Anda di halaman 1dari 33

OKSIGEN

Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
KELOMPOK IV
OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
Oksigen atau zat asam adalah unsur
kimia dalam sistem tabel periodik yang
mempunyai lambang O dan nomor
atom 8. Oksigen merupakan unsur yang
sangat penting bagi kehidupan
terutama dalam proses pernapasan.
Oksigen merupakan unsur golongan
kalkogen dan dapat dengan mudah
bereaksi dengan hampir semua unsur
lainnya (utamanya menjadi oksida).
Semua kelompok molekul struktural
yang terdapat pada organisme hidup,
seperti protein, karbohidrat, dan lemak,
mengandung oksigen.

OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
a. Percobaan Philo yang menginspirasi para
peneliti selanjutnya

Salah satu percobaan pertama yang
menginvestigasi hubungan antara
pembakaran dengan udara dilakukan
oleh seorang penulis Yunani abad ke-2,
Philo dari Bizantium. Dalam karyanya
Pneumatica, Philo mengamati bahwa
dengan membalikkan labu yang di
dalamnnya terdapat lilin yang menyala
dan kemudian menutup leher labu
dengan air akan mengakibatkan
permukaan air yang terdapat dalam leher
labu tersebut meningkat. Philo
menyimpulkan bahwa sebagian udara
dalam labu tersebut diubah menjadi unsur
api, sehingga dapat melepaskan diri dari
labu melalui pori-pori kaca.
Next
OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
b. Teori flogiston
Teori flogiston dikemukakan oleh alkimiawan
Jerman, J. J. Becher pada tahun 1667, dan
dimodifikasi oleh kimiawan Georg Ernst Stahl
pada tahun 1731. Teori flogiston menyatakan
bahwa semua bahan yang dapat terbakar
terbuat dari dua bagian komponen. Salah
satunya adalah flogiston, yang dilepaskan
ketika bahan tersebut dibakar, sedangkan
bagian yang tersisa setelah terbakar
merupakan bentuk asli materi tersebut.
Bahan-bahan yang terbakar dengan hebat
dan meninggalkan sedikit residu (misalnya
kayu dan batu bara), dianggap memiliki
kadar flogiston yang sangat tinggi,
sedangkan bahan-bahan yang tidak mudah
terbakar dan berkorosi (misalnya besi),
mengandung sangat sedikit flogiston.
Next
OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
c. Penemuan Carl Wilhelm

Oksigen pertama kali ditemukan oleh
seorang ahli obat Carl Wilhelm Scheele. Ia
menghasilkan gas oksigen dengan
mamanaskan raksa oksida dan berbagai
nitrat sekitar tahun 1772. Scheele menyebut
gas ini 'udara api' karena ia murupakan
satu-satunya gas yang diketahui
mendukung pembakaran. Ia menuliskan
pengamatannya ke dalam sebuah
manuskrip yang berjudul Treatise on Air and
Fire, yang kemudian ia kirimkan ke
penerbitnya pada tahun 1775. Namun,
dokumen ini tidak dipublikasikan sampai
dengan tahun 1777.

Next
OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
d. Joseph Priestley biasanya diberikan
prioritas dalam penemuan oksigen
seorang pastor Britania, Joseph Priestley,
melakukan percobaan yang memfokuskan
cahaya matahari ke raksa oksida (HgO) dalam
tabung gelas pada tanggal 1 Augustus 1774.
Percobaan ini menghasilkan gas yang ia
namakan 'dephlogisticated air'. Ia mencatat
bahwa lilin akan menyala lebih terang di
dalam gas tersebut dan seekor tikus akan
menjadi lebih aktif dan hidup lebih lama ketika
menghirup udara tersebut. ." Priestley
mempublikasikan penemuannya pada tahun
1775 dalam sebuah laporan yang berjudul "An
Account of Further Discoveries in Air". Oleh
karena ia mempublikasikan penemuannya
terlebih dahulu, Priestley biasanya diberikan
prioritas terlebih dahulu dalam penemuan
oksigen.

