Anda di halaman 1dari 5

Berita Resmi Statistik Kota Pontianak No : 02/02/6171/Th VI, 12 Pebruari 2008 1

INDEKS KESENJANGAN EKONOMI


ANTAR KECAMATAN DI KOTA PONTIANAK
(INDEKS WILLIAMSON)


Sensus Ekonomi 2006 telah selesai dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan Juni 2006








Dalam proses pembangunan di Kota Pontianak yang telah dilaksanakan selama ini telah
banyak membawa perubahan antara lain peningkatan di bidang ekonomi. Salah satu indikator
yang dapat menunjukkan perubahan atau peningkatan di bidang ekonomi adalah Produk
Domestik Regional Bruto (PDRB). Dari perubahan besaran Produk Domestik Regional Bruto
dari tahun ke tahun ini maka didapatlah angka pertumbuhan ekonomi yang memperlihatkan
peningkatan perekonomian di Kota Pontianak.
No : 02/02/6171/Th VI, 12 Pebruari 2008
BADAN PUSAT STATISTIK KOTA PONTIANAK

Rata-rata pertumbuhan ekonomi di Kota Pontianak selama kurun waktu 2001-2006
adalah sebesar 4,73 persen.
Rata-rata pertumbuhan pendapatan regional per kapita di Kota Pontianak selama
kurun waktu 2001-2006 adalah sebesar 8,83 persen.
Rata-rata pertumbuhan ekonomi terbesar di Kota Pontianak selama kurun waktu
2001 2006 berada di Kecamatan Pontianak Kota yaitu sebesar 4,98 persen.
Rata-rata pertumbuhan pendapatan regional per kapita terbesar selama kurun waktu
2001 2006 berada di Kecamatan Pontianak Barat yaitu sebesar 9,22 persen.
Pertumbuhan ekonomi tertinggi di tahun 2006 adalah di Kecamatan Pontianak Kota
yaitu sebesar 5,14 persen.
Indeks Williamson memperlihatkan kesenjangan ekonomi antar kecamatan di Kota
Pontianak tidak terlampau besar, ditunjukkan dengan angka indeks yang berkisar
dari 0,4102 di tahun 2000 sampai dengan 0,4271 di tahun 2006.
Adanya kecenderungan kesenjangan ekonomi antar kecamatan di Kota Pontianak
semakin melebar diperlihatkan dengan angka Indeks Williamson yang semakin
tinggi dari tahun ketahun.

Berita Resmi Statistik Kota Pontianak No : 02/02/6171/Th VI, 12 Pebruari 2008 2

Selama kurun waktu 2000 2006 PDRB Kota Pontianak terus mengalami peningkatan
demikian pula dengan PDRB Per Kapita yang merupakan hasil bagi antara nilai PDRB dengan
jumlah penduduk pertengahan tahun, juga terus menglami peningkatan.

Tabel 1
Nilai PDRB Atas Dasar Harga Konstan 2000 dan
PDRB Per Kapita Kota Pontianak Tahun 2000 - 2006

PDRB PDRB Per Kapita
Tahun
Nilai
(Jutaan Rp.)
Pertumbuhan
(%)
Nilai
(Jutaan
Rp.)
Pertumbuhan
(%)
2000 4.150.541,07 8.934.849
2001 4.314.101,73 3,94 9.569.110 7,10
2002 4.547.158,34 5,40 10.096.003 5,51
2003 4.739.983,68 4,24 11.181.872 10,76
2004 4.972.714,62 4,91 12.062.936 7,88
2005 5.215.226,10 4,88 13.751.736 14,00
2006 5.477.863,74 5,04 14.819.653 7,77
Rata-rata
pertumbuhan 4,73 8,83

Secara rata-rata, dalam kurun waktu 2000 2006 pertumbuhan ekonomi atau laju
pertumbuhan PDRB di Kota Pontianak tumbuh sebesar 4,73 persen. Pertumbuhan terbesar
terjadi pada tahun 2002 yaitu sebesar 5,40 persen dan pertumbuhan terendah terjadi pada tahun
2001 yaitu sebesar 3,94 persen.
PDRB Per Kapita selama tahun 2000 2006 rata-rata tumbuh sebesar 8,83 persen
dengan pertumbuhan terbesar pada tahun 2005 sebesar 14,00 persen dan pertumbuhan terendah
pada tahun 2002 sebesar 5,51 persen.
Hal yang perlu dicermati adalah, angka pertumbuhan ekonomi yang terjadi di Kota
Pontianak dari tahun ketahunnya merupakan angka di tingkat kota dan bukan berarti di setiap
kecamatan di Kota Pontianak mengalami pertumbuhan ekonomi yang sama.


