Anda di halaman 1dari 20

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Urea
Urea adalah suatu senyawa organik yang terdiri dari unsur karbon,
hidrogen, oksigen dan nitrogen dengan rumus CON2H4 atau (NH2)2CO. Urea juga
dikenal dengan nama arbamide yang terutama digunakan di kawasan !ro"a. Nama
lain yang juga sering di"akai adalah carbamide resin, isourea, carbonyl diamide dan
carbonyldiamine. #enyawa ini adalah senyawa organik sintesis "ertama yang
berhasil dibuat dari senyawa anorganik. (wiki"edia, 2$$%)
Urea meru"akan "u"uk nitrogen yang "aling mudah di"akai. &at ini
mengandung nitrogen "aling tinggi (4'() di antara semua "u"uk "adat. Urea mudah
dibuat menjadi "elet atau granul (butiran) dan mudah diangkut dalam bentuk urah
mau"un dalam kantong dan tidak mengandung bahaya ledakan. &at ini mudah larut
didalam air dan tidak mem"unyai residu garam sesudah di"akai untuk tanaman.
)adang*kadang +at ini juga digunakan untuk "emberian makanan daun. ,isam"ing
"enggunaannya sebagai "u"uk, urea juga digunakan sebagai tambahan makanan
"rotein untuk hewan "emamah biak, juga dalam "roduksi melamin, dalam "embuatan
resin, "lastik, adhesi-, bahan "ela"is, bahan anti iut, tekstil, dan resin "er"indahan
ion. .ahan ini meru"akan bahan antara dalam "embuatan amonium sul-at, asam
sul-anat, dan -talosianina (/ustin, 011%).
Urea ditemukan "ertama kali oleh 2oelle "ada tahun 0%%3 dalam urine.
4embuatan urea dari amonia dan asam sianida untuk "ertama kalinya ditemukan oleh
5.6ohler "ada tahun 0727 . Namun "ada saat ini "embuatan urea "ada umumnya
menggunakan "roses dehidrasi yang ditemukan oleh Bassarow "ada tahun 07%$.
4roses ini mensintesis urea dari "emanasan amonium karbamat.
4rinsi" "embuatan urea "ada umumnya yaitu dengan mereaksikan antara
amonia dan karbondioksida "ada tekanan dan tem"eratur tinggi didalam reaktor
kontinu untuk membentuk amonium karbamat (reaksi0) selanjutnya amonium
karbamat yang terbentuk didehidrasi menjadi urea (reaksi 2).
Universitas Sumatera Utara
2eaksi yang terjadi adalah sebagai berikut8
2eaksi 0 8 2 NH3(g) 9 CO2(g) NH2COONH4(g) 2eaksi
2 8 NH2COONH4(g) NH2CONH2(g) 9 H2O(l)
#intesis urea dilakukan dengan amonia yang berlebih agar kesetimbangan
da"at bergeser ke arah kanan sehingga da"at dihasilkan "roduk yang lebih banyak.
(:uliawati, 2$$%)
2.2 Proses Sintesis Urea
.erdasarkan ammonium karbamat yang tidak terkon;ersi, "roses sintesis urea
seara komersial da"at dibagi menjadi bebera"a jenis yaitu 8
a. Once-through urea process
/monium )arbamat yang tidak terkon;ersi menjadi urea didekom"osisi menjadi gas
NH3 dan CO2 dengan ara memanaskan keluaran urea syntesis reaktor "ada tekanan
rendah . <as NH3 dan CO2 di"isahkan dari larutan urea dan diman-aatkan untuk
mem"roduksi garam amonium dengan ara mengabsorbsi NH3 dengan larutan asam
nitrat atau asam sul-at sebagai absorben.
b. Solution recycle urea process
)arbamat yang tidak terkon;ersi didekom"osisi menjadi gas NH3 dan CO2.
#elanjutnya gas amonia dan karbondioksida tersebut diabsorbsi oleh air dan
dikembalikan kedalam reaktor dalam bentuk larutan. (:uliawati, 2$$%)
2.3 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Sintesis Urea
/da bebera"a -aktor yang mem"engaruhi reaksi "embuatan urea yaitu8
a. =em"eratur
2eaksi sintesis urea berjalan "ada tem"eratur o"timal adalah 07>
$
C dengan waktu
"emanasan sekitar 3$ menit. ?ika tem"eratur turun akan menyebabkan kon;ersi
amonium karbamat menjadi urea akan turun.
Universitas Sumatera Utara
b. =ekanan
Untuk menghasilkan urea yang o"timal, maka di"erlukan tekanan tinggi yaitu
2>$kg@m2 karena kon;ersi amonium karbamat menjadi urea hanya berlangsung
"ada -asa air sehingga tekanan harus di"ertahankan "ada keadaan tinggi.