Next
OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
e. Kontribusi Lavoisier
Pada satu eksperimen, Lavoisier mengamati
bahwa tidak terdapat keseluruhan
peningkatan berat ketika timah dan udara
dipanaskan di dalam wadah tertutup. Ia
mencatat bahwa udara segera masuk ke
dalam wadah seketika ia membuka wadah
tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa
sebagian udara yang berada dalam wadah
tersebut telah dikonsumsi. Ia juga mencatat
bahwa berat timah tersebut juga telah
meningkat dan jumlah peningkatan ini adalah
sama beratnya dengan udara yang masuk ke
dalam wadah tersebut. Percobaan ini beserta
percobaan mengenai pembakaran lainnya
didokumentasikan ke dalam bukunya Sur la
combustion en gnral yang dipublikasikan
pada tahun 1777.
Next
OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
Hasil kerjanya membuktikan bahwa udara
merupakan campuran dua gas, 'udara vital',
yang diperlukan dalam pembakaran dan
respirasi, serta azote (Bahasa Yunani
"tak bernyawa"), yang tidak mendukung
pembakaran maupun respirasi. Azote
kemudian menjadi apa yang dinamakan
sebagai nitrogen, walaupun dalam Bahasa
Perancis dan beberapa bahasa Eropa lainnya
masih menggunakan nama Azote. Lavoisier
menamai ulang 'udara vital' tersebut menjadi
oxygne pada tahun 1777. Nama tersebut
berasal dari akar kata Yunani (oxys)
(asam, secara harfiah "tajam") dan - (-
gens) (penghasil, secara harfiah penghasil
keturunan). Ia menamainya demikian karena ia
percaya bahwa oksigen merupakan
komponen dari semua asam.

Next
OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
Ini tidaklah benar, namun pada saat para
kimiawan menemukan kesalahan ini, nama
oxygne telah digunakan secara luas dan
sudah terlambat untuk menggantinya.
Sebenarnya gas yang lebih tepat untuk
disebut sebagai "penghasil asam" adalah
hidrogen.
Oxygne kemudian diserap menjadi oxygen
dalam bahasa Inggris walaupun terdapat
penentangan dari ilmuwan-ilmuwan Inggris
dikarenakan bahwa adalah seorang Inggris,
Priestley, yang pertama kali mengisolasi serta
menuliskan keterangan mengenai gas ini.
Penyerapan ini secara sebagian didorong oleh
sebuah puisi berjudul "Oxygen" yang memuji
gas ini dalam sebuah buku populer The
Botanic Garden (1791) oleh Erasmus Darwin,
kakek Charles Darwin.

Next
OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
f. Robert H. Goddard dengan roket berbahan
bakar campuran bensin dan oksigen cair
rancangannya
Hipotesis atom awal John Dalton berasumsi
bahwa semua unsur berupa monoatomik
dan atom-atom dalam suatu senyawa akan
memiliki rasio atom paling sederhana
terhadap satu sama lainnya. Sebagai
contoh, Dalton berasumsi bahwa rumus air
adalah HO, sehingga massa atom oksigen
adalah 8 kali massa hidrogen (nilai yang
sebenarnya adalah 16). Pada tahun 1805,
Joseph Louis Gay-Lussac dan Alexander vo
Humboldt menunjukkan bahwa air terbentuk
dari dua volume hidrogen dengan satu
volume oksigen.

Next
OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
pada tahun 1811, berdasarkan apa yang
sekarang disebut hukum Avogadro dan asumsi
molekul unsur diatomik, Amedeo Avogadro
memperkirakan komposisi air dengan benar.
Pada akhir abad ke-19, para ilmuwan
menyadari bahwa udara dapat dicairkan dan
komponen-komponennya dapat dipisahkan
dengan mengkompres dan mendinginkannya.
Kimiawan dan fisikawan Swiss, Raoul Pierre
Pictet, menguapkan cairan sulfur dioksida
untuk mencairkan karbon dioksida, yang
mana pada akhirnya diuapkan untuk
mendinginkan gas oksigen menjadi cairan. Ia
mengirim sebuah telegram pada 22 Desember
1877 kepada Akademi Sains Prancis di Paris
dan mengumumkan penemuan oksigen
cairnya.
Next
OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
Dua hari kemudian, fisikawan Perancis Louis
Paul Cailletet mengumumkan metodenya
untuk mencairkan oksigen molekuler. Hanya
beberapa tetes cairan yang dihasilkan
sehingga tidak ada analisis berarti yang
dapat dilaksanakan. Oksigen berhasil
dicairkan ke dalam keadaan stabil untuk
pertama kalinya pada 29 Maret 1877 oleh
ilmuwan Polandia dari Universitas Jagiellonian,
Zygmunt Wrblewski dan Karol Olszewski.
Pada tahun 1891, kimiawan Skotlandia James
Dewar berhasil memproduksi oksigen cair
dalam jumlah yang cukup banyak untuk
dipelajari. Proses produksi oksigen cair secara
komersial dikembangkan secara terpisah
pada tahun 1895 oleh insinyur Jerman Carl
von Linde dan insinyur Britania William
Hampson.

