Anda di halaman 1dari 11

1.

Perbandingan Kehidupan Ekonomi Para Karyawan Penerbangan Di Indonesia


Dengan Singapura.
Kehidupan Ekonomi khusunya Indonesia masih tidak sebanding dengan Singapura.
Ekonomi Singapura sangat ramah bisnis dalam penerbangan di Asia, Singapura dianggap
sebagai yang terbaik dikutip dari www.aseannewsnetwork.com. Singapura dapat dengan
mudah mengakses penerbangan ke Eropa. Dasar ekonomi dikembangkan sangat baik
dan sangat didukung oleh perusahan multinasional yang membawa Singapura pada peta
global. Singapura telah dihormati oleh persatuan persatuan penerbangan dan masuk
dalam daftar empat macan Asia yang mengatur penerbangan di Asia bersama dengan
Hongkong , Korea Selatan dan aiwan. !andara yang canggih dengan definisi tinggi
adalah penopang utama ekonomi Singapura. . ini me"adi salah satu keuntungan
pendapatan kariawan penerbangan Singapore Se"ak, mendapatkan banyak uang masuk
ke Singapura dari para wisatawan dan para peker"a asing .
Dunia penerbangan Indonesia telah memasuki era kema"uannya hal ini telah di
buktikan dengan kita telah meraih beberapa penghargaan tingkat internasional, namun
walaupun hal tersebut telah kita peroleh, pihak penerbangan Indonesia masih menghadapi
masalah salah satunya adalah kekurangan pilot.
entu menurut kita mengapa hal tersebut dapat ter"adi bukan kah secara kasat
mata apabila kita telah berhasil berhasil memperoleh penghargaan sebagai salah satu
maskapai penerbangan terbaik dalam segi pelayanan dan kenyamani mengapa harus
menghadapi polemic kekurangan pilot terbaik.
!erdasarkan sur#ey yang dilakukan oleh salah satu pihak penerbangan Indonesia,
kita bukanlah kekurangan pilot terbaik namun sebahagian pilot $ pilot tersebut memilih untuk
beker"a di luar negeri salah satunya adalah penerbangan nasional Singapira Airlines %SIA&.
Adapun pertanyaan yang digunakan dalam sur#ey tersebut adalah 'alasan anda
beker"a sebagai penerbangan di luar negeri (
). *a"i+fasilitas lebih besar
,. -aintenace lebih baik
.. /eraturan lebih "elas
0. Karir lebih men"amin
1. Dan lain $ lain ( tolong diuraikan 2
Dan hasil dari sur#ey tersebut men"elaskan bahwa *a"i+3asilitas lebih besar bukanlah
prioritas pertama mengapa seorang pilot Indonesia bersedia beker"a di luar negeri namun
1,4 men"awab point no 1 alasannya yaitu (
). /enerbangan memberikan keamanan terbang lebih tinggi
,. Kurang mendapat apresiasi di 5egara sendiri.
.. antangan sebagai profisionalisme penerbang itu sendiri
0. 6aktu untuk keluarga lebih banyak, dikarenakan cuti tahunan di luar negeri lebih
pan"ang.
1
1. /engaruh linkungan dan pergaulan yang lebih baik di luar negeri untuk keluarga,
memberikan wawasan yang lebih luas buat keluarga dan diri sendiri.
7. erbang keliling dunia
8. 9ntuk mema"ukan Indonesia di dunia internasional
:. Ingin merasakan pengalaman ker"a di perussahaan dengan system ker"a yang baik dan
telah menggunakan teknologi mutakhir.
;. Ingin mendapat pengalaman terbang international
)<. Kondisi perusahaan dalam negeri kurang baik.
Dan point ) dan . yang tadinya di perkirakan men"adi prioritas pilihan pertama
hanya memperoleh .:4 dan men"adi urutan no , hal tersebut di karenakan menurut para
responden, beberapa hal yang diinginkan oleh para penerbang selain ga"i sehingga mereka
beker"a di luar negeri adalah (
). /elatihan yang lebih baik
,. =aminan kesehatan dan pendidikan untuk keluarga lebih baik
.. /en"adwalan terbang yang lebih "elas
0. /otongan harga tiket ke seluruh tu"uan di dunia untuk keluargan
Dan point ke 0 men"adi urutan ke . meskipun perkembangan karier masuk dalam
"awaban tapi bukan men"adi alasan utamanhal ini sebenarnya terbukti dari beberapa rekan
yang sudah men"adi kapten di maskapai penerbangan di Indonesia memilih ker"a di singapura
walaupun ker"a sebagai first officer.
