Anda di halaman 1dari 56

Disusun oleh:

Fathmah Syafiqoh (1110102000001)


Hafit M (1110102000002)
Salsabiela Dwi Yudrisa S (1110102000003)
Riamayanti H (1110102000004)
Farida K (1110102000006)
Selly Zalina (1110102000007)
Khalida H (1110102000008)
Desi Syifa N (1110102000010)
Fahrurrahman S (1110102000011)
Zakiya KM (1110102000012)
Yeyet Durrotul Yatimah (1110102000013)
Afifah NI (1110102000014)
Diah Azizah (1110102000015)
Julia anggraini (1110102000019)
Desti Iswindari (1110102000020)
Denny Akmal (1110102000021)
Suchinda Fer Harti (1110102000023)

Menurut Suhartomo (1989), enzim adl.
golongan protein yang paling banyak terdapat
dalam sel hidup dan mempunyai fungsi penting
sebagai katalisator.
Menurut Smith et al. (1997), enzim adl.
biomolekul berupa protein yang berfungsi
sebagai katalis dalam suatu reaksi kimia
organik.
Menurut LIPI, enzim adalah protein tidak
beracun namun mampu mempercepat laju
reaksi kimia dalam suhu dan derajat keasaman
yang lembut.
Jadi, enzim adl. Senyawa organik bersifat
katalisis yg dihasilkan olehorganisme hidup.