Next
OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
Kedua insinyur tersebut menurunkan suhu
udara sampai ia mencair dan kemudian
mendistilasi udara cair tersebut. Pada tahun
1901, pengelasan oksiasetilena
didemonstrasikan untuk pertama kalinya
dengan membakar campuran asetilena dan
O
2
yang dimampatkan. Metode pengelasan
dan pemotongan logam ini pada akhirnya
digunakan secara meluas.
Pada tahun 1923, ilmuwan Amerika Robert H.
Goddard menjadi orang pertama yang
mengembangkan mesin roket; mesin ini
menggunakan bensin sebagai bahan bakar
dan oksigen cair sebagai oksidator. Goddard
berhasil menerbangkan roket kecil sejauh
56 m dengan kecepatan 97 km/jam pada 16
Maret 1926 di Auburn, Massachusetts, USA.


OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
a. Sifat fisik
Warna oksigen cair adalah biru seperti warna
biru langit. Oksigen lebih larut dalam air
daripada nitrogen. Oksigen lebih larut dalam
air daripada nitrogen. Baik oksigen cair dan
oksigen padat berwarna biru langit. Hal ini
dikarenakan oleh penyerapan warna merah.
Oksigen cair dengan kadar kemurnian yang
tinggi biasanya didapatkan dengan distilasi
bertingkat udara cair; Oksigen cair juga dapat
dihasilkan dari pengembunan udara,
menggunakan nitrogen cair dengan
pendingin. Oksigen merupakan zat yang
sangat reaktif dan harus dipisahkan dari
bahan-bahan yang mudah terbakar.

Next
OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
b. Sifat kimia
Oksigen membentuk senyawa dengan semua
unsur, kecuali gas-gas mulia ringan. Biasanya
oksigen bereaksi dengan logam membentuk
ikatan yang bersifat ionik dan bereaksi
dengan bukan logam membentuk ikatan
yang bersifat kovalen sehingga akan
membentuk oksida.

Terdapat enam macam oksida, yaitu:
1. Oksida asam
oksida dari unsur nonlogam dan oksida unsur
blok d dengan bilangan oksidasi besar.

2. Oksida netral
Oksida ini tidak bereaksi dengan asam
maupun basa, misal NO, N2O, dan CO.

Next
OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
3. Oksida campuran
Oksida ini merupakan campuran dari oksida
sederhana, misalnya P3O4 merupakan
campuran PbO (dua bagian) dan PbO2 (satu
bagian).

4. Peroksida dan superperoksida
Oksigen membentuk peroksida H2O2, N2O2
dan BaO2 dengan bilangan oksidasi oksigen
1 serta RbO2, CsO2 dengan bilangan
oksidasi oksigen 1/2.


Next
OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
c. Struktur
Pada temperatur dan tekanan standar,
oksigen berupa gas tak berwarna dan tak
berasa dengan rumus kimia O
2
, di mana dua
atom oksigen secara kimiawi berikatan
dengan konfigurasi elektron triplet spin. Ikatan
ini memiliki orde ikatan dua dan sering
dijelaskan secara sederhana sebagai ikatan
ganda ataupun sebagai kombinasi satu
ikatan dua elektron dengan dua ikatan tiga
elektron. Oksigen memiliki dua bentuk
alotropi, yaitu sebagai molekul diatomik (O
2
=
Oksigen) dan molekul trioksida (O
3
= Ozon).
Alotrop oksigen elementer yang umumnya
ditemukan di bumi adalah dioksigen O2. Ia
memiliki panjang ikat 121 pm dan energi ikat
498 kJmol-1.


