Anda di halaman 1dari 33

PENDAHULUAN

Terapi komplementer dan alternatif adalah terapi


dalam ruang lingkup luas meliputi system kesehatan,
modalitas, dan praktek-praktek yang berhubungan
dengan teori-teori dan kepercayaan pada suatu daerah
dan pada waktu/periode tertentu.
Terapi komplementer adalah terapi yang digunakan
secara bersama-sama dengan terapi lain dan bukan
untuk menggantikan terapi medis.
Terapi komplementer dapat digunakan sebagai single
therapy ketika digunakan untuk meningkatkan
kesehatan (Sparber, 2005, www.nccam. nih.gov).
Alasan yang paling umum orang
menggunakan terapi komplementer adalah
untuk meningkatkan kesehatan dan
kesejahteraan/wellness. Wellness mencakup
kesehatan optimum seseorang, baik secara
fisik, emosional, mental dan spiritual.
Fokus terapi komplementer adalah
kesejahteraan yang berhubungan dengan
tubuh, pikiran dan spirit.
TUJUAN
Terapi komplementer bertujuan untuk
mengurangi stres, meningkatkan
kesehatan, mencegah penyakit,
menghindari atau meminimalkan efek
samping, gejala-gejala, dan atau
mengontrol serta
menyembuhkanpenyakit
JENIS TERAPI KOMPLEMENTER
Terapi musik
Hipnoterapi
Terapi Reiki
Aroma Terapi
Terapi pijat
Terapi Yoga
Akupuntur
Dan lain-lain

Jenis Jenis Terapi
Komplementer
a. Nutrisi (Nutritional Therapy);
b. Terapi herbal (Herbal Therapy);
c. Terapi psiko somatik (Mind Body Therapy)
d. Terapi spiritual berbasis doa (Spiritual Therapy
Based on Prayer)

Obat Obat yang Digunakan
dalam Terapi Komplementer
Bersifat natural yaitu mengambil bahan dari alam,
seperti jamu jamuan, rempah yang sudah dikenal
(jahe, kunyit, temu lawak dan sebagainya).
Pendekatan lain seperti menggunakan energi tertentu
yang mampu mempercepat proses penyembuhan,
hingga menggunakan doa tertentu yang diyakini
secara spiritual memiliki kekuatan penyembuhan.

Di Indonesia ada 3 jenis teknik pengobatan komplementer yang telah ditetapkan
oleh Departemen Kesehatan untuk dapat diintegrasikan ke dalam pelayanan
konvensional
PENGOBATAN ALTERNATIF &
KOMPLEMENTER
Pengobatan Alternatif adalah jenis pengobatan yang
tidak dilakukan oleh paramedis/dokter pada
umumnya, tetapi oleh seorang ahli atau praktisi yang
menguasai keahliannya tersebut melalui pendidikan
yang lain/non medis.
Pengobatan Komplementer adalah pengobatan
tradisional yang sudah diakui dan dapat dipakai
sebagai pendamping terapi konvesional/medis.

Menurut National Center for Complementary and
Alternative Medicine(NCCAM) Pengobatan di atas
dapat dikategorikan menjadi 5 kategori yang
kadangkala satu jenis pengobatan bisa mencakup
beberapa kategori. (Wikipedia-Alternative
Medicine)
Sistemnya adalah:
Alternative Medical System/ Healing System non
medis
Mind Body Intervention
Terapi Biologis
Manipulasi Anggota Tubuh
Terapi Energi
Alternative Medical System/ Healing System
non medis
terdiri dari Homeopathy, Naturopathy, Ayurveda dan
Traditional Chinese Medicine (selanjutnya disingkat
TCM) seven chakras-ayurveda
Mind Body Intervention
terdiri atas Meditasi, Autogenics, Relaksasi Progresif,
Terapi Kreatif, Visualisasi Kreatif, Hypnotherapy,
Neurolinguistik Programming (NLP), Brain Gym,
dan Bach Flower Remedy