. 4erbandingan NH3 dan CO2
Andustri urea di Andonesia "ada umumnya mensintesis urea dengan "erbandingan NH3
dan CO2 adalah 2*2,> mol. Hal ini dikarenakan "erbandingan mol da"at mem"engaruhi
suhu, tekanan o"erasi dan jumlah amonia yang terbentuk.
d. ?umlah air
?umlah air dalam reaktor da"at ber"engaruh terhada" reaksi yang kedua yaitu "enguraian
amonium karbamat menjadi urea dan air. ?ika terda"at air dalam jumlah yang uku"
banyak, maka akan mem"erkeil kon;ersi terbentuknya urea dari larutan karbamat.
.erikut ini diberikan kualitas urea yang dihasilkan "ada 4abrik #riwijaya.
(:uliawati, 2$$7)
=abel 2.0 )ualitas Urea yang dihasilkan
)om"onen )andungan dalam "u"uk Urea
Nitrogen 4',2 ( berat (minimum)
/ir $,3 ( berat (minimum)
)arbamat $,> ( berat (minimum)
.esi 0 ""m berat (maksimum)
/monia bebas 0>$ ""m berat (maksimum)
/bu 0> ""m (maksimum)
(#umber8 4U#2A, 2$$%)
2.4 Gambaran Umum Gas Sintesis
<as sintesis meru"akan gas yang di"eroleh dari suatu "roses, misalnya dari
"roses "enyulingan minyak bumi atau dari "roses gasi-ikasi batubara. <as sintesis
yang di"eroleh meru"akan bahan antara atau intermediate material "ada "embuatan
ammonia dan karbondioksida meru"akan hasil sam"ingnya yang digunakan dalam
Universitas Sumatera Utara
"roses "embutan "u"uk. <as sintesis terdiri dari bebera"a senyawa kimia, yakni
Hidrogen (H2) >',4(, Nitrogen (N2) 33,0(, :etana (CH4) %,0(, Ua" air (H2O)
0,%(, )arbon monoksida (CO) 0,3( dan )arbon dioksida (CO2)$,4(. (#ubekti,
2$$>)
2.5 Proses Prouksi Ammonia Se!ara Umum
=aha"an reaksi yang terjadi di hydrogen plant adalah desul-urisasi, steam
reforming, shift convention, absorbsi CO2 dan metanasi. 4roduk yang dihasilkan
adalah gas hidrogen.
a. Desulfurisasi
5eed hidrokarbon harus dihilangkan si-atnya untuk melindungi katalis di
re-ormer. =i"e dari desul-urisasi di"engaruhi -eed stok dari senyawa suk-ur "ada
-eed. Hidrogen sul-ida dan kom"oenen sul-ur reakti- da"at dihilangkan dengan
absorbsi karbon akti- atau absorbsi +in oksida "anas. )om"onen sul-ur yang tidak
reakti- "ada -eed stok da"at dihilangkan dengan hidrogenasi menjadi hirogen sul-ida
memakai +in oksida. )atalisator +in oksida sangat baik untuk "enghilangan
senyawa sul-ur "ada feed stock. /da"un reaksinya sebagai berikut 8
&nO 9 H2# &n# 9 H2O
)atalis +in oksida digunakan "ada suhu sam"ai 4>4
$
C, teta"i "aling e-ekti-
"ada suhu 34$
$
C dan tekanan atmos-er sam"ai >$ kg@m
2
. #edangkan #"ae Beloity
antara 2$$ "er*jam sam"ai 2$$$ "er*jam dan kandungan hidrogen sul-ida maksimum
>$ ""m.
b. Steam hydrocarbon reforming
Hydrocarbon setelah di"roses "ada ,esul-uri+er diam"ur dengan steam dan
selanjutnya di"roses "ada 2e-ormer dengan bantuan katalis nikel dengan alumina
yang ditem"atkan di dalam tube re-ormer. /da"un reaksinya sebagai berikut 8
CnHm9 nH2O nCO2 9 m(n92)H2
CO 9 H2O CO2 9 H2 CO 9 3H2
CH4 9 H2O
.urner digunakan untuk memanaskan -eed sam"ai mena"ai suhu reaksi.
#uhu o"erasi 7>$
$
C dan tekanan 07 kg@m
2
C sedangkan steam@arbon sebesar 2,>*7
Universitas Sumatera Utara
mol. ?ika feed*nya methane, di"erlukan steam carbon ratio lebih keil dibaningkan
dengan buthane. ,isam"ing kebutuhan steam untuk ke"erluan "roses A Shift Catalyst.
)ebutuhan steam harus seimbang agar e--luent dari re-ormer jangan ada yang
terbentuk methane.
c. Shift Converter
)arbon monoksida "ada re-ormer ridak akan terabsorb "ada absorber sistem
dan karbon monooksida ini harus dikon;ersi menjadi karbon dioksida "ada Shift
Converter. Ani meru"akan -ungsi dari shift converter untuk mereaksikan
karbonmonoksida dengan steam menjadi bentuk tambahan antara hidrogen dengan
karbon dioksida. 2eaksi "ada Shift Converter adalah 8
CO 9 H2O CO2 9 H2 9 Heat
6alau"un reaksi ini eksotermis, namun berlangsung "ada suhu rendah,
konsentrasi steam yang tinggi dan tidak di"engaruhi oleh tekanan. Reaction rate akan
terjadi "ada suhu yang lebih tinggi, jika suhunya rendah kon;ersinya lebih sem"urna
teta"i reaction rate*nya lambat. Oleh sebab itu dibutuhkan dua stage kon;ersi, yaitu8
1- High emperatur Shift Coverter (H=#C) dengan suhu o"erasi 33$
$
C*>0$
$
C dan
tekanan >$ kg@m
2
, teta"i "ada tekanan 020 kg@m
2
memungkinkan untuk
bero"erasi, sedangkan normal wet gas space velovity antara 0$$$ hingga >$$$ "er
jam.