Next
OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
Alotrop oksigen ini digunakan oleh makhluk
hidup dalam respirasi sel dan merupakan
komponen utama atmosfer bumi.
Trioksigen (O3), dikenal sebagai ozon,
merupakan alotrop oksigen yang sangat
reaktif dan dapat merusak jaringan paru-
paru. Ozon diproduksi di atmosfer bumi
ketika O2 bergabung dengan oksigen
atomik yang dihasilkan dari pemisahan O2
oleh radiasi ultraviolet (UV). Oleh karena
ozon menyerap gelombang UV dengan
sangat kuat, lapisan ozon yang berada di
atmosfer berfungsi sebagai perisai radiasi
yang melindungi planet. Namun, dekat
permukaan bumi, ozon merupakan polutan
udara yang dibentuk dari produk sampingan
pembakaran otomobil.

Next
OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
d. Isotop
Oksigen yang dapat ditemukan secara
alami adalah
16
O,
17
O, dan
18
O, dengan
16
O
merupakan yang paling melimpah
(99,762%). Isotop oksigen dapat berkisar dari
yang bernomor massa 12 sampai dengan
28. Kebanyakan
16
O di disintesis pada akhir
proses fusi helium pada bintang, namun ada
juga beberapa yang dihasilkan pada proses
pembakaran neon.
17
O utamanya dihasilkan
dari pembakaran hidrogen menjadi helium
semasa siklus CNO, membuatnya menjadi
isotop yang paling umum pada zona
pembakaran hidrogen bintang. Kebanyakan
18
O diproduksi ketika
14
N (berasal dari
pembakaran CNO) menangkap inti
4
He,
menjadikannya bentuk isotop yang paling
umum di zona kaya helium bintang.

Next
OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
Empat belas radioisotop telah berhasil
dikarakterisasi, yang paling stabil adalah
15
O
dengan umur paruh 122,24 detik dan
14
O
pendek daripada 27 detik, dan mayoritas
memiliki umur paruh kurang dari 83 milidetik.
Modus peluruhan yang paling umum untuk
isotop yang lebih ringan dari
16
O adalah
penangkapan elektron, menghasilkan
nitrogen, sedangkan modus peluruhan yang
paling umum untuk isotop yang lebih berat
daripada
18
O adalah peluruhan beta,
menghasilkan fluorin.

OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
Gas Oksigen
Gas oksigen digunakan dalam pengolahan
besi menjadi baja di tanur terbuka (Tanur
Oksigen). Oksigen dalam bentuk oksi atilena
(campuran gas karbida dan oksigen)
digunakan untuk membersihkan kerak besi
dan menghaluskan tonjolan-tonjolan pada
produk baja. Selain itu juga oksigen berperan
dalam pembakaran logam, pengobatan di
rumah sakit, dan aerasi limbah industri.

Ozon
Dalam industri, ozon digunakan sebagai
bahan pemutih dan pembunuh
mikroorganisme. Industri pengolahan air
minum dalam kemasan juga
menyucihamakan produknya dengan
menggunakan senyawa ozon ini.

Next
OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
Bila asupan oksigen di dalam tubuh berada
dalam kadar yang normal, maka akan
mendukung kesehatan kita. Namun, bila
kadarnya terlalu tinggi, maka akan bersifat
berbahaya karena oksigen bersifat radikal
bebas. Radikal bebas merupakan salah satu
faktor pencetus terjadinya kanker. Terdapat
bahaya lain dari oksigen diantaranya adalah:

1.Mudah menimbulkan kebakaran dan
ledakan, jika bereaksi dengan bahan bakar
atau zat yang mudah terbakar.

2. Dalam bentuk cairan jika terkena kulit dapat
menyebabkan terbakar hebat dan kerusakan
jaringan badan.

3. Berbahaya jika menghirup Oksigen murni
dalam jumlah besar.



OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
Menurut massanya, oksigen merupakan unsur
kimia paling melimpah di biosfer, udara, laut,
dan tanah bumi. Oksigen merupakan unsur
kimia paling melimpah ketiga di alam
semesta, setelah hidrogen dan helium. Sekitar
0,9% massa Matahari adalah oksigen. Oksigen
mengisi sekitar 49,2% massa kerak bumit

dan
merupakan komponen utama dalam
samudera (88,8% berdasarkan massa). Gas
oksigen merupakan komponen paling umum
kedua dalam atmosfer bumi, menduduki
21,0% volume dan 23,1% massa (sekitar 10
15

ton) atmosfer.
OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
1. Fotosintesis dan Respirasi
Di alam, oksigen bebas dihasilkan dari fotolisis
air selama fotosintesis oksigenik. Ganggang
hijau dan sianobakteri di lingkungan lautan
menghasilkan sekitar 70% oksigen bebas yang
dihasilkan di bumi, sedangkan sisanya
dihasilkan oleh tumbuhan daratan.

