersi7at gitergenik ?C"kmeld"ant' 1:3+@. -illiams ?1:3+@ dari
hasil risetnya mengatakan bahwa zat gitergenik dalam bahan makanan yang
dimakan setia! hari akan menyebabkan zat idium dalam tubuh tidak berguna' karena
zat gitergenik tersebut merintangi absrbsi dan metablisme mineral idium yang
telah masuk ke dalam tubuh.
Gitergenik adalah zat yang da!at menghambat !engambilan zat idium leh
kelen"ar gndk' sehingga knsentrasi idium dalam kelen"ar men"adi rendah. Selain
itu' zat gitergenik da!at menghambat !erubahan idium dari bentuk anrganik ke
bentuk rganik sehingga !embentukan hrmn tirksin terhambat ?%inder' 1::2@.
Menurut 2ha!man ?1:92@ gitrgen alami ada dalam "enis !angan se!erti kelm!k
Sianida ?daun J umbi singkng ' ga!lek' gadung' rebung' daun ketela' keci!ir' dan
terung@ F kelm!k Mimsin ?!ete cina dan lamtr@ F kelm!k 6sthisianat ?daun
!e!aya@ dan kelm!k 5sam ?"eruk ni!is' belimbing wuluh dan cuka@.
N 1aktr Zat Gizi %ain
Ce7isiensi !rtein da!at ber!engaruh terhada! berbagai taha! !embentukan hrmn
dari kelen"ar thyrid terutama taha! trans!rtasi hrmn. Baik 0$ mau!un 0+ terikat
leh !rtein dalam serum' hanya *'$ D 0+ dan *'2) D 0$ dalam keadaan bebas.
Sehingga de7isiensi !rtein akan menyebabkan tingginya 0$ dan 0+ bebas' dengan
adanya mekanisme um!an balik !ada 0S; maka hrmn dari kelen"ar thyrid
akhirnya menurun.
Klasifikasi
Sur#ei e!idemilgis untuk gndk endemik biasanya didasarkan atas besarnya
kelen"ar tirid' dilakukan dengan metde ,al!asi' menurut klasi7ikasi ,erez atau
mdi7ikasinya ?1:/*@ :
N Grade * : 0idak teraba
N Grade 1 : 0eraba dan terlihat hanya dengan ke!ala yang ditengadahkan
N Grade 2 : Mudah terlihat' ke!ala !sisi biasa
N Grade $ : 0erlihat dari "arak tertentu
Karena !erubahan gndk !ada awalnya !erlu diwas!adai' maka grading system'
khususnya grade 1 dibagi lagi dalam 2 klas' yaitu:
N Grade 1a : 0idak teraba atau teraba tidak lebih besar dari!ada kelen"ar tirid nrmal.
N Grade 1b : Aelas teraba dan membesar' teta!i !ada umumnya tidak terlihat meski!un
ke!ala ditengadahkan.
Kelen"ar tirid tersebut ukurannya sama atau lebih besar dari 7alangs akhir ibu "ari
tangan !asien.
Manifestasi Klinis
Ge"ala yang sering tam!ak sesuai dengan dam!ak yang ditimbulkan ' se!erti:
0erhada! ,ertumbuhan
- ,ertumbuhan yang tidak nrmal.
-,ada keadaan yang !arah ter"adi kretinisme
- Keterlambatan !erkembangan "iwa dan kecerdasan
- 0ingkat kecerdasan yang rendah
- Mulut menganga dan lidah tam!ak dari luar
Kelangsungan ;idu!
-anita hamil didaerah Bndemik G5K> akan mengalami berbagai gangguan
kehamilan antara lain :
- 5brtus
- Bayi %ahir mati
- ;i!thryrid !ada 8enatal
,erkembangan 6ntelegensia
- Setia! !enderita Gndk akan mengalami de7isit 6M ,int sebesar ) ,int dibawah
nrmal
- Setia! ,enderita Kretinisme akan mengalami de7isit sebesar )* ,int dibawah
nrmal.
6dium di!erlukan khususnya untuk bisintesis hrmn tirid yang beridium.
6dium dalam makanan diubah men"adi idida dan ham!ir secara sem!urna idida
yang diknsumsi disera! dari sistem gastrintestinal. >dium sangat erat kaitannya
dengan tingkat kecerdasan anak. Cam!ak yang ditimbulkan dari kekurangan
knsumsi ydium yang berada dalamtubuh' akan sangat buruk akibatnya bagi
kecerdasan anak' karena bisa menurunkan 11-1$ nilai 6M anak.. Ci antara !enyakit
akibat kekurangan idium adalah gndk dan kretinisme. 5da dua ti!e ter"adinya
kretinisme' yaitu kretinisme neurlgy se!erti kekerdilan yang diglngkan dengan
mental' kelum!uhan dan buta tuli. 5da !ula kretinisme hi!tirid %kasi dan struktur
tirid ?gndk@ di mana kelen"ar tirid yang terletak di bawah larynK sebelah kanan
dan kiri de!an trakea mengekskresi tirksin' triidtirnin dan bebera!a hrmn
beridium lain yang dihubungkan dengan !ertumbuhan yang kerdil dan retardasi
mental yang lambat. Selama masa !ertumbuhan dan !erkembangan' kebutuhan tubuh
akan ydium memang harus selalu di!enuhi. Karena kalau tidak' hi!tiridisme akan
terus OmengancamP. Baik bayi' anak' rema"a' bahkan dewasa muda teta! mem!unyai
!eluang terserang !enyakit gndk' gangguan 7ungsi mental dan 7isik' mau!un
kelainan !ada system sara7. Semua !enyakit dan berbagai kelainan lainnya yang
disebabkan leh de7isiensi unsur kimia berlambang Q6R ini ' kini disebut dengan
G5K> ? Gangguan 5kibat Kekurangan >dium @. Selain akan mem!engaruhi tingkat
kecerdasan anak' yang kita tahu selama ini' kekurangan ydium akan menyebabkan
!embesaran kelen"ar gndk. ,adahal' banyak gangguan lain yang "uga bisa muncul.