Senyawa
berupa
koloid

Aktif pada
suhu 35
40 C

Bekerja
secara
spesifik
Dapat
mengalami
denaturasi
PERBEDAAN ENZIM DENGAN
KATALISATOR
ENZIM
KATALISATOR
Zat organik
Zat anorganik
Mempunyai gugus aktif Tidak mempunyai
gugusaktif
Mengkatalisis reaksi
biokimia
Mengkatalisis reaksikimia
biasa
Dipengaruhi oleh
kondisitertentu seperti
pH,suhu, inhibitor dll
Tidak mudahdipengaruhi
oleh kondisitertentu
Sangat selektif Tidak begitu selektif
SUSUNAN ENZIM
Apoenzim
(Bagian protein)
Bersifat Labil (mudah
berubah) dipengaruhi
oleh suhu dan keasaman
Gugus Prostetik
(Bagian bukan protein)
Kofaktor , mis molekul
anorganik seperti besi,
seng
Koenzim, gugus prostetik
yg terdiri dari senyawa
organik kompleks sperti
NADH, Koenzim A
CIRI- CIRI ENZIM
sebuah protein
Jadi sifatnya sama dengan protein yaitu dapat menggumpal dalam suhu tinggi dan terpengaruh oleh temperatur
Bekerja secara
khusus
Artinya hanya untuk bekerja dalam satu reaksi saja tidak dapat digunakan dalam beberapa reaksi. Misalnya
enzim amilase, yaitu enzim yang dapat mencerna amilum/pati
Dapat
digunakan
berulang kali
Enzim dapat digunakan berulang kali karena enzim tidak berubah pada saat terjadi reaksi
Rusak oleh
panas
Enzim tidak tahan pada suhu tinggi
Kenaikan suhu di atas suhu 50C tidak dapat meningkatkan reaksi yang dikatalisir oleh enzim, tetapi justru
menurunkan atau menghentikan reaksi tersebut. Hal ini disebabkan enzimnya rusak sehingga enzim tersebut
tidak dapat bekerja.
Dapat bekerja
bolak balik
Artinya satu enzim dapat menguraikan satu senyawa menjadi senyawa yang lain
Kerja enzim
dipengaruhi
lingkungan
Lingkungan yang berpengaruh pada kerja enzim adalah suhu, pH, hasil akhir, dan zat penghambat
Golongan Enzim
Oksidoreduktase (dehidrogenase) Oksidasi-reduksi, Donor hydrogen atau donor
elekron adalah substratnya.
Golongan enzim ini umumnya bekerja dengan
NADP dan NAD
+
.
Transferase Transfer gugus kimia dengan bentuk umum
A-X + B A + B-X.
Dalam contoh ini, A akan menjadi donor, dan B
akan akseptor. Donor seringkali merupakan
koenzim.
Hydrolase Pemutusan secara hidrolitik pada C-C, C-N, C-O,
dan ikatan lainnya.
Liase Pemutusan (bukan hidrolitik) pada C-C, C-N, C-
O, dan ikatan lainnya, menyisakan ikatan
rangkap dua atau penambahan gugus pada
ikatan rangkap dua.
Isomerase erubahan susunan geometris (spesifik) pada
suatu molekul.
Ligase Pengikatan (penggabungan) dua molekul,
disertai dengan hidrrolisis senyawa yang
mempunyai nilai G besar untuk hidrolisis
Esterase
Lipase
Menguraikan lemak gliserol + as.
lemak
Kolin Ester
mengkatalisasi hidrolisis kolin menjadi
komponen penyusunnya
Kolesterase
Mengkatalisasi hidrolisis ester kolesterol
menjadi komponen penyusunnya.
Nuklease
Ribonuklease Berperan dalam pemecahan RNA
Deoksiribonuklease Berperan dalam pemecahan DNA
Protease
Pepsin Memecah protein pepton
Tripsin
mengubah pepton asam
amino
Khinotripsin Menghidrolisis ikatan peptida
Papain
Berasal dari pepaya, memecah
protein
Fibrinolisin
Pengurai protein yang memecah
fibrin
Amidase
Arginase
berperan dalam proses penguraian asam
amino
Urease
menguraikan urea menjadi ammonia dan
karbondioksida
Karbohidrase
Laktase
mengubah laktase menjadi glukosa dan
galaktosa
Maltase menguraikan maltosa menjadi glukosa
Selulose
menguraikan selulosa ( suatu polisakarida)
menjadi selobiosa ( suatu disakarida)
lysozym enzim yang merusak bakteria
Simplisia
Tumbuhan Hewan Bakteri Protista
Jamur Ganggang Protozoa
Simplisia Penghasil Enzim
Bakteri
Malti Extractum/Malthum Ekstrak/Ekstrak kecambah adalah
sari kental yang dibuat dari kecambah tanaman Barley.
Berasal dari tanaman Hordeum distichon L (Hordeum vulgare
L), atau dari campuran 33% kecambah utuh buah Triticum
aestivum L (Triticum turgidum L). Tanaman ini masuk ke
dalam familia Graminae.
Perbedaan Hordeum vulgare L & Hordeum distichon L adl
Hordum vulgare L = Barley yg memiliki 6 bulir setiap baris
tangkai. Kuntumnya subur dan berkembang . Sedangkan
Hordeum distichon L = Barley yg memiliki (2) bulir dlm setiap
