Anda di halaman 1dari 29

KOMANDAN SIKD

Komunikasi dan Manajemen Data Nasional


Sistem Informasi Keuangan Daerah
Era Baru Manajemen dan Komunikasi Data
Jakarta, 6-7 Juli 2011
DEVELOPER MEETING
PERTIMBANGAN PEMILIHAN TEKNOLOGI
KOMANDAN SIKD
Pertimbangan Pemilihan Teknologi
Beberapa pertimbangan pemilihan teknologi komunikasi dan
manajemen data pada Komandan:
qPlatform pengembangan sistem
Multi tier sehingga bisa diakses dari manapun
User Friendly
qFormat data interchange (pertukaran data)
Easy to build, develop and deploy
OS Independent
Database Independent
Tools Independent
qRamah lingkungan (Go Green Technology)
PENJELASAN TEKNIS ELEMEN DATA
KOMANDAN SIKD
Elemen 1 : Tahun Anggaran
Company Logo
Elemen Tahun Anggaran diisikan sesuai dengan Tahun
Anggaran Laporan APBD yang dikirimkan
Jumlah karakter = 4 karakter
Contoh Perda APBD Tahun ini maka Elemen 1 berisi:
Elemen 1 : 2011
Elemen 2 : Kode Satker
Company Logo
Kode Satker merupakan kode pemerintah daerah
(provinsi/kab/kota) yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.
Tabel ini bisa diperoleh di website DJPK
http://www.djpk.depkeu.go.id
Jumlah karakter = 6 karakter
Contoh Provinsi Sumatera Utara maka Elemen 2 berisi:
Elemen 2 : 990125
Elemen 3 : Kode Pemda
Company Logo
Kode Pemda merupakan kode pemerintah daerah
(provinsi/kab/kota) yang dikeluarkan oleh DJPK terdiri dari 2
digit kode provinsi dan 2 digit kode pemda. Kode pemda dan
kode provinsi tersebut digabungkan dengan titik
Tabel ini bisa diperoleh di website DJPK
http://www.djpk.depkeu.go.id
Jumlah karakter = 4 karakter
Contoh Provinsi Sumatera Utara maka Elemen 2 berisi:
Elemen 2 : 02.00
02 merupakan kode Provinsi Sumatera Utara sebagai provinsi
00 merupakan kode Provinsi Sumatera Utara sebagai pemda
Elemen 4 : Kode Data
Company Logo
Kode Satker merupakan kode laporan APBD yang akan
dikirimkan yaitu:
01 Data Perda APBD
02 Data Perda Perubahan APBD
03 Data Realisasi APBD Semester 1
04 Data Perda Pertanggungjawaban APBD
Jumlah karakter = 2 karakter
Contoh Data yang akan dikirimkan adalah data Anggaran
APBD Tahun 2011 maka kodenya 01
Elemen 5 : Kode Akun
Company Logo
kode akun merupakan 1 digit ke-1 dari susunan kode
rekening keuangan daerah
Jumlah karakter = 1 karakter
Elemen 6 : Uraian Akun
Merupakan uraian kode akun 1 digit tersebut diatas, yaitu:
4 Pendapatan
5 Belanja
6 Pembiayaan
Maksimum Jumlah karakter = 255 karakter
Elemen 7 : Kode Kelompok Akun
Company Logo
merupakan digit ke-2 dari susunan kode rekening keuangan
daerah
Jumlah karakter = 1 karakter
Elemen 8 : Uraian Kelompok Akun
Merupakan uraian kode kelompok akun 1 digit tersebut diatas
Maksimum Jumlah karakter = 255 karakter
Contoh
4.1 Pendapatan Asli Daerah
Maka kode kelompok akunnya 1
Elemen 9 : Kode Jenis Akun
Company Logo
merupakan digit ke-3 dari susunan kelompok akun pada
laporan APBD
Jumlah karakter = 1 karakter
Elemen 10 : Uraian Jenis Akun
Merupakan uraian kode jenis akun 1 digit tersebut diatas
Maksimum Jumlah karakter = 255 karakter
Contoh
4.1.1 Pendapatan Pajak Daerah
Maka kode jenis akunnya 1
Elemen 11 : Kode Objek Akun
Company Logo
merupakan digit ke-4 dan ke-5 dari susunan kelompok akun
pada laporan APBD
Jumlah karakter = 2 karakter
Elemen 12 : Uraian Objek Akun
Merupakan uraian kode objek akun 2 digit tersebut diatas
Maksimum Jumlah karakter = 255 karakter
Contoh
4.1.1.01 Pajak Kendaraan Bermotor
Maka kode objek akunnya 01
Elemen 13 : Kode Rinci Objek Akun
