Anda di halaman 1dari 8

A.

PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN ANAK


Perkembangan adalah perubahan dan pertambahan yang
bersifat kualikatif dari setiap fungsi-fungsi kejiwaan dan kepribadian
yang disebabkan adanya proses pertumbuhan material yang
memungkinkan adanya fungsi itu. Faktor yang mepengaruhi
perkembangan kepribadian anak dibagi atas 2 yaitu:
a. faktor Intern, yaitu faktor yang ada dalam diri anak yang berasal
dari keturunan dan pembawaan.
b. Faktor ekstern, faktor yang berasal dari luar diri anak yang
berasal dari pengalaman dan interaksinya dengan lingkungan.
enurut !ester ". #row dalam bukunya $Human
developmentand learning 1956 engemukakan tiga proses dalam
perkembangan yaitu :
Childhood, yang men%akup masa-masa kandungan, kelahiran, masa
bayi, masa kanak-kanak, dan masa anak sekolah.
Matury, suatu proses perkembangan ketka seorang mengalami
kematangan sebelum ia masuk masa kedewasaanya. &ang
men%angkup kematangan, fungsi jasmaniah, yang mepengaruhi
fungsi-fungsi kejiwaan.
Adul khood, adalah masa memasuki kedewasaan.
'etika anak itu masih bayi, ia belajar mengenal benda-benda
yang dapat dijangkaunnya dengan melalui mulutnya, setelah ia
berjalan maka luas ruangan yang dapat dikuasainya semakn banyak
hal yang dikenalnya, anak yang berusia dua ata tiga tahun itu tidak
puas lagi dengan hanya melihat-lihat atau meraba-raba benda saja,
anak itu makin bertamba kemampuanya makin menyelidiki benda-
benda di sekitarnya serta boneka yang tertutup matanya jika boneka
itu diletakkan dia ingin selidki dengan %ara mengangkat dan
meletakkanya se%ara berulang-ulang. "alam hal ini, motorik sangat
memegang peranan yang sangat penting, dengan bantuan motorik
yang makin lama makin sempurna, anak itu lebih dapat
menyempurnakan kesanggupanya mengenal.