Persamaan kimia yang sederhana untuk
fotosintesis adalah:
6CO
2
+ 6H
2
O + foton C
6
H
12
O
6
+ 6O
2

2. Penumpukan Oksigen di Atmosfer
Gas oksigen bebas hampir tidak terdapat
pada atmosfer bumi sebelum munculnya
arkaea dan bakteri fotosintetik. Oksigen
bebas pertama kali muncul dalam kadar
yang signifikan semasa masa
Paleoproterozoikum


Next
OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
(antara 2,5 sampai dengan 1,6 milyar tahun
yang lalu). Pertama-tama, oksigen bersamaan
dengan besi yang larut dalam samudera,
membentuk formasi pita besi (Banded iron
formation). Oksigen mulai melepaskan did dari
samudera 2,7 milyar tahun lalu, dan mencapai
10% kadar sekarang sekitar 1,7 milyar tahun lalu.
Keberadaan oksigen dalam jumlah besar di
atmosfer dan samudera kemungkinan
membuat kebanyakan organisme anaerob
hampir punah semasa bencana oksigen sekitar
2,4 milyar tahun yang lalu. Namun, respirasi sel
yang menggunakan O2 mengijinkan organisme
aerob untuk memproduksl lebih banyak ATP
daripada organisme anaerob, sehingga
organisme aerob mendominasi biosfer bumi.
Fotosintesis dan respirasi seluler O
2
mengijinkan
berevolusinya sel eukariota dan akhirnya
berevolusi

Next
OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
menjadi organisme multisel seperti tumbuhan
dan hewan.
Sejak permulaan era Kambrium 540 juta tahun
yang lalu, kadar O
2
berfluktuasi antara 15%
sampai 30% berdasarkan volume.
[46]
Pada akhir
masa Karbon, kadar O
2
atmosfer mencapai
maksimum dengan 35% berdasarkan volume,
mengijinkan serangga dan amfibi tumbuh lebih
besar daripada ukuran sekarang. Aktivitas
manusia, meliputi pembakaran 7 milyar ton
bahan bakar fosil per tahun hanya memiliki
pengaruh yang sangat kecil terhadap
penurunan kadar oksigen di atmosfer. Dengan
laju fotosintesis sekarang ini, diperlukan sekitar
2.000 tahun untuk memproduksi ulang seluruh
O
2
yang ada di atmosfer sekarang.

OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
1.Reaksi Oksigen dengan Logam

Pembentukan oksida logam terjadi dengan
cara reaksi langsung antara logam dengan
oksigen membentuk oksida logam yang sering
disebut korosi. Oksida logam disebut juga
oksida basa karena reaksinya dengan air
memberikan larutan yang bersifat basa (pH >
7). Memang dalam bentuk korosi
pembentukan oksida merupakan sesuatu
yang merepotkan dan sumber pemborosan
ekonomis dalam masyarakat. Besi bereaksi
dengan oksigen dengan hadirnya uap air
membentuk karat, yakni suatu oksida besi
yang kristalnya mengandung molekul air
dalam kuantitas tertentu.
2Fe(s) + 2/2O
2
(g) + xH
2
O(g) Fe
2
O
3
.xH
2
O(s)

Next
OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
2. Reaksi Oksigen Dengan Unsur Nonlogam

Oksigen juga bereaksi dengan unsur-unsur
nologam membentuk oksida nanlogam yang
berikatan secara kovalen. Oksida nonlogam
sering disebut sebagai oksida basa karena
reaksinya dengan air menyebabkan larutan
menjadi asam (pH < 7).
Contoh yang pasti anda kenal adalah reaksi
O
2
dengan karbon dalam bentuk briket arang
atau batubara. Dengan kehadiran O
2
yang
berlebih produk yang diperoleh adalah
karbondioksida, namun jika pasokan oksigen
terbatas akan terbentuk sejumlah
karbonmonooksida.
C(s) + O
2
(g) CO
2
(g)
C(s) + O
2
(g) 2CO(g)