baris tangkai. Kuntumnya tdk terlalusubur dan berkembang
Pemeriannya berupa cairan kental, warna coklat
muda/coklat kekuningan selain itu berbau khas dan
rasa manis.
Kandungan dari Malti Ekstactum adalah 50% maltosa
atau lebih, dekstrin, glukosa, diatase dan sedikit
protein. Banyak diproduksi di negara Eropa dan
Amerika
Malti Extractum memiliki fungsi sebagai vehikulum
minyak ikan. Selain itu dapat menutupi rasa pahit dan
membantu pencernakan dengan memecahkan pati
(amylum).
kemudian uapkan hingga diperoleh massa kental
Campuran sari dipanaskan pada suhu kurang lebih 900C selama 1 jam
pisahkan cairan sari sisa dengan air panas
Biarkan mengendap
Panaskan dgn air panas 3x bobot kecambah selama 3 jam
campuran kecambah dimemarkan
Papain adalah suatu zat enzim yang dapat diperoleh
dari getah tanaman pepaya dan buah pepaya muda.
Getah pepaya tersebut terdapat hampir di semua
bagian tanaman pepaya, kecuali bagian akar dan biji.
Tanaman asal: Carica papaya, familia: Caricaceae
Pemerian: bau khas, rasa lemah, sangat mudah terurai,
bentuk serbuk amorf, warna putih sampai cokelat
muda.
Tanaman pepaya sebagai sumber utama enzim papain
mudah di temukan di daerah-daerah tropis seperti di
Indonesia
Enzim papain stabil pada pH 5 dan menjadi tidak turun
aktivitasnya pada pH kurang dari 3 atau lebih dari 11.
Enzim papain mempunyai daya tahan terhadap panas lebih
tinggi daripada enzim lain. Pada suhu 70 C keaktifan papain
akan menurun 20% selama 30 menit pada pH 7
Cara mendapatkan enzim papain dengan cara sederhana yaitu:
Pertama-tama daun pepaya dicuci sampai bersih.
Lalu untuk mendapatkan enzim papain, daun papaya yang
sudah tersedia diremas-remas atau diparut sampai
keluar airnya.
kemudian peras hasil parutan di atas kain saring atau
saringan dan ditampung dalam baskom.
Selanjutnya hasil perasan daun papaya diambil sesuai dosis
yang akan digunakan
Berikut contoh kegunaan enzim papain adalah untuk
mengempukkan daging,
caranya adalah sebagai berikut:
Daging yang tersedia dicuci sampai bersih. Tusuk
daging dengan menggunakan garpu.
Selanjutnya taburkan enzim papain di atas
permukaan daging, sebanyak satu sendok makan
atau 10 gram untuk 1 kg daging sapi.
Kemudian diamkan selama 20 menit. Setelah 20
menit, daging dicuci bersih dan selanjutnya
daging dapat diolah sesuai selera
Adalah suatu enzim proteolitik yang dihasilkan
dari buah muda dan tua:
Tanaman asal: Ananas comosus L Merr
Familia: Bromeliaceae
Nama daerah: Buah nanas
Pemerian: serbuk amorf, berwarna, tidak berbau.
Kelarutan: sukar larut dalam air dan pelarut
organik.
Isolasi enzim Bromelin: Bonggol (hati) buah nanas
dipotong kecil, diblender, diperas, disaring sehingga
diperoleh cairan jernih. Kedalam cairan ini
ditambahkan alkohol 80% dengan perbandingan 1:4,
Biarkan selama satu malam pada suhu 100C agar enzim
mengendap. Selanjutnya dilakukan sentrifugasi pada
kecepatan 15.000 rpm selama 15 menit pada suhu
100C. Endapan yang diperoleh dikeringkan dengan cara
pengeringan beku. Diperoleh serbuk yang merupakan
enzim bromelin kasar kemudian dilarutkan dalam
buffer fosfat pH 7,0 disimpan pada 40C.
Tempat tumbuh: Brazil, Hawaii, Afrika Selatan, Kenya,
Pantai Gading, Mexico dan Puerte Rico. Di Asia
tanaman nanas ditanam di negara-negara Thailand,
Filipina, Malaysia dan Indonesia terdapat di daerah
Sumatera utara, Jawa Timur, Riau, Sumatera Selatan
dan Jawa Barat.
Pemakaian: membantu menghilangkan inflamasi,
edema, dan mempercepat perbaikan jaringan. Selain
itu enzim ini juga digunakan dalam industri bir,
industri cat, pembuatan daging, pembuatan
konsentrat protein ikan, dan lain-lain.
Alliinase
Simplisia: Allii Sativi Bulbus (umbi bawang putih)
Tanaman Asal: Allium sativum L
Nama daerah: bawang putih
Suku: Amaryllidaceae
Pemerian: warna putih kekuningan, bau khas
aromatik tajam, rasa agak pedas.
Isi: Tanin < 1 %minyak atsiri, dialil sulfida, aliin,
alisin, enzim aliinase, vit A, B, C
Penggunaan: Karminatif, ekspektoran, hipotensi,
sedatif.

