Anda di halaman 1dari 2

8

ALERGI MAKANAN

I. Definisi
Alergi makanan adalah reaksi simpang terhadap makanan yang terjadi
melalui mekanisme yang imunologis. Kebanyakan reaksi hipersensitivitas
disebabkan oleh susu, kacang, telur, kedelai, ikan, kerang, gandum. Kriteria
pasti untuk diagnosis alergi makanan adalah cetusan berulang dari gejala
pasien setelah makan makanan tertentu diikuti bukti adanya suatu mekanisme
imunologi.

II. Diagnosa
Anamnesa
- Keluhan muncul setelah mengkonsumsi makanan tertentu
1. Pada kulit: eksim, urtikaria
2. Pada saluran pernapasan: rinitis, asma
3. Saluran pencernaan: gejala gastrointestinal non spesifik dan berkisar
dari edema, pruritus bibir, mukosa pipi, mukosa faring, muntah, kram,
distensi, diare
- Data yang diperlukan pada evaluasi alergi makanan:
1. Makanan yang dicurigai
2. Jumlah makanan yang memicu alergi
3. Ada riwayat timbul reaksi pada setiap kali terpapar makanan tersebut
4. Waktu antara paparan hingga timbul reaksi
5. Gejala hilang setelah makanan yang dicurigai dihindari
6. Lama munculnya gejala
7. Pengobatan yang telah dilakukan untuk mengatasi reaksi alergi
Pemeriksaan fisik
- Sindrom alergi oral
Pruritus dan angioedema pada bibir, lidah, palatum dan tenggorokan
- Anafilaksis sistemik
Gejala kulit, respiratorik, gastrointestinal dan kardiovaskular
- Anafilaksis gastrointestinal
Mual, nyeri abdomen, kram perut, muntah dan diare
- Manifestasi respiratorik dan okuler
Kemerahan dan gatal di sekitar mata, mata berair, hidung buntu, bersin-
bersin, sekret hidung, batuk, perubahan suara sampa mengi
- Urtikaria dan angioedema
- Dermatitis atopik
Pemeriksaan penunjang
Tidak diperlukan pemeriksaan penunjang

III. Diagnosa Banding
- Intoleransi makanan

IV. Penatalaksanaan
- Non farmakologis:
- Edukasi pasien untuk kepatuhan diet pasien (hindari makanan
pencetus)
- Menghindari makanan yang bersifat alergen sengaja mapun tidak
sengaja (perlu konsultasi dengan ahli gizi)

9

- Menyusui bayi sampai usia 6 bulan menimbulkan efek protektif
terhadap alergi makanan
- Farmakologis:
- Antihistamin (Chlorpheniramin maleat dosis dewasa: 3x4mg/hari,
dosis anak: 0,09mg/kgBB/hari)
- Kortikosteroid (Methylprednisolon 3x4mg/hari)

V. Kontrol
Bila ada keluhan

Anda mungkin juga menyukai