Anda di halaman 1dari 18

HAL-HAL YANG MEMPENGARUHI SISWA DALAM BELAJAR

Makalah

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Ujian Praktik Bahasa Indonesia

Oleh :
DIVA MAULANA
9970644963






SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 4 SUMEDANG
2011/2012

LEMBAR PENGESAHAN
HAL-HAL YANG MEMPENGARUHI SISWA DALAM BELAJAR
(Makalah)










Guru Pembimbing,




Dewi Kurniasih
NIP 19701023 199802 2 002
Penulis,




Diva Maulana
NISN9970644963







Kepala Sekolah






Sutisna S.Pd
19580314 197803 1 001




ii





Tak ada rahasia untuk menggapai sukses ,
Sukses itu dapat terjadi karena,
Persiapan,kerja keras, dan mau belajar dari kegagalan.
(Collin Powell)

Lebih banyak orang hanya ingin bertemu dengan orang yang tepat,
Ketimbang berusaha menjadi orang yang tepat.
(Gloria Steinem)

Kayu yang baik tidak tumbuh dengan mudah
Semakin kencang angin,semakin kuatlah pohon-pohon
(J.Willard Marriott)

Jangan menilai setiap harimu dengan panen yang kau tuai
Namun,dengan benih yang kau tanam.
(Robert Louis Stevenson)

Makin keras pertempuran,makin indah kemenangan
(Thomas Paine)
iii


KATA PENGANTAR


Assalamualaikum Wr.Wb.

Segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah
melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan karya
tulis ini tepat pada waktunya.
Karya tulis yang berjudul HAL-HAL YANG MEMPENGARUHI SISWA
DALAM BELAJAR ini, bertujuan untuk memenuhi tugas akhir dari guru mata
pelajaran Bahasa Indonesia.
Penulis menyadari bahwa karya tulis ini masih jauh dikatakan sempurna . Hal
itu disebabkan karena keterbatasan wawasan pengetahuan yang ada pada diri penulis
. Berkat adanya bantuan dari berbagai pihak, akhirnya karya tulis ini dapat
terselesaikan. Oleh karena itu, dalam kesempatan yang baik ini, penulis
menyampaikan rasa terimakasih kepada :

1. Bapak Sutisna, S.Pd. Selaku Kepala SMP Negeri 4 Sumedang.

2. Ibu Dewi Kurniasih, S,Pd. Selaku guru pembimbing sekaligus wali kelas
penulis.
3. Keluarga yang telah memberikan dukungan baik secara moril maupun materil
sehingga karya tulis ini dapat terselesaikan sesuai dengan harapan penulis.
4. Teman-teman yang telah memberikan dukungan.
iv
5. Berbagai pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu.
Semoga amal baik mereka mendapat balasan yang berlipat dari Allah SWT.
Kritik dan saran dari berbagai pihak yang bersifat membangun untuk kesempurnaan
karya tulis ini, dapat penulis terima dengan senang hati. Besar harapan penulis
semoga karya tulis ini dapat memberikan manfaat bagi penulis khususnya dan bagi
pembaca pada umumnya.

Sumedang, Maret 2012



Penulis
















v


DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ................................................................................................. i
LEMBAR PENGESAHAN ...................................................................................... ii
LEMBAR PERSEMBAHAN ................................................................................... iii
KATA PENGANTAR ............................................................................................... iv
DAFTAR ISI ............................................................................................................. vi
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang ...................................................................... 1
1.2 Perumusan Masalah .............................................................. 1
1.3 Tujuan Penelitian .................................................................. 2
1.4 Manfaat Penelitian ................................................................ 2
1.5 Sistematika Penulisan ........................................................... 2
BAB II LANDASAN TEORI
2.1 Pengertian Belajar ................................................................. 3
2.2 Ciri-Ciri Belajar .................................................................... 4
2.3 Faktor Pendorong Belajar ..................................................... 4
2.4 Penyebab Malas Belajar ........................................................ 5
2.5 Cara Mengatasi Siswa yang Malas Belajar ........................... 8
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan .............................................................................. 9
vi

3.2 Saran ....................................................................................... 10
DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................ viii










vii

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah.
Belajar adalah suatu aktifitas dimana terdapat sebuah proses dari tidak tahu
menjadi tahu, tidak mengerti menjadi mengerti, tidak bisa menjadi bisa untuk
mencapai hasil yang optimal.
Belajar adalah hak setiap orang, khususnya bagi para siswa dan pelajar pada
umumnya . Di dekolah-sekolah umum, kita menjumpai siswa yang beraneka ragam.
Ada diswa yang cepat tanggap dalam belajar, ada juga siswa yang lamban dalam
belajar dihampir semua mata pelajaran tertentu. Ada siswa yang dasar potensinya
bagus, tetapi prestasi belajarnya selalu rendah. Dan tentu saja ada siswa yang
perkembangan belajarnya biasa-biasa saja.
Berdasarkan fakta diatas, penulis merasa tertarik untuk membahas hal-hal
mengenai Problematika Belajar, dalam bentuk karya tulis ini.

