Anda di halaman 1dari 7

KOMPRESOR 01

Kode : K-101.
Fungsi : Menaikkan tekanan dari 26.6469 atm menjadi 47.3723 atm
dengan kecepatan umpan = 9302,14 kg/jam








Tujuan :
1. Memilih Jenis Kompresor.
2. Menentukan Jumlah Stage Kompresor.
3. Menghitung suhu dan tekanan keluar Kompresor tiap stage.
4. Menghitung Tenaga Kompresor.

1. Memilih jenis Kompresor.
Kompresor yang digunakan adalah kompresor sentrifugal dengan
pertimbangan sebagai berikut :
- Kompresor sentrifugal umum digunakan di industri kimia.
- Pada dasarnya kompresor ini memiliki volume mesin yang besar.
K-101
T1 = 303,16 K
P1 = 26,6469 atm
T2 = 151,21 K
P2 = 47,3723 atm



- Kompresor sentrifugal tersedia/dapat digunakan untuk menaikkan
tekanan hingga lebih dari 5.000 lb/in
2
.gauge.
- Dapat digunakan untuk kapasitas 1.000 150.000 ACFM (Actual
ft
3
/menit). Penggunaan kompresor sentrifugal menjadi tidak
ekonomis, bila volume suction dibawah 2.000 ACFM dan volume
discharge dibawah 500 ACFM. Volume maksimum adalah
150.000 ACFM.
- Kompresor ini tidak mengotori gas kompresi oleh minyak pelumas.
- Efisiensi kompresor sentrifugal berkisar antara 68 76 %.
- Biaya perawatan kompresor ini rendah.
- Dalam operasinya membutuhkan biaya awal lebih rendah
dibanding kompresor reciprocating.
- Kapasitas dari kompresor sentrifugal dapat dikontrol dengan
mengatur kecepatan, mengurangi tekanan pada bagian suction, dan
dengan mengatur pengendali vane pada bagian inlet.
- Kompresor sentrifugal dapat digunakan untuk gas yang
mengandung padatan maupun cairan. Umumnya beberapa
kompresor tidak dapat digunakan pada kondisi tersebut.
- Konstruksinya sederhana.
( John J. McKetta, volume 10, 1979 )









Komposisi Umpan :

Komponen
gas
BM Kmol/jam Kmol/dtk yi
CH
4
16 3.503,1373 0,9731 0,7033
C
2
H
6
30 550,4005 0,1529 0,1105
C
3
H
8
44 531,4727 0,1476 0,1067
C
4
H
10
58 262,9968 0,0731 0,0528
CO 28 - - -
H
2
2 - - -
O
2
32 - - -
H
2
O 18 - - -
N
2
28 9,9620 0,0028 0,0020
CO
2
44 123,0307 0,0342 0,0247
CH
3
OH 32 - - -
CH
3
OCH
3
46 - - -
Total 31,5 4.981,00 1,3836 1,0000

Komponen
gas
Cp
(kj/kmol)
Cv
(kj/kmol)
Cp/Cv Tc (K)
Pc
(atm)
CH
4
16,1028 7,7888 2,0674 190,6 45,44
C
2
H
6
53,2686 44,9546 1,1849 305,4 48,16
C
3
H
8
74,5761 66,2621 1,1255 369,8 41,93
C
4
H
10
98,8114 90,4974 1,0919 425,2 37,47
CO 26,9590 18,6450 1,4459 132,9 34,53
H
2
39,4472 31,1332 1,2670 33,3 12,80
O
2
29,3961 21,0821 1,3944 154,6 49,77
H
2
O 33,6208 25,3068 1,3285 647,3 218,01
N
2
29,1084 20,7944 1,3998 126,1 33,50
CO
2
30,5625 22,2485 1,3737 304,2 72,85
CH
3
OH 78,3350 70,0210 1,1187 512,6 79,90
CH
3
OCH
3
157,4865 149,1725 1,0557 400,2 53,70