Mirosin
Simplisia: Brassicae Nigrae Semen (biji sawi hitam)
Tanaman Asal: Brassicae nigra L
Nama daerah: Sawi, sesawi
Suku: Cruciferae
Pemerian: Warna abu abu tua,bau lemah rasa pedas
Isi: Sterol/ terpen tidak kurang dari 2% alilisotiasianat,
glikosida sinigrin, enzim mirosin, sinapin sulfat, protein,
musilago (30%), minyak lemak (30 35 %)
Penggunaan: Emetika



Aktinidin adalah suatu enzim yang dihasilkan dari
buah
Tanaman Asal : Actinidia deliciosa
Familia : Actinidiaceae
Tempat tumbuh : cina
Enzim aktinidin adalah enzim protease
Pemakaian : dapat mengatasi sembelit



Enzim dari hewan
nama sumber
Amilase Kelenjar pancreas
Tripsin Kelenjar pancreas
Khimotripsin Kelenjar pancreas
Pepsin lambung
Renin Perut keempat anak sapi
Esterase Kelenjar pancreas
Glukosa oksidase hati
Katalase hati
Merupakan enzim proteolitik
yang diperoleh dari lapisan
kelenjar perut dan diencerkan
dengan laktosa.
Pepsin pertama kali ditemukan
oleh Theodor Schwan pada
1836. pepsin berasal dari kata
pepsis = pencernaan.
Pepsin merupakan enzim yang
dikeluarkan dalam bentuk
prekursor enzim berupa
pepsinogen. Ketika pepsinogen
terkena asam klorida dalam
lambung, pepsinogen berubah
menjadi enim pepsin.

Hewan asal :
1. Sus scrofa L varietas domesticus Gray.
Famili : Suidae
2. Bos taurus L varietas domesticus Gmelin
Famili : Bovidae
Sus scrofa L Bos taurus L
Cara mendapatkan : lambung dicuci kemudian membran
mukosa lambung dikerok dengan benda tumpul. Pulp
yang diperoleh direndam di dalam larutan HCl 2%. Lalu
untuk memfiltrasi larutan, biasanya ditambahkan garam.
Endapan yang dihasilkan dicuci dengan hati-hati,
kemudian dikeringkan. Lalu diencerkan dengan laktosa.
Pemerian : serbuk putih, agak kuning pucat, memiliki bau
yang khas, rasa agak manis, dan higroskopik.
Aktivitas : aktif pada pH 1,5-2. Dalam suasana netral atau
basa inaktif. Pepsin bekerja optimal dalam suhu 37-40oC.
Penyimpanan pepsin yang telah diisolasi harus disimpan
dalam suhu -20oC hingga -80oC untuk mencegah struktur
pepsin denaturasi autolisis.
Pemakaian : sebagai enzyme proteolitik
(mengkonversikan senyawa protein, yaitu protease dan
pepton).
Pancreatin didapat dari ekstrak pankreas hewan seperti
babi atau sapi.
1. Hewan asal: Sus scrofa L
Varietas: Domesticus Gray
Famili: Suidae
2. Hewan asal: Bos taurus L
Varietas: Domesticus Gmelin
Famili: Bovidae
Pemerian
Pemerian pancreatin yakni serbuk amorf, warna kuning
gading, bau khas lemah, rasa mirip daging.
Kelarutan
Pancreatin dapat larut dalam air, tetapi tidak dapat larut
dalam alkohol dan eter.
Isi kandungan
Enzim amilase, enzim lipase dan enzim protease.
Pemakaian /Kegunaan
Pancreatin digunakan untuk mengobati pancreatic
defisiensy seperti pancreatitis dan juga penyakit
fibrocystic, selain itu juga untuk membantu
pembentukan pepton dan membantu pencernaan.
Tiap gram pancreatin mengandung tidak kurang dari
12000 unit enzim amilase, 1000 unit enzim protease,
dan 15000 unit enzim lipase.


