Anda di halaman 1dari 28

PERPAJAKAN II

TB AMACHI




Dasar Hukum
Pasal 25 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang
Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah
diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor
16 Tahun 2009;
Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2011 Tentang Tata Cara
Pelaksanaan Hak Dan Pemenuhan Kewajiban Perpajakan;
Peraturan Direktur Jenderal Pajak PER-52/PJ/2010 tentang Tata
Cara Pengajuan Dan Penyelesaian Keberatan PPh, PPN, dan/atau
PPnBM.
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan
Pajak;
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 9/PMK.03/2013 tentang
Tata Cara dan Penyelesaian Keberatan.
KEBERATAN

1. Surat Ketetapan Pajak
Kurang Bayar (SKPKB)
2. Surat Ketetapan Pajak
Kurang Bayar Tambahan
(SKPKBT)
3. Surat Ketetapan Pajak
Lebih Bayar (SKPLB)
4. Surat Ketetapan Pajak
Nihil (SKPN)
5. Pemotongan atau
Pemungutan oleh pihak
ketiga
SURAT KEBERATAN
Dipertimbangkan
Tidak
Dipertimbangkan
PERMINTAAN KETERANGAN OLEH WAJIB PAJAK
WAJIB PAJAK
Surat Keberatan
Sebelum
Menyampaikan

DIRJEN
PAJAK

Meminta
Keterangan
Secara tertulis
dapat
hal-hal yang menjadi dasar :
1. pengenaan pajak,
2. penghitungan rugi,
3. pot/put pajak
Wajib Memberikan
Keterangan Yang
Diminta
tidak menambah jangka waktu
pengajuan keberatan
CARA PENYAMPAIAN DAN TANDA BUKTI PENERIMAAN
SURAT KEBERATAN
DIRJEN PAJAK
(KPP TERDAFTAR/PKP DIKUKUHKAN)
WAJIB PAJAK
SECARA
LANGSUNG
POS CARA LAIN
jasa ekspedisi
atau jasa kurir
e-Filing
Bukti Pengiriman
Surat
Bukti Penerimaan
Elektronik
Bukti Pengiriman
Surat
Bukti Penerimaan
Surat
DIRJEN PAJAK



















PEMBERITAHUAN TERTULIS
(SURAT KEBERATAN TIDAK MEMENUHI PERSYARATAN)
S
U
R
A
T

K
E
B
E
R
A
T
A
N

WAJIB PAJAK
PEMBERITAHUAN
TERTULIS
Memenuhi
Persyaratan
Tidak
Memenuhi
Persyaratan dan
Tidak Ada
Perbaikan
dalam 3 Bulan
Proses
Penyelesaian
Keberatan
Tidak
Dipertimbangka
n

Tidak
Diterbitkan SK
Keberatan
TIDAK DAPAT DIAJUKAN
BANDING
SYARAT PENGAJUAN KEBERATAN (TAHUN 2007 DAN SEBELUMNYA)
PENGAJUAN KEBERATAN
WP tidak mengajukan permohonan Pasal 36 KUP.
secara tertulis dalam bahasa Indonesia
mengemukakan jumlah pajak yang terutang/dipot/put atau jumlah rugi menurut
penghitungan Wajib Pajak dengan disertai alasan
1 keberatan untuk 1 skp, untuk 1 pot/put pajak
dalam jangka waktu 3 bln sejak tanggal:
a. skp diterbitkan; atau
b. potput pajak oleh pihak ke-3
kecuali keadaan di luar kekuasaan WP
ditandatangani oleh WP, dan dalam hal ditandatangani oleh bukan WP, dilampiri
surat kuasa khusus
Tidak menunda kewajiban membayar pajak,
tidak menunda pelaksanaan penagihan pajak
PENGAJUAN KEBERATAN (TAHUN 2007 DAN SEBELUMNYA)