Misalnya sa"a' kekurangan ydium yang dialami "anin akan mengakibatkan
keguguran mau!un bayi lahir meninggal' atau meninggal bebera!a saat setelah
dilahirkan. Bahkan' tidak sedikit bayi yang terganggu !erkembangan sistem sara7nya
sehingga mem!engaruhi kemam!uan !sikmtriknya.
,ertumbuhan Ssial
Cam!ak ssial yang ditimbulkan leh G5K> beru!a ter"adinya gangguan
!erkembangan mental' lamban ber!ikir' kurang bergairah sehingga rang semacam
ini sulit dididik dan di mti#asi.
,erkembangan Bknmi
G5K6 akan mengalami gangguan metablisme sehingga badannya akan merasa
dingin dan lesu sehingga akan berakibatnya rendahnya !rdukti#itas ker"a' yang akan
mem!engaruhi hasil !enda!atan keluarga.
Pemeriksaan #tatus $odium
2ara yang dian"urkan untuk memeriksa status ydium adalah ?1@ !enilaian angka
ke"adian gndk' baik gndk terlihat mau!un yang baru terabaF ?2@ !engukuran
kadar ydium yang dieksresikan ke dalam urineF dan ?$@ !enentuan kadar 0+ atau
0S; dalam darah berbagai kelm!k usia' terutama bayi baru lahir dan ibu hamil.
Ke!arahan gndk dika"i berdasarkan klasi7ikasi yang ditentukan -;<. Secara
umum gndk yang terlihat akan lebih mudah di!astikan ketimbang gndk yang
baru teraba. ;asil !engamatan di 0anzania membuktikan bahwa ukuran tirid hasil
!erabaan ternyata lebih besar "ika dibandingkan hasil !emeriksaan .SG.
Bkskresi ydium dalam urine mencerminkan besaran asu!an ydium. 2ara ini
telah ditera!kan !ada sur#ei gizi berkala besar. ,enentuan ekskresi ydium dalam
urine da!at dilakukan dengan sam!el urine 2+ ""am. 8amun' urie 2+ "am tidak !raktis
untuk digunakan dalam sur#ei berala luas' leh karena itu' di!akai cnth urine
sewaktu' tan!a harus !uasa terlebih dahulu. Sekarang' sudah ada alat canggih yang
memudahkan dalam metde !emeriksaan' sehingga hasilnya lebih bisa diandalkan.
Kelebihan asu!an ydium "uga bisa di!antau dengan alat ini.
,enilaian terhada! hrmn yang res!nsi7 terhada!at ydium ?misalnya t$ dan
t+@ meru!akan metde !emeriksaan tidak langsung terhada! status ydium.
,emeriksaan ini dengan alat canggih' radiimmunassai. 8amun' sekarang lebih
cenderung ke !emeriksaan kadar 0S;' karena hrmn ini lebih stabil !ada daerah
tr!is' dan !emeriksaannya lebih mudah.
Ci bebera!a negara ma"u' sekarang sudah ada skrining bayi baru lahir terhada!
kekurangan ydium. Calam !rgram ini' darah sam!el diambil dari tungkai bayi dan
diteteskan !da kertas saring untuk selan"utnya dikirim ke labratrium terdekat untuk
di!eriksa kadar 0+ dan 0S; nya secara imunassay.
5su!an' !enyera!an' dan ketersediaan ydium. Kandungan ydium dalam
makanan dan diet ydium ttal sangat ber#ariasi' bergantung !ada keadaan
gekimiawi' tanah dan budaya. Selain itu' selama !rses memasak' keterkandungan
ydium dalam makanan da!at susut' cnthnya sa"a !enggrengan akan mengurangi
kadar ydium sebanyak 2*D' !enggilingan 2$D dan !erebusan sekitar )9D. Zat
yang bersi7at gitrgenik banyak sekali terkandung !ada bahan !angan !kk di
negara sedang berkembang' misalnya ubi kayu' ubi "alar' maizena' rebung' buncis'
dan !adi. Zat gitrgenik ini mele!as sianida' sehingga mengurangi !enyera!an
ydium.
iagnosis
Keluasan dan ke!arahan G5K> !erlu dinilai seksama untuk menentukan !erlu atau
tidaknya u!aya inter#ensi. 6ndikatr utama diagnsis adalah Q0tal Gitre &ateR atau
nialai ttal rata-rata ke"adian !embesaran gndk di suatu daerah dan Qurinary idine
le#elR. Kedua indikatr inilah yang biasanya diananalisis !ada !emeriksaan !!ulasi
anak usia !raseklah. Suatu daerah diteta!kan sebagai endemis manakala lebih dari
1*D !!ulasi atau anak yang berusia antara /-12 tahun ter"angkit gndk.