/enerbangan luar negeri menawarkan fasilitas cukup menggiurkan bila dibanding
fasilitas dalam negeri hal tersebut yang men"adi pertimbangan besar mengapa para peker"a
penerbangan kita lebih memilih beker"a di luar negeri, "aminan asuransi kesehatan yang baik
serta biaya pendidikan setara international yang di tanggung )<<4 oleh pihak perusahaan,
pemberian bonus tahunan yang di berikan secara berkala dari hasil keuntungan perusahaan
men"adi penilaian tersendiri oleh para penerbangan kita untuk beker"a di luar negeri.
Dari uraian dia atas dapat disimpulkan bahwa upah yang diberikan oleh pihak
perusahaan maskapai penerbangan kita kepada para karyawannya sudah baik dan lebih dari
cukup untuk biaya kehidupan para karyawannya, namun kita tidak masih kurang dalam hal
pemenuhan tun"angan $ tun"angan lainnya yang dalam hal ini dapat mempengaruhi semangat
kiner"a para karyawannya. >leh karena ini melalui hasil sur#ey tersebut di harapkan pihak
perusahaan maskapai penerbangan 5egara kita bisa mengadopsi system yang di terapkan
oleh 5egara tetangga kita agar kita tidak kekurangan para penerbang dan penerbangan
Indonesia lebih bisa men"adi penerbangan terbaik di dunia internasional.
2. Perbandingan Perilaku Kedisiplinan Karyawan Penerbangan Indonesia
Dengan Karyawan Penerbangan Singapura.
/ada hakekatnya, disiplin merupakan hal yang dapat dilatih. pelatihan disiplin
diharapkan dapat menumbuhkan kendali diri, karakter atau keteraturan, dan efisiensi.
2
=adi secara singkat dapat disimpulkan bahwa disiplin berhubungan dengan pengendalian
diri supaya dapat membedakan mana hal yang benar dan mana hal yang salah sehingga
dalam "angka pan"ang diharapkan bisa menumbuhkan perilaku yang bertanggung "awab.
Disiplin sebagai upaya mengendalikan diri dan sikap mental indi#idu atau masyarakat
dalam mengembangkan kepatuhan dan ketaatan terhadap peraturan dan tata tertib
berdasarkan dorongan dan kesadaran yang muncul dari dalam hatinya
5ilai?nilai tersebut telah men"adi bagian perilaku dalam peker"aan. /erilaku itu tercipta
melalui proses binaan melalui keluarga, pendidikan dan pengalaman. Disiplin akan tumbuh
dan dapat dibina melalui latihan, pendidikan atau penanaman kebiasaan dengan keteladanan?
keteladanan tertentu, yang harus dimulai se"ak ada dalam lingkungan keluarga, mulai pada
masa kanak?kanak dan terus tumbuh berkembang dan men"adikannya bentuk disiplin yang
semakin kuat. atau sanksi terutama diperlukan dalam suatu lembaga yang telah mempunyai
tata tertib yang baik. !agi yang melanggar tata tertib dapat dilakukan dua macam tindakan,
yaitu berupa koreksi untuk memperbaiki kesalahan dan berupa sanksi. Kendali atau
terciptanya ketertiban dan keteraturan berarti orang yang disiplin adalah yang mampu
mengendalikan diri untuk menciptakan ketertiban dan keteraturan.
Dengan mudahnya perusahaan pererbangan di Indonesia yang tidak memperhatikan tata
ruang bandara sehingga kurangnya wisatawan dunia yang ingin berkun"ung padahal
keistimewaan tempat itu sendiri sangatlah indah . kurangnya disiplin waktu yang membuat
kariawan penerbangan Indonesia men"adi tidak konsisten dan tidak total terhadap apa yang
harus dibuat. er"adinya korupsi dimana?mana terutama disebabkan rendah disiplin !angsa
Indonesia.
