Anda di halaman 1dari 9

Tangal Praktikum: 05 Maret 2013

Jam Praktikum : Pukul 11.00 13.30 WIB


Dosen Pembimbing : r!. Isoni" M.Biome
#elom$ok Praktikum : II%5

OTOT
%nggota kelom$ok:
Meilan& '&ntia B0(11000) * +
,aaa! Daro&ni %l!asana! B0(110011 * +
%lamsa! -iraus B0(110033 * +
.ina Melisa ,itorus B0(11003( * +
Prista %&u /ur0ana! B0(1100(1 * +
M. Ibnu %b!ika B0(1100(1 * +
-%#23T%, #4D5#T46%/ 74W%/
I/,TIT2T P46T%/I%/ B5.56
2013
BAB I
PENDAHULUAN
A. Pengaruh besarnya rangsangan terhadap kekuatan kontraksi
Tujuan
Mem$ela0ari rangsangan subminimal" minimal" submaksimal" maksimal" an
su$ramaksimal an kontraksi maksimal" submaksimal an maksimal &ang
i!asilkann&a.
Dasar Teori
,atu berkas sara8 *se$erti n. is9!iai9us+ teriri atas ban&ak serabut sara8. Tia$
serabut sara8 mensara8i bebera$a serabut urat aging *otot+ ini isebut satu unit
motor. Bila rangsangan &ang iberikan $aa sara8 atau ototn&a ke9il sa0a
*subminimal+ tak satu $un ari unit motor itu &ang terangsang. Ta$i bila rangsangan
i$erbesar seikit *men9a$ai minimal+ mungkin satu ua unit motor terangsang"
se!ingga ter0ai kontraksi &ang terke9il $aa otot itu *kontraksi minimal+. Bila
rangsangan i$erbesar lagi *submaksimal+ akan ter0ai kontraksi &ang lebi! besar ari
kontraksi minimal" &aitu kontraksi submaksimal. Dan bila rangsangan terus
i$erbesar sam$ai men9a$ai maksimal akan i!asilkan kontraksi maksimal.
6angsangan &ang lebi! besar ari rangsangan maksimal *su$ramaksimal+ akan
meng!asilkan kontraksi &ang tiak lebi! besar ari kontraksi maksimal. 7al ini
isebabkan karena seluru! unit motor &ang tera$at $aa seiaan otot sara8 tersebut
sua! terangsang semuan&a *se0ak rangsangan maksimal tai+.
Bahan dan Aat
,eiaan otot sara8 *n.is9!iai9us an m. gasto9nemius+" kimogra8" stimulator"
alat $en9atat kontraksi an alat $en9atat rangsangan *&ang terak!ir tiak mutlak
$erlu+" larutan garam 8aali */a'l 0.)5:+.
Tata !erja
,eiaan untuk $er9obaan $en9atatan kontraksi isia$kan" lalu $engatur
ke9e$atan rum $aa netral iatur. ,ara8 atau ototn&a irangsang engan rangsangan
tunggal *single shock+" rum i$utar;igeser <=1 9m engan tangan" rangsangan
i$erbesar an $er9obaan iulangi. 3alu rangsangan i$erbesar kembali an ulangi
lagi $er9obaann&a sam$ai bebera$a kontraksi maksimal. Bila tiak menggunakan
$en9atat rangsangan" beri tana i ba>a! garis asar $aa setia$ kali memberi
rangsangan.
B. !ontraksi tetanus dan keeahan
Tujuan
Mem$ela0ari ter0ain&a kontraksi &ang berturut=turut *tetanus+ an kelela!an
&ang iakibatkann&a.
