Anda di halaman 1dari 19

Dr.

Brastho Bramantyo SpTHT


Sub-Dept Neurotologi THT FKUI/RSCM
JAKARTA
Pendengaran menurun : tiba-tiba,
perlahan, mulai terjadi
Telinga berbunyi (tinitus)
Rasa kurang nyaman ketika mendengar
bunyi
Rasa penuh di telinga
Riwayat keluar cairan



Riwayat terpajan bising
Riwayat trauma
Riwayat pemakaian obat ototoksik
Riwayat gangguan pendengaran pada
keluarga
Gangguan keseimbangan
Riwayat penyakit yang pernah diderita
Adanya serumen, benjolan, benda asing
Cairan di liang telinga
Dinding liang telinga : merah, bengkak,
edema
Gendang telinga : merah, utuh, perforasi
Manfaat : mengetahui jenis ketulian
Prosedur : cara menggetarkan dan
penempatan garpu tala
Jenis tes : Weber, Rinne, Bing,
Schwabach
Mekanisme cross over hearing
Masking pada tes garpu tala
Interpretasi
Kwalitatif
Kwantitatif (kurang valid)
Anak di atas 7 th : kooperatif
Alat portable
Skrining awal (Weber) : prediksi
gangguan pendengaran
Arah getaran kedua kaki garpu tala
searah dengan kedua kaki garpu tala
Getarkan kedua kaki garpu tala dengan
jari dan ibu jari
Ketukkan ke tumit sepatu, benda keras
yang dilapisi bantalan lunak ( tidak boleh
ke meja kayu/besi tanpa bantalan : akan
menyebabkan vibrasi berlebihan)
Penting : kaca mata, giwang dilepas
Hantaran udara (AC) : arah kedua kaki
garpu tala sejajar dengan arah liang
telinga
Arah yang salah : dead spot
Hantaran tulang (BC) : pada prosesus
mastoid, tidak boleh menyinggung daun
telinga
Perlu masking ?
Getaran di telinga akan menyeberang ke
telinga sisi yang lain (terutama pada BC-
ULD) sehingga akan menghasilkan
respons BC yang bukan sebenarnya
(shadow response)
Garpu tala digetarkan di linea mediana,
dahi atau di gigi insisivus atas
Vibrator BC : tes Weber audiometrik
Prinsip tes Weber : bunyi terdengar di
mana :
- di tengah kepala
- sama keras di kedua telinga
- terdengar lebih keras di salah satu
telinga
Tidak ada lateralisasi (suara terdengar di
tengah / terdengar sama di kanan dan
kiri)
Lateralisasi ke kanan atau ke kiri
Membedakan persepsi hantaran AC dan
BC
AC : Garpu tala digetarkan 2,5-3 cm dari
telinga (arah kedua kaki garpu tala
sejajar dengan arah liang telinga)
BC : Garpu tala digetarkan di prosesus
mastoid

Rinne positif : hantaran AC lebih keras /
lama dari BC ( normal atau SNHL)
Rinne negatif : hantaran BC lebih keras /
lama dari AC ( konduktif)
Sheehy :
- Persepsi : AC dan BC sama
- Rinne positif : AC lebih keras dari BC
- Rinne negatif : BC lebih keras dar AC

Garpu tala digetarkan di linia mediana,
dahi atau gigi insisivus atas
Tragus ditekan menutupi liang telinga
Penilaian : kekerasan bunyi sebelum dan
sesudah tragus di tekan menutupi kanalis
akustikus ekterna (liang telinga)
Bing positif : bunyi terdengar lebih keras
setelah liang telinga ditutup
Bing negatif : tidak ada perbedaan
kekerasan setelah liang telinga di tutup
Anjuran Sheehy : telinga ditutup lebih
jelas/keras daripada dibuka
Membandingkan kepekaan hantaran
tulang (BC) penderita dengan pemeriksa
(normal)
Interpretasi :
- Schwabach sama : normal
- Schwabach memanjang : konduktif
- Schwabach memendek : SNHL