Anda di halaman 1dari 14

ASKEP ANAK/D III KEPERAWATAN/STIKES BALI/SATRIA.................................................................

ASUHAN KEPERAWATAN ANAK DENGAN ASMA


1. Konsep Dasar Asma
a. Pengertian
Asma adalah penyakit paru dengan ciri khas yakni saluran nafas
sangat mudah bereaksi terhadap berbagai rangsangan atau pencetus dengan
manifestasi berupa serangan asma (Ngastiyah, 2005).
Asma adalah penyakit yang menyebabkan otototot di sekitar
saluran bronchial (saluran udara) dalam paruparu mengkerut, sekaligus
lapisan saluran bronchial mengalami peradangan dan bengkak (!speland,
200").
Asma adalah suatu peradangan pada bronkus akibat reaksi
hipersensitif mukosa bronkus terhadap bahan alergen (#iyadi, 200$).
b. Anatomi dan fisiologi pernafasan
%) Anatomi saluran nafas
&ambar %
ASKEP ANAK/D III KEPERAWATAN/STIKES BALI/SATRIA.................................................................
'rganorgan pernafasan
a) (idung
)erupakan saluran udara pertama yang mempunyai 2 lubang,
dipisahkan oleh sekat hidung. *i dalamnya terdapat bulubulu yang
berfungsi untuk menyaring dan menghangatkan udara ((idayat,
200+).
b) ,ekak (faring)
)erupakan persimpangan antara -alan nafas dan -alan makanan,
terdapat di dasar tengkorak, di belakang rongga hidung dan mulut
sebelah depan ruas tulang leher. ,erdapat epiglotis yang berfungsi
menutup laring pada .aktu menelan makanan.
c) /aring (pangkal tenggorok)
)erupakan saluran udara dan bertindak sebagai pembentukan suara
terletak di depan bagian faring sampai ketinggian 0ertebra
ser0ikalis dan masuk ke dalam trakea di ba.ahnya.
d) ,rakea (batang tenggorok)
)erupakan lan-utan dari laring yang dibentuk oleh %+20 cincin
yang terdiri dari tulangtulang ra.an yang berbentuk seperti kuku
kuda (huruf 1). 2ebelah dalam diliputi oleh sel bersilia yang
berfungsi untuk mengeluarkan bendabenda asing yang masuk
bersamasama dengan udara pernafasan. Percabangan trakea
men-adi bronkus kiri dan kanan disebut karina.
e) 3ronkus (cabang tenggorokan)
)erupakan lan-utan dari trakea yang terdiri dari 2 buah pada
ketinggian 0ertebra torakalis 45 dan 5.
f) Paruparu
)erupakan sebuah alat tubuh yang sebagian besar terdiri dari
gelembunggelembung ha.a (al0eoli). Al0eoli ini terdiri dari sel
sel epitel dan endotel. 6ika dibentangkan luas permukaannya $0
meter persegi, pada lapisan inilah ter-adi pertukaran udara.
Pernafasan (respirasi) adalah peristi.a menghirup udara yang
mengandung oksigen dan menghembuskan udara yang banyak
ASKEP ANAK/D III KEPERAWATAN/STIKES BALI/SATRIA.................................................................
mengandung 1'
2
sebagai sisa dari oksidasi keluar dari tubuh. Adapun
guna dari pernafasan yaitu mengambil '
2
yang diba.a oleh darah ke
seluruh tubuh untuk pembakaran, mengeluarkan 1'
2
sebagai sisa dari
pembakaran yang diba.a oleh darah ke paruparu untuk dibuang,
menghangatkan dan melembabkan udara. Pada dasarnya sistem
pernafasan terdiri dari suatu rangkaian saluran udara yang
menghangatkan udara luar agar bersentuhan dengan membran kapiler
al0eoli. ,erdapat beberapa mekanisme yang berperan memasukkan
udara ke dalam paruparu sehingga pertukaran gas dapat berlangsung.
7ungsi mekanis pergerakan udara masuk dan keluar dari paruparu
disebut sebagai 0entilasi atau bernapas. 8emudian adanya pemindahan
'
2
dan 1'
2
yang melintasi membran al0eoluskapiler yang disebut
dengan difusi sedangkan pemindahan oksigen dan karbondioksida
antara kapilerkapiler dan selsel tubuh yang disebut dengan perfusi atau
pernapasan internal.
Proses pernafasan 9
Proses bernafas terdiri dari menarik dan mengeluarkan nafas.
2atu kali bernafas adalah satu kali inspirasi dan satu kali ekspirasi.
3ernafas diatur oleh otototot pernafasan yang terletak pada sumsum
penyambung (medulla oblongata). 4nspirasi ter-adi bila muskulus