Dasar Teori
Bila 8rekuensi rangsangan rena!" kontraksi=kontraksi &ang i!asilkann&a
beru$a kontraksi=kontraksi seer!ana engan relaksasi sem$urna. Di sini 0uga ter0ai
treppe. Bila 8rekuensi i$ertinggi maka ter0ai kontraksi=kontraksi engan relaksasi
&ang tiak sem$urna" &ang isebut kontraksi tetanus inkom$lit. Bila 8rekuensi
i$ertinggi lagi otot tiak sem$at lagi relaksasi ter0ai kontraksi terus &ang isebut
kontraksi tetanus kom$lit. #ontraksi ini meningkat terus. Ta$i $aa suatu saat
kontraksi ini menurun" karena otot sua! mengalami kelela!an.
Bahan dan aat
,eiaan otot sara8 *n.is9!iai9us an m. gasto9nemius+" kimogra8" stimulator"
alat $en9atat kontraksi an alat $en9atat rangsangan.
Tata kerja
6angsangan iatur engan maksimal atau seikit iatasn&a" ke9e$atan
kimogra8 iatur $aa ke9e$atan 3. 6angsangan ibuat engan 8rekuensi rena!
sam$ai tinggi sambil melakukan $en9atatan. Da$at $ula i!entikan a!ulu setia$ kali
melakukan $eruba!an 8rekuensi. ,etela! ter0ai tetanus kom$lit $erangsangan
iteruskan sam$ai kontraksi menurun an !entikan serta berikan tana=tana
se$erlun&a.
". !erja uar otot dengan pe#bebanan di depan dan pe#bebanan di beakang
Tujuan
Meng!itung ker0a luar otot engan $embebanan i belakang an $embebanan
i muka.
Dasar teori
,am$ai batas tertentu kontraksi otot &ang irenggang sebelumn&a
*$embebanan i e$an+" akan meng!asilkan ker0a luar &ang lebi! besar ibaning
engan ker0a luar otot tan$a irenggang terlebi! a!ulu. Perenggangan &ang o$timal
ia$atkan $aa $an0ang mula=mula *initial length+ &aitu bila otot &ang masi! intak
engan tulang kerangka &ang irenggang se$enu!n&a se>aktu !e>an !iu$. Bila
beban 5 gram iangkat setinggi 1 9m ker0a luar otot tersebut aala! 35 gram 9m.
Bahan dan aat
,eiaan otot sara8 *n.is9!iai9us an m. gasto9nemius+" kimogra8" stimulator"
alat $en9atat kontraksi an alat $en9atat rangsangan.
Tata kerja
#e9e$atan kimogra8 iatur $aa netral" besar rangsangan iatur seikit i atas
maksimal" $ena!an $en9atat iatur seemikian se!ingga $aa $embebanan i
belakang $ena!an ini !arus mena!an $en9atat setia$ kali $enamba!an beban an
$aa $embebanan imuka $ena!an ini ikenurkan agar otot a$at terenggang ole!
beban sebelum irangsang. Pen9atatan kontraksi ibat engan beban 0=?0 gram"
beban igantung $ersis i ba>a! ikatan teno a9!iles $aa alat $en9atat. Bila
igantung i luar itu maka berat beban !arus i$er!itungkan engan mengalikann&a
engan 0arak $engum$il ke beban ibagi engan 0arak $engum$il ke ikatann&a ari
teno a9!iles. Tinggi $engangkatan beban aala! tinggi kontraksi otot itu engan
$embebanan an a$at i!itung sebagai berikut : tinggi kontraksi otot berbaning
tinggi $en9atatan kontraksi sama engan 0arak $engum$il ke $engikat otot
berbaning 0arak $engum$il ke u0ung alat $en9atat. Dan tana=tana iberikan
se$erlun&a.
