Anda di halaman 1dari 1

Kematian Medadak.

Paling banyak akibat jantung sehingga disebut Kematian Jantung


Mendadak berkaitan penyakit jantung koroner,irama jantung yang paling sering fibrilasi
ventrikel 75-80% kasus, sedangkan bradiaritmia hanya terjadi sekitar 5-10%. PERKI
memberikan kesempatan pada dokter umum /spesialis mendapat pelatihan Resusitasi
orang/pasien dengan henti jantung.
Kematian Medadak. Penyebab kematian mendadak ini yang paling banyak disebabkan
masalah jantung sehingga sering disebut Kematian Jantung Mendadak. Penyebab kematian
jantung mendadak yang paling utama di negara-negara industri adalah penyakit jantung
koroner. yang paling banyak berkaitan dengan irama jantung dan yang paling sering adalah
fibrilasi ventrikel 75-80% kasus, sedangkan bradiaritmia hanya terjadi sekitar 5-10%. Insiden
kematian jantung mendadak dilaporkan 0.36 sampai 1.28 per 1000 penduduk di negara barat
per tahun. Penelitian-penelitian ini hanya mencatat penderita yang mengalami kematian
jantung mendadak yang dilakukan resusitasi oleh petugas emergensi. atau diketahui oleh
masyarakat sekitar, sehingga angka ini masih di bawah dari angka yang diharapkan di
masyarakat. Resusitasi orang/pasien dengan henti jantung, dalam upaya mengembalikan
sirkulasi ke sirkulasi spontan dengan tekanan darah yang adekwat secara langsung berkaitan
dengan jantung dan pembuluh darah (Kardiovaskuler). PERKI sebagai Perhimpunan dokter
Kardiovaskuler Indonesia berkewajiban untuk Pengembangan, pengawasan, pelaksanaan
ilmu resusitasi dalam kalangan dokter dan masyarakat, dibawah komisi kegawat-daruratan
kakardiovakuler PERKI. Hal ini dilakukan dengan menimbang pentingnya Ilmu tersebut
untuk kalangan dokter dan masyarakat, dan menghindari persepsi yang berbeda dari profesi
dokter diluar bidang kardiovaskuler. PERKI memberikan kesempatan pada dokter umum
/spesialis mendapat pelatihan Resusitasi orang /pasien dengan henti jantung. Untuk itu secara
rutin PERKI mengadakan pelatihan Bantuan Hidup Jantung Lanjut (ACLS) bagi teman
sejawat dokter. Disamping itu PERKI memberi kesempatan bagi institusi yang terkait yang
ingin bekerjasama dengan PERKI untuk menelenggarakan kegiatan pelatihan ini. .