diafragma telah dapat rangsangan dari ner0us prenikus lalu mengkerut
datar. !kspirasi ter-adi pada saat otototot mengendor dan rongga dada
mengecil. Proses pernafasan ini ter-adi karena adanya perbedaan
tekanan antara rongga pleura dan paruparu.
Proses fisiologis pernafasan dimana oksigen dipindahkan dari
udara ke dalam -aringan-aringan dan karbondioksida dikeluarkan ke
udara ekspirasi dapat dibagi men-adi tiga stadium. 2tadium pertama
adalah 0entilasi, yaitu masuknya campuran gasgas ke dalam dan ke
luar paruparu. 2tadium kedua adalah transportasi yang terdiri dari
beberapa aspek yaitu difusi gasgas antara al0eolus dan kapiler paru
paru (respirasi eksterna) dan antara darah sistemik dengan selsel
-aringan, distribusi darah dalam sirkulasi pulmonar dan penyesuaiannya
dengan distribusi udara dalam al0eolusal0eolus dan reaksi kimia, fisik
dari oksigen dan karbondioksida dengan darah. 2tadium akhir yaitu
ASKEP ANAK/D III KEPERAWATAN/STIKES BALI/SATRIA.................................................................
respirasi sel dimana metabolit dioksida untuk mendapatkan energi dan
karbon dioksida yang terbentuk sebagai sampah proses metabolisme sel
akan dikeluarkan oleh paruparu (Price, 2005).
c. Patofisiologi
%) !tiologi
Adapun faktor penyebab dari asma adalah faktor infeksi dan faktor non
infeksi. 7aktor infeksi misalnya 0irus, -amur, parasit, dan bakteri
sedangkan faktor non infeksi seperti alergi, iritan, cuaca, kegiatan
-asmani dan psikis ()ans-oer, 2000).
2) Proses ter-adi
7aktorfaktor penyebab seperti 0irus, bakteri, -amur, parasit, alergi,
iritan, cuaca, kegiatan -asmani dan psikis akan merangsang reaksi
hiperreakti0itas bronkus dalam saluran pernafasan sehingga merangsang
sel plasma menghasilkan imonoglubulin ! (4g!). 4g! selan-utnya akan
menempel pada reseptor dinding sel mast yang disebut sel mast
tersensitisasi. 2el mast tersensitisasi akan mengalami degranulasi, sel
mast yang mengalami degranulasi akan mengeluarkan se-umlah
mediator seperti histamin dan bradikinin. )ediator ini menyebabkan
peningkatan permeabilitas kapiler sehingga timbul edema mukosa,
peningkatan produksi mukus dan kontraksi otot polos bronkiolus. (al
ini akan menyebabkan proliferasi akibatnya ter-adi sumbatan dan daya
konsulidasi pada -alan nafas sehingga proses pertukaran '
2
dan 1'
2
terhambat akibatnya ter-adi gangguan 0entilasi. #endahnya masukan '
2
ke paruparu terutama pada al0eolus menyebabkan ter-adinya
peningkatan tekanan 1'
2
dalam al0eolus atau yang disebut dengan
hiper0entilasi, yang akan menyebabkan ter-adi alkalosis respiratorik dan
penurunan 1'
2
dalam kapiler (hipo0entilasi) yang akan menyebabkan
ter-adi asidosis respiratorik. (al ini dapat menyebabkan paruparu tidak
dapat memenuhi fungsi primernya dalam pertukaran gas yaitu
membuang karbondioksida sehingga menyebabkan konsentrasi '
2
dalam al0eolus menurun dan ter-adilah gangguan difusi, dan akan
berlan-ut men-adi gangguan perfusi dimana oksigenisasi ke -aringan
tidak memadai sehingga akan ter-adi hipoksemia dan hipoksia yang
akan menimbulkan berbagai manifestasi klinis.
ASKEP ANAK/D III KEPERAWATAN/STIKES BALI/SATRIA.................................................................
:) )anifestasi klinis
Adapun manifestasi klinis yang ditimbulkan antara lain
mengi;.hee<ing, sesak nafas, dada terasa tertekan atau sesak, batuk,
pilek, nyeri dada, nadi meningkat, retraksi otot dada, nafas cuping
hidung, takipnea, kelelahan, lemah, anoreksia, sianosis dan gelisah.
=) 8omplikasi
Adapun komplikasi yang timbul yaitu bronkitis berat, emfisema,
atelektasis, pneumotorak dan bronkopneumonia.
d. Pemeriksaan *iagnostik
%) Pemeriksaan #adiologi
a) 7oto thorak
Pada foto thorak akan tampak corakan paru yang meningkat,
hiperinflasi terdapat pada serangan akut dan pada asma kronik,
