Anda di halaman 1dari 3

Nama Kelompok :

I Ketut Murdita (13)


I Gede Wisnu Suarnata (20)
I Gusti Ngurah Wityarnawa (21)
I Gusti Ngurah Giri Dwipayana (10)

Komponen Penyusun / Struktur Kimiawi Sel
Setiap sel disusun oleh bahan-bahan organik dan anorganik. Dimana bahan organik meliputi
: karbohidrat, protein dan lemak (lipid). Dan bahan anorganiknya meliputi : air, gas, dan garam-
garam mineral. Dimana setiap komponen tersebut memiliki peran dan fungsi masing-masing yang
saling mendukung antara satu dengan yang lainnya.

A. Bahan Bahan Anorganik
1. Air
Air merupakan salah salah satu unsur kimiawi sel yang terbesar, penyusun protoplasma (95
%). Protoplasma merupakan campuran bahan hidup dalam sel yang terdiri dari cairan koloid
campuran dari bahan-bahan organik dan organel-organel sel yang biasanya tidak termasuk vakuola
yang besar, dan protoplasma dilindungi oleh membran plasma. Membran plasma juga merupakan
bagian dari protoplasma.
Pada sel, air memiliki banyak peran diantaranaya sebagai transpotasi nutrisi antar sel, sebagai
transportasi dari hasil sekresi dan ekresi, sebagai pelarut bahan-bahan organik, berperan
dalam reaksi-reaksi biokimia sel, menjaga ph sel dan juga mampu dalam menghantarkan maupun
dalam mengabsorbsi panas, sehingga air sangat penting pada termoregulasi atau pengatur suhu.
2. Gas-gas
Diantara unsur kimiawi golongan gas dalam sel adalah nitrogen (N), ammonia (NH3), oksigen (O2)
dan karbondioksida (CO2). Unsur nitrogen dalam sel tidak terpakai namun dapat berikatan dengan
sel dalam bentuk ion nitrat. Ammonia (NH3) merupakan gas hasil dari sisa metabolisme protein
pada sel-sel hewan, ammonia bersifat toksik (racun) sehingga harus dieliminasi (dikeluarkan) dari
tubuh agar tidak menyebabkan keracunan bagi tubuh.
Oksigen bisa didapat dari sisa sintesis karbohidrat oleh tumbuhan melalui fotosintesis, dimana
diadalam sel oksigen berperan sebagai oksidasi zat-zat makanan untuk memperoleh energi.
Sisa metabolisme zat-zat makanan menghasilkan karbondioksida, dimana didalam tubuh hewan
karbohidrat berperan dalam pembentukan ion CO3- dan HCO3-. Dan bagi tumbuhan karbondioksida
berperan sebagai bahan mentah bersama air untuk menyintesis karbohidrat, dan sisa dari sintesis
karbohidrat bisa menghasilkan oksigen.
3. Garam-garam Mineral
Garam-garam mineral yang terdapat dalam sel yaitu pada protoplasmanya berada dalam bentuk
ion-ion, ion positive maupun negative. Berasal dari garam (NaCl, CaSO4, MgCl2, MgCl2,
KH2PO4), asam (HCl, HNO3) , basa ( NaOH, KOH), kation ( H+, NH4+, Ca2+, K+, Na+), anion (OH-,
HCO3-, Cl-, NO3-).