Proses ekstraksi dan sparasi
Sumber
pemecahan dinding sel
krarifikasi dan presipitasi
sentrifugasi
kondensasi
pemurnian lanjutan dan teknologi
penyimpanan
Hewan
membuat fase cair dengan air, buffer, atau
cairan fisiologis
pengendapan enzim --- pemisahan enzim dari
sel dan komponen lain
pemekatan
pemurnian lanjutan
kromatografi elektroforensis
ENZIM YANG DIHASILKAN OLEH
BAKTERI
presentation made by Julia Anggraini
Macam-macam Enzim yang dihasilkan bakteri :
a-Amylase
b-Amylase

Asparaginase


Glukosa isomerase


Penisilin amidase

Pululanase
Protease Bacillus
Bacillus
Bacillus
Bacillus
Bacillus
Klebsiella
Escherichia coli
Streptokinase Streptococcus
Enzim -amilase mengkatalisis hidrolisis ikatan 1,4 pati menghasilkan
maltodekstrin linear pendek. Enzim ini digunakan secara luas dalam industri
makanan dan deterjen.
a-Amylase
Dihasilkan oleh
Bacillus
Kerajaan : Protista
Filum : Firmicutes
Kelas : Bacilli
Ordo : Bacillales
Famili : Bacillaceae
Genus : Bacillus
b-Amylase
Beta-amilase (E.C 3.2.1.2) merupakan enzim golongan hidrolase kelas 14 yang
digunakan dalam proses sakarifikasi pati (sejenis karbohidrat). Sakarifikasi
banyak berperan dalam permecahan makromolekul
karbohidrat. Pemecahan makromolekul karbohidrat
ini akan menghasilkan molekul karbohidrat rantai pendek (sederhana)
Dihasilkan oleh
Bacillus
Kerajaan : Protista
Filum : Firmicutes
Kelas : Bacilli
Ordo : Bacillales
Famili : Bacillaceae
Genus : Bacillus
Kerajaan : Bacteria
Filum : Proteobacteria
Kelas : Gamma Proteobacteria
Ordo : Pseudomonadales
Famili : Pseudomonadaceae
Genus : Pseudomonas
Pseudomonas
Streptococcus
Protease
Protease, disebut juga peptidase atau proteinase, merupakan enzim golongan hidrolase
yang akan memecah protein menjadi molekul yang lebih sederhana, seperti menjadi
oligopeptida pendek atau asam amino, dengan reaksi hidrolisis pada ikatan peptida.
Enzim ini diperlukan oleh semua makhluk hidup karena bersifat esensial dalam
metabolisme protein.
Dihasilkan oleh
Bacillus
Kerajaan : Protista
Filum : Firmicutes
Kelas : Bacilli
Ordo : Bacillales
Famili : Bacillaceae
Genus : Bacillus

Asparaginase

enzim yang mengkatalisis hidrolisis asparagin menjadi asam aspartat. Asparaginase
secara alami diekspresikan dan diproduksi oleh mikroorganisme. Berbagai jenis
asparaginase dapat digunakan untuk keperluan industri dan farmasi yang berbeda.
Untuk mengurangi pembentukan akrilamida,(diduga karsinogen) dalam produk
makanan yang mengandung zat tepung. Akrilamida adalah senyawa kimia yang
terbentuk dalam makanan bertepung ketika mereka dipanggang atau digoreng.
Selama pemanasan, asparagin secara alami hadir dalam makanan bertepung, diubah
menjadi akrilamida dalam proses yang disebut reaksi Maillard. Reaksi ini
bertanggung jawab untuk memberikan
makanan yang dipanggang atau digoreng
warna coklat mereka, kerak dan aroma panggang.
Dalam pengobatan leukimia
Dalam industri makanan
Kingdom: Protista
Phylum : Proteobacteria
Class : Gammaproteobacteria
Order : Enterobacteriales
Family : Enterobacteriaceae
Genus : Escherichia
Species : E. coli
Dalam industri farmasi
Dihasilkan oleh
Escherichia coli
Pululanase
enzim pemecah ikatan -1,6 pada gugus makromolekul karbohidrat,
seperti pati. Ikatan -1,6 berperan dalam pembentukan struktur
percabangan pada karbohidrat.Bersama dengan enzim alfa-amilase,
pululunase dapat menghasilkan pemotongan molekul karbohidrat yang
sempurna.Enzim ini dapat diperoleh pada ekstrak beras dan kacang-
kacangan. Beberapa jenis mikroorganisme mesofilik juga dapat
menyintesis enzim ini.
Dihasilkan oleh
Klebsiella