atelektasis -uga ditemukan pada anakanak + tahun.
b) 7oto sinus paranasalis
*iperlukan -ika asma sulit terkontrol untuk melihat adanya
sinusitis.
2) Pemeriksaan darah
(asilnya akan terdapat eosinofilia pada darah tepi dan sekret hidung,
bila tidak eosinofilia kemungkinan bukan asma .
:) >-i faal paru
*ilakukan untuk menentukan dera-at obstruksi, menilai hasil pro0okasi
bronkus, menilai hasil pengobatan dan mengikuti per-alanan penyakit.
Alat yang digunakan untuk u-i faal paru adalah peak flo. meter,
caranya anak disuruh meniup flo. meter beberapa kali (sebelumnya
menarik nafas dalam melalui mulut kemudian menghebuskan dengan
kuat).
=) >-i kulit alergi dan imunologi
Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara goresan atau tusuk. Alergen
yang digunakan adalah alergen yang banyak didapat di daerahnya.
e. Penatalaksanaan medis
%) 'ksigen = + liter ; menit
2) Pemeriksaan analisa gas darah mungkin memperlihatkan penurunan
ASKEP ANAK/D III KEPERAWATAN/STIKES BALI/SATRIA.................................................................
konsentrasi oksigen.
:) Anti inflamasi (8ortikosteroid) diberikan untuk menghambat inflamasi
-alan nafas.
=) Antibiotik diberikan berdasarkan etiologi dan u-i resistensi
5) Pemberian obat ekspektoran untuk pengenceran dahak yang kental
+) 3ronkodilator untuk menurunkan spasme bronkus;melebarkan bronkus
?) Pemeriksaan foto torak
") Pantau tandatanda 0ital secara teratur agar bila ter-adi kegagalan
pernafasan dapat segera tertolong.
2. Konsep Dasar Asuhan Keperawatan
a. Pengka-ian 8epera.atan
Pengka-ian adalah tahap a.al dari proses kepera.atan (&affar, %$$$). Pada
tahap ini akan dilaksanakan pengumpulan, pengelompokan dan
penganalisaan data. Pada pengumpulan data akan diperoleh data subyektif
yaitu data yang diperoleh dari keterangan pasien atau orang tua pasien. *ata
obyektif diperoleh dari pemeriksaan fisik. *ari data subyektif pada pasien
asma biasanya diperoleh data anak dikeluhkan sesak nafas, batuk, pilek,
nafsu makan menurun, lemah, kelelahan dan gelisah. *ari data obyektif
diperoleh data mengi;.hee<ing berulang, ronchi, dada terasa tertekan atau
sesak, pernapasan cepat (takipnea), sianosis, nafas cuping hidung dan
retraksi otot dada
%) *iagnosa kepera.atan 9
*iagnosa kepera.atan adalah penilaian klinis tentang respon
aktual;potensial terhadap masalah kesehatan;proses kehidupan. *ari
pengka-ian yang dilakukan maka didapatkan diagnosa kepera.atan
yang muncul seperti 9 (1arpenito, 2000 @ *oenges, %$$$)
a) 3ersihan -alan nafas tak efektif berhubungan dengan peningkatan
produksi sputum;sekret.
b) Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan
peningkatan kebutuhan metabolik sekunder terhadap anoreksia
akibat rasa dan bau sputum
c) 8erusakan pertukaran gas berubungan dengan perubahan membran
al0eolar kapiler
ASKEP ANAK/D III KEPERAWATAN/STIKES BALI/SATRIA.................................................................
d) 4ntoleransi akti0itas berhubungan dengan kelemahan umum,
ketidakseimbangan antara suplay dan kebutuhan oksigen.
e) Nyeri akut berhubungan dengan inflamasi parenkim paru, batuk
menetap
f) Ansietas orang tua berhubungan dengan perubahan status
kesehatan, kurangnya informasi.
b. Perencanaan kepera.atan
Perencanaan merupakan preskripsi untuk perilaku spesifik yang diharapkan
dari pasien dan;atau tindakan yang harus dilakukan oleh pera.at (*oenges,
%$$$).
Perencanaan dia.ali dengan memprioritaskan diagnosa kepera.atan
berdasarkan berat ringannya masalah yang ditemukan pada pasien (Aainal,
%$$$). #encana kepera.atan yang dapat disusun untuk pasien asma yaitu9
(*oenges, %$$$).
%) 3ersihan -alan napas tak efektif berhubungan dengan inflamasi
trakeabronkial
,u-uan 9 bersihan -alan nafas efektif
#encana tindakan 9
a) >kur 0ital sign setiap + -am