1.2 Perumusan Masalah
Dalam karya tulis ini, penulis merumuskan masalah sebagai berikut :
1. Faktor apa sajakah yang mendorong siswa dalam belajar ?
2. Apa yang menyebabkan siswa malas untuk belajar ?
1
3. Bagaimana cara untuk mendorong siswa agar mau belajar ?
1.3 Tujuan Penelitian
Tujuan karya tulis ini diantaranya :
1. Ingin mengetahui faktor yang mendorong siswa dalam belajar.
2. Ingin mengetahui penyebab siswa malas untuk belajar.
3. Ingin mengetahui cara untuk mendorong siswa agar mau belajar.

1.4 Manfaat Penelitian

1. Dapat menambah wawasan bagi penulis.

2. Dapat memahami faktor-faktor yang mempengaruhi siswa dalam belajar.

3. Dapat meningkatkan kemauan dalam belajar.



1.5 Sistematika Penulisan
Makalah ini disusun dengan sistematika sebagai berikut; Bab I
Pendahuluan, berisi latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian,
manfaat penelitian, dan sistematika penulisan.
Bab II Landasan Teori, berisi pengertian belajar, ciri-ciri belajar, faktor
pendorong belajar, penyebab malas belajar, dan cara mengatasi siswa yang malas
belajar.
Bab III, Penutup, berisi kesimpulan dan saran.

2
BAB 2

ISI


2.1 Pengertian Belajar

Belajar menurut kamus besar Bahasa Indonesia adalah berusaha memperoleh
kepandaian atau ilmu, berlatih, berubah tingkah laku atau tanggapan yang disebabkan
oleh pengalaman.
Adapau pengertian belajar menurut beberapa ahli :
1. Menurut james O. Whittaker : Belajar adalah Proses dimana tingkah
laku ditimbulkan atau diubah melalui latihan atau pengalaman.
2. Menurut Winkel, belajar adalah aktivitas mental atau psikis, yang
berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan yang
menghasilkan perubahan-perubahan dalam pengetahuan, pemahaman,
keterampilan, nilai dan sikap.
3. Menurut Drs. Slameto Belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan
individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru
secara keseluruhan, sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri di
dalam interaksi dengan lingkungannya


3
2.2 Ciri-ciri Belajar
Ciri-ciri belajar adalah sebagai berikut :
1. Adanya kemampuan baru atau perubahan. Perubahan tingkah laku bersifat
pengetahuan (kognitif), keterampilan (psikomotorik), maupun nilai dan
sikap (afektif).
2. Perubahan itu tidak berlangsung sesaat saja melainkan menetap atau dapat
disimpan.
3. Perubahan itu tidak terjadi begitu saja melainkan harus dengan usaha.
Perubahan terjadi akibat interaksi dengan lingkungan.
4. Perubahan tidak semata-mata disebabkan oleh pertumbuhan fisik/
kedewasaan, tidak karena kelelahan, penyakit atau pengaruh obat-obatan.
2.3 Faktor Pendorong Belajar
Berikut beberapa faktor pendorong mengapa manusia memiliki keinginan
untuk belajar :
1. Adanya dorongan rasa ingin tahu.
2. Adanya keinginan untuk menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
sebagai tuntutan zaman dan lingkungan sekitarnya.
4
3. Agar mampu bersosialisasi dan beradaptasi dengan lingkungannya.
4. Untuk meningkatkan intelektualitas dan mengembangkan potensi diri.
5. Untuk mencapai cita-cita yang diinginkan.
2.4 Penyebab Malas Belajar
Malas belajar pada siswa secara psikologis, merupakan wujud dari
melemahnya kondisi mental, intelektual, fisik, dan psikis siswa. Malas belajar timbul
dari beberapa faktor, diantaranya terbagi menjadi dua faktor besar, yaitu:
1) faktor intrinsik ( dari dalam diri siswa), dan
2) Faktor ekstrinsik (faktor dari luar siswa).
1. Dari Dalam Diri Siswa (Intrinsik)
Rasa malas untuk belajar yang timbul dari dalam diri siswa dapat disebabkan
karena kurang atau tidak adanya motivasi diri. Motivasi ini kemungkinan belum
tumbuh dikarenakan siswa belum mengetahui manfaat dari belajar atau belum ada
sesuatu yang ingin dicapainya. Selain itu kelelahan dalam beraktivitas dapat
berakibat menurunnya kekuatan fisik dan melemahnya kondisi psikis. Sebagai
contohnya, terlalu lama bermain, itu merupakan salah-satu faktor penyebab
menurunnya kekuatan fisik pada siswa.
2. Dari Luar Siswa (Ekstrinsik)
Faktor dari luar siswa yang tidak kalah besar pengaruhnya terhadap kondisi
siswa untuk menjadi malas belajar. Hal ini terjadi karena :
5

a. Sikap Orang Tua
Sikap orang tua yang tidak memberikan perhatian dalam belajar atau
sebaliknya terlalu berlebihan perhatiannya, bisa menyebabkan siswa malas belajar.
Tidak cukup di situ, banyak orang tua di masyarakat kita yang menuntut anak untuk
belajar hanya demi angka (nilai) dan bukan mengajarkan kepada anak akan kesadaran
dan tanggung jawab anak untuk belajar selaku pelajar.
Akibat dari tuntutan tersebut tidak sedikit anak yang stress dan sering marah-
marah sehingga nilai yang berhasil ia peroleh kurang memuaskan. Parahnya lagi,
tidak jarang orang tua yang marah-marah dan mencela anaknya bilamana anak
mendapat nilai yang kuang memuaskan.