Glukosa isomerase

Adalah Enzim yang bertugas untuk memecah d-glukosa menjadi D-fruktosa
secara reversibel
Dihasilkan oleh
Bacillus
Kerajaan : Protista
Filum : Firmicutes
Kelas : Bacilli
Ordo : Bacillales
Famili : Bacillaceae
Genus : Bacillus
streptomyces
Arthrobacter

Penisilin amidase

sebuah amidase penisilin (EC 3.5.1.11) adalah enzim yang mengkatalisis reaksi
kimia
penisilin + H2O suatu karboksilat + 6 aminopenicillanate

Dengan demikian, dua substrat dari enzim ini adalah penisilin dan H2O, sedangkan
dua produk karboksilat dan 6-aminopenicillanate.
Dihasilkan oleh
Bacillus
Kerajaan : Protista
Filum : Firmicutes
Kelas : Bacilli
Ordo : Bacillales
Famili : Bacillaceae
Genus : Bacillus
Merupakan enzim trombolitik
Streptokinase mengacu pada enzim yang
diproduksi oleh strain spesifik tertentu yaitu
Streptococcus yang mampu mengkonversi
plasminogen menjadi plasmin eksklusif.
Larut dalam air dan aktivitas optimum pada
pH 7
Farmakokinetik: Memiliki waktu paruh yang
singkat yaitu 20 menit akan tetapi dapat
bertahan selama 82 menit


Protista Asal : Kluyveromyces lactis
Familia : Saccharomycetaceae
Kegunaan : Enzim laktase (3.2.1.23) digunakan untuk
mengasimilasi dan mengubahnya laktosa menjadi asam laktat


Protista Asal : Candida Utilis
Familia : Saccharomycetaceae
Kegunaan : Enzim Uricase berfungsi sebagai reagen
pengukuran asam urat.
Candida utilis berbentuk bulat


Protista Asal : Candida Cylindracea
Familia : Saccharomycetaceae
Kegunaan : enzim Lipase yang membantu dalam proses
pembuatan monoester dalam proses transesterifikasi kelapa
sawit dengan sorbitol.

Protista Asal : Saccharomyces cerevisciae
Familia : Saccharomycetaceae
Menghasilkan enzim alcohol dehidrogenase yang digunakan sebagai
pengukuran alcohol, terutama etanol pada penderita alkoholisme dan
keracunan alcohol.
Menghasilkan enzim Invertase (dikenal sebagai - fructofuranoside
fructohydrolase, dengan nomor EC 3.2.1.26) merupakan katalis pada
hidrolisis sukrosa menghasilkan glukosa dan fruktosa (gula invert).
S. Cerevisciae berbentuk bulat


Protista Penghasil: Rhodopyhta
Domain : Eukariota
Kegunaan : enzim porphyranase akan memecah polisakarida
khusus yaitu porphyran (substrat nya) dalam usus orang yang
memakan alga merah.
Penelitian ini ditemukan dari penelitian pada orang jepang
pemakan sushi.
Jamur Merang
(Volvariella volvacea)
Jamur merang (Volvariela volvaceae) merupakan jamur pangan
yang secara empiris diduga dapat melancarkan peredaran
darah sehubungan dengan kandungan enzim fibrinolitik yang
dimilikinya.
Enzim fibrinolitik merupakan kelompok protease sering yang
mampu menghancurkan bekuan darah (fibrin) dalam berbagai
penyakit trombosis.
Famili : Pluteaceae
Genus : Volvariella
Tempat tumbuh : Kebanyakan di asia tenggara, Sentra produksi
jamur merang di Indonesia terdapat di Dataran Tinggi Dieng

Pemerian : Tubuh buah yang masih muda berbentuk bulat telur, berwarna
cokelat gelap hingga abu-abu dan dilindungi selubung. Pada tubuh buah
jamur merang dewasa, tudung berkembang seperti cawan berwarna
coklat tua keabu-abuan dengan bagian batang berwarna coklat muda.
Jamur merang mempunyai rasa enak, gurih, dan tidak mudah berubah
wujudnya jika dimasak, sehingga digunakan untuk berbagai macam
masakan.