!anyaknya pesawat terbang yang "atuh "uga disebabkan rendahnya disiplin karena tidak
mengikuti aturan?aturan yang di tetapkan dalam dunia penerbangan. !erdasarkan pengalaman
pada negara?negara yang telah ma"u secara ekonomi maupun teknologinya seperti Singapore,
bangsa tersebut bisa ma"u karena pemerintahnya dan warga negaranya memiliki disiplin yang
tinggi.
9ntuk bisa berperilaku disiplin harus dimulai dari hal?hal yang sederhana dan bisa
menghargai pihak lain, apabila sifat mau menang sendiri masih melekat pada diri seseorang
sangat sulit untuk memu"udkan disiplin dalam kehidupan sehari?hari. >rang yang
berpendidikan tinggi belum tentu memiliki kedisiplinan yang tinggi.
3
/engertian disiplin dikemukakan "uga oleh 5itisemito, );::, yang mengartikan
disiplin sebagai suatu sikap, perilaku dan perbuatan yang sesuai dengan peraturan dari
perusahaan, baik tertulis maupun tidak tertulis.
-enurut 5itisemito, );:: terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi
timbulnya perilaku disiplin ker"a, yaitu( tu"uan peker"aan dan kemampuan peker"aan,
teladan pimpinan, kese"ahteraan, keadilan, pengawasan melekat %waskat&, sanksi hukum,
ketegasan, dan hubungan kemanusiaan.
!erdasarkan pengertian?pengertian tersebut dapat ditarik indikator?indikator
disiplin ker"a sebagai berikut(
)& Disiplin ker"a tidak semata?mata patuh dan taat terhadap penggunaan "am ker"a sa"a,
misalnya datang dan pulang sesuai dengan "adwal, tidak mangkir "ika beker"a, dan
tidak mencuri?curi waktu@
,& 9paya dalam mentaati peraturan tidak didasarkan adanya perasaan takut, atau
terpaksa@
.& Komitmen dan loyal pada organisasi yaitu tercermin dari bagaimana sikap dalam
beker"a. Apakah karyawan serius atau tidak@ loyal atau tidakA Apakah pegawai
dalam beker"a tidak pernah mengeluh, tidak berpura?pura sakit, tidak beker"a
dengan semangat tinggi.
Sebaliknya, perilaku yang sering menun"ukkan ketidakdisiplinan atau melanggar
peraturan terlihat dari tingkat absensi yang tinggi, penyalahgunaan waktu istirahat dan
makan siang, meninggalkan peker"aan tanpa i"in, membangkang, tidak "u"ur, ber"udi,
berkelahi, berpura?pura sakit, sikap man"a yang berlebihan, merokok pada waktu
terlarang dan perilaku yang menun"ukkan semangat ker"a yang rendah.
!angsa Indonesia harus mau bela"ar dengan bangsa lain bukan berarti harus
melakukan kun"ungan ker"a yang menghabiskan dana besar tetapi hasilnya tidak
kelihatannya. Dengan perkembangan teknologi saat ini akan mempermudah bangsa
Indonesia bela"ar dengan bangsa?bangsa lain. !angsa Indonesia tidak hanya kagum
dengan bangsa lain tetapi yang lebih penting adalah mau dan mampu meniru dengan
bangsa lain yang telah ma"u.Ada persoalan yang mendasar bagi bangsa Indonesia, para
pemimpim Indonesia telah meminta pendapat para pakar di bidangnya tetapi hanya
sebatas didengar pendapatnya tidak mau mengimplementasi dengan dalih tidak sesuai
dengan karakter bangsa Indonesia. /rodukti#itas dan etos ker"a berhubungan dengan
4
kedisplinan. idak mungkin akan mampu meningkatkan produkti#itas dan etos ker"a
tanpa mampu bersikap disiplin.
!ila kita melihat pemberitaan yang tercantum pada media massa dan internet, pada
Babu, 8 -aret ,<), $ *aruda Indonesia ditetapkan sebagai 'The Best International AirlineC
atau maskapai penerbangan internasional terbaik oleh Roy Morgan ketua lembaga riset
internasional independen Australia yang telah beroperasi selama 8< tahun.