b. Sikap Guru.
Guru selaku tokoh teladan atau figur yang sering berinteraksi dengan siswa
dan dibanggakan oleh mereka, tapi tidak jarang sikap guru di sekolah juga menjadi
objek keluhan siswanya.
Ada banyak macam penyebabnya, mulai dari ketidaksiapan guru dalam
mengajar, tidak menguasai bidang pelajaran yang akan diajarkan, atau karena terlalu
banyak memberikan tugas-tugas dan pekerjaan rumah. Selain itu, sikap sering
terlambat masuk kelas di saat mengajar, bercanda dengan siswa-siswa tertentu saja
6
atau membawa masalah rumah tangga ke sekolah, membuat suasana belajar semakin
tidak nyaman, tegang dan menakutkan bagi siswa tertentu.
d. Suasana Belajar di Rumah.
Bukan suatu jaminan rumah mewah dan megah membuat seorang siswa
menjadi rajin belajar, tidak pula rumah yang sangat sederhana menjadi faktor mutlak
seorang siswa malas belajar.
Rumah yang tidak dapat menciptakan suasana belajar yang baik adalah
rumah yang selalu penuh dengan kegaduhan, keadaan rumah yang berantakan
ataupun kondisi udara yang pengap. Selain itu tersedianya fasilitas-fasilitas
permainan yang berlebihan di rumah juga dapat mengganggu minat belajar seorang
siswa.

e. Sarana Belajar
. Sarana belajar merupakan media mutlak yang dapat mendukung minat belajar,
kekurangan ataupun ketiadaan sarana untuk belajar secara langsung telah
menciptakan kondisi seorang siswa untuk malas belajar.
Kendala belajar biasanya muncul karena tidak tersedianya ruang belajar
khusus, meja belajar, buku-buku penunjang, dan penerangan yang bagus. Selain itu,
tidak tersediannya buku-buku pelajaran, buku tulis, dan alat-alat tulis lainnya,
merupakan bagian lain yang cenderung menjadi hambatan otomatis anak akan
kehilangan minat belajar yang optimal.
7
2.5 Cara Mengatasi Siswa yang Malas Belajar
1. Menanamkan kesadaran serta tanggung jawab selaku seorang pelajar.
2.Ciptakanlah suasana belajar yang baik , sehingga siswa merasakan bahwa belajar
adalah sesuatu yang menyenangkan.
3. Menegakkan kedisiplinan.
4. Menghibur dan memberikan solusi yang baik dan bijaksana
5. pilihlah waktu belajar yang tepat














8
BAB 3

P E N U T U P

3.1 Kesimpulan
Belajar adalah suatu usaha sadar yang dilakukan oleh individu dalam
perubahan tingkah lakunya, baik melalui latihan dan pengalaman yang menyangkut
aspek kognitif, afektif dan psikomotor untuk memperoleh tujuan tertentu.
Adapun Ciri-ciri belajar adalah sebagai berikut :
1. Adanya kemampuan baru atau perubahan. Perubahan tingkah laku bersifat
pengetahuan, keterampilan, maupun nilai dan sikap . Perubahan itu tidak
berlangsung sesaat saja melainkan menetap atau dapat disimpan.
2. Perubahan dalam belajar tidak terjadi begitu saja, melainkan harus dengan usaha.
Perubahan dalam belajar terjadi akibat interaksi dengan lingkungan.
3. Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam belajar ada dua,yaitu faktor Intrinsik dan
faktor Ekstrinsik.

9
3.2 Saran
Adapun saran yang dapat penulis berikan, diantaranya :
1. Sebaiknya, kita selaku siswa harus membiasakan diri untuk belajar yang giat,
rajin membaca, dan jangan malas untuk mengerjakan tugas-tugas dari guru di
Sekolah.
2. Biasakan belajar secara intensif setiap hari.
3. Tingkatkan prestasi belajar.

10

DAFTAR PUSTAKA
Pratiwi, Valentina. 2010. Kunci Meraih Kebahagiaan Remaja. Jakarta Timur :
PT. Perca.
Yusuf , Munawir. 2003. Pendidikan Bagi Anak dengan Problema Belajar. Solo :
Tiga Serangkai.
Malas Belajar pada Siswa. Tersedia pada http://tiga-angka-
enam.blogspot.com/2011/01/beberapa-faktor-yang menyebabkan-
anak.html, diakses tanggal 09 Maret 2012, pukul 19.30 WIB.





viii