Anda di halaman 1dari 1

2.

2 Sistem Pengetahuan
Sistem pengetahuan adalah semua yang diketahui manusia. Lebih dari seribu tahun yang lalu
telah berkembang salah satu kerajaan terbesar sepanjang sejarah Indonesia yaitu Kerajaan Budha
Sriwijaya yang berada di sepanjang tepi Sungai Musi Sumatra Selatan. Terletak di sebelah Selatan
dibingkai oleh Laut Cina Selatan dan berada di jalur lalu lintas tersibuk di dunia yang menghubungkan
Timur Jauh dengan Eropa. Kerajaan Sriwijaya telah melakukan perdagangan sangat produktif dengan
Cina Kuno pada masa keemasannya.
Terbentang di kaki bukit jajaran Gunung Bukit Barisan yang megah, provinsi ini relatif datar
namun sangat subur karena banyak sungai membelah daratan dan bermuara ke laut. Perkebunan kopi
dan teh tersebar di seluruh Sumatra Selatan, namun kekayaan yang berlimpah dari provinsi ini berasal
dari cadangan minyak, gas alam, batu bara, timah dan kuarsa.
Sumatra Selatan memiliki tujuan wisata yang menarik untuk dikunjungi dan beraneka ragam,
baik wisata alam, sejarah maupun budaya. Sumsel memiliki obyek wisata berupa gunung-gunung
dengan flora dan fauna yang beragam, seperti Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS); sungai, danau,
garis pantai yang sangat panjang. Anda dapat berkeliling mengunjungi Sungai Musi, Jembatan
Ampera, Pulau Kemaro, Danau Ranau, dan Kota Pagaralam. Di sini pula tersaji aneka ragam tradisi
serta budaya yang unik dan menarik.
Wisata alamnya adalah Danau Ranau Kabupaten Ogan Komering Ulu, Musi Rawas, dan Musi
Banyuasin. Panorama pantainya antara lain pantai Parai Tenggini, pantai Matras di Pulau Bangka, dan
pantai Pasir Padi di Pulau Belitung. Panorama air terjun terdapat di Kabupaten Muara Enim dan
Lahat. Wisata budayanya meliputi Bukit Serelo, Gunung Dempo, Rumah Limas, pemukiman suku
terasing Anak Dalam dan Kubu. Wisata sejarahnya antara lain situs Sriwijaya berupa batu purbakala,
patung kuno, dan museum di Palembang, kompleks Pemakaman di Bukit Siguntang serta Benteng Kuto
Besak.
Buah-buahan yang terkenal dari Palembang adalah nanas dan duku. Rasa nanas Palembang
segar dan rasanya tajam, sementara duku Palembang rasanya manis dan terkadang hambar.
ss