#asional 9 )engetahui perkembangan pasien
b) 'bser0asi keadaan umum pasien
#asional 9 )engetahui efekti0itas pera.atan dan perkembangan
pasien.
c) 8a-i frekuensi; kedalaman pernafasan dan gerakan dada
#asional 9 ,akipnea, pernafasan dangkal dan gerakan dada tidak
simetris, sering ter-adi karena ketidaknyamanan
gerakan dada dan;atau cairan paru.
d) Auskultasi area paru, bunyi nafas, misal krekel, mengi dan ronchi
#asional9 3unyi nafas bronkial (normal pada bronkus) dapat -uga
ter-adi pada area konsolidasi, krekel, mengi dan ronchi
terdengar pada inspirasi atau ekspirasi pada respon
bertahap pengumpulan cairan, sekret kental dan spasme
-alan nafas;obstruksi.
ASKEP ANAK/D III KEPERAWATAN/STIKES BALI/SATRIA.................................................................
e) A-arkan pasien latihan nafas dalam dan batuk efektif
#asional 9 Nafas dalam memudahkan ekspansi maksimum paru
paru atau -alan nafas lebih kecil. 3atuk adalah
mekanisme pembersihan -alan nafas alami, membantu
silia untuk mempertahankan -alan nafas pasien.
f) An-urkan banyak minum air hangat
#asional 9 Air hangat dapat memobilisasi dan mengeluarkan
sekret.
g) 3eri posisi yang nyaman (semi fo.ler;fo.ler)
#asional 9 )emungkinkan upaya napas lebih dalam dan lebih kuat
serta menurunkan ketidaknyamanan dada.
h) *elegatif dalam pemberian bronkodilator, kortikosteroid,
ekspktoran dan antibiotik
#asional 9 3ronkodilator untuk menurunkan spasme
bronkus;melebarkan bronkus dengan memobilisasi
sekret. 8ortikosteroid yaitu anti inflamasi mencegah
reaksi alergi, menghambat pengeluaran histamine.
!kspektoran memudahkan pengenceran dahak,
Antibiotik diindikasikan untuk mengontrol infeksi
pernafasan.
2) 8erusakan pertukaran gas berhubungan dengan perubahan membran
al0eolar kapiler
,u-uan 9 5entilasi dan pertukaran gas efektif.
#encana tindakan 9
a) 'bser0asi keadaan umum dan 0ital sign setiap + -am
#asonal 9 Penurunan keadaan umum dan perubahan 0ital sign
merupakan indikasi dera-at keparahan dan status
kesehatan pasien.
b) 'bser0asi .arna kulit, membran mukosa dan kuku
#asional 9 2ianosis menun-ukkan 0asokonstriksi, hipoksemia
sistemik.
ASKEP ANAK/D III KEPERAWATAN/STIKES BALI/SATRIA.................................................................
c) Pertahankan istirahat tidur
#asional 9 )encegah terlalu lelah dan menurunkan
kebutuhan;konsumsi oksigen untuk memudahkan
perbaikan infeksi.
d) ,inggikan kepala dan sering mengubah posisi
#asional 9 )eningkatkan inspirasi maksimal, meningkatkan
pengeluaran sekret untuk memperbaiki 0entilasi
e) 3erikan terapi oksigen sesuai indikasi
#asional 9 )empertahankan Pa'
2
:) 4ntoleransi akti0itas berhubungan dengan kelemahan umum,
ketidakseimbangan suplay dan kebutuhan '
2
,u-uan 9 Akti0itas dapat ditingkatkan
#encana tindakan 9
a) 8a-i tingkat kemampuan pasien dalam akti0itas
#asional 9 )enetapkan kemampuan;kebutuhan pasien dan
memudahkan pilihan inter0ensi.
b) 6elaskan pentingnya istirahat dan keseimbangan akti0itas dan
istirahat
#asional 9 )enurunkan kebutuhan metabolik, menghemat energi
untuk penyembuhan
c) 3antu pasien dalam memenuhi kebutuhannya
#asional 9 )eminimalkan kelelahan dan membantu keseimbangan
suplay dan kebutuhan oksigen.
d) 3antu pasien dalam memilih posisi yang nyaman untuk istirahat
#asional9 Pasien mungkin nyaman dengan kepala tinggi, tidur di
kursi, atau menunduk ke depan me-a atau bantal
e) /ibatkan keluarga dalam pemenuhan kebutuhan pasien
#asional 9 8eluarga mampu melakukan pera.atan secara mandiri
=) Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan
peningkatan produksi sputum
,u-uan 9 pemenuhan nutrisi adekuat
a) ,imbang berat badan setiap hari
#asional 9 )emberikan informasi tentang kebutuhan diet
ASKEP ANAK/D III KEPERAWATAN/STIKES BALI/SATRIA.................................................................