Company Logo
merupakan digit ke-6 dan ke-7 dari susunan kelompok akun
pada laporan APBD
Jumlah karakter = 2 karakter
Elemen 14 : Uraian Rinci Objek Akun
Merupakan uraian kode rinci objek akun 2 digit tersebut diatas
Maksimum Jumlah karakter = 255 karakter
Contoh
4.1.1.01.01 A-1 Sedan, Jeep, Station Wagon ( Pribadi )
Maka kode objek akunnya 01
Elemen 15 : Kode Urusan
Company Logo
Diambil dari digit ke-1 sesuai Kode dan Klasifikasi Urusan
Pemerintah Daerah dan Organisasi dan ditambahkan kode 0
didepannya
Jumlah karakter = 2 karakter
Elemen 16 : Uraian Urusan
Merupakan uraian kode urusan 2 digit tersebut diatas
Maksimum Jumlah karakter = 255 karakter
Contoh
1 Urusan Wajib
Maka kode urusannya 01
uraian urusannya Urusan Wajib
Elemen 17 : Kode Kelompok Urusan
Company Logo
Diambil dari digit ke-2 dan digit ke-3 sesuai Kode dan
Klasifikasi Urusan Pemerintah Daerah dan Organisasi
Jumlah karakter = 2 karakter
Elemen 18 : Uraian Kelompok Urusan
Merupakan uraian kode kelompok urusan 2 digit tersebut
diatas
Maksimum Jumlah karakter = 255 karakter
Contoh
1.01 Pendidikan
Maka kode kelompok urusannya 01
uraian kelompok urusannya Pendidikan
Elemen 19 : Kode Organisasi
Company Logo
Diambil dari digit ke-4 dan digit ke-5 sesuai Kode dan
Klasifikasi Urusan Pemerintah Daerah dan Organisasi
Jumlah karakter = 2 karakter
Elemen 20 : Uraian Organisasi
Merupakan uraian kode organisasi 2 digit tersebut diatas
Maksimum Jumlah karakter = 255 karakter
Contoh
1.01.01 Dinas Pendidikan
Maka kode organisasinya 01
uraian organisasinya Dinas Pendidikan
Elemen 21 : Kode Program
Company Logo
Kode Program 3 digit sesuai Kode dan Daftar Program dan
Kegiatan menurut Urusan Pemerintahan Daerah
Jumlah karakter = 3 karakter
Elemen 22 : Uraian Program
Merupakan uraian kode program 3 digit tersebut diatas
Maksimum Jumlah karakter = 255 karakter
Contoh
01 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
Maka kode programnya 01
Elemen 23 : Kode Kegiatan
Company Logo
Kode Kegiatan 3 digit sesuai Kode dan Daftar Program dan
Kegiatan Menurut Urusan Pemerintahan Daerah
Jumlah karakter = 3 karakter
Elemen 24 : Uraian Kegiatan
Merupakan uraian kode kegiatan 3 digit tersebut diatas
Maksimum Jumlah karakter = 255 karakter
Contoh
01.01 Penyediaan Jasa Surat Menyurat
Maka kode kegiatannya 01
Elemen 25: Kode Fungsi
Company Logo
Kode Fungsi 2 digit sesuai Kode dan Klasifikasi Belanja
Daerah Menurut Fungsi Untuk Keselarasan dan Keterpaduan
Pengelolaan Keuangan Negara
Jumlah karakter = 2 karakter
Elemen 26 : Uraian Fungsi
Merupakan uraian kode fungsi 2 digit tersebut diatas
Maksimum Jumlah karakter = 255 karakter
Contoh
01 Pelayanan Umum
Maka kode fungsinya 01
Elemen 27: Kode Sub Fungsi
Company Logo
Diambil dari digit ke-1 sesuai Kode dan Klasifikasi Urusan
Pemerintah Daerah dan Organisasi dan ditambahkan kode 0
didepannya. Kode sub fungsi dibuat sebagai bridging ketika
ada multi urusan yang dilaksanakan oleh SKPD pemda.
Jumlah karakter = 2 karakter
Elemen 28 : Uraian Sub Fungsi
Merupakan uraian kode sub fungsi 2 digit tersebut diatas
Maksimum Jumlah karakter = 255 karakter
Contoh
1 Urusan Wajib
Maka kode sub fungsinya 01
Elemen 29: Kode Detil Sub Fungsi
Company Logo
diambil dari digit ke-2 dan digit ke-3 pada Kode dan
Klasifikasi Urusan Pemerintah Daerah dan Organisasi. Kode
detil sub fungsi dibuat sebagai bridging ketika ada multi
urusan yang dilaksanakan oleh SKPD pemda.