Next
OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
3. Oksida Amfoter

Oksida yang terbentuk dari unsur-unsur amfoter
(B, Si, As, Sb, Te, Po) disebut oksid a amfoter.
Disebut amfoter karena dapat berlaku sebagai
asam dan juga dapat berlaku sebagai basa
tergantung pada kondisi atau larutn yang
direaksikan dengannya.
Dalam asam yang lebih kuat oksida amfoter
bertindak sebagai basa, begitu sebaliknya
bereaksi dengan zat yang lebih basa oksida
amfoter bertindak sebagai asam.

4. Oksida Netral atau Oksida Indeferen

Oksida netral merupakan oksida yang tidak
bersifat asam dan basa ketika dilarutkan dalam
air, contohnya CO, N
2
O dan MnO
2
.




Next
OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
5. Peroksida

Peroksida yaitu kelompok senyawa yang
kelebihan oksigen atau kelompok senyawa
yang mengandung ikatan oksigen-oksigen
dalam struktur molekulnya.
Contohnya : hidrogen peroksida (H
2
O
2
) yang
biasa digunakan sebagai zat pemutih dan
desinfektan karena hasil reaksinya berupa H
2
O
dan oksigen. H
2
O
2
murni merupakan suatu
cairan biru pucat yang lebih kental daripada
air, tidak stabil dengan titik beku -0,46C.
Dalam laboratorium hidrogen peroksida
diperoleh dari reaksi antara barium peroksida
dengan asam sulfat encer dingin.
BaO
2
(s) + H
2
SO
4
(aq) BaSO
4
(s) + H
2
O
2
(aq)



Next
OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
6. Superoksida

Superoksida sama hal seperti peroksida yakni
memiliki ikatan oksigen-oksigen. Namun pada
superoksida, terjadi kelebihan oksigen lebih dari
satu sedangkan pada superoksida hanya
terjadi kelebihan 1 atom oksigen. Oskida-oksida
alkali langsung diperoleh dari reaksi antara
logam unsur dengan oksigen pada suhu dan
tekanan tertentu. Salah satu contoh
superoksida yaitu K
2
O.
K
2
O biasanya digunakan untuk memulihkan
orang-orang yang keracunan gas. Selain itu
digunakan pula dalam kapal selam, untuk
menghilangkan gas karbondioksida dan uap
air yang dihasilkan dari pernapasan para awak
kapal.
Next
OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
Reaksi yang terjaid antara KO
2
dengan uap air
dan karbondioksida sebagai berikut.
K
2
O (s) + 2H
2
O(g) 4KOH(s) + 3O
2
(g)
KOH(s) + CO
2
(g) KHCO
3
(s)
Dari reaksi inilah gas oksigen yang dihirup akan
segera digantikan oleh O
2
yang dihasilkan dari
reaksi antara K
2
O dengan uap air.

7. Reaksi Oksigen dengan Senyawa Organik

Senyawa organik umumnya dianggap sebagai
senyawa karbon. Walaupun demikian
beberapa senyawa seperti CO
2
dan CaCO
3

walaupun mengandung atom karbon dalam
molekulnya tetap dianggap sebagai senyawa
anorganik.



Next
OKSIGEN
Anggota Kelompok

Kegunaan dan Bahaya
Oksigen


Sifat dan Karakteristik
Oksigen

Sejarah Penemuan
Oksigen

Reaksi Oksigen dengan
Unsur Lain


Peranan Biologis
Oksigen


Keberadaan Oksigen

Pengertian Oksigen
Senyawa organik yang paling sederhana
disebut hidrokarbon. Yakni senyawa yang
tersusun hanya dari karbon dan
hidrogen.hidrokarbon sederhana adalah
metana, CH
4
, yang merupakan komponen
utama gas alam. Hidrokarbon juga merupakan
penyusun bensin, minyak tanah, solar dan lilin.
Metana dan hidrokarbon yang lain mudah
terbakar di udara. Jika tersedia cukup oksigen
produk pembakaran adalah karbondioksida
dan uap air.
CH
4
(g) + O
2
(g) CO
2
(g) + 2H
2
O(g)