b) 3eri pen-elasan tentang pentingnya nutrisi bagi tubuh
#asional 9 )eningkatkan pematangan kebutuhan indi0idu dan
pentingnya nutrisi pada proses pertumbuhan
c) An-urkan memberikan makan dalam porsi kecil tapi sering
#asional 9 )eningkatkan nafsu makan, dengan porsi kecil tidak
akan cepat bosan
d) 1iptakan lingkungan yang nyaman dan tenang (batasi pengun-ung)
#asional 9 /ingkungan yang tenang dan nyaman dapat menurunkan
stress dan lebih kondusif untuk makan
e) An-urkan menghidangkan makan dalam keadaan hangat
#asional 9 *engan makanan yang masih hangat dapat merangsang
makan dan meningkatkan nafsu makan
5) Nyeri (akut) berhubungan dengan inflamasi parenkim paru, batuk
menetap.
,u-uan 9 Nyeri, berkurang;terkontrol.
#encana tindakan9
a) 8a-i karakteristik nyeri
#asional 9 Nyeri dada biasanya ada dalam beberapa serangan asma
.
b) 'bser0asi 0ital sign setiap + -am
#asional 9 Perubahan frekuensi -antung atau tekanan darah
menun-ukkan bah.a mengalami nyeri. 8hususnya bila
alasan lain untuk perubahan tanda 0ital telah terlihat.
c) 3erikan tindakan nyaman seperti relaksasi dan distraksi
#asional 9 )enghilangkan ketidaknyamanan dan memperbesar
efek terapi analgetik
d) 8olaborasi pemberian analgetik
#asional9 )eningkatkan kenyamanan;istirahat umum
ASKEP ANAK/D III KEPERAWATAN/STIKES BALI/SATRIA.................................................................
+) Ansietas orang tua berhubungan dengan perubahan status kesehatan,
kurangnya informasi
,u-uan9 8ecemasan orang tua berkurang;hilang, pengetahuan orang
tua bertambah, orang tua memahami kondisi pasien.
#encana tu-uan 9
a) 8a-i tingkat pengetahuan orang tua dan kecemasan orang tua
#asional 9 >ntuk mengetahui se-auh mana pengetahuan yang
dimiliki orang tua dan kebenaran informasi yang
didapat
b) 3eri pen-elasan pada orang tua tentang keadaan, pengertian,
penyebab, tanda ge-ala, pencegahan dan pera.atan pasien.
#asional 9 )emberi informasi untuk menambah pengetahuan
orang tua.
c) 6elaskan setiap tindakan kepera.atan yang dilakukan
#asional 9 Agar orang tua mengetahui setiap tindakan yang
diberikan.
d) /ibatkan orang tua dalam pera.atan pasien
#asional 9 'rang tua lebih kooperatif dalam pera.atan.
e) 3eri kesempatan pada orang tua untuk bertanya tentang halhal
yang belum diketahui
#asional 9 'rang tua bisa memperoleh informasi yang lebih -elas.
f) An-urkan orang tua untuk selalu berdoa
#asional 9 )embantu orang tua agar lebih tenang
g) /akukan e0aluasi
#asoional9 )engetahui apakah orang tua sudah benarbenar
mengerti dengan pen-elasan yang diberikan
c. Pelaksanaan kepera.atan
Pelaksanaan adalah pngelolaan, per.u-udan dari rencana pera.atan yang
telah disusun pada tahap kedua untuk memenuhi kebutuhan pasien secara
optimal dan komprehensif. ,indakan kepera.atan yang dilaksanakan
disesuaikan dengan perencanaan (Nursalam, 200%).
ASKEP ANAK/D III KEPERAWATAN/STIKES BALI/SATRIA.................................................................
d. !0aluasi kepera.atan
!0aluasi adalah proses yang berkelan-utan untuk menilai efek dari tindakan
kepera.atan pada pasien. !0aluasi yang diharapkan sesuai dengan rencana
tu-uan yaitu 9
%) 3ersihan -alan nafas efektif
2) 5entilasi dan pertukaran gas efektif
:) Akti0itas dapat ditingkatkan
=) Pemenuhan nutrisi adekuat
5) Nyeri berkurang;terkontrol
+) 8ecemasan orang tua berkurang;hilang, pengetauan orang tua
bertambah, keluarga memahami kondisi pasien.
ASKEP ANAK/D III KEPERAWATAN/STIKES BALI/SATRIA.................................................................
BAGAN 1
We o! "aut#on $W%"& Asma
!tiologi
7aktor infeksi
5irus (respiratory syntitial 0irus) dan
0irus parainfluen<a
3akteri (pertusis dan streptoccus)
6amur (aspergillus)
Parasit (ascaris)
7aktor non infeksi
Alergi
4ritan
1uaca
8egiatan -asmani
Psikis
#eaksi hiperakti0itas bronkus