2- !ow emperatur Shift Converter (D=#C) yang bero"erasi "ada suhu 013
$
C*2>$
$
C dan
tekanan >0 kg@m
2
. katalis memiliki thermal stability tinggi teta"i sangat
di"engaruhi oleh senyawa sul-ur dan klorida serta normal wet gas space velovity
antara 2$$$*>$$$ "er jam
*
d. C"# $bsorbtion
.ebera"a sistem absorbsi yang digunakan untuk menghilangkan CO2 dari
"roduksi gas, yaitu 8
1. :ono !thanol /mine (:!/)
2. UC/2 /mine <uard #ystem (/ti;ed :!/)
3. Hot 4otassium Carbonat se"erti Betrooke, ataarb, ben-ield "roess
Universitas Sumatera Utara
4. #ul-inol "roess
Hot "otassium arbonate dio"erasikan "ada suhu yang lebih tinggi
dibandingkan :!/ dan #ul-inol, oleh sebab itu biayanya lebih murah dibandingkan
:!/ dan sul-inol. :!/ dan sul-inol solution mengabsorb "ada suhu 3>
$
C
sedangkan hot 4otassium Carbonate "ada suhu 02>
$
C. Untuk memilih "roses mana
yang di"akai, tergantung "ada s"esi-ikasi "roduk dan steam balane. 2eaksi yang
terjadi "ada 4otassium Carbonate ()2CO3) dan CO2 sebagai berikut8
)2CO3 9 CO2 9 H2O 2)HCO3
2eaksi ini terjadi 2 langkah 8
1 Dangkah 4ertama 8 Hydrolysis 4otassium Carbonate
)2CO3 9 H2O )OH 9 )HCO3
1 Dangkah )edua 8 4otassium HydroEide direaksikan dengan CO2 menjadi
4otassium .iarbonate
)OH 9 CO2 )HCO3
Untuk menaikkan akti;itas dari 4otassium Carbonate digunakan amine borate
dimana "roses ini disebut Cataarb, sedangkan "roses benfield menggunakan Hot
4otassium Carbonate dengan ati;ed agent ,!/.
e. %ethanation
#isa*sisa dari karbon oksida yang keluar dari absorber sistem dirubah ke
bentuk methan dengan bantuan katalis. )arbon oksida dihidrogenasi menjadi
methane terjadi "ada reaksi yang mana keduanya seara eksotermis. /du"un
reaksinya adalah 8
CO 9 3H2 CH4 9 H2O
CO2 9 4H2 CH4 9 2H2O
#isa karbon oksida bisa dikurangi sekitar >*0$ ""m "ada "roses methanasi. #uhu
o"erasi antara 232
$
C*4>4
$
C dan teknan hingga '$ kg@m
2
, namun bisa bero"erasi
hingga 2>$ kg@m
2
. )atalis harus dilindungi dari sul-ur, khlorine, dan arseni. #"ae
;eloity >$$$*02$$$ ;olume gas "ada #=4 "er*jam, "er*;olume katalis. (4ertamina,
2$$1)
6. Synthesis !oop dan $moniak Refrigerant
1 Synthesis Loop
Universitas Sumatera Utara
<as sintesis yang akan masuk ke daerah ini harus memenuhi "ersyaratan
"erbandingan H2@N2 F 2,> G 3 8 0. gas sintesis "ertama*tama akan dinaikkan
tekanannya menjadi sekitar 0%%.> kg@m
2
oleh syn gas compressor dan di"isahkan
kandungan airnya melalui sejumlah ).O. ,rum dan dium"ankan ke $moniak
Converter dengan katalis iron.
2eaksi 8 N2(g) 9 3H2(g) 2NH3(g)
)andungan /moniak yang keluar dari $moniak Converter adalah sebesar 02,$>*
0%,2 ( mol.