Hasi dan Pe#bahasan
3embar #er0a I *Pengaru! Besarn&a 6angsangan ter!aa$ #ekuatan #ontraksi+
Tabel 1. Besarn&a 6angsangan $aa Berbagai #ekuatan kontraksi
#ekuatan #ontraksi Besarn&a 6angsangan
#ontraksi subminimal 0 @olt
#ontraksi minimal 5 @olt
#ontraksi maksimal A @olt
#ontraksi su$ramaksimal 10 @olt

.ambar 1. 7asil #imogra8 Per9obaan Pengaru! besarn&a rangsangan ter!aa$
kekuatan kontraksi
3embar #er0a III *#er0a 3uar 5tot engan Pembebanan i De$an an Pembebanan i
Belakang+
Tabel 2. Besarn&a .a&a 3uar engan Pembebanan i Muka
W*gram+ l *9m+ 3 *9m+ 7 *9m+ ! *9m+ - */+
1 1.) 1(.? 0.1 0.013 0.013
2 1.) 1(.? 0.05 0.00? 0.012
3 1.) 1(.? 0 0 0
( 1.) 1(.? 0 0 0
5 1.) 1(.? 0 0 0
Tabel 3. Besarn&a .a&a 3uar $aa Pembebanan i Belakang
W*gram+ l *9m+ 3 *9m+ 7 *9m+ ! *9m+ - */+
0 1.) 1(.? 0.2 0.02? 0
1 1.) 1(.? 0.1 0.013 0.013
2 1.) 1(.? 0.05 0.00? 0.012
3 1.) 1(.? 0 0 0
( 1.) 1(.? 0 0 0
'onto! Per!itungan:
l B ! ! B l C 7
3 7 3
!1 B 1.) C 0.1 B 0.013
1(.?
- B W C !
-1 B 1 C 0.013 B 0.013 /
Pemba!asan
#ontraksi otot rangka tunggal meru$akan sentakan semua atau tiak sama
sekali &ang singkat" kontraksi otot se9ara keseluru!an. Tera$at tiga 8ase atau $erioe
saat otot tersebut akan berkontraksi sam$ai selesai an sia$ menerima stimulus &ang
lain. Perioe laten aala! >aktu selama im$uls ber0alan se$an0ang sarkolema an
tuulus trans@ersa bagian ba>a! ke reti9ulum sarko$lasmik. Paa $erioe ini" kalsium
mun9ul an ber$eran alam kontraksi otot. ,elan0utn&a" otot akan berkontraksi &ang
ia>ali engan i8usi asetilkolin melalui 9ela! $aa 0embatan neuromuskular" lalu
serabut otot terstimulasi an im$uls mengalur sam$ai ke sarko$lasmik retikulum
*,6+. Ion 'a keluar ari ,6 an berikatan engan molekul tro$onin. #emuian"
tro$onin an tro$omiosin berinteraksi agar gugus ikatann&a meng!aa$ ke aktin an
u0ung sara8 motorik mele$askan asetilkolin. %ktin an miosin saling bersinggungan
setela! %TP ike$ala miosin ter!irolisa se!ingga 0embatan lintasan menarik aktin
masuk. ,erabut otot memenek $aa >aktu kontraksi *'am$bell" et al" 2010+.
Masing=masing serabut otot iiner@asi ole! !an&a satu neuron motorik. ,etia$
9abang akson ari neuron motorik saat men9a$ai otot a$at menginer@asi bebera$a
serabut otot. ,emua serabut otot ari setia$ motor unit aala! ti$e otot &ang
mem$un&ai 8ungsi &ang sama an setia$ $otensial aksi $aa neuron motorik akan
men&ebabkan semua otot tersebut berkontraksi se9ara bersamaan.
6angsangan subminimal $aa $er9obaan &ang ilakukan aala! ari 0 sam$ai
menekati 5 @olt" karena $aa saat rangsangan tersebut otot tiak menimbulkan
kontraksi. ,etela! men9a$ai 5 @olt" otot menun0ukkan kontraksi $ertama &ang a$at
terli!at ari $en9atat kimogra8 &ang bergerak ke atas. 7al tersebut menun0ukkan
ba!>a rangsangan &ang iberikan sua! men9a$ai rangsangan minimal. 6angsangan
maksimal i9a$ai $aa saat iberi rangsangan A @olt &ang itun0ukkan engan
$en9atat kimogra8 &ang bergerak ke atas $aling tinggi. Jarak antara rangsangan 5 @olt
sam$ai A @olt a$at isebut sebagai rangsangan submaksimal. ,etela! men9a$ai 10
@olt" kontraksi tiak bertamba! an 0ustru turun se!ingga rangsangan tersebut a$at
isebut sebagai kontraksi su$ramaksimal.