/enetapan *aruda sebagai 'The Best International AirlineC tersebut didasarkan pada
hasil riset yang dilakukan oleh Roy Morgan mulai bulan 3ebruari ,<)) hingga =anuari ,<),
terhadap 3.943 responden, yang diminta untuk memberikan penilaian terhadap produk dan
layanan perusahaan?perusahaan penerbangan dunia,C menurut sumber !apak 6akil Dirut
Komunikasi /erusahaan *aruda /u"obroto di =akarta.
Dari 3.943 responden yang merupakan pengguna "asa penerbangan internasional,
terdapat sebanyak 91 persen di antaranya yang menyatakan 'VERY SATISFIEDC atau
sangat memuaskan terhadap layanan *aruda.
Ia mengemukakan, penilaian yang diberikan oleh para responden terhadap *aruda
tersebut melebihi penilaian terhadap perusahaan?perusahaan penerbangan dunia lainnya.
Se"umlah maskapai penerbangan yang secara berurutan berada di bawah *aruda
Indonesia yaitu Singapore Airlines, Air e! "ealand, Emirates, dan #athay $a%i&i%.
Selain itu "uga, se"alan dengan program transformasi dan ''uantum (eapC yang
saat ini terus dilaksanakan, *aruda berhasil meraih berbagai pencapaian seperti 'The )orld*s
Most Impro+ed AirlineC oleh lembaga pemeringkat airline, S,ytra- yang berkedudukan di
Dondon.
Selain itu, lan"utnya, *aruda Indonesia "uga pernah terpilih sebagai 'Airline Turn
Around o& The YearC oleh #entre &or Asia $a%i&i% Airlines .#A$A/.
Dari pemberitaan tersebut dapat men"elaskan bahwa kiner"a para karyawan
maskapai penerbangan Indonesia telah men"alankan disiplin ker"a yang baik dan telah
men"alankan prosedur standar layanan yang telah di tetapkan oleh dunia, dan kita telah
menun"ukkan kepada 5egara lain bahwa maskapai penerbangan Indonesia adalah baik dan
bisa menggeser kedudukan maskapai penerbangan singapura sebagai 5egara ma"u, dan hal
5
ini "uga secara tidak langsung menun"ukan kepada masyarakat 5egara lain bahwa
penerbangan Indonesia telah memberikan pelayanan yang nyaman, dan disiplin waktu .
Dari hasil riset tersebut, Dirut *aruda Indonesia Emirsyah Satar memaparkan, armada
maskapai penerbangan *aruda Indonesia akan ber"umlah )10 pesawat pada tahun ,<)1
sebagai bagian dari program berta"uk ''uantum (eapC .
3. korelasi prilaku dan kehidupan karyawan penerbangan singapura dan Indonesia
dengan kompeensi masa depan penerbangan Indonesia.
-askapai penerbangan Indonesia khususnya garuda bila di lihat dari segi prestasi
layanan per tahun ,<), kita telah berhasil men"adi urutan pertama sebagai 'The Best
International Airline0 mengalahkan maskapai $ maskapai penerbangan terkemuka di kanca
internasional seperti ( Singapore Airlines, Air e! "ealand, Emirates, dan #athay $a%i&i%,
dan berhasil mencapai The )orld*s Most Impro+ed AirlineC oleh lembaga pemeringkat
airline, S,ytra-. Dan hal tersebut telah membuktikan bahwa maskapai penerbangan kita telah
berhasil memberikan kenyamanan dan kedisiplinan kepada para pelanggan setia maskapai
kita, dan hal tersebut harus kita pertahankan dan perlu tingkat kan lagi agar seluruh dunia
mengenal bahwa Indonesia adalah 5egara yang ramah dan mampu memberikan kenyamanan
kepada para pendatang tidak hanya dalam segi gaya hidup tetapi dalam hal maskapai
penerbangan.