/da banyak ;ariabel yang mem"engaruhi sintesis amonia di dalam ammonia
on;erter di antaranya adalah tem"eratur, tekanan, laju alir gas sintesis dan kee"atan
ruang, "erbandingan antara H2 dan N2, jumlah inert, serta katalis. 4enjelasan dari
masing*masing -aktor adalah sebagai berikut (4= .4u"uk )ujang, 2$$%) 8
0. =em"eratur
#esuai dengan $&as !e Chatelier H?ika suatu sistem berada dalam
kesetimbangan, suatu kenaikan tem"eratur akan menyebabkan kesetimbangan itu
bergeser ke arah yang menyera" kalor (reaksi "enguraian@reaksi endoterm)I. ,an
reaksi sintesis ammonia meru"akan reaksi eksoterm (reaksi "embentukan) 8
N2(g) 9 3H2(g) 2NH3(g)
#edangkan reaksi "enguraian amonia adalah reaksi endoterm 8
2NH3(g) N2(g) 9 3H2(g)
4erubahan tem"eratur akan mengakibatkan bergesernya kesetimbangan reaksi.
2. =ekanan
:enurut $&as !e Chatelier, kenaikan tekanan menyebabkan reaksi bergeser
ke arah mol (koe-isien reaksi) yang lebih keil (ke arah "embentukkan NH3), teta"i
jika tekanan berkurang maka kee"atan tumbukan antar molekul reaktan berkurang,
sehingga kee"atan reaksi "embentukkan NH3 menurun atau ke arah "enguraian NH3
3. Daju alir gas reaktan
#esuai dengan $&as !e Chatelier, jika kom"onen reaktan ditambah dan
"roduk terus*menerus diambil@dikurangi maka reaksi kesetimbangan akan bergeser
ke arah "embentukkan NH3.
Universitas Sumatera Utara
4. 4erbandingan reaktan antara hidrogen dan nitrogen
:enurut reaksi kesetimbangan, "embentukan amonia dalam mem"roduksi 0
mol gas NH3 membutuhkan 0@2 mol N2 dan 3@2 mol H2. 4erbandingan N28H2 F 083.
>. ?umlah gas inert
?ika terjadi "eningkatan kadar gas inert dalam ammonia o;erter yang
terutama terdiri dari metana dan argon maka da"at mengakibatkan turunnya "roduksi
"embentukan amonia.
'. )atalis
)atalis meru"akan +at yang da"at mem"ere"at reaksi namun tidak ikut
bereaksi. 4eranan katalis adalah untuk menurunkan energi akti;asi reaksi. #esuai
dengan -asa terjadinya reaksi, maka katalis dibedakan menjadi dua jenis yaitu8 katalis
homogen dan heterogen. ,alam industri umumnya katalis yang di"akai adalah katalis
heterogen karena lebih ekonomis. )atalis heterogen yang "aling banyak digunakan
adalah dalam bentuk unggun dengan keunggulan lebih mudah "engo"erasiannya,
mudah dalam regenerasi, dan harganya relati- lebih murah. )atalis yang digunakan
untuk sintesis amonia adalah iron.
1 Amoniak Refrigerant
/moniak air yang di"isahkan dari gas sintesis masih mengandung sejumlah
tertentu gas*gas terlarut. <as*gas inert ini akan di"isahkan di seksi /moniak
Refrigerant yang ber-ungsi untuk 8
15 :em*flash amoniak air berulang*ulang dengan ara menurunkan tekanan di
setia" tingkat -lash drum untuk mele"askan gas*gas terlarut.
15 #ebagai bagian yang integral dari refrigeration, chiller mengambil "anas dari
gas synthesa untuk menda"atkan "emisahan "roduksi amoniak dari !oop
Synthesa dengan meman-aatkan tekanan dan tem"eratur yang berbeda di
setia" tingkat re-rigeration.
7. 4roduk /moniak
4roduk /moniak yang dihasilkan terdiri atas dua, yakni 8
1 'arm $mmonia (roduct (3$
o
C) yang digunakan sebagai bahan baku untuk
"abrik urea.
Universitas Sumatera Utara
1 Cold $mmonia (roduct (*33
o
C) yang disim"an dalam /mmonia
Storage ank (wiki"edia, 2$$%).
2.6 Proses Prouksi Urea Se!ara Umum
Urea dihasilkan dari ammonia li)uid dan gas CO2 sebagaimana reaksi sebagai
berikut 8
(0) 2NH3 (l) 9 CO2(g) JFFK NH2 CO ONH4 (liL /mmonium )arbamat)
(2) NH2 CO ONH4(l) JFFK NH2 CO NH2 (liL Urea) 9 H2O(liL)
2eaksi (0) meru"akan "embentukan karbamat seara e"at dan eksotermis. 2eaksi
(2) meru"akan dekom"osisi karbamat menjadi urea dan air yang berjalan lambat dan
sedikit endotermis.
)ondisi reaksinya sebagai berikut 8
=ekanan 040 G 2$$ kg@m
2
=em"eratur 073 G 071
o
C
2asio mol NH3@CO2 (-eed reaktor) 2,1 G 4,$
2eaktor Urea dilengka"i dengan sieve tray yang mem"unyai ;olume uku"
untuk mengakomodasi residence time dari reaksi endotermis (2) yang relative lambat
dimana karbamat dikon;ersi menjadi urea. Sieve tray ini ber-ungsi agar "enam"uran
reaktan (gas liL) berlangsung baik dengan s"esi-ikasi ;olume vessel dan residence
time yang dibutuhkan di reator (6iki"edia, 2$$7).
