Anda di halaman 1dari 3

Analisis data Masalah keperawatan

DO :
30 % dari jumlah balita di RW 05 Kelurahan X yang
tampak kurus.
DS :
a. Para ibu di RW 05 Kelurahan X mengatakan bahwa
jarang memasak dan hanya membeli masakan jadi saja
b. Ketika ibu memasak, kadang-kadang makanan tersebut
tidak dimakan oleh anggota keluarga dengan alasan
beda selera, kurang sedap, ataupun tidak sempat
dimakan.
Data tambahan yang perlu dikaji:
a. Faktor sosial dan ekonomi keluarga di RW 05
Kelurahan X
b. Riwayat keluarga yag mempunyai gizi buruk di RW 05
Kelurahan X
c. Usaha yang telah dilakukan oleh orang tua di RW 05
Kelurahan X
d. Masalah pencernaan (khususnya) yang terjadi pada
balita di RW 05 Kelurahan X

Risiko ketidakseimbangan
nutrisi: kurang dari
kebutuhan pada balita di RW
05 Kelurahan X
DO :
30 % dari jumlah balita di RW 05 Kelurahan X yang
tampak kurus.
DS :
Ketika ibu memasak, kadang-kadang makanan tersebut
tidak dimakan dengan alasan beda selera, kurang sedap.
Data tambahan yang perlu dikaji:
a. Faktor sosial dan ekonomi keluarga di RW 05
Kelurahan X
b. Riwayat keluarga dengan gangguan pertumbuhan dan
perkembangan di RW 05 Kelurahan X
c. Riwayat kehamilan dan persalinan
Risiko pertumbuhan tidak
proporsional pada balita di
RW 05 Kelurahan X
d. Usaha yang telah dilakukan oleh orang tua di RW 05
Kelurahan X untuk memfasilitasi tumbuh kembang
anak


Skoring:

Dx: Risiko ketidakseimbangan nutrisi: kurang dari kebutuhan
No Kriteria Skor Pembenaran
1. Sifat Masalah
Skala
Aktual : 3
Risiko : 2
Potensial : 1
2/3x1 = 2/3
Dari haril observasi terdapat 30 % dari
jumlah balita di RW 05 Kelurahan X
yang tampak kurus

2. Kemungkinan masalah dapat
diubah
Skala
Mudah : 2
Sebagian : 1
Tidak dapat : 0
1/2x2= 1
Ibu-ibu di RW 05 Kelurahan X
mengatakan jarang memasak dan
hanya membeli masakan jadi.
3. Potensial Masalah
Skala
Tinggi : 3
Cukup : 2
Rendah : 1
3/3x1 = 1
Ibu-ibu jarang masak dan hanya
membeli masakan jadi yang tidak tahu
kandungan gizi di dalam makanan
tersebut, dan jika ibu memasak
makanan tersebut tidak dimakan
dengan alasan beda selera.
4. Menonjolnya Masalah
Skala
Segera ditangani : 2
Masalah ada tapi
tidak perlu segera : 1
Masalah tidak
Dirasakan : 0
2/2x1= 1
Kurangnya asupan yang bernutrisi
sesuai dengan tahap tumbuh kembang
balita dapat berisiko gizi buruk pada
balita di RW 05 Kelurahan X




TOTAL
4

Dx: Risiko pertumbuhan tidak proporsional pada balita di RW 05 Kelurahan X
No Kriteria Skor Pembenaran
1. Sifat Masalah
Skala
Aktual : 3
Risiko : 2
Potensial : 1
2/3x1 = 2/3
Dari haril observasi terdapat 30 % dari
jumlah balita di RW 05 Kelurahan X
yang tampak kurus sehingga berisiko
mengalami pertumbuhan yang tidak
proporsional sesuai dengan tahap
tumbuh kembang balita tersebut.

2. Kemungkinan masalah dapat
diubah
Skala
Mudah : 2
Sebagian : 1
Tidak dapat : 0
1/2x2= 1
Ibu-ibu jarang masak dan hanya
membeli masakan jadi yang tidak tahu
kandungan gizi di dalam makanan
tersebut, dan jika ibu memasak
makanan tersebut tidak dimakan
dengan alasan beda selera.
3. Potensial Masalah
Skala
Tinggi : 3
Cukup : 2
Rendah : 1
2/3x1 = 2/3
Persepsi sebagian Ibu di RW 05
Kelurahan X bahwa membeli makanan
jadi, yang belum tentu asupan nutrisi
mencukupi, lebih hemat dibandingkan
dengan memasak sendiri
4. Menonjolnya Masalah
Skala
Segera ditangani : 2
Masalah ada tapi
tidak perlu segera : 1
Masalah tidak
Dirasakan : 0
2/2x1= 1
Kurangnya asupan yang bernutrisi
sesuai dengan tahap tumbuh kembang
balita dapat berisiko pertumbuhan
yang tidak proporsional pada balita di
RW 05 Kelurahan X




TOTAL
3 1/3



Rumus:


X Nilai Bobot