5amun menurut !henal Khasali *aruda Indonesia yang secara bertahap mulai
menun"ukkan kiner"anya. -asih bermasalah dengan bahasa yang digunakan dalam menyapa
tamu yang naik pesawat. Eontohnya kata 'penumpangC dengan 'pelangganC. /enumpang,
"ika ini terkait dengan kendaraanFmobil, kereta atau pesawatFberarti orang yang
menumpang,
Sementara, pelanggan berarti orang yang secara rutin mengonsumsi suatu barang atau "asa
tertentu. -ungkin sebagian kita akan beranggapan membedakan 'penumpangC
dan'pelangganC terlalu sederhana. 5amun, bagi beliau, "ustru di situlah kekuatannya.
Kata penumpang digunakan ketika *aruda mendefinisikan dirinya sebagai
perusahaan transportasi. Sebagai perusahaan transportasi, pusat perhatiannya adalah
'pesawatC dan 'penumpangC yang dimana hanya berfokus pada bagaimana memindahkan
orang agar sampai ke tu"uannya, sedangkan 9rusan lain?lain, seperti kualitas layanan,
6
makanan?minuman, kenyamanan, keramahan kru, atau bagaimana menciptakan pengalaman
terbang yang menyenangkan men"adi urusan yang ke sekian. Sementara, melalui proses
transformasi, *aruda Indonesia harus mendefinisikan dirinya sebagai perusahaan "asa. -aka
pusat perhatiannya adalah 'pelangganC dan 'karyawanC serta bagaimana membuat para
pelanggan tersebut merasa nyaman dengan pelayanan, makanan, keramahan para kru. =adi,
sangat berbeda. '/enumpangC #s. 'pelangganC dan 'pesawatC #s. 'karyawanC.
!ila masih banyak karyawan *aruda yang menggunakan kata 'penumpangC, dan
bukan 'pelangganC, pasti ini menggambarkan bahwa mereka masih menganggap *aruda
adalah perusahaan transportasi. Ini berarti karyawan yang bersangkutan masih menggunakan
mindset lama. Sebab perusahaan sudah melakukan redefinisi ulang bisnisnya, bukan sebagai
perusahaan transportasi melainkan perusahaan penyedia "asa transportasi.
/erubahan bisnis dan perubahan lingkungan bisnis menuntut perubahan sistem,
perilaku dan cara ker"a. !ahkan, ia "uga menuntut perubahan budaya perusahaan %corporate
culture&. !utir?butir budaya ker"a lama %corporate values& yang sudah tidak rele#an lagi dan
tidak mendukung proses transformasi di *aruda harus ditinggalkan. Dan apabila garuda telah
berhasil maka seluruh maskapai swasta yang berada di belakang garuda akan mengikutinya.
-ari kita melihat system ker"a maskapai penerbangan 5egara tetangga kita
Singapura dengan maskapai nasionalnya yaitu Singapura Airlines, mereka menggunakan
system yang sangat mengedepankan pelayanan yang superior dimana pelayanan yang
superior ini diwu"udkan melalui strategi tiga pilar yang dimilikinya, meliputi pelayanan
penerbangan yang superior, penerbangan dengan teknologi yang paling modern, dan
pelayanan darat yang luar biasa, sehingga dengan menerapkan strategi . pilar itu, maka
Singapore Airlines memiliki keunggulan kompetitif dalam hal diferensiasi. Gang artinya
Singapore Airlines memberikan pelayanan yang lebih superior
Salah satu usaha Singapore Airlines untuk mewu"udkan pelayanan yang superior
adalah dengan memberikan pelatihan yang berkesinambungan kepada karyawan, sehingga
karyawan dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi penumpang. 9saha ini tercermin
dalam motto 'outstanding servise on the ground' yang merupakan salah satu motto bagi
ground crew, bahwa pelayanan superior merupakan satu?satunya sumber keunggulan
kompetitif yang memungkinkan dan menganggap bahwa penerbangan yang mereka berikan
bukan hanya sekedar penerbangan biasa, tetapi merupakan penerbangan yang berkualitas.