5luida am"uran meninggalkan reaktor mengandung urea, air, karbamat dan
ekses ammonia. )arbamat M eEess ammonia akan di"isahkan dengan ara 8
1. Proses Stamicarbon CO
2
Stripping :
!i)uid "utlet 2eaktor di stripping dengan "anas steam jenuh (tidak kontak
langsung) dan gas CO2 dari disch Comp yg bertujuan untuk menurunkan tekanan
"arsial gas ammonia sehingga terjadi "erubahan kesetimbangan dimana ammonia
-ase li)uid akan berubah ke gas sedangkan gas CO2 yg sebelumnya terlarut dalam
ammonia li)uid (sbg karbamat) akan ikut ke keluar menjadi -ase gas. !i)uid "utlet di
bottom Stripper dikirim ke Reactor Column dengan diturunkan tekanannya ke 3,$
G 3,> kg@m2 serta di"anaskan. <as NH3 M CO2 yang terle"as dari karbamat di top
Reactor Column masuk ke D4CC (!ow (ressure Carbamat Condenser) untuk
Universitas Sumatera Utara
dikondensasikan lalu di "om"akan (recycle) ke reator Urea. #edangkan airan yang
keluar dari reaktor dengan Urea '3( dikirm ke *lash tank (;akum)
#edangkan am"uran gas CO2 dan NH3 dari top Stripper dialirkan ke H(
Carbamat Condenser bertemu dengan NH3 feed menjadi 7$( carbamat li)uid
("anasnya disera" kondensat untuk "embentukan steam tekanan rendah) dan sisanya
masih gas. /liran beda -ase ini di"isahkan menjadi 2 aliran dan bersama*sama
menuju 2eaktor Urea. ,i H4CC (High (ressure Carbamat Condenser) disengajakan
tidak semua gas CO2 M NH3 dikondensasikan karena "anasnya masih dibutuhkan
untuk reaksi endotermis "embentukan carbamat li)id menjadi urea di reaktor Urea
(6iki"edia,2$$7).
2. Proses Stamicarbon Konvensional (Total Recycle):
!i)uid "ulet 2eaktor dialirkan ke Rectifying Column tingkat "ertama, dimana
tekanannya diturunkan menjadi 07 kg@m2 serta di"anaskan dengan steam saturated
sehingga carbamat li)uid terdekom"osisi jadi am"uran gas CO2 M NH3. Dalu
airanya masuk ke Reactor Column kedua dengan tekanan yang lebih rendah lagi (3,>
kg@m2). <as "utlet Reactor Column A masuk ke %idlle (ressure Carbamat
Condenser utk dikondensasikan, sedangkan gas outlet Reactor Column AA masuk ke
'ashing Column dimana ada NH3 water yg menyera" gas tersebut, lalu am"uran
gas li)uid (NH3*CO2) masuk ke !ow (ressure Carbamat Condenser. ,ari D4CC,
carbamat li)uid di kirim ke :4CC (%iddle (ressure Carbamat Condenser) dan dari
:4CC dium"an lagi (recycle) ke 2eaktor Urea bersama*sama dengan feed NH3 dan
CO2. !i) "ut Reactor Column AA masuk ke *lash ank (6iki"edia,2$$7).
+acuum ,vaporation
Darutan urea dengan konsentrasi 11,%( wt di"eroleh dengan mengua"kan air
"ada kondisi ;akum 2 tingkat.Darutan Urea outlet flash ank dengan konsentrasi %3(
masuk ke !;a"orator yang terdiri dari 2 e;a"orator single pass yang bekerja "ada
tekanan $,34 dan $,$3 kg@m
2
. =ia" !;a"orator terdiri dari heater shell - tube,
se"arator vapor.li)uid, serta surface condenser.e/ector untuk menjaga kebutuhan
;akum. 4ada !;a"orator "ertama, larutan urea yang berkonsentrasi %4( wt
dinaikkan menjadi 1>,3( wt. #etelah "emisahan ;a"or di se"arator, larutan urea di
alirkan ke !;a"orator kedua untuk mena"ai konsentrasi 11,%(. #etelah di"isahkan
Universitas Sumatera Utara
dari ;a"ornya di ;a"or*liLuid se"arator, larutan urea konsentrasi tinggi atau urea melt
di "om"akan ke prilling tower menuju prilling bucket.
Untuk meminimalkan "embentukan biuret ("enguraian urea yg bersi-at raun
bagi tanaman), harus mem"erhatikan batasan residence time di e;a"orator dimana
"embentukan biuret ini di"engaruhi residene time dan tem"erature
(6iki"edia,2$$7).
(rilling
(rilling bucket meru"akan sebuah conical bucket dengan lubang*lubang keil
yang banyak, ber"utar "ada kee"atan tertentu dengan gaya sentri-ugal. 0rea melt
terdistribusi menjadi tetesan keil jatuh ke bawah tower sesuai luas cross section.
