Anda di halaman 1dari 3

1.1.

Uraian Kasus
Seorang anak laki-laki umur 9 tahun 3 bulan, datang ke klinik RSGM Prof Soedomo
diantar ibunya. Dilakukan pemeriksaan subjektif dan didapatkan informasi sebagai berikut:

CC : gigi belakang kanan atas berlubang besar dan sakit bila untuk makan
PI : sampai sekarang masih sakit, terus menerus, berdenyut bahkan hari ini dirasa
semakin bertambah sakit, kalau bersentuhan dengan gigi rahang bawah berambah
sakit.
PDH : Gigi tersebut dirasakan berlubang sekitar 6 bulan yang lalu. Kira-kira tiga bulan
yang lalu pernah sakit tetapi setelah minum obat terus sembuh. Sejak kemarin gigi
tersebut kambuh lagi sakitnya
PMH : tidak menderita penyakit sistemik, tidak alergi obat-obatan.
FH : Kondisi ayah dan ibu juga sehat, tidak menderita penyakit sistemik.
SH : Pasien tampak kooperatif

Pemeriksaan obyektif
vital sign
Tensi : 100/60 mmHg; Suhu tubuh : 38,2 C; Denyut nadi: 95/menit; Respirasi: 22/menit.
TB: 120 Cm; BB: 32 kg

EKSTRAORAL: tidak ada kelainan
INTRAORAL:
Elemen
55 Kavitas pada permukaan buko-oklusal kedalaman dentin dengan pulpa terbuka
sondas : -
perkusi : + (sakit)
palpasi : -
tes termal dingin (CE) : -

64 kavitas pada permukaan mesio-oklusal kedalaman dentin (pulpa belum
terbuka)
sondari : -
perkusi : -
palpasi : -
CE : + (linu)
74 Tinggal akar
perkusi : -
palpasi : -
73 kavitas pada permukaan distal kedalaman dentin (pulpa belum terbuka)
sondari (-)
perkusi (-)
palpasi : Luksasi derajat I
CE (+).


Hasil pemeriksaan klinis pada odontogram








Pemeriksaan foto R OPG :

Analisis:
Tidak terdapat agenese gigi permanen
Tidak terdapat kelainan area radiolusen dan radiopak pada gambaran radiograf