Anda di halaman 1dari 24

DRIVE MECHANISM

PENJELASAN
Reservoir drive mechanism adalah daya dorong alamiah yang
dimiliki oleh suatu reservoir untuk menggerakkan minyak atau gas
bumi yang dikandungnya sehingga mampu mengalir sendiri melalui
pori-pori batuan ke sumur-sumur penghasil (produksi).
Jenis driving mechanism yang bekerja pada suatu reservoir harus diketahui sejak
dini, karena mempengaruhi :
1. Strategi pengurasan reservoir.
2. Ultimate recovery, recovery factor, yaitu jumlah minyak/gas yang bisa
dikuras.
3. Individual well production performance, yaitu kinerja masing-masing
produksi.
4. Resevoir performance.
5. Kelayakan penerapan EOR

KLASIFIKASI
DRIVE MECHANISM
1. KOMPAKSI BATUAN
2. GRAVITY DRIVE
3. WATER DRIVE
4. SOLUTION GAS DRIVE
5. GAS CAP DRIVE
6. COMBINATION DRIVE
RESERVOIR GAS
Pada reservoir gas terdapat 2 macam Drive Mechanism, yaitu :
1. Depletion Drive, yaitu daya dorong oleh gas itu sendiri.
2. Water Drive, yaitu daya dorong oleh air dari akuifer.
KARAKTERISTIK
KOMPAKSI BATUAN
Tenaga ini berasal dari beban overburden batuan di atas dan selalu
berubah akibat diproduksikannya fluida (minyak) dari reservoir
tersebut. Hal tersebut dapat dilihat pada gambar 8 yang
memperlihatkan pengaruh kompaksi batuan terhadap fluida yang
berada di dalamnya.
GRAVITY DRIVE
Gejala alam yang mempengaruhi fluida formasi yang menyebabkan
terjadinya pemisahan akibat perbedaan berat jenis dari fluida
reservoir. Gambar 9. menggambarkan pengaruh grafitasi terhadap
kelakuan fluida yang mana pada fluida yang mempunyai densitas yang
lebih besar akan bermigrasi ke bagian bawah struktur reservoir
sedangkan fluida yang mempunyai densitas yang lebih kecil akan
bermigrasi ke bagian atas reservoir.
WATER DRIVE RESERVOIR
Jika air berada dibawah zona minyak pada suatu reservoir, maka
dengan tekanan yang dimiliki oleh air ini akan membantu minyak
bergerak ke atas. Jika minyak dieksploitasi, tekanan di reservoir akan
dijaga (mainteained) oleh gaya hidrostatik air yang masuk
menggantikan minyak yang telah terproduksi. Energi ini dihasilkan oleh
air (aquifer) yang berada pada kondisi bertekanan. Pada umumnya
reservoir minyak dan gas berasosiasi dengan aquifer. Dengan
merembesnya air ke reservoir sehingga menjadi suatu tenaga
pendorong yang biasa disebut dengan water drive.
CIRI- CIRI
1. Tekanan relatif stabil (tetap tinggi).
2. GOR rendah dan konstan.
3. WOR meningkat kontinyu.
4. Perilaku : sumur sembur alam sampai air berlebihan.
5. Perolehan minyak (RF) cukup tinggi (35-60%).
DISSOLVED atau SOLUTION GAS DRIVE
Solution gas drive atau depletion gas drive adalah mekanisme
pendorong yang berasal dari ekspansi larutan gas yang berada dalam
minyak dan pendesakan terjadi akibat berkurangnya tekanan. Setelah
terjadi penurunan tekanan pada dasar sumur, maka gas yang terlarut
dalam minyak akan bebas keluar sebagai gelembung-gelembung yang
tersebar merata dan merupakan fasa yang terdispersi yang tidak
kontinu sehingga mencapai saturasi minimum. Setelah seluruh gas
tergabung dan mencapai saturasi kritik, maka gas akan mulai bergerak.
CIRI- CIRI
1. Tekanan turun cepat dan menerus.
2. GOR mula- mula rendah kemudian naik cepat kemudian turun.
3. Produksi air (Qw) kecil atau diabaikan.
4. Perilaku : memerlukan pumping pada tahap awal.
5. RF rendah (5-30) %.
GAS CAP DRIVE
Energi alamiah ini berasal dari dua sumber yaitu ekspansi gas cap dan ekspansi gas
yang terlarut kemudian melepaskan diri. Adanya gas cap dalam reservoir antara
lain disebabkan oleh adanya pemisahan secara gravitasi dari minyak dan fasa gas
bebas di bawah tekanan titik gelembung. Karena tekanan reservoir berada di
bawah tekanan gelembung maka komponen hidrokarbon ringan akan terbebaskan
dari fasa cairnya dan membentuk fasa gas. Penurunan tekanan secara kontinu
akan membebaskan gas lebih banyak lagi dan akan membentuk gas cap pada
bagian atas dari minyak. Hal tersebut akan menyebabkan terdorongnya minyak
karena pengembangan dari gas cap akibat penurunan tekanan secara kontinu.
CIRI- CIRI
1. Tekanan turun lambat tapi terus.
2. GOR meningkat terus.
3. Perilaku : sumur sembur alam tergantung ukuran gas cap nya.
4. RF (20-40%).
COMBINATION DRIVE
Tenaga dorong merupakan kombinasi dari dua atau lebih . Fase
berikutnya jika produksi mengalami penurunan maka dilakukan
metode peningkatan produksi disebut fase produksi sekunder
(secondary recovery). Mekanisme pendorong resrvoir ini antara lain
: carcondioxide miscible flooding, steam flooding dan chemical
flooding. Kemampuan recovery 50-60% dari total cadangan.