Terapi Biologis
terdiri dari Terapi Herbal, Terapi Nutrisi, Food
Combining, Terapi Jus, Makrobiotik, Terapi Urine,
Colon Hydrotherapy.
Manipulasi Anggota Tubuh
terdiri atas Pijat/Massage, Aromatherapy,
Hydrotherapy, Pilates, Chiropractic, Yoga, Terapi
Craniosacral, Teknik Buteyko.
Terapi Energi
terdiri dari Akupunktur, Akupressur, Refleksiologi,
Chi Kung, Tai Chi, Reiki, dan Prana healing.

TREND ISU TERAPI
KOMPLEMENTER
Transisi epidemiologi
Transisi demografi
Peningkatan pengetahuan masyarakat
Pengobatan yang instan
Kecenderungan munculnya sistem pengobatan
tradisional
Kecenderungan disalahgunakan
Reformasi kesehatan


Pengobatan Tradisional Bali dalam
Perpsektif Budaya Bali
Pengobatan tradisional Bali dalam
Budaya Bali
Definisi Pengobatan Tradisional Bali
Komponen pendukung PTB
Sumber tertulis PTB
Penggolongan sumber tertulis PTB
Aspek Provider
Aspek konsumen
PTB = bagian Budaya Bali

Referensi : makalah (Prof.Adi Putra)
INTRODUCTION
TRADITIONAL MEDICAL KNOWHOW IS FOUND
IN EVERY NATION OR SUB-NATION.
IT IS HANDED DOWN FROM GENERATION TO
GENERATION ORALLY OR WRITTEN.
FOR BALINESE IT IS WRITTEN ON PALM LEAF
(LONTAR).
THE BALINESE TRADITIONAL MEDICAL
KNOWHOW IS CONSIDERED AS A PART OF
BALINESE CULTURE.
WHY IT IS STILL UTILIZED?
THE BALINESE TRADITIONAL MEDICINE IS A
PART OF CULTURE
THERE ARE 3 ELEMENTS:
A) SOURCE OF KNOWLEDGE;
B) PROVIDER;
C) CONSUMER.


GENERAL KNOWLEDGES
LONTAR USADA:
A) GENERAL KNOWLEDGE (TATWA)

B) MEDICAL KNOWLEDGES

C) KEPUTUSAN
GENERAL TRADITIONAL
KNOWLEDGES
TATWA: BRAHMANDA; ATMA; WREHASPATI; AJI
SANGKYA; WARIGA; AGAMA; RWA BINEDA

EQUIVALENCE TO:
-PHYLOSOPHY, RELIGION, SOCIOLOGY,
ASTROLOGY, COSMOGONY, CALENDER, LAW
TRADITIONAL KNOWLEDGES
(USADA)
PANCA MAHA BUTA MEDICAL PHYSICS
SARASWATIMEDICAL PHYSIOLOGY
SASTRA SANGA ANATOMY
BUWANA MAHBAHPATHOPHYSIOL.
PINARAH PITU PATHOPHYSIOL.
KAHILANGAN KAWAH PATHOPHYSIOL
PATI URIP PATHOPHYSIOL.
USADA