Isi : enzim fibrinolitik

Kegunaan : digunakan untuk masakan , mampu menghancurkan bekuan
darah (fibrin) dalam berbagai penyakit trombosis, bahkan dapat
mengobati kanker.

Jamur Kancing (Agaricus bisporus)

Jamur kancing mengandung komponen yang berfungsi menghambat aktivitas
aromatase (enzim yang terlibat dalam produksi estrogen) dan 5-alpha-
reductase(enzim yang berfungsi mengubah testosteron menjadi DHT).

Famili = Agaricaceae
Genus = Agaricus

Pemerian :jamur pangan yang berbentuk hampir bulat seperti kancing dan
berwarna putih bersih, krem atau coklat muda.

Kegunaan : jamur kancing selain di gunakan untuk masakan , jamur kancing juga
berguna untuk mengurangi risiko kanker payudara dan kanker prostat.

Isi : aromatase (enzim yang terlibat dalam produksi estrogen)
5-alpha-reductase(enzim yang berfungsi mengubah t estosteron
menjadi DHT).

Jamur Tiram
Famili : Tricholomataceae
Genus : Pleurotus

Jamur Tiram: jamur pangan dari kelompok Basidiomycota dan termasuk kelas
Homobasidiomycota.

Pemerian : Tubuh buah berwarna putih hingga krem dan tudungnya berbentuk
setengah lingkaran mirip cangkang tiram dengan bagian tengah agak cekung.

Kegunaan:Jamur tiram ini memiliki manfaat kesehatan diantaranya, dapat
mengurangi kolesterol dan jantung lemah serta beberapa penyakit lainnya. Jamur ini
juga dipercaya mempunyai khasiat obat untuk berbagai penyakit seperti penyakit
lever, diabetes, anemia. Selain itu jamur tiram juga dapat bermanfaat
sebagai antiviral dan antikanker serta menurunkan kadar kolesterol dan juga dapat
membunuh nematoda.

Isi : Enzim enzim hidrolisis dan enzim oksidasi.



Aspergillus adalah fungi dari filum ascomycetes yang berfilamen, mempunyai hifa berseptat,
dan dapat ditemukan melimpah di alam.

Famili : Trichocomaceae
Genus : Aspergillus niger

Pemerian : A. niger memiliki warna dasar berwarna putih atau kuning dengan lapisan
konidiospora tebal berwarna coklat gelap sampai hitam.

Kegunaan :



Aspergillus niger
Enzim Manfaat dalam industri
glukosa oksidase bahan pangan
laktase Susu dan pangan
pektinase dan pektinase liase minuman
protease dan alpha amilase roti
aminoasilase aminoasilase
glukoamilase Tepung
Simplisia: Fungus Calvatius (jamur impes)
Protista Penghasil: Calvatia bicolor atau Langermannia
bicolor
Nama Daerah: Jamur impes, jamur himpes, jamur
tombong
Suku: Lycoperdaceae
Pemerian: Warna coklat kemerahan, berbau lemah,
tidak berbau
Isi: Enzim kalvasin
Penggunaan: menghentikan perdarahan (hemostatik),
sakit tenggorokan, obat bengkak (anti inflamasi)

Jamur Impes
Dapus
Sunarto, Prawirosuianto. Materia Medika
Indonesia. Departemen Kesehatan Republik
Indonesia. 1977.
A manual of organic materia medica and
pharmacognosy. Ed 4. Licius E. Sayre, B.S., Ph. M.
Philadelphia
Pharmacognosy and Pharmacobiotecology. Ed 2.
Ashutosh Kar. New Age International publisher
Pharmacognosy. Ed 15. Trease and Evans. W.B
Saunders