7
Dalam mewu"udkan penerbangan yang paling modern, maka SIA mewu"udkannya
melalui penggunaan pesawat !oeing 808?0<< -egatop yang ber"umlah ): buah dan ,< buah
pesawat "enis Airbus. /erusahaan "uga berencana menambah lagi "umlah armadanya
sebanyak .0 buah pesawat. SIA "uga menggunakan pesawat yang memiliki rata?rata usia 1
tahun ) bulan, dibawah rata?rata industri yang mendekati ), tahun. Selain itu, penerbangan
"uga dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas, yaitu pelayanan telepon pesawat
internasional, fasilitas facsimile, layer #ideo interaksi indi#idu sehingga memungkinkan
penumpang untuk mengakses berita, bermain game computer, memesan barang yang di"ual di
pesawat dan dapat memantau saham atau harga pasar uang.
Dalam memberikan pelayanan darat yang luar biasa SIA memusatkan perhatiannya
pada peningkatan pelayanan di pemesanan, kantor tiket dan yang paling penting adalah pada
tiap bandara yang dilalui oleh Singapore Airlines. /enanganan ini dilakukan oleh agen?agen
yang tersebar di 8< tempat di seluruh dunia, dimana di tiap bandara diberikan standar dalam
hal ketepatan waktu, penanganan barang, kecepatan dan keramahan pendaftaran, efisiensi
tugas pemesanan kursi, "umlah komplain dan pu"ian dari pelanggan, dan profesionalisme
dalam penanganan kelambatan.
!ukan berarti SIA tidak memiliki permasalahan pada peker"a baru dan yang lama,
karena peker"a lama yang direkrut masih memilik pemikiran confuse, sedangkan peker"a baru
yang direkrut memiliki budaya yang lebih demokratis dalam menyampakan pendapat, dan
pola pikir ini didukung pula oleh penilaian SIA yang menilai pada performance peker"a. api
bukan berarti SIA akhirnya mengabaikan peker"a senior, SIA "uga melakukan pelatihan pada
peker"a senior yang berbakat untuk men"adi pemimpin yang berbakat.
/erusahaan SIA menerapkan kebi"akan pelatihan khususnya bagi karyawan front line.
/elatihan itu diadakan sedikitnya sekali setahun. !iaya pelatihan tersebut didapatkan dari
pendapatan SIA dengan persentase ),4 dari total pendapatan SIA. /elatihan diberikan
dengan tu"uan untuk meningkatkan kealian serta kemampuan setiap karyawan mengenai
kepekaan terhadap produk, pelanggan, serta pelayanan terhadap penumpang. 6aktu pelatihan
dilakukan selama 0 bulan. Inti dari pelaihan ini menekankan pada sentuhan manusiawi,
artinya karyawan mampu mengingat nama penumpang serta bela"ar untuk mengetahui
penumpang mana yang ingin berkomunikasi dan yang tidak ingin berkomunikasi. Semboyan
yang ditekankan pada pelatihan tersebut adalah ' "angan sekali?kali berpikir bahwa pelanggan
sebagai gangguan, namun sebaliknya pelanggan adalah pemilik kita. -etode yang digunakan
dalam pelatihan tersebut meliputi pembela"aran eksperimental. Selain itu, ada , metode lain
8
yang dimasukkan rescripting dan brainstorming, dimana tu"uannya untuk meningkatkan
kepercayaan diri serta berpikir untu memecahkan masalah.
SIA memberikan pengakuan serta penghargaan bagi staf yang memberikan pelayanan
yang luar biasa bagi pelanggan serta ide?ide bagus bagi perusahaan. /ada tahun );;, sebuah
>S* feedback competition mengu"i pemahaman staf atas permasalahan yang ter"adi pada
front line. Kegiatan ini mendorong staf untuk berfikir lebih agar mendapakan penghargaan.
/emberian bonus secara berkala dan "aminan asuransi kesehatan dan tun"angan
lainnya seperti yang telah di "elaskan pada soal nomor ) "uga men"elaskan mengapa kita tidak
menerapkan hal tersebut di 5egara kita demi kese"ahteraan para penerbang kita, sebab
pemenuhan tun"angan $ tun"angan tersebut dapat men"adi semangat tersendiri bagi mereka
agar bisa menghasilkan prestasi ker"a yang "auh lebih baik.