5tot a$at berkontraksi a$abila iberikan rangsangan. 6angsangan akan
iteruskan sebagai $otensial aksi an ber0alan ise$an0ang neuron motoris. /euron
motoris &ang menginer@asi serabut otot akan men&ebabkan sel serabut otot
mengalami kontraksi seer!ana engan $eningkatan tegangan otot &ang berlangsung
sekitar 100 milietik. %$abila rangsangan &ang iberikan 8rekuensin&a inaikkan"
$otensial aksi &ang keua akan tiba sebelum res$on ter!aa$ $otensial aksi &ang
$ertama selesai. Tegangan tersebut akan men0umla!kan an meng!asilkan res$on
&ang lebi! besar. 5tot &ang menerima suatu rentetan $otensial aksi &ang saling
tum$ang tini! *res$on $otensial aksi a>al belum sem$urna" namun sua! aa
$otensial selan0utn&a &ang tiba+ maka akan ter0asi sumasi &ang lebi! besar. -rekuensi
rangsangan &ang tinggi akan meng!asilkan res$on beru$a kontraksi &ang !alus an
berta!an lama &ang isebut tetanus *'am$bell et al" 2000+. Per9obaan keua
menun0ukkan ba!>a kontraksi &ang iberikan se9ara terus menerus akan
men&ebakan otot mengalami kelela!an an ber!enti berkontraksi &ang isebut
engan tetanus kom$lit.
5tot &ang irangsang engan $embebanan i a>al akan mengalami res$on
res$on kontraksi &ang lebi! tinggi. 7al ini ter0ai karena sebelumn&a otot tela!
mengalami $erenggarangan akibat $emberian beban. Pembebanan &ang iberikan i
a>al akan men&ebabkan otot mengalami kelela!an terlebi! a!ulu sebelum
mengalami kontraksi" se!ingga kontraksi otot selan0utn&a akan semakin melema!.
,eangkan $aa $embebanan i belakang" kontraksi a>al &ang itimbulkan lema!.
/amun $aa kontraksi selan0utn&a akan mengalami $engingkatan ker0a luar.
Pertan&aan :
1. %$aka! sama $aa setia$ seiaan otot sara8 besarn&a rangsangan minimal an
rangsangan maksimalD Menga$a D
Ja>ab : Berbea" karena rangsangan minimal akan meng!asilkan res$on
subminimal seangkan rangsangan maksimal akan meng!asilkan res$on
minimal.
2. Menga$a $aa rangsangan su$ramaksimal" kontraksi &ang ia$atkan sama
engan kontraksi maksimalD
Ja>ab : #arena seluru! unit motor &ang tera$at $aa $erseiaan otot sara8
tersebut sua! terangsang semuan&a *se0ak rangsangan maksimal+.
3. Menga$a $aa rangsangan subminimal tiak aa kontraksiD
Ja>ab : #arena rangsangan &ang iterima ole! seiaan otot sara8 terlalu ke9il
se!ingga tiak akan men!asilkan kontraksi. 7al ini sesuai engan !ukum all
or none.
(. %$a itu !ukum E%ll or /oneF *gagal atau tuntas+D
Ja>ab : Potensial aksi timbul akibat rangsangan &ang mengenai sara8.
6angsangan ini a$at menimbulkan aan&a res$on a$abila $otensial aksi
tersebut mam$u men&ebabkan 8ase $olarisasi an e$olarisasi atau tiak
a$at menimbulkan $otensial aksi sama sekali.
5. Paa beban bera$a ker0a &ang o$timal $aa $embebanan i belakang an
$embebanan i mukaD
Ja>ab : Paa $embebanan $ertama
?. Buat gra8ik $aa gambar &ang sama ker0a luar @s beban $aa $embebanan i
belakang an $embebanan i mukaD
Ja>ab :