TARU PREMANATHE GREAT PHARMACOPEAE
BUDA KECAPI COMPLETE CLINICAL SCIENCES
KEPUTUSAN: the complete one
VERY INFORMAL TRAINING
A) SOURCE OF KNOWLEDGE
SUBJECTS SHOULD KNOW:
1) GENERAL KNOWLEDGE (TATWA):
BRAHMANDA TATWA = COSMOLOGY
ATMA TATWA= SOUL/MENTAL HEALTH
WREHASPATI TATWA= PHILOSOPHY
AJI SANGKHYA= PHILOSOPHY
WARIGA = CALENDER
AGAMA = RELIGION
RWA BHINEDA= 0PHILOSOPHY
MEDICAL KNOWLEDGES
PANCA MAHA BHUTA =MEDICAL PHYSICS
SARASWATI = ANATOMY
SASTRA SANGA = ANATOMY
BUWANA MAHBAH = PATHOLOGY
PINARAH PITU = PATHOPHYSIOLOGY
KAHILANGAN KAWAH= PATHOPHYSIOLOGY
PATI URIP= PATHOPHYSIOLOGY
TARUPREMANA, SUNDARI SIKSA=PHARMACOPEA
KEPUTUSAN
THE COMPLETE ONES
CONTAIN ALSO THE MANTRA (HOLY SPELLING
OR SONGS) THAT MUST BE USED DURING
TREATMENT
THERE ARE MANY KEPUTUSAN MUST BE STUDIED
CONT
BUDHA KECAPI, KALIMAHA USADHA-USADHI =
COMPLETE MEDICAL KNOWLEDGES.
KAPUTUSAN (THE SUMMARY)
CLASSIFICATION OF USADHA, BASED ON 2
ASPECT:
1) SUBJECT TO BE TREATED
2) COLOR NAME

USADA CLASSIFICATION
1. SUBJECT TO BE TREATED:
USADHA RAREPAEDIATRICS
USADHA DALEM INTERNAL MEDICINE
USADHA BUDUH PSYCHIATRY
USADHA GONDONGGOITRE DISEASE
USADHA KECACAR SMALLPOX
USADHA ILA LEPROZY
USADHA CUKIL DAKIDERMATOLOGY
USADHA MANAK OBSTETRY & GYNECOLOGY
USADHA KAMATUSVENEROLOGY
2. COLOR NAME
USADHA KUNING (YELLOW)PAEDIATRICS
USADHA PUTIH (WHITE) ADOLESCENT
USADHA BANG (RED) ADULT
USADHA CEMENG (BLACK) GERIATRICS

INDIVIDUAL WHO MASTERING ON USADHA IS
CALLED BALIAN USADHA OR DUKUN
B) PROVIDER
TYPE OF BALIAN IN BALI
BALIAN USADHA TRADITIONAL DOCTOR
BALIAN KETAKSON GOT A MAGICAL THING, BY
THEN HAS A POWER CAPABILITY IN CURING A
PATIENT
BALIAN MANAKAS A BIRTH ATTENDANCE
BALIAN ELUNGAS A BONE SETTER
BALIAN TENUNG AS A FORTUNE TELLER
BALIAN ENGENGAN AS A FORTUNE TELLER
TRADITIONAL HEALER
A) BALIAN: USADABY LEARNING
KETAKSONMAGICAL
POWER
B) BALIAN: GENERALIST
SPECIALIST
C) BALIAN: PANENGEN RIGHTIST
PANGIWA LEFTIST
WHO WILL BECOME A BALIAN?
ANY BODY CAN
BOTH SEXES MALE OR FEMALE
GENEALOGICAL ASPECT PREFERENCE
AT THE LATE OF 30 YRS OLD START TO STUDY
STUDY PROCESS IN A VERY INFORMAL LEARNING
PROCESS
UNDER SUPERVISION OF A SENIOR
TRADITIONAL HEALER/BALIAN
C) CONSUMER
THE BALINESE WHO ARE SUFFERING FROM ANY
OF ILLNESSES OR DISEASES. AT VILLAGE AS WELL
AS TOWN/ CITY.
WHEN?
-TRADITIONAL MEDICINE UTILIZE FIRSTLY THEN
TO MODERN MEDICINE
-MODERN MEDICINE FIRSTLY THEN TO TM
-MM & TM AT THE SAME TIME
CONCLUSION
BALINESE TRADITIONAL HEALER IS A PART OF
BALINESE SOCIETY AND STILL FUNCTION
IN THEIR WAYS BALINESE BALIAN ARE SCIENTIST,
HAVING AFTER HARD STUDY MASTERED A
COHERENT AND SYSTEMATIC WHOLE OF
CULTURAL KNOWLEDGE