Data :
T = 30 C = 303,16 K
P = 26,6469 atm = 20251,6440 mmHg
R = 8,314 kJ/kmol
0
K
Cv = Cp R
BM rata-rata = 23,4578
K = Cp/Cv rata-rata = 1,7994

Jumlah udara yang ditekan :
W = n x BM rata-rata
= 1,3836 kg/detik x 23,4578
= 32,4703 kg/detik
= 71,4347 lb/detik

Densitas udara :

udara
=



=



= 0,2481 kg/m
3

= 0,0154 lb/ft
3


Volume udara :
V =
gas
W

=
3 / 2481 , 0
kg/detik 32,4703
m kg

= 4.621,12 ft
3
/detik






Menurut Persamaan 7.34, Walas, 1988 Indeks kompresi, n didapat dari :






Effisiensi politropik didapat dari Table 7.6,Walas, 1988:
Ep =
n n
k k
/ ) 1 (
/ ) 1 (


= 0,76

Temperatur kritis rata-rata (Tc) = 300,2 K
Tekanan kritis rata-rata (Pc) = 60,6729 atm

Temperatur tereduksi :
T
r
=
Tc
T
=

= 1,0099
Tekanan tereduksi :
P
r
=
Pc
P
=

= 0,4391
dari fig 3,12 Smith Vanness, diperoleh harga z = 0,91

Pressure ratio :
Untuk menaikkan tekanan dari 26.6469 atm menjadi 47.3723 atm,
diperoleh :
Rc =
1
2
P
P
=

= 1,7777
Diketahui bahwa range Rc yang baik : 1,05 7 ( untuk 1 stage ) ,
sumber Ludwig,1964
Digunakan single stage compressor
Jumlah stage = 1 stage



Head Compressor :
HP =
rata BMrata
xZxT

1545

(

1 n
n

(
(

|
.
|

\
|

1
1
2
/ ) 1 ( n n
P
P

=
5 , 23
16 , 303 91 , 0 1545 x x

(

1 4071 , 2
4071 , 2

(
(

|
.
|

\
|

1
6469 , 126
3723 , 47
4071 , 2 / 1 4071 , 2

= 12.429,165 ft

Wheel Selection :
1. Intake volume : 4.621,12 ft
3
/detik
2. Nominal speed : 9800 rpm
Maximum speed : 10870 rpm
3. Nominal polytropic head : 8200 ft/Stage
4. Jumlah wheel per stage : Hp / Nominal polytropic
: 12.429,165 / 8200
: 2 wheel/stage

Brake Horse Power (BHP) :
Weight flow ( W ) : 1948,219 kg/menit
Total head (HP) : 12.429,165 ft/Stage
Effisiensi polytropic ( Ep ) : 0,78
Mechanical HP loss : 12,5 HP

BHP =
xEp
Wxhp
33000
+ Mechanical HP loss
=
76 , 0 33000
165 , 12429 219 , 1948
x
x
+ 12,5
= 977,9995 HP

Mechanical Hp loss : (1 3 ) % , diambil mechanical HP loss = 3% = 0,03




BHP shaft =
) 03 , 0 1 (
BHP
=
) 03 , 0 1 (
9995 , 997

= 1008,2469 HP
BHP total = BHP shaft x s
= 1008,2469 x 1
= 1008,2469
digunakan motor penggerak = 1000 HP

Spesifik speed :
Putaran compressor ( n ) = 9800
Nominal polytropic head ( H ) = 8200 ft
Ns =
75 . 0
5 . 0
H
nxV

=
75 . 0
5 . 0
8200
12 , 621 . 4 9800 x

= 773,1062

Dengan Persamaan 12.59, Ernest E.Ludwig, 1964 maka Suhu gas keluar stage :
T
2
= T
1


= 303,16


= 424,36 K
= 151,21 C