Anda di halaman 1dari 4

LEMBAR KERJA SISIWA

Mata Pelajaran : Kimia


Kelas/ Semester : X / I
Materi Pokok : Tata Nama Senyawa Anorganik
Kelompok :
Anggota : 1.
2.
3.


Tata Nama Senyawa Anorganik
A. Tata Nama Senyawa Biner
Senyawa biner dari unsur logam dan nonlogam
Untuk biloks/ valensi satu : nama logam diikuti nama nonlogam + akhiran ida
Contoh : NaCl = natrium klorida; MgCl2 = magnesium klorida

Untuk biloks/valensi lebih dari satu : muatan logam ditulis dengan angka romawi
Contoh : FeCl
3
; besi (III) klorida; HgCl
2
= raksa (II) klorida

Senyawa biner dari unsur-unsur non logam
Nama nonlogam dengan biloks positif (+) ditulis lebih dahulu, (biloks ditulis dengan
huruf Romawi dalam tanda kurung), lalu nama nonlogam dengan biloks negatif (-)
ditambah dengan akhiran ida.
Contoh : N
2
O
3
= nitrogen (III) oksida; N
2
O =nitrogen (I) oksida; P
2
O
5
= fosfor (V)
oksida

Jumlah unsur pertama ditulis terlebih dahulu diikuti dengan nama nonlogam
pertama, lalu menuliskan jumlah unsur kedua, diikuti dengan nama unsur nonlogam
kedua dan diberi akhiran ida. Jumlah unsur dinyatakan dalam bahasa Yunani :
1 = mono, 2 = di, 3 = tri, 4 = tetra, 5 = penta, 6 = heksa, 7 = hepta, 8 = okta, 9 = nona
dan 10 = deka.
Contoh : N
2
O
3
= dinitrogen trioksida; N
2
O = dinitrogen oksida; P
2
O
5
= difosfor
pentaoksida

B. Tata Nama Senyawa Poliatom
Senyawa poliatom dibentuk oleh lebih dari dua atom yang berbeda.
Materi Pembelajaran
Nama kation (ion positif) disebutkan lebih dahulu, diikuti nama anion (ion negatif).
Anion poliatom yang mengandung oksigen sebagai atom pusatnya dan memiliki
biloks besar, diberi akhiran at. Sedangkan anion poliatom yang memiliki biloks lebih
kecil diberi akhiran it.
Contoh : K
2
SO
4
= Kalium sulfat; K
2
SO
3
= Kalium Sulfit

C. Tata Nama Asam dan Basa
Tata Nama Asam
Senyawa asam biner : asam + nama nonlogam + ida
Contoh : HF = asam flouridaHCl = asam klorida

Senyawa asam poliatom ; untuk asam yang mengandung nonlogam biloks kecil,
diberi akhiran it sedangkan asam yang mengandung nonlogam biloks besar diberi
akhiran at.
Contoh : HNO2 = asam nitritHNO3 = asam nitrat

Tata Nama Basa
Rumus umum basa : L (OH)x
L=logamx = biloks unsur logam;
Contoh : NaOH = natrium hidroksidaKOH = kalium hidroksidaCa(OH)2 =
kalsium hidroksida



I. Peserta didik berdiskusi mengenai rumus senyawa dan tata nama senyawa
anorganik.
II. Jawablah pertanyaan berikut secara berkelmpok
1. Tentukan nama senyawa dari : K
2
O dan MgO
2. Tentukan rumus kimia dari magnesium sulfat dan perak klorida
3. Isi Tabel dibawah ini
Kation Anion Rumus Kimia
Al
3+
SO
4
2-

Ca
2+
NO
2
-






Kegiatan Peserta Didik











1. Gambarkan struktur lewis untuk senyawa XeF
2



2. Tentukan jumlah PEB dan PEI, dan domain elektron senyawa tersebut. Tuliskan pula
notasi VSEPRnya
PEI = 2
PEB = 3
Domain = 6
VSEPR Notation = AX
2
E
3

3. Prediksikan bentuk molekul senyawa tersebut) LINEAR


1. Gambarkan struktur lewis untuk senyawa XeF
2


Xe F x x
xx
xx
x
x
F
xx
xx
x
x
Xe F x x
xx
xx
x
x
F
xx
xx
x
x

2. Tentukan jumlah PEB dan PEI, dan domain elektron senyawa tersebut. Tuliskan pula
notasi VSEPRnya
PEI = 2
PEB = 3
Domain = 6
VSEPR Notation = AX
2
E
3

3. Prediksikan bentuk molekul senyawa tersebut) LINEAR