WAJIB
PAJAK


DIRJEN
PAJAK

Surat
Keberatan
tanggal terima
MEMENUHI SYARAT
TIDAK MEMENUHI SYARAT
Tanda bukti penerimaan
Tanda bukti penerimaan
tanggal terima perbaikan
3 bulan sejak skp diterbitkan/ potput pajak oleh pihak ke-3
secara tertulis dalam bahasa Indonesia
mengemukakan jumlah pajak yang
terutang/dipot/put atau jumlah rugi
menurut penghitungan Wajib Pajak
dengan disertai alasan
1 keberatan untuk 1 skp, untuk 1 pot/put
pajak
ditandatangani oleh WP, dan dalam hal
ditandatangani oleh bukan WP, dilampiri
surat kuasa khusus
SYARAT PENGAJUAN KEBERATAN (TAHUN 2008 DAN SESUDAHNYA)
PENGAJUAN KEBERATAN
WP tidak mengajukan permohonan Pasal 36 KUP.
secara tertulis dalam bahasa Indonesia
mengemukakan jumlah pajak yang terutang/dipot/put atau jumlah rugi menurut
penghitungan Wajib Pajak dengan disertai alasan
1 keberatan untuk 1 skp, untuk 1 pot/put pajak
telah melunasi pajak yang masih harus dibayar paling sedikit sejumlah yang telah
disetujui WP
dalam jangka waktu 3 bln sejak tanggal:
a. skp diterbitkan; atau
b. potput pajak oleh pihak ke-3
kecuali keadaan di luar kekuasaan WP
ditandatangani oleh WP, dan dalam hal ditandatangani oleh bukan WP, dilampiri
surat kuasa khusus
jangka waktu pelunasan pajak tertangguh
sampai dengan 1 bln sejak tanggal penerbitan
SK Keberatan
PENGAJUAN KEBERATAN (TAHUN 2008 DAN SESUDAHNYA)

WAJIB
PAJAK


DIRJEN
PAJAK

Surat
Keberatan
tanggal terima
3 bulan sejak skp diterbitkan/ potput pajak oleh pihak ke-3
MEMENUHI SYARAT
TIDAK MEMENUHI SYARAT
Tanda bukti penerimaan
secara tertulis dalam bahasa Indonesia
mengemukakan jumlah pajak yang
terutang/dipot/put atau jumlah rugi
menurut penghitungan Wajib Pajak
dengan disertai alasan
1 keberatan untuk 1 skp, untuk 1 pot/put
pajak
ditandatangani oleh WP, dan dalam hal
ditandatangani oleh bukan WP, dilampiri
surat kuasa khusus
Tanda bukti penerimaan
tanggal terima perbaikan
telah melunasi pajak yang masih harus
dibayar paling sedikit sejumlah yang telah
disetujui WP
KEADAAN DI LUAR KEKUASAAN WAJIB PAJAK
Sejak
1. skp dikirim; atau
2. Potput pajak
Kecuali terdapat keadaan diluar kekuasaan:
1. bencana alam
2. kebakaran
3. huru-hara/kerusuhan massal
4. diterbitkan SK Pembetulan secara jabatan yang
mengakibatkan jumlah pajak yang masih harus dibayar
yang tertera dalam skp berubah, kecuali SK
Pembetulan yang diterbitkan akibat hasil Persetujuan
Bersama
5. keadaan lain berdasarkan pertimbangan Dirjen Pajak
WP
Keberatan
Dalam jangka waktu
3 bulan
sejak tanggal
dikirim SK
Pembetulan
Syarat:
belum mengajukan keberatan atas surat ketetapan
pajak
setelah WP mengajukan keberatan terdapat penerbitan SK Pembetulan oleh Dirjen Pajak secara jabatan yang
mengakibatkan jumlah pajak bertambah, proses penyelesaian keberatan tetap dilanjutkan oleh Dirjen Pajak.
Dalam jangka waktu
3 bulan
Proses Keberatan
O
b
y
e
k

t
e
r
b
i
t

B
a
t
a
s

3 bulan
P
e
r
m
o
h
o
n
a
n

P
r
o
s
e
s

12 bulan
Minta penjelasan
Menyampaikan alasan tambahan
Mencabut keberatan
D
i
t
e
r
b
i
t
k
a
n