Berita Resmi Statistik Kota Pontianak No : 02/02/6171/Th VI, 12 Pebruari 2008 3

Tabel 2
Pertumbuhan Ekonomi Kecamatan
di Kota Pontianak 2001 - 2006

Tahun
Kecamatan
2001 2002 2003 2004 2005 2006
Pontianak Selatan 3,74 5,77 4,38 5,32 5,17 5,06
Pontianak Timur 3,63 4,27 3,06 3,47 4,06 4,28
Pontianak Kota 3,99 5,58 5,17 5,03 4,95 5,14
Pontianak Barat 4,51 6,05 3,64 5,58 4,77 5,04
Pontianak Utara 4,04 4,65 3,15 4,28 4,62 5,11
Kota Pontianak 3,94 5,40 4,24 4,91 4,88 5,04

Selama kurun waktu 2001 2006 terlihat bahwa pertumbuhan ekonomi antar kecamatan
tidak sama besarnya. Ada yang pertumbuhannya lebih kecil dari pertumbuhan di tingkat kota dan
ada juga yang lebih besar. Pertumbuhan terbesar setiap tahunnya berpindah-pindah antar
kecamatan yang ada sedangkan pertumbuhan terkecil selalu berada di Kecamatan Pontianak
Timur.
Untuk mengukur tingkat kesenjangan ekonomi antar wilayah dalam hal ini antar
kecamatan yang ada di Kota Pontianak dapat menggunakan berbagai macam pendekatan. Salah
satunya adalah menggunakan Indeks Williamson. Dasar perhitungannya adalah dengan
menggunakan PDRB per kapita dalam kaitannya dengan jumlah penduduk per daerah dengan
rumus :
Y
P * Y) (Y
Iw
n
1 i
i
2
i

=

=


Keterangan rumus :
I
w
= Indeks Kesenjangan Williamson
Berita Resmi Statistik Kota Pontianak No : 02/02/6171/Th VI, 12 Pebruari 2008 4

Y
i
= Pendapatan Regional Per Kapita Kec. ke i
Y = Pendapatan Regional Per Kapita Kota Pontianak
P
i
= Dsitribusi penduduk kecamatan ke I terhadap penduduk Kota Pontianak

Ini berarti bahwa pada dasarnya Indeks Williamson merupakan koefisien persebaran
(coefficient of variation) dari rata-rata nilai sebaran dihitung berdasarkan estimasi dari nilai-nilai
PDRB dan penduduk daerah-daerah yang berada pada lingkup wilayah yang dikaji dan dianalisis
dimana dalam hal ini adalah wilayah kecamatan-kecamatan di Kota Pontianak.
Rumus Indeks Williamson ini akan menghasilkan angka indeks yang lebih besar atau
sama dengan nol dan lebih kecil dari satu. Ekstrimnya jika angka indeks = nol maka menandakan
tidak terjadi kesenjangan ekonomi antar kecamatan. Angka indeks yang lebih besar dari nol
menunjukkan adanya kesenjangan antar kecamatan. Semakin besar indeksnya berarti semakin
besar pula tingkat kesenjangan ekonomi antar kecamatan.




Selama kurun waktu 2000 2006, PDRB per Kapita setiap kecamatan di Kota Pontianak
nilainya bervariasi yaitu ada yang diatas angka DPRB per Kapita Kota Pontianak dan ada juga
yang dibawah.
Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perbedaan kesenjangan ekonomi antar
kecamatan , yang dalam hal ini ditunjukkan oleh perbedaan pendapatan per kapitanya diduga
disebabkan oleh perbedaan penyerapan investasi serta kesenjangan infrastruktur yang ada.
2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006
Pontianak Selatan 11.616.690 12.366.333 13.375.152 14.652.657 15.844.956 18.123.629 19.555.127
Pontianak Timur 5.138.397 5.396.361 5.701.764 6.190.512 6.644.231 7.533.969 8.024.531
Pontianak Kota 13.633.684 14.513.197 15.643.142 17.330.185 18.622.266 21.243.645 22.880.267
Pontianak Barat 4.003.638 4.265.815 4.588.537 5.065.825 5.484.553 6.295.964 6.784.013
Pontianak Utara 8.194.136 8.615.787 9.103.225 9.954.420 10.778.696 12.176.659 13.046.789
Kota Pontianak 8.934.849 9.569.110 10.096.003 11.181.872 12.062.936 13.751.736 14.819.653
Kecamatan
Tahun
Tabel 3
PDRB Per Kapita Kecamatan
Di Kota Pontianak 2000 - 2006
Berita Resmi Statistik Kota Pontianak No : 02/02/6171/Th VI, 12 Pebruari 2008 5

Dengan demikian dapat diduga lebih tingginya angka pendapatan regional per kapita di
Kecamatan Pontianak Kota lebih disebabkan oleh lebih tingginya investasi yang diserap di
Kecamatan Pontianak Kota serta relatif lebih bagusnya infrastruktur yang ada dibandingkan
dengan kecamatan-kecamatan yang lain.
Untuk melihat lebih jauh tingkat kesenjangan ekonomi antar kecamatan di Kota
Pontianak maka dapat dilihat dari hasil penghitungan Indeks Williamson berikut :









Dari hasil penghitungan, terlihat bahwa kesenjangan ekonomi antar kecamatan di Kota
Pontianak tidak terlampau besar, ditunjukkan dengan angka indeks yang berkisar dari 0,4102 di
tahun 2000 sampai dengan 0,4271 di tahun 2006. Namun demikian ada kecenderungan
kesenjangan ekonomi antar kecamatan di Kota Pontianak semakin melebar diperlihatkan dengan
angka Indeks Williamson yang semakin tinggi dari tahun ketahun.
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
0,4203
0,4215
0,4271
Angka Indeks Wiliamson
0,4102
Angka Indeks Williamson di Kota Pontianak
Tahun 2000 - 2006
Tabel 4
0,4130
0,4184
0,4216
Tahun