Antibody muncul (4g!)

2el mast mengalami degranulasi

)engeluarkan mediator (histamin dan bradikinin)


Peningkatan produksi mukus!dema
mukosa8ontraksi otot polos bronkus
)empermudah proliferasi

,er-adi sumbatan dan daya konsolidasi

&angguan 0entilasi
(ipo0entilasi (iper0entilasi
8onsentrasi '
2
dalam al0eolus menurun8onsentrasi 1'
2

dalam al0eolus meningkat
&angguan difusi

'ksigenasi ke -aringan tidak memadai

&angguan perfusi
Anoreksia
Perubahan nutrisi
kurang dari
kebutuhan tubuh
3atuk, pilek
)engi ; .hee<ing
2esak
3ersihan
-alan nafas
tak efektif
(ipoksemia dan hipoksia
8elelahan
/emah
*ada terasa
tertekan ; sesak,
nyeri dada, nadi
meningkat
4ntoleransi
akti0itas
Nyeri
2ianosis
,akipnea
&elisah
Nafas cuping hidung
#etraksi otot dada
8erusakan
pertukaran gas
8eluarga bertanya tentang
penyakit anaknya
1emas dan gelisah
Ansietas orang tua
ASKEP ANAK/D III KEPERAWATAN/STIKES BALI/SATRIA.................................................................
DA'TAR PUSTAKA
Anonymous. (200$). Asma Bisa Sembuh atau Problem Seumur Hidup. *iperoleh tanggal
2$ 6uni 200$, dari http9;;....medicastore.com;asma;
1arpenito, /.6. (2000). Diagnosa keperawatan. (!disi +). 6akarta9 !&1
*oenges, ).!.(%$$$). Rencana Asuhan Keperawatan. (!disi :). 6akarta9 !&1
!speland, N. (200"). Petunjuk Lengkap engatasi Alergi dan Asma pada Anak. 6akarta9
Prestasi Pustakaraya
&affar, /.'.6. (%$$$). Pengantar Keperawatan Pro!esional" 6akarta9 !&1
(idayat, A.A.A.(200+). Pengantar #lmu Keperawatan Anak. 2urabaya9 2alemba )edika
)ans-oer, A. (2000). Kapita Selekta Kedokteran. (!disi :), 6ilid %. 6akarta9 )edia
Aesculapius
Ngastiyah. (2005). Perawatan Anak Sakit. (!disi 2). 6akarta9 !&1
Nursalam. (200%). Proses dan Dokumentasi Keperawatan. 6akarta9 !&1
Price, 2.A @ Bilson, /.). (2005). Pato!isiologi. (!disi +). 6akarta9 !&1

#iyadi, 2. (200$). Asuhan Keperawatan pada Anak. Cogyakarta9 &raha 4lmu
Aainal, A.(. (%$$$). Pengantar Keperawatan Pro!esional. 6akarta9 Cayasan 3unga
#aflesia