Anda di halaman 1dari 24

NYERI PERUT BERULANG PADA ANAK

Dibawakan oleh : Riyan Sopiyan, S.Ked


Referat
Pembimbing : dr. Aswitha Boediarso, Sp.A (K)
Definisi nyeri perut
nyeri perut adalah nyeri yang
dirasakan di antara dada dan
regio inguinalis
Sakit perut berasal dari 7 sumber:
1. Distensi viseral
2. Iskemia
3. Radang intraabdominal
4. Kelainan pada dinding abdomen
5. Kelainan ekstraabdominal
6. Kelainan metabolik
7. Kelainan pada susunan saraf

Patofisiologi
Patogenesis
1. Gangguan vaskular
2. Peradangan
3. Gangguan pasase/obstruksi organ yang
berbentuk pembuluh, baik yang terdapat
dalam rongga peritoneal ataupun di
retroperitoneal
4. Penarikan, peregangan dan pembentangan
peritoneum viseralis.

Etiologi (perlu tindakan bedah)
Bayi/anak di bawah usia 2 tahun
Abdomen :
Perforasi tukak lambung
Obstruksi usus : intrusepsi, volvulus dan malrotasi
Luar abdomen :
Hernia inguinalis dengan strangulasi dan
inkarserasi
Apendisitis dan enterokolitis nekrotikan
Etiologi (perlu tindakan bedah)
Anak di atas usia 2 tahun
Obstruksi :
Obstruksi usus akibat perlekatan atau
volvulus dan malrotasi
Perforasi akibat obstruksi usus
Peradangan :
Apendisitis
Peritonitis primer
Peritonitis akibat perforasi divertikulum
Meckeli
Perforasi ulkus duodeni atau perforasi
akibat demam tifoif
Divertikulitis Meckeli
Kolesistitis dengan/tanpa batu empedu
Megakolon toksik dengan perforasi
Trauma :
Ruptura limpa, buli-buli atau organ
visera lain
Hematoma subserosa
Perdarahan :
Perdarahan ke dalam kista ovarium
Di daerah tropis
Perforasi yang berhubungan dengan
askariasis, strongiloidiasis, perforasi
abses amuba
Luar abdomen :
Torsio testis
Hernia inguinalis dengan strangulasi dan
inkarserasi
Etiologi (non-bedah)
Bayi/anak di bawah usia 2 tahun
Abdomen :
Infeksi intestinal (Salmonella, Shigella,
Campylobacter, dll)
Luar Abdomen :
Pneumonia
Infeksi traktus urinarius
Etiologi (non-bedah)
Abdomen :
Intestinal :
Infeksi : Salmonella, Shigella, Yersinia
enterocolitica
Keracunan makanan : toksin
Staphylococcus, dll
Penyakit Crohn
Kolitis ulseratif
Kolitis amuba
Purpura Henoch-Schonlein
Obstipasi
Sickle cell anaemia
Adenitis mesenterika
Ileus mekonium
Hati dan percabangan bilier :
Hepatitis A dan B, mononukleosis
infeksiosa
Kolelitiasis
Pankreas :
Pankreatitis akut : Infeksi, trauma,
akibat lesi billier, idiopatik
Renal :
o Infeksi traktur urinarius
o Batu
o Nefritis
o Metabolik ;
o Porfiria
o Hiperlipidemia
o Ketoasidosis diabetik
o Familial mediterrranean fever
Ginekologis :
Salpingitis
Etiologi (non-bedah)
Luar abdomen :
Pneumonia
Limfadenitis inguinalis
Osteomielitis (vertebra, pelvis)
Hematoma otot abdomen
Herpes zoster
Kompresi saraf spinal
Etiologi pada neonatus
Malrotasi dengan volvulus midgut
Mekonium peritonitis
Perforasi viskus
Enterokilitis nekrotikan
Apendisitis
Ileus mekonium
o Enterokolitis e.c Hirschprung
Pielonefritis
Trauma lahir
Torsio ovarium
Intususepsi
Hernia inkarserata
Manifestasi klinis
0 3 bulan Umumnya digambarkan dengan adanya muntah
3 bulan 2
tahun
Muntah, tiba-tiba menjerit, menangis tanpa adanya
trauma yang dapat menerangkannya
2 tahun 5
tahun
Dapat mengatakan sakit perut tetapi lokalisasi belum
tepat
>5 tahun Dapat menerangkan sifat dan lokalisasi sakit perut
Definisi nyeri perut berulang
menurut Apley adalah serangan sakit perut
yang timbul sekurang-kurangnya tiga kali
dalam jangka waktu tiga bulan
berturut-turut dan mengakibatkan
terganggunya aktifitas sehari-hari.
konsep yang menggambarkan peran penyebab multifaktorial pada
sakit perut berulang
Epidemiologi
Frekuensi tertinggi pada usia
5-10 tahun
perempuan : laki-laki = 5 : 3
90% - 95% kasus disebabkan kelainan
fungsional saluran cerna
5% - 10% disebabkan
Kelainan organik
< 4 tahun, kelainan organik penyebab terbanyak
Etiologi
Nyeri perut berulang
Klasik
Organik Psikogenik
Barr
Organik
Disfungsional Psikogenik
Etiologi
Lingkungan dan
peristiwa pencetus
Predisposisi
somatik, disfungsi
atau penyakit
Watak dan pola
respon
Kebiasaan cara
hidup
Nyeri perut
berulang
Levine dan Rapaport
Penyebab organik sakit perut berulang
Gejala klinis sakit perut berulang klasik
Alarm symptom sakit perut berulang yang disebabkan oleh kelainan
organik
Pendekatan diagnosis
Usia Rasa sakit
Anamnesis
Akibat sakit
perut pada
anak
Gangguan
muskuloskeletal
Siklus haid
Pola defekasi
dan kencing
Pola makan
dan riw.
keluarga
Trauma
Pemeriksaan fisik
Untuk menentukan penyebab,
organik atau bukan
Perhatikan
Alarm symptoms
Pendekatan diagnosis
Terapi
Organik
Sesuai etiologi
Fungsional
Edukasi
Boediarso, Aswitha. 2011. Sakit Perut pada Anak. Buku Ajar Gastroentero-Hepatologi
Jilid 1. Jakarta : Badan Penerbit IDAI
Barr RG. 1983. Abdominal Pain in the Female adolescent. Pediatr Rev.; 4: 281-9
Ulshen M. 1996. Major symptom and Signs of Digestive Tract Disorder. Nelson
textbook of Pediatrics Edisi ke-15. Philadelpia : Saunders, 1032-7
der Meer, Van. 1993. Chronic reccurent abdominal pain in school children. Tidjschr
Kindergeneeskd. 61: 69-75
Thiesen PN. 2002. Reccurent abdominal pain. Pediatrin in review. 23: 39-46
Oberlander TF. 1994. Reccurent abdominal pain : evaluation and management dalam:
Reccurent abdominal pain. International seminars in pediatric
gastroenterology and nutrition.
Hyam JS. 1998. Reccurent abdominal pain and the biopsychososial model of medical
practice. J pediatr.
Barr RG. 1983. Abdominal pain in the female adolescent. Pediatr Rev.
Devarayana NM et al,. 2009. Reccurent abdominal pain in children. Dept. of physiology,
faculty of medicine, univ. kelaniya, Srilangka
Daftar Pustaka