#elama jatuh ke bawah, terjadi "roses solidi-ikasi. 4anas kristalisasi di bawa dari
aliran udara seara counter current ke atas yang dihisa" oleh fan.
=etesan "adat ini disebut prill. Untuk mengim"ro;e kualitas "rill, sejumlah
urea "rill dium"ankan lagi ke tower sebagai seeding ("embentukan inti) dari
kristalisasi tetesan urea melt. 4roduk Urea (rill meru"akan butiran bulat dan keras di
scrap dan di trans-er ke belt conveyor yang menuju ke 0rea Bulk Storage . )ualitas
"roduk Urea (rill 8 )andungan Nitrogen minimum 4',2(, .iuret maEimum 0(,
H2O maEimum $,> (, =em"eratur maEimum '$ C, si+e 07 mesh minimum 17(
(6iki"edia,2$$7).
"#$ %eskripsi Proses
4roses dalam "embentukan Urea dibagi dalam 2 taha" yaitu8
1 4roses 4embentukan /mmonia
<as nitrogen dan gas hidrogen yang berasal dari Hydrogen (lant dan
1itrogen (lant industri "engilangan minyak dium"ankan ke reaktor ammonia (2*
0$0) dengan "erbandingan 0 8 3. 2eaksi berlangsung "ada -asa gas dengan mengikuti
"ersamaan berikut 8
N2 9 3 H2 2NH3
<as hidrogen dan nitrogen sintesis dilewatkan melalui heater (!*0$0 dan !*
0$2), dan blower (.*0$0 dan .*0$2) untuk menaikan tem"eratur dan tekanannya
yang masing*masing sebesar tem"eratur 4>$
$
C dan "ada tekanan 0>$ atm yang telah
Universitas Sumatera Utara
dikom"res sebelum masuk ke tangki "enyim"anan (=)*0$0 dan =)*0$2), kemudian
gas um"an tersebut diteruskan ke reaktor ammonia (2*0$0). 2eaksi berlangsung
e"at dengan kon;ersi maksimum 0%,2 ( mol (2i-ai, 2$$%). ?enis reaktor yang
digunakan adalah jenis fi2ed bed dengan katalis besi. (6alas, 0177).
2eaksi "embentukkan ammonia ini meru"akan reaksi reversible sehingga
menghasilkan reaksi kesetimbangan. 4embentukan 0 mol gas NH3 membutuhkan 0@2
mol gas N2 dan 3@2 mol gas H
2
. #elanjutnya, gas ammonia dikondensasi "ada suhu *
3>
$
C di dalam kondensor (!*0$3), kemudian ammonia air bersama gas hidrogen
dan gas nitrogen yang tidak terkon;ersi diteruskan ke dalam flash drum (5*0$0)
untuk memisahkan ammonia dari gas hidrogen dan nitrogen yang tidak terkon;ersi.
/mmonia air diteruskan ke tangki ammonia (=)*0$2) yang sebelumnya
tem"eraturnya dinaikkan sam"ai 072
$
C "ada heat e2changer (!*0$4) yang nantinya
meru"akan bahan baku "embuatan "u"uk urea.
<as hidrogen dan nitrogen yang tidak terkon;ersi disim"an dalam tangki
"enyim"anan (=)*0$3) untuk selanjutnya da"at di"ergunakan sebagai gas bahan
bakar (6alas, 0177).
1 Proses Pembentukan Urea
/mmonia dari tangki (=)*0$2) dan karbondioksida dari tangki (=)*2$0)
dialirkan dengan menggunakan masing*masing blower ammonia (.*2$0) dan
karbondioksida (.*2$2), dan diteruskan ke heater (!*2$0) untuk menda"atkan
tem"eratur sebesar 072
$
C dan tekanan masing*masing gas sebesar 0>$ atm dengan
menggunakan kom"ressor nitrogen dan hidrogen (?C*0$0 dan ?C*0$2). 4roduk
masing*masing selanjutnya masuk ke dalam reaktor urea (2*2$0), reaksi ini
berlangsung selama 3$ menit (:uliawati, 2$$7).
2eaksi8
2NH
3(g)
+ CO
2(g)
r
0
NH
2
COONH
4(l

)

r
2
NH
2
CONH
2(l

)
+ H
2
O
(l)
Darutan yang masih mengandung ammonia dan karbondioksida yang tidak
terkon;ersi dilewatkan melalui (?*2$2) yang kemudian akan diteruskan ke dalam
3nock "ut Drum (5*2$0) untuk memisahkan gas karbon dioksida dan amonia dari
larutan urea dengan kondisi o"erasi "ada 22$
$
C. #elanjutnya, gas karbon dioksida
Universitas Sumatera Utara
dan amonia yang keluar dari 3nock "ut Drum dilewatkan melalui kom"resor (?C*
2$2) dan heater (!*2$3) untuk menaikkan tekanan dan tem"eraturnya sebesar 0>$
atm dan 072
$
C yang kemudian akan direcirculation ke dalam reaktor urea (2*2$0)
(muliawati, 2$$7). Darutan karbamat, urea, dan air yang telah di"isahkan dari karbon
dioksida dan amonia dilewatkan melalui cooler (!*2$2) untuk menurunkan
tem"eraturnya menjadi %$
$
C, kemudian larutan tersebut diteruskan ke dalam low
pressure decomposer (#*2$0), di dalam low pressure decomposer terjadi reaksi
"enguraian larutan karbamat menjadi amonia dan karbon dioksida dengan tem"eratur
%$
$
C (:uliawati, 2$$7).