Jumlah karakter = 2 karakter
Elemen 30 : Uraian Detil Sub Fungsi
Merupakan uraian kode detil sub fungsi 2 digit tersebut diatas
Maksimum Jumlah karakter = 255 karakter
Contoh
01 Dinas Pendidikan
Maka kode sub fungsinya 01
Elemen 31: Jumlah Rupiah
Company Logo
Jumlah rupiah (nilai) per row data,
masing-masing row data akan memiliki seluruh elemen
tersebut diatas.
Nilai rupiah dimasukkan tanpa separator ribuan.
Jika ada nilai decimal maka dimasukkan dengan separator
titik (.)
PENJELASAN TEKNIS
ADK KOMANDAN SIKD
Spesifikasi Teknis ADK Komandan SIKD
YYYY : Kode Tahun 4 karakter yang mewujudkan tahun data yang dikirim
SSSSSS : Kode Satker 6 karakter, merupakan kode satker Pemda sesuai Tabel Kode Satker
Nasional sebagaimana terlampir
JJ : Kode Jenis Data 2 karakter, dengan kode sebagai berikut :
01 Perda APBD
02 Perda Perubahan APBD
03 Realisasi APBD Semester ke-1
04 Perda Pertanggungjawaban APBD
DD : Kode Elemen Data 2 karakter dengan huruf DT, menunjukkan kode file data yang
dikirim
EEE : Ekstensi File dalam bentuk zip terkompresi
Contoh : 201099030301DT.zip
Mengandung arti file data IKD APBD (data awal perda APBD) detil dari
Propinsi Sumatera Barat yang dikompresi dengan ekstensi ZIP
Spesifikasi Teknis Data Interchange Format
Format data interchange menggunakan comma separated value (CSV)
dengan ketentuan sebagai berikut:
Delimiter menggunakan titik koma (;)
Masing-masing elemen data (field) ditutup dengan tanda petik dua ()
Setiap row/baris data diakhiri dengan baris baru/new line (\n)
Setelah data CSV berhasil dibuat, selanjutnya dikompresi dengan
menggunakan kompresi zip. Fungsi kompresi ini adalah untuk menghemat
space, bandwidth dan waktu ketika mengirimkan data
Idealnya pengembang akan membuatkan suatu aplikasi kecil (utility) yang
akan langsung menghasilkan file ADK Komandan SIKD sehingga masing-
masing pemda bisa langsung mengupload file tersebut dengan mudah
Pembakuan elemen data IKD :
SE Dirjen PK Nomor SE-03/PK/ 2011
SIMDA dan SIPKD sudah
dilakukan pembakuan
(30 elemen data yang dikirim
ke Pemerintah)
1. ELEMEN
DATA
Elemen Data IKD antara
Pemda dan Pemerintah
harus baku
Contoh :
201099030301DT.zip
(dilakukan enkripsi)
2. NAMA FILE
DATA
Nama File Data yang
dikirim dari Pemda
harus baku
2. SARANA
PENGIRIMAN
Sarana untuk mengirim
IKD harus baku
Contoh :
http://www.djpk.depkeu.go.id
SIMULASI PENYAMPAIN DATA
MELALUI
SISTEM KOMANDAN SIKD
KONSEP
IMPLEMENTASI PENYELENGGARAAN SIKD
SECARA NASIONAL
www.djpk.depkeu.go.id
KOMANDAN SIKD Nasional
Penyelenggaraan SIKD di PUSAT
PUSAT DATA
DJPK
FILE IKD
Laporan, Evaluasi, Monitoring,
Kebijakan
Penyelenggaraan SIKD di DAERAH :
SIPKD
SIMDA
LAINNYA
Beberapa
jenis aplikasi
keuangan
daerah
1
2
3
4
5
1
Penyelenggaraan SIKD di Daerah, Pemda
menggunakan berbagai macam aplikasi
(SIPKD, SIMDA, DLL)
2
Aplikasi SIKD Daerah menghasilkan File
Informasi Keuangan Daerah (File IKD)
dengan Struktur Elemen Data Standar sesuai
SE Dirjen PK No. SE-03/PK/2011
3
PEMDA mengirim Buku APBD, File IKD dikirim
melalui KOMANDAN SIKD Nasional di
www.djpk.depkeu.go.id
4
File IKD diterima SIKD Nasional di
PUSAT DATA DJPK pada DB-SIKD
5
Data Komandan SIKD digunakan
sebagai bahan pengambilan kebijakan
desentralisasi fiskal, konsolidasi dan
kompilasi laporan keuangan daerah
secara nasional
DITJEN PERIMBANGAN KEUANGAN KEMENKEU
Gedung Radius Prawiro Lantai 4 & 8
JL. Dr. Wahidin No. 1 Jakarta Pusat
Telp. (021) 3440715, Fax. (021) 3506456
http://www.djpk.depkeu.go.id