Anda di halaman 1dari 6

EUGENOL

Definisi:
Eugenol (C
10
H
12
O
2
) adalah konstituen karakteristik dari minyak cengkeh,
kayu manis, daun salam dan cengkih, dan juga ditemukan dalam berbagai minyak
lain. Eugenol adalah cairan yang mempunyai bau cengkeh kuat, dan memiliki
karakter. Eugenol merupakan cairan tidak berwarna atau berwarna kuning-pucat,
Terdiri dari:
Struktur eugenol mirip dengan fenol dan mempunyai keistimewaan yaitu
mempunyai tiga gugus seperti alil, hidroksida dan metoksi
Kegunaan:
Dalam kedokteran gigi dipakai sebagai sedatif, bahan tambal sementara,
semen saluran akar, dan sementasi sementara. Menurut Marmasse mengatakan bahwa
pasta yang dibuat dengan eugenol murni lebih cepat mengeras, lebih keras, dan lebih
tahan daripada pasta yang dibuat dari minyak cengkeh.
Keuntungan:
Eugenol dapat digunakan sebagai antibakteri, antijamur, anti-inflamasi,
antioksidan, antimikroba, analgesik, antiseptik, diuretik, odontalgik.
Kerugian:
Eugenol adalah hepatotoksik, artinya senyawa ini dapat menyebabkan bahaya
untuk hati dan bersifat iritatif





FLETCHER (ZINC OXIDE)
Definisi:
Zinc oxide (rumus molekul ZnO) merupakan senyawa anorganik berwujud
bubuk, amorf berwarna putih hingga putih kekuningan. Bubuk zinc oxide digunakan
secara luas sebagai bahan aditif pada produk-produk dan material seperti plastik,
keramik, kaca, semen, pulpdent (semen untuk menambal lubang gigi), karet(misalnya
untuk karet ban), pelumas, dan lain-lain. Meski ZnO terdapat dalam kerak bumi
dalam bentuk mineral yang dinamakan zincite, namun pada umumnya produksi ZnO
komersial dilakukan secara sintetis. Zinc oxide juga memiliki sejumlah sebutan lain,
diantaranya calamine, zinc white, flowers of zinc, dan Chinese white.
Terdiri dari:
Zinc oxide merupakan oksida amfoter, Hal ini hampir tidak larut dalam air,
tetapi larut dalam (terdegradasi oleh) kebanyakan asam.
Kegunaan:
Dalam kedokteran gigi ZnO sebagai dipakai produk semen seperti ketika
diberi dengan asam fosfat. Komponen utama semen seng fosfat yang dihasilkan oleh
reaksi ini adalah hopeite, Zn
3
(PO
4
)
2
. 4H
2
O. Ketika dicampur dengan eugenol menjadi
sebuah campuran, zinc oxide eugenol terbentuk, yang memiliki aplikasi sebagai
restoratif dan prostodontik dalam kedokteran gigi. ZnO yang dicampur dengan
alkohol banyak digunakan untuk material polishing amalgam
Keuntungan dan kerugian:
Zinc oxide yang ditambahkan ke dalam alkohol memiliki keuntungan untuk
membuat restorasi amalgam menjadi lebih halus dan bersinar. Zinc oxide merupakan
material yang sulit untuk dimanipulasi diakibatkan waktu setting yang bervariasi dan
kelembabannya yang tinggi. Jika tidak dilakukan dengan cara yang benar, Zinc oxide
dapat mengiritasi jaringan di rongga mulut.

EUGENOL FLETCHER (ZINC OXIDE EUGENOL)
Definisi:
Suatu campuran antara Zinc Oxide (Bubuk) dan Eugenol (Likuid)
Terdiri dari:
Komposisi bubuk semen ini adalah zinc oxide 69%, white rosin 29,3%, zinc
stearate 1,0%, zinc acetate 0,7%, dan Magnesium oxide. Sedangkan untuk komposisi
cairannya terdiri atas eugenol dan olive oil
Kegunaan:
Zinc Oxide Eugenol dapat digunakan untuk restorasi sementara dan jangka
menengah, pelapis kavitas, basis penahan panas dan semen perekat sementara serta
permanen. Dan juga berfungsi sebagai penutup saluran akar dan dresing periodontal.
Semen Zinc Oxide Eugenol adalah salah satu bahan yang paling tidak mengiritasi dari
semua bahan gigi dan merupakan penutup istimewa terhadap kebocoran.
Keuntungan:
Suatu semen sedative
pH-nya mendekati 7
Bersifat paliatif terhadap pulpa gigi
Memberikan perlindungan pulpa dan meminimalkan kebocoran mikro
Mencegah sisa makanan dan mikroorganisme masuk ke tubuli dentin
Dapat membentuk dentin reparative dan merangsang perbaikan pulpa



Kerugian:
Mudah larut dalam saliva
Bila semen terlalu cair (terlalu banyak liquid) masuk ke dalam tubuli
dentin nekrose pulpa kerusakan pulpa irreversible
Tidak kuat terhadap tekanan kunyah yang besar

PULP CAPPING
Definisi
Tindakan perlindungan dari jaringan pulpa yang sehat dengan bahan antiseptik
dan sedatif, untuk memberi kesempatan mempertahankan vitalitas gigi dan
fungsinya. Digunakan karena dapat melindungi pulpa, dapat membetuk dentin
sekunder dan bersifat bakterisid.
Bahan yang di gunakan:
Zinc Oxide Eugenol Cement
Calcium Hidroxide
Macam-macam Pulp Capping:
Direct Pulp Capping
Tindakan perlindungan pulpa sehat dan terbuka sedikit dengan bahan
antiseptik dan sedatif, untuk memberikan kesempatan pada pulpa agar sembuh dan
mempertahankan vitalitas dan fungsinya yang normal.




Cara kerja Direct Pulp Capping:
Kunjungan I
Diagnosis
Isolasi daerah kerja
Preparasi kavitas, irigasi aquadest/H
2
O
2
3% --> keringkan
Letakkan Ca(OH)
2
(ex: calycal/dycal) pada dasar kavitas/masuk ke
dalam pulpa dengan stopper bulat
Diatasnya di beri Zn(PO
4
)/Zinc Phosphate Cement
Tumpatan sementara
R/ analgesic bila perlu
Kunjungan II
1-2 minggu 14 hari, bila tidak ada, keluhan isolasi, tambalan tetap.

Indirect Pulp Capping
Tindakan perlindungan pulpasehat yang masih tertutup selapis tipis dentin dengan
bahan antiseptic dan sedative dimana dentin lunak ditinggalkan karena bila diambil
pulpa akan terbuka.
Cara kerja Indirect Pulp Capping:
Kunjungan I
Diagnosa
Isolasi daerah kerja
Preparasi kavitas, irigasi dengan aquadest/ H
2
O
2
3% keringkan
Letakkan Ca(OH)
2
(ex: dycal) pada dasar kavitasdengan stopper bulat
tanpa tekanan
Diatasnya di beri Zn(PO
4
)
Tumpatan sementara
Kunjungan II
bila tidak ada keluhan, isolasi, tambalan tetap

Keberhasilan Pulp Capping
Anamnesa ada/tidak adanya keluhan
Terhenti proses karies
Ro terbentuk dentin bridge

Tanda-tanda kegagalan Pulp Capping
Timbul rasa sakit
Gigi lebih peka terhadap perubahan
Perkusi dan tekanan (+)