2eaksi8
NH
2
COONH
4 (l

)
2NH
3 (g)
+ CO
2 (g)
Darutan urea, karbondioksida, ammonia, air dan sedikit karbamat diteruskan
ke knock out drum (5*2$2) untuk memisahkan karbondioksida dan ammonia yang
telah diuraikan sebelumnya. <as ammonia dan karbondioksida yang keluar dari
knock out drum (5*2$2) dikembalikan ke reaktor (2*2$0). Darutan urea yang masih
mengandung air dan sedikit karbamat dari knock out drum (5*2$2) diteruskan ke
e;a"orator untuk memisahkan air dari larutan urea sam"ai konsentrasi urea mena"ai
11,3(. !;a"orator yang digunakan berjumlah 2, yaitu e;a"orator 0 (5!*3$0)
dengan tekanan $,32 atm dan tem"eratur 027,1'
$
C dan e;a"orator 2 (5!*3$2)
dengan tekanan $,$3 atm "ada tem"eratur 0>%,>7
$
C yang bertujuan agar air yang
die;a"orasi lebih banyak (:uliawati, 2$$7). Ua" air yang keluar dari kedua
e;a"orator dikondensasikan di dalam condenser (!*3$0). )ondensat dari "roses
e;a"orasi didinginkan dengan menggunakan water condensor dan kemudian
dialirkan ke bagian utilitas. Darutan urea yang memiliki konsentrasi tinggi keluar dari
e;a"orator 2 (5!*3$2), selanjutnya larutan urea tersebut diteruskan ke dalam melting
tank (=)*4$0), di dalam melting tank terjadi "elelehan urea dengan tem"eratur
01%
$
C. Delehan urea dari melting tank di"adatkan dengan "roses prilling di dalam
prilling tower (=)*4$2) "ada tem"eratur '2,'3
$
C dengan menggunakan rotating
prilling bucket yang dikontakkan dengan udara dingin. Udara yang keluar dari
prilling tower kemudian didinginkan didalam cooler (!*3$2) dan dialirkan kembali
ke prilling tower (=)*4$2). Urea yang berbentuk butiran keluar dari prilling tower
dimasukkan ke dalam screening (C*4$3) yang diangkut dengan menggunakan belt
Universitas Sumatera Utara
conveyor (C*4$2). ,i dalam screening butiran urea di"isahkan berdasarkan ukuran
mesh sebesar 07 mesh (.ingo, 2$$7). Urea yang keluar dari screening diangkut
dengan belt conveyor (C*4$4) ke gudang (=)*4$4). Urea yang tidak lolos dari "roses
screening dibawa ke hopper (=)*4$3) untuk dium"ankan kembali ke melting tank
(=)*4$0) menggunakan bucket elevator (C*4$0) untuk dilelehkan dan di"roses
dalam prilling tower (=)*4$2) kembali.
"#& Si'at Fisika an Kimia Urea
/. #i-at*si-at 5isika
.erat :olekul 8 '$,$'
Spesific 4ravity 8 0,33> (2$
$
C@4
$
C)
=itik lebur 8 032,%
$
C
)elarutan 8 0$$ (0%
$
C dalam 0$$ ( air)
2$ (2$
$
C dalam 0$$ ( alkohol)
4anas "embakaran 8 *10,$2 .0$
>
?@kg
2. 4erubahan )imia
1 Urea dibuat dari hidrolisis "arsial cyanamide.
H2N*CN 9 H2O H2N*CO*NH2
1 Urea dihasilkan dari reaksi antara ammonia dengan karbon dioksida.
CO2 9 NH3 H2N G CO * NH2 9 H2O
1 Urea da"at bereaksi dengan -ormaldehid.
NH2*CO*NH2 9 HCHO NH2 G CO * NH2 9 CH2OH
1 4emanasan ammonium sianat da"at terurai menjadi urea.
NH4
9
OCN Heat H2NCONH2 (4erry
dan <reen, 011%)
2.9 Si'at-si'at (eaktan an Bahan Pembantu
#i-at*si-at dari reaktan, bahan "embantu yang digunakan dan "roduk sam"ing
yang dihasilkan adalah sebagai berikut 8
Universitas Sumatera Utara
"#)#* N+, -Ammonia.
/. #i-at*si-at 5isika
.erat :olekul
Spesific 4ravity
=itik lebur
=itik didih
)elarutan
=em"eratur kritis
,ensitas
.. #i-at*si-at )imia
1 /mmonia da"at bereaksi dengan klorida.
2NH3 9 Cl2 NH2Cl 9 NH4Cl
1 /mmonia da"at bereaksi dengan natrium.