8

Ke!arahan G ; K 0G& ?D@ Kadar &ata2


.rin ?ug=%@
,riritas
Kreksi
1 Cera"at * ?nrmal@ * * * ()'* ( 1** -
2 Cera"at 6 ?ringan @ J * * )'*-1:': )*-:: ,enting
$ Cera"at 66 ?sedang@ JJ J * 2*'*-2:': 2*-+: Segera
+ Cera"at 666 ?!arah@ JJ JJJ JJ L2:': (2* Kritis
GS Giter
; S ;i!tiridisme
K S Kretin
0G& S 0tal Gitre &ate
'6 Pr,+ram<9r,+ram 9emeri*ta) &a0am me*a*++u0a*+i ma0*utri#i6
a.Kurang Bnergi ,rtein
Berdasarkan &iskesdas 2*1* ' masalah gizi di 6ndnesia' gizi kurang 13': D' !endek
$)'/ D' kurus 1$'$D' dan gemuk 1+'2 D.
Strategi utama !enanggulangan masalah gizi buruk:
a. ,encegahan dan !eningkatan !engetahuan melalui kegiatan edukasi
masyarakat tentang asuhan gizi' khususnya makanan bayi dan anak'
b. ,emantauan !ertumbuhan di !syandu dan !emberian su!lemen gizi
c. ,emberian makanan tambahan !emulihan !ada anak gizi kurang dan
tatalaksana kasus gizi buruk
1. 2aku!an Balita ditimbang berat badannya
Menkes melalui surat edaran tanggal 21 Se!tember 2*12 meneta!kan
bulan 8#ember setia! tahun sebagai bulan !enimbangan balita
2. 2aku!an !emberian 5S6 Bksklusi7
,ada tahun 2*12 telah diterbitkan ,, tentang !emberian 5S6 eksklusi7
? ,, n $$ 0ahun 2*12@
$. ,erawatan Gizi buruk
,erawatan gizi buruk dengan dua !endekatan: Kasus gizi buruk dengan
km!likasi medis !erlu !erawatan ina! baik di &S'!uskesmas' dan 012.
Kasus gizi buruk tan!a km!likasi medis melalui !embinaan !etugas
kesehatan dan kader.

b. Kurang Gitamin 5
Strategi !enanggulangan kurang #itamin 5 dilaksanakan dengan !emberian
su!lementasi ka!sul #itamin 5 dsis tinggi setia! bulan 1ebruari dan 5gustus'
!enyuluhan gizi seimbang
c. Gangguan 5kibat kurang >dium ? G5K>@
.!aya !enanggulangan G5K6 mengutamakan kegiatan !rmsi garam beridium.
.ntuk daerah endemik G5K6 men"amin garam yang diknsumsi adalah garam
beridium melalui !enyusunan !eraturan daerah yang mengatur !emasaran garam
beridium.
d.5nemia Gizi Besi
,ada sur#ei tahun 2**1 !re#alensi anemia !ada ibu hamil masih cuku! tinggi sebesar
+*'1 D. ,enanggulangan anemia gizi besi !ada ibu hamil dengan !emberian 0ablet
0ambah Carah ?00C@. 00C meru!akan su!lementasi mikrnutrien khususnya zat
besi dan 7lat yang diberikan !ada ibu hamil.
,ada tahun 2**/ dida!atkan data anemia gizi !ada anak balita sebesar 2/'$ D. Salah
satu inter#ensinya dengan !emberian 0aburia !ada usia balita /-)+ bulan dengan
!riritas umur /-2+ bulan yang akan dilaksanakan secara bertaha! di 6ndnesia.
KEPUSTAKAAN
Behrman'dkk. 2*12. 8elsn 6lmu Kesehatan 5nak Glume 1 Bdisi 1). Aakarta : BG2
&bbins' dkk. 2**3. Buku 5"ar ,atlgi Glume 1 Bdisi 3. Aakarta : BG2
Murray' &bert K' dkk. 2**:. Bikimia ;ar!er Bdisis 23. Aakarta : BG2
Sta7 ,enga"ar 6lmu Kesehatan 5nak 1K .6. 2**3. Buku Kuliah 6lmu Kesehatan 5nak
Glume 1. Aakarta : Bagian 6lmu Kesehatan 5nak 1K .6
6katan Ckter 5nak 6ndnesia. 2*11. Buku 5"ar 8utrisi ,ediatrik dan ,enyakit
Metablik. Aakarta: Badan ,enerbit 6C56

Anda mungkin juga menyukai