Anda di halaman 1dari 1

17

DAFTAR PUSTAKA

Aiache, J. M. (1993). Farmasetik 2 : Biofarmasi. Edisi Kedua. Penerjemah: Dr.
Widji Soeratri. Penerbit Airlangga University Press. Surabaya. Halaman
154, 287, 377-380.
Ansel, H.C. (1989). Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi. Penerjemah: Farida
Ibrahim. Edisi Keempat. Universitas Indonesia. Jakarta. Halamn 110, 118-
119, 120.
Clowes dan Sons. (1973). British Pharmaceutical Codex. London ; The
Pharmaceutical Press. Page 205 and 477.

Departemen Kesehatan RI. (1995). Farmakope Indonesia. Edisi ke IV. Jakarta ;
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Halaman 1119

Kee dan Hayes. (1996). Farmakologi Pendekatan Proses Keperawatan. Jakarta:
Penerbit Buku Kedokteran EGC. Halaman 6.

Nafrialdi. (2009). Antihipertensi. Dalam buku : Farmakologi dan Terapi.
Departemen Farmakologi dan Terapeutik Fakultas Kedokteran
Universitas Indonesia. Jakarta; Halaman 344

Sudjadi.(2008). Kimia Farmasi Analisis. Yogyakarta ; Pustaka Pelajar. Halaman
5, 240, 245-247.

Syahputri. (2007). Pemastian Mutu Obat. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran
EGC..Halaman 98.

Tjay dan Rahardja. (2006). Obat-Obat Penting. Jakarta ; PT Elex Media
Komputindo. Halaman 144 dan 522.

Underwood. (1998). Analisis Kuantitatif. Jakarta ; Penerbit Erlangga. Halaman
382