2Na 9 2NH3 2NaNH2 9 H2
1 /mmonia da"at bereaksi dengan magnesium.
3:g 9 2NH3 :g3N2 9 3H2
2 /mmonia da"at bereaksi dengan kalsium oksida.
3CuO 9 2NH3 3Cu 9 3H2O 9 N2
1 /mmonia da"at dioksidasi dengan oksigen.
4NH3 9 3O2 2N2 9 'H2O (4erry
dan <reen, 011%)
"#)#" /0" -Karbon ioksia.
/. Sifat-sifat Fisika
.erat :olekul 8 44,$0 kg@kmol
Spesific 4ravity 8 0,>3
=itik lebur 8 *>',' (>,2 atm)
=itik didih 8 *%7,>
$
C
)elarutan dalam 0$$ bagian 8 0%1,% ($
$
C air dingin)
1$,0 (2$
$
C air "anas)
,ensitas 8 $,%%$ g@m
3
Universitas Sumatera Utara
8 0%,$3
8 $,70% (*%1
$
C) 8
*%%,%
$
C
8 *33,4
$
C
8 71,1 ($
$
C dalam 0$$ bagian air dingin)
%,4 (1'
$
C dalam 0$$ bagian air "anas) 8
033
$
C
8 $,77$ g@m
3
2. #i-at*si-at )imia
1 )arbon dioksida da"at bereaksi dengan natrium karbonat dan air.
Na2CO3 9 CO2 9 H2O 2NaHCO3
2 )alsium karbonat da"at terurai menjadi kalsium oksida dan karbon dioksida
bila dilakukan "emanasan.
CaCO3 CaO 9 CO2
3 )arbon monoksida da"at bereaksi dengan gas hidrogen untuk menghasilkan
ben+en dan karbon dioksida.
02CO 9 3H2 C'H' 9 'O2
1 =embaga oksida da"at bereaksi dengan karbon monoksida untuk
menghasilkan karbon dioksida dan tembaga.
CuO 9 CO Cu 9 CO2
)arbon dioksida da"at dihasilkan dari reaksi res"irasi.
C'H02O' 9 'O2 'CO2 9 'H2O 9 !nergi
(4erry dan <reen, 011%)
"#)#, Nitrogen -N".
/. #i-at*si-at 5isika
N .erat molekul 8 27 kg@kmol
N =itik didih 8 G01>,>
$
C
N =itik lebur 8 G2$1,7'
$
C
N =em"eratur kritis 8 02',2'
$
C
N =ekanan kritis 8 33,>4 atm
N ,ensitas 8 0,2>$4' g@m
3
2. #i-at*si-at )imia
1 :eru"akan Unsur ,iatomik
2 /"abila bereaksi dengan O+on akan membentuk NO
N 9 O3 NO 9 O2
1 /"abila dibakar dengan lithium "ada tekanan 0 atmos-er akan menghasilkan
lithium nitrit.
Universitas Sumatera Utara
' Di 9 N2 2 Di3N
1 ,a"at bereaksi dengan magnesium dengan "roses "embakaran "ada tekanan
satu atmos-er, dan akan menghasilkan magnesium nitrit
3:g 9 N2 :gN2
1 ,a"at bereaksi dengan hidrogen dengan menggunakan katalis yang dikenal
dengan "roses Haber*.osh dan menghasilkan NH3
3H2 9 N2 2NH3
(www.wiki"edia.om)
"#)#1 +irogen -+".
/. #i-at*si-at 5isika
N .erat :olekul 8 2,$0' gr@mol
N Specific 4ravity 8 $,$%$1(*2>2,%
o
C)
N =itik Cair 8 *2>1,0
o
C
N =itik ,idih 8 *2>2,%
o
C
N )elarutan 8 2,0 @0$$gr "elarut air ($
o
C)
$,7> @0$$gr "elarut air (7$
o
C)
N =em"eratur )ritis 833,3 )
2. #i-at*si-at )imia
1 ,a"at bereaksi dengan hidrogen dengan menggunakan katalis yang dikenal
dengan "roses Haber*.osh dan menghasilkan NH3
3H2 9 N2 2NH3
1 Hidrogen da"at bereaksi dengan oksigen dan menghasilkan hidrogen
dioksida.
H2(g) 9 O2(g) H2O(l)
1 ,alam suasana basa /luminium da"at bereaksi dengan hidrogen dioksida dan
menghasilkan hidrogen dan karbon monoksida.
2/l 9 ' H2O 9 2OH
*
2/l(OH)
*
9 3H2O
1 ,a"at dihasilkan dari steam re-orming "ada gas alam yang menghasilkan
hidrogen dan karbon monoksida.
Universitas Sumatera Utara
CH4 9 H2O CO 9 H2
1 ,a"at dihasilkan melalui "roses reaksi water gas shift dengan menggunakan
katalis 5e2O3.
CO 9 H2O CO2 9 H2
(www.wiki"edia.om)
Universitas Sumatera Utara