B. Bahan-Bahan Organik
Bahan organik didalam sel terdiri atas karbohidrat, protein dan lemak.
1. Karbohidrat
Karbohidrat adalah kelompok senyawa organik yang terdiri dari unsur H,C,O. biasanya tersedia
dalam bentuk gula sederhana monosakarida (glukosa dan fruktosa) dimana monosakarida tidak
dapat dihidrolisis lagi menjadi molekul yang lebih kecil lagi 2 molekul sederhana , disakarida
(maltosa) dimana disakarida merupakan gabungan dua unit sakarida dan jika dihidrolisis maka
disakarida akan berubah menjadi 2 monosakarida. Dan beberapa molekul monosakarida bisa
bergabung dan membentuk polisakarida ( pektin, lignin, kitin, zat pati, amilum dan selulosa). Dan
fungsi utama dari karbohidrat adalah sebagai sumber energi.
2. Protein
Protein tersusun atas unsur C,H,O dan juga unsur N dan kadang-kadang ditambah dengan unsur Fe
dan S pada beberapa jenis protein. Secara sederhananya protein adalah ikatan dari polimer asam
amino yang membentuk ikatan bersama yang disebut peptida dan kemudian membentuk ikatan
peptida yang disebut polipeptida. Satu protein terdiri dari satu atau lebih ikatan polipeptida.
Diantara fungsi protein adalah membentuk organel sel, selaput sel, senyawa lain, menggantikan atau
memperbaiki jaringan yang rusak dll.
3. Lemak (Lipid)
Lemak disusun oleh unsur karbon (C), Hidrogen (H) dan Oksigen (O). Senyawa utama yang
membentuk lemak adalah asam lemak dan gliserol( sejenis alkohol). Diantara fungsi lemak adalah
sebagai cadangan energi, mengatur peredaran lemak, sebagai struktur kimiawi membran
sel bersama dengan karbohidrat dan protein. Sifat lemak tidak bisa larut dalam air dan bisa larut
dengan menggunakan pelarut organik seperti eter dan etanol dll.

Sumber :
http://aztazvir.blogspot.com/2010/11/susunan-kimiawi-sel.html
http://tawon-dash.blogspot.com/2013/04/komponen-kimiawi-sel.html
http://maulidascout.blogspot.com/2012/11/komponen-kimia-sel.html
http://pelajaranbiologi-sma1.blogspot.com/2012/05/komponen-kimiawi-sel.html
http://de-fairest.blogspot.com/2014/02/struktur-sel-hewan.html
http://artikelkedokteranhewan.blogspot.com/2014/04/sel-pengertian-teori-dan-sejarah-tentang-
sel.html


Pertanyaan :
1. Apa yang dimaksud dengan protoplasma?
2. Bagaimana komposisi protoplasma?
3. Jelaskan fungsi masing-masing komponen penyusun protoplasma

Jawab :
1. Protoplasma merupakan campuran bahan hidup dalam sel yang terdiri dari cairan koloid
campuran dari bahan-bahan organik dan organel-organel sel yang biasanya tidak termasuk
vakuola yang besar, dan protoplasma dilindungi oleh membran plasma. Membran
plasma juga merupakan bagian dari protoplasma.
2. Setiap sel disusun oleh bahan-bahan organik dan anorganik. Dimana bahan organik meliputi
: karbohidrat, protein dan lemak (lipid). Dan bahan anorganiknya meliputi : air, gas, dan
garam-garam mineral. Dimana setiap komponen tersebut memiliki peran dan fungsi masing-
masing yang saling mendukung antara satu dengan yang lainnya.
3. A. Bahan Bahan Anorganik
- Pada sel, air memiliki banyak peran diantaranaya sebagai transpotasi nutrisi antar sel,
sebagai transportasi dari hasil sekresi dan ekresi, sebagai pelarut bahan-bahan organik,
berperan dalam reaksi-reaksi biokimia sel, menjaga ph sel dan juga mampu dalam
menghantarkan maupun dalam mengabsorbsi panas, sehingga air sangat penting pada
termoregulasi atau pengatur suhu.
- Oksigen bisa didapat dari sisa sintesis karbohidrat oleh tumbuhan melalui fotosintesis,
dimana diadalam sel oksigen berperan sebagai oksidasi zat-zat makanan untuk
memperoleh energi. Sisa metabolisme zat-zat makanan menghasilkan karbondioksida,
dimana didalam tubuh hewan karbohidrat berperan dalam pembentukan ion CO3- dan
HCO3-. Dan bagi tumbuhan karbondioksida berperan sebagai bahan mentah bersama air
untuk menyintesis karbohidrat, dan sisa dari sintesis karbohidrat bisa menghasilkan
oksigen.
B. Bahan-Bahan Organik
- fungsi utama dari karbohidrat adalah sebagai sumber energi.
- fungsi protein adalah membentuk organel sel, selaput sel, senyawa lain, menggantikan
atau memperbaiki jaringan yang rusak dll
- fungsi lemak adalah sebagai cadangan energi, mengatur peredaran lemak,
sebagai struktur kimiawi membran sel bersama dengan karbohidrat dan protein. Sifat
lemak tidak bisa larut dalam air dan bisa larut dengan menggunakan pelarut organik
seperti eter dan etanol dll.

(+)
MIKROMOLEKUL, MAKROMOLEKUL