S
K

K
e
b
e
r
a
t
a
n

D
i
t
e
r
i
m
a


S
u
r
a
t

K
e
b
e
r
a
t
a
n

meminjam keterangan/bukti
WP-Pihak ke3, meninjau tempat,
pemeriksaan
Pembahasan
Penelitian
hasil penelitian
keberatan & tanggapan
tidak bersifat final dan
bukan keputusan
keberatan
berdasarkan laporan penelitian keberatan
mengabulkan seluruhnya, mengabulkan sebagian,
menolak, atau menambah
dianggap
dikabulkan
Maks 1 bulan
SPUH
(Pasal 16 PMK.03/2013)
Penyelesaian Keberatan
Direktur Jenderal Pajak berwenang:
a. meminjam buku, catatan, data, dan informasi dalam bentuk hardcopy
dan/atau softcopy kepada Wajib Pajak terkait dengan materi yang
disengketakan melalui penyampaian surat permintaan peminjaman;
b. meminta Wajib Pajak untuk memberikan keterangan terkait dengan
materi yang disengketakan melalui penyampaian surat permintaan
keterangan;
c. meminta keterangan atau bukti terkait dengan materi yang
disengketakan kepada pihak ketiga yang mempunyai hubungan
dengan Wajib Pajak (Pasal 54 PP 74 Th 2011);
d. meninjau tempat Wajib Pajak, termasuk tempat lain yang diperlukan;
e. melakukan pembahasan dan klarifikasi atas hal-hal yang diperlukan
dengan memanggil Wajib Pajak melalui penyampaian surat panggilan;
dan
f. melakukan pemeriksaan untuk tujuan lain dalam rangka keberatan
untuk mendapatkan data dan/atau informasi yang objektif yang dapat
dijadikan dasar dalam mempertimbangkan keputusan keberatan.
(Pasal 13 PMK.09/2013)
Wajib dipenuhi
paling lama 15
hari kerja
setelah tanggal
surat dikirim
Tidak dipenuhi
Surat
permintaan ke2
Wajib dipenuhi
paling lama 10
hari kerja
setelah tanggal
surat ke-2
dikirim
Keberatan atas Pot/Put harus menyerahkan asli bukti Pot/Put
tidak dimenuhi Keberatan
tetap diproses
dikirimkan paling lama 10 hari kerja sebelumnya
Hak WP Sehubungan dengan Permohonan Keberatan
1. Minta penjelasan
Agar Wajib Pajak dapat menyusun keberatan dengan alasan yang kuat
mengenai dasar pengenaan pajak, penghitungan rugi, atau
pemotongan/pemungutan
Direktur Jenderal Pajak wajib memberikan keterangan secara tertulis
(Pasal 25 ayat (6) UU KUP)


2. Menyampaikan alasan tambahan
Selama proses penyelesaian keberatan tetapi sebelum surat keputusan
diterbitkan, Wajib Pajak dapat menyampaikan alasan tambahan atau
penjelasan tertulis (Pasal 26 ayat (2) UU KUP)

Hak WP Sehubungan dengan Permohonan Keberatan
3. Hadir untuk memberi keterangan atau memperoleh penjelasan
Memberikan kesempatan yang lebih luas memperoleh keadilan, jika tidak
menggunakan proses keberatan tetap dapat diselesaikan
Ketentuan pembukuan, catatan, data, informasi, atau keterangan lain dalam proses
keberatan:
tidak diberikan saat pemeriksaan tidak dipertimbangkan
tidak diberikan saat pemeriksaan karena berada di pihak ketiga dipertimbangkan
tidak diminta pada saat pemeriksaan:
o diminta oleh DJP dapat dipertimbangkan
o diberikan oleh WP dapat dipertimbangkan
atas skp yang penghasilan kena pajaknya dihitung secara jabatan terbatas pada:
o dokumen yang terkait dengan penghitungan peredaran usaha atau penghasilan
bruto dalam rangka penghitungan penghasilan neto secara jabatan; dan
o dokumen kredit pajak sebagai pengurang Pajak Penghasilan.
(Pasal 26A ayat (4) UU KUP & Pasal 14 ayat (1) PMK.03/2013)
Hak WP Sehubungan dengan Permohonan Keberatan
4. Mencabut pengajuan keberatan
sebelum tanggal diterima surat pemberitahuan untuk hadir oleh Wajib Pajak
Persyaratannya sebagai berikut:
o diajukan secara tertulis dalam bahasa Indonesia dan dapat mