Anda di halaman 1dari 3

UJI DISOLUSI TABLET LUMINAL 30 MG

Kondisi yang dicantumkan daam !I I"


Media Disolusi : 900 ml air
Alat Tipe : tipe 2 (paddle type)
Kecepatan : 50 rpm
Waktu : 25 menit
Prosedur : Lakukan penetapan umla! "
#2
$
#2
%
2
&
'
( )an* terlarut
den*an men*ukur serapan +iltrat larutan ui( ika perlu
diencerkan den*an dapar borat basa pH 9,6 dan serapan
larutan ,aku Fenobarbital BPFI pada panan* *elom,an*
maksimum le,i! kuran* 2-0 nm.
Toleransi : Dalam /aktu -5 menit !arus larut tidak kuran* dari 051
(2) "
#2
$
#2
%
2
&
'
dari umla! )an* tertera pada etiket
#a$a %&m'uatan La$utan Da(a$ Bo$at
Da(a$ Bo$at () *+0. Pada 50 ml larutan )an* men*andun* 3#4(9 m* asam borat
P dan 0-5(3 m* kalium klorida P tam,a!kan 2#('0 natrium hidroksida 0,2N LV
dan ecerkan den*an air !in**a 200 ml. Pada su!u 20
o
( larutan dapat di*unakan
se,a*ai larutan ,aku p$.
Aat Disousi Ti(& ,
Alat terdiri dari suatu /ada! ,ertutup )an* ter,uat dari kaca atau ,a!kan ,a!an
transparan lain )an* inert( suatu motor( suatu ,atan* lo*am )an* di*erakkan ole!
motor( suatu ,atan* lo*am )an* di*erakkan ole! motor )an* ,e,entuk da)un*
dan terdiri dari daun dan ,atan* se,a*ai pen*aduk. 5atan* ,erada pada posisi
sedemikian !in**a sum,un)a tida le,i! dari 2 mmpada setiap titik dari sum,u
6ertikal /ada! dan ,erputar den*an !alus tanpa *o)an*an )an* ,erarti. Daun
mele/ati diameter ,atan* se!in**a dasar daun dan ,atan* rata. 7arak 25 mm 8
2mm antara daun dan ,a*ian dasar /ada! diperta!ankan selama pen*uian
,erlan*sun*. Daun dan ,atan* lo*am )an* merupakan satu kesatuan dapat disalut
den*an suatu pelarut inert )an* sesuai. 9ediaan di,iarkan ten**elam ke dasar
/ada! se,elum da)un* mulai diputar. 9epoton* kecil ,a!an )an* tidak ,ereaksi
seperti *ulun*an ka/at ,en,entuk spiral dapat di*unakan untuk mence*a!
men*apun*n)a sediaan.
:am,ar. Penda)un* pada alat disolusi tipe 2
#a$a K&$-a
#) Alat disolusi diisi den*an a;uadest sampai ,atas )an* tela! ditentukan
)aitu 900 ml. 9u!un)a diatur sesuai den*an su!u tu,u! )aitu pada su!u
'0
o
.
2) 3 ,ua! ta,un* disolusi )an* tela! diisi den*an a;uadest disiapkan( dan
diletakkan pada tempat )an* tela! disediakan pada alat.
') 9etela! su!u perco,aan ('0
o
) tercapai( masin*<masin* satu ta,let Luminal
dimasukkan ke dalam keti*a ta,un* alat disolusi terse,ut.
-) Alat se*era din)alakan sesuai den*an kecepatan )an* tela! ditentukan (50
rpm untuk tipe paddle). Tun**u sampai /aktu )an* tela! ditentukan )aitu
inter6al 5=( #0=( #5=( 20=( '0=( -5=( dan 30=.
5) 9ementara itu( 3 ,ua! spuit ineksi (seenis alat suntikan) untuk
men*am,il sampel disiapkan. 9puit se,elumn)a !arus dilen*kapi den*an
pen)arin* (+ilter) a*ar partikel padat )an* ada dalam larutan tidak ikut
teram,il karena akan men**an**u per!itun*an kadar sampel.
3) 9etela! /aktu )an* tela! ditentukan ti,a( sampel diam,il dari samplin*
point pada masin*<masin* ta,un* alat disolusi den*an men**unakan spuit
ineksi( dan dimasukkan ke dalam /ada! *elap. 9eumla! a;uadest
ditam,a!kan sesuai den*an 6olume larutan )an* tela! diam,il den*an
spuit pada masin*<masin* ta,un* alat disolusi.
0) 9erapan larutan sampel terse,ut diukur den*an alat spektro+otometer pada
panan* *elom,an* maksimum 2-0 nm. 9erapan dicatat. Kadar larutan
sampel terse,ut di!itun* den*an cara mem,andin*kan serapann)a den*an
serapan standar.
Sya$at U-i Disousi
Ta!ap 7umla! ta,let Kriteria Penerimaan
Ta!ap # 3 9etiap ta,let tidak ,ole! kuran* dari 2>51
Ta!ap 2 3 ?ata<rata dari #2 ta,let (dari ta!ap # dan 2) sama
atau le,i! ,esar dari 2 dan tidak ada )an* kuran*
dari 2<#51
Ta!ap ' #2 ?ata<rata dari 2-?ata<rata dari 2- ta,let (dari ta!ap #
!in**a ') sama atau le,i! ,esar dari 2( tidak ada
le,i! dari 2 ta,let )an* kuran* dari 2<#51 dan tidak
ada satu ta,let pun )an* kuran* dari 2<251
Den*an 2 @ 05
K&om(ok . /
Aransiska L. %u*ro!o
0903-44-93
?aa Putra Klaudius M.
0903552493
D)a! A)u/ati W.
09035#0-#'
Mutiara 7ean) ?.P.
09035#05#-