Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN PRAKTIKUM TEKNIK LABORATORIUM

PENGGUNAAN NERACA
Disusun Oleh :
Gibbie Nandhini TB (133!1"1!#$!%
&i'i( Raha)u (133!1"33"$%
Lenn) Mashi(*(133!1"1!#"%
Elsa &idhi R+(133!1"33#,%
Us'a(un -asanah (133!1"1!#3%
Muha..ad Ma/0*1* & ( %
O2e/in3 B
4u/usan Bi*l*3i
5AKULTA6 MATEMATIKA DAN ILMU PENGETA-UAN ALAM
UNI7ER6ITA6 NEGERI MALANG
$13
LAPORAN PRAKTIKUM TEKNIK LABORATORIUM
PENGGUNAAN NERACA
A. Topik
Penggunaan neraca
B. Tujuan
1. Mengetahui berbagai macam neraca
2. Memahami prosedur pengamatan neraca analitis.
3. Terampil menimbang benda dengan neraca.
4. Membandingkan hasil timbangan benda dengan berbagai neraca berbeda.
C. LANDASAN TORI
1. Pengertian neraca
2. Macam-macam Neraca di Laboratorium Biologi
a. Berdasar kan kapasitas dan kepekaan
- Neraca analitik
Neraca digital analitik berungsi untuk menimbang secara akurat dan presisi dengan
ketelitian !"!!1 g atau lebih serta digunakan untuk menimbang bahan kimia dalam proses
pembuatan larutan untuk u#i kuantitati dan proses standarisasi. $elain itu berungsi #uga
untuk menimbang sampel % bahan dalam analisis kuantitati.
&ara Penggunaan '
1. $ebelum menimbang
a. Perhatikan apakah betul-betul neraca diletakkan mendatar dengan melihat (ater pas pada neraca
b. Neraca harus selalu berada dalam posisi terkunci sebelum digunakan
c. Piring neraca bersih dan pintu timbangan tertutup
d. Tombol pengontrol dan mikrometer berat harus berada dalam posisi nol
2. Meletakkan timbangan dalam posisi nol
a. )alam keadaan tanpa beban" pintu timbangan tertutup semua tombol pengontrol berat pada posisi
nol
b. *unci dilepaskan dalam keadaan beban penuh
c. *alau skala optik telah berhenti bergerak" amati penun#uk skala nol dengan pengatur nol
d. *embalikan tombol pengunci ke posisi semula
3. Meletakkan beban
a. Neraca dalam posisi terkunci" letakkan beban ditengah piring neraca. +unakan pinset ,pen#epit-.
Tangan #angan masuk ke dalam ruang neraca untuk menghindari perubahan suhu atau
kelembaban .ang lebih besar.
b. Tutup pintu timbagan begitu selesai meletakkan bahan
c. /angan meletakkan bahan kimia atau contoh analisa langsung pada piring timbangan" gunakan
ca(an" kertas saring atau gelas arlo#i
4. Penimbangan bahan
a. Lepaskan tombol pengunci dalam posisi setengah terkunci
b. )engan tombol satuan gram cari berat kasar dari beban
c. *alau beban lebih besar dari 1! gram" gunakan tobol puluhan gram sampai terlihat skala bergerak
bebas
d. *embalikan tombol pengunci ke posisi terkunci. $etelah berhenti se#enak" lepaskan tombol
pengunci pada posisi bebas penuh
e. $etelah skala berhenti" pembacaan .ang tepat diatur oleh mikrometer
. /umlah gram langsung dibaca disebelah kiri tanda titk dan angka disebelah kanan" titik dibaca
dengan nonius atau dengan cara lain tergantung #enis timbangan. 0da .ang sampai empat angka
dibelakang titik
1. $elesai menimbang
a. Tuliskan angka hasil penimbangan pada catatan saudara
b. *embalikan tombol pengunci dalam posisi terkunci
c. 0mbil bahan ,sampel- dari piring timbangan
d. *embalikan semua tombol pemberat ke posisi nol
- Neraca semi analitis
&ara penggunaan '
1. Hidupkan Neraca
2. Nolkan( terlebih dulu neraca tersebut)
3. Letakkan alas kertas sebagai alas benda yang akan
diukur massanya
4. Nolkan lagi neraca
1. Letakkan zat yang akan ditimbang diatas kertas
2. Baca nilai yang tertera pada layar monitor neraca
3. Setelah digunakan, nolkan kembali neraca tersebut
b. Berdasarkan sumber energi
- Neraca elektrik
- Neraca nonelektrik
c. Berdasarkan lengan
- Neraca berlengan
Neraca satu lengan
Neraca dua lengan
Neraca ohaus bentuknya seperti lambang dewi
keadilan atau logo kemenkumham. da dua
lengan dengan wadah kecil dari logam untuk
menimbang. Lengan satu digunakan untuk
meletakkan benda!logam yang akan ditimbang,
lengan dua untuk meletakkann bobot
timbangan. "adi neraca ini masi memerlukan
pemberat untuk ukuran timbangannya. #ara
menggunakan neraca ohaus dua lengan sama
seperti menggunakan timbangan biasa. $ang
perlu diperhatikan adalah memastikan bahwa
timbangan dalam posisi seimbang sebelum
dilakuan pengukura massa.
Neraca tiga lengan ,triple beam-
1. $etiap lengan #angan lupa berada pada skala !
2. *alibrasi terlebih dahulu" dengan cara memutar skrup knop
pemutar kalibrasi di bagian belakang" sampai seimbang atau
#arum penun#uk menun#ukkan anka titik nol" hal ini dilakukan
agar pengukrann.a lebih tepat.
3. Meletakakn benda .ang diukur massan.a
4. Menggeser skalan.a mulai dari lengan .ang besar dan #angan
sampai melebihi titik nol " baru skala .ang kecil sampai
menun#ukkan keseimbangan di titik nol , dua garis se#a#ar-
1. Membaca hasil pengukuran dengan men#umlahkan setipa
skala mulai dari .ang besar hingga .ang kecil agar lebih
mudah seperti contoh di ba(ah ini
- Neraca tidak berlengan%Neraca pegas
&ara menggunakan ' Benda .ang akan diukur massan.a" digantung pada pengait
neraca. skala .ang di tun#ukan oleh penun#uk neraca" sama dangan nilai massa
benda yang diukur. %ika skala satuan besaran massa yang di
tun"ukan oleh penun"uk neraca adalah lima.berarti massa benda
tersebut adalah lima kg.
D+ Pe.bahasan
E+ Da(a Pen3a.a(an
5+ Kesi.8ulan
G. Saran
-+ Da9(a/ Pus(a1a
h((8:::1!,;san(*<+bl*3s8*(+=*.:$1$:>:bab;i;8en3enalan;ala(;
dan;=a/a+h(.l

Anda mungkin juga menyukai