Demikian perbandingan system ker"a yang telah di tetapkan oleh maskapai
penerbangan Indonesia dengan singapura , dimana kekurangan kita adalah para karyawan
masih ada yang bertahan dengan menggunakan mindset lama mereka sedangkan untuk
kema"uan maskapai kita mindset tersebut harus segera di hilangkan, dan diganti dengan mind
set baru yang lebih modern dan kompetitif dan "uga maskapai kita harus lebih sering
melakukan pelatihan yang ketat kepada setiap trenner baru seperti yang dilakukan pihak
maskapai sinagpura, dan pemenuhan tun"angan $ tun"angan lainnya yang masih belum di
terapkan oleh 5egara kita.
Kesimpulan
Sudah men"adi tuntutan ekonomi bahwa kita harus mampu dan siap
menghadapi globalisasi, mampu beradaptasi dengan arus perubahan. 9ntuk
menghadapi arus ekonomi kita harus melihat kemampuan diri sebagai akar budaya
yang men"amin kedisiplinan, ker"a keras, dan menghargai pendidikan. Hal ini sangat
berperan dalam memacu kelancaran tugas?tugas yang diberikan organisasi. untutan
perubahan ekonomi yang semakin meningkat sehubungan dengan tantangan Haman,
yang memungkinkan kita tidak bisa lagi berdiam diri. >rganisasi akan tergilas mana
kala menghindari arus perubahan. Segalanya akan terus mengalir dan mengalir. Siapa
yang tidak mau dan siap berubah akan ketinggalan Haman, >rganisasi yang tidak siap
menghadapi perubahan akan tersingkir.
>leh karena itu sikap mental perilaku kita kuatkan agar kita bisa menghadapi
tantangan Haman. Kita mempunyai peluang untuk men"angkau masa depan. -asa
9
depan akan semakin mantap "ika kita mampu mengembangkan kemampuan yang
menekankan ker"a keras, disiplin, dan menghargai pendidikan. Dan, dengan demikian,
apabila semua unit?unit satker terkecil sampai tingkat pusat mendisiplinkan diri,
kema"uan akan dapat tercapai, seperti halnya negara?negara yang sudah meraih
kemakmuran rakyatnya.
idak ada satupun negara di dunia ini yang rakyatnya makmur dan se"ahtera yang
mengabaikan disiplin, kedisiplinan kunci keberhasilan suatu bangsa. Kata disiplin sangat
sederhana dan mudah diucapkan tetapi sangat sulit untuk dilaksanakan , hal tersebut ter"adi
karena disiplin belum men"adi budaya !angsa Indonesia. -ereka baru bersikap disiplin
setelah ada unsur paksaan dan belum men"adi sikap hidup sehari?hari.
S"!"#
-emoti#asi para pembaca untuk lebih bisa bersikap disiplin "angan hanya
menyalahakan pemerintah padahal diri sendiri sa"a belum tentu benar,begitupun sebaliknya.
"adi setiap indi#idu harus bercermin pada diri sendiri ."angan hanya menyalahkan satu sama
lain. semua bisa berubah dan perubahan itu berawal dari masing?masing indi#idu itu sendiri
untuk men"adi lebih baik ,yang akan membawa dampak baik "uga untuk lingkungannya.
!e$erensi%
&uku%
DA3AB /9SAKA
http(++ilmuterbang.com
http(++moeflich.wordpress.com+,<),+<.+))+garuda?indonesia+
http(++rumahperubahan.co.id ,
http(++id.wikipedia.org+wiki+SingaporeIAirlines
-ochtar Dubis, );:7. Manusia Indonesia( Sebuah Pertanggungjawaban. =akarta( Inti Idayu
/ress.
-oeki"at, );:8. Manajemen penerbangan Indonesia . =akarta( Alumni.
5itisemito, AleJ. S. );;). Manajemen Personalia. Eetakan ke?:. =akarta( Ehalia Indonesia.
10
Siagian, S./., ,<<<. Teori Pengembangan Organisasasi. Eetakan Ketiga, =akarta( !umi
Aksara.
-eliana.,<),.%>nline&,%http(++cablakloela:7.blogspot.com+,<))+<1+manfaat?disiplin.html,
diakses )< maret ,<),&

11