B. TEORI-TEORI TENTANG PERKEMBANGAN JIWA ANAK
(eori nati)isme berpendapat bahwa: sejak lahir anak tela
memilik*membawa sifat-sifat atau dasar-dasar tertentu yang bersifat
pembawaan atau keurunan. +ifat dan dasaryang bersifat keturunan
disebut hereditas yang menentukan pertumbuhan dan perkembangan
anak sepenuhnya. +edang re)erens ilmu jiwa pendidikan, "rs. radjab
, #ets penerbit karya ,-"I(,, +urabaya .//0.
Pendidikan dan lingkungan boleh dikatakan tidak berarti,
ke%uali sebagai wadah dan memberi rangsangan saja. ,liran
asi)isme ini di pelopori ole +%hopen 1a)er yag berpendapat bahwa
manusia adalah hasil bentuan dari pembawaanya, sejak anak lahir ia
membawa bakat, esanggupan 2potensi3 untuk dkembangkan dengan
sifat bawaanya itu. ,liran ini juga bias disebut aliran Pesimis.
(oeri 4mpirisme, berpendapat, anak diahirkan tidak
membawa apa-apa, seluruh pembawaan anak ditentukan fa%tor dari
luar yaitu lingkungan, pengalaman dan pendidikan yang diterimanya.
,liran 4mpirisme di pelopori oleh 5617 !6#'4 "iperkenalkan teorii
tabularasa, yang mengatakan ketika anak itu lahir ia diumpamakan
kertas buram yang puti, belum ada ditulisi atau digoresi dengan bakat
apapun. 5iwanya masih bersih dari pengaruh keturunan sehingga
pendidik dapat membentuknya menurut kehendaknya. ,liran yang
menganut paham 4mpiris disebut aliran 6ptimis.
(eori 'on)ergensi. -erendapat bawa perkembangan anak itu
ditentukan oleh dua faktor yaitu faktor intern dan faktor ekstern.
+eorang anak dilahirkan dengan membawa sifat-sifat dasar atau
benih-benih tertentu yang berasal dari keturunan 21eroditas3. 7amun
sifat dasar atau benih itu biasa berkembang setelah mendapatan
pengaruh dari lingkungan dan pendidikan yang tepat. ,liran ini
dpelopori oleh 8iliastern yang menggabungkan dua hukum di atas
dalam hokum 'on)erensi, yang mengatakan bahwa perkembangan
yang di alam anak adalah pengaruh dari unsur lingkungan dan
bawaan yang mana pengaruh bawaan sama kuatnya dengan
pengaruh lingkungan masa hasil pendidikan baik dan seimbang.
C. FASE-FASE PERKEMBANGAN JIWA ANAK
asa pertama, 9sia :-. (ahun.
Pada masa ini anak-anak berlatih mengenal dunia lingkungan
dengan berbagai ma%am gerakan. Pada waktu lahirnya ia mengalamii
dunia sendiri yang ada hubungannya dengan lingkungan.
Perangsang-perangsang luar hanya sebagian ke%il yang dapat
disambutnya. Pada masa ini terdapat dua peristiwa yang penting
yaitu belajar berjalan dan berbi%ara.
asa kedua, 9sia 2-0 (ahun
'eadaan dunia luar makin dikuasai dan dikenalnya melalui
bermain, kemajuan bahasa dan pertumbuhan kemauannya. "unia
luar dinilai menurut keadaan dan sifat batinya, binatang dan benda
masih disamakan dengan dirinya.
asa ketiga, 9sia ;-< (ahun.
'einginan bermain berkembang menjadi semangat bekerja.
=asa tanggungjawab terhadap pekerjaan semakin tinggi, rasa
sosialnya makin tinggi, pandangan terhadap dunia luar ditinjau dan
diterima se%ara objektif.
asa keempat, 9mur /-.> (ahun
'einginan maju dan memahami kenyataan men%apai
pun%aknya, kejiwaanya tampak tenang seakan-akan ia siap-siap
menghadapi perubahan yang akan datang, mereka mengalami masa
kritis dalam dalam perkembangannya. "an mulai timbul kritik
terhadap diri sendiri, kesadaran akan kemauan penuh pertimbangan
mengutamakan tenaga sendiri, disertai berbagai pertentangan yang
timbul dengan dunia lingkungan dan sebagainya.
asa kelima, 9sia .0-./ (ahun.
?Pada awal masa pubertas anak lebih kelihatan subjektif
kemampuan dan kesadaran dirinya terus meningkat. ,nak dimasa
pubernya selalu merasa gelisah karena mereka mengalami +turm
und drang 2ingin memberontak, gemar mengeritik, suka menentang
dan sebagainya3. Pada akhir masa pubertas, sekitar usia .@ tahun
anak mulai men%apai perpaduan 2sintesis3 keseimbangan terhadap
dirinya sendiri dengan pengaruh dunia lingkungan. ereka
membentuk pribadi, menerima norma-norma budaya dan kehidupan.
D. HAL-HAL YANG DOMINAN YANG MEMPENGARUHI
PERKEMBANGAN JIWA ANAK.

Faktor Intern 2dalam diri anak3
faktor ini berasal dari pertumbuhan dan keturunan.
Faktor 4kstern 2dari luar diri anak3
faktor ini berasal dari lingkungan.
'edua faktor ini memiliki hubungan sangat erat diamana
faktor ekstern ini berfungsi untuk merangsang anak agar faktor-faktor
intern mengalami proses tumbuh dan berkembang. Faktor intern juga
dapat disebut sebagai 1ereditas. 1ereditas adalah sifat-sifat atau %iri
yang diperoleh oleh seorang anak atas dasar keturunan atau
pewarisan dari generasi - kegenerasi melalui sel benih. enurut
ajaran islam sifat atau %iri-%iri bawaan disebut sebagai $fitrahA Fitrah
adalah potensi atau kekuatan laten yang terpendam dalam diri
manusia yang ada dan ter%ipta bersama dengan proses pen%iptaan
manusia. Potensi fitrah pada hakikatnya adalah ketentuan atau
batasan atau takdir yang telah ditetapkan ,llah terhadap mahluk-
mahluknya sejak awal proses pen%iptaanya. +ehingga tingkat
kemampuan dan pendidikan seorang anak dapat dinilai dari
perkembangan yang berasal dari bawaan * keturunan maupun
lingkungan.
Tugas : Individu
Dosen : Drs. Rusli Malli, M. Ag
ILMU JIWA PERKEMBANGAN
Disusun Oleh :
Ahmad Sulaiman
27190781
JURUSAN Pendidikan Agama Islam
FAKULTAS Agama Islam
UNI!RSITAS "U#A""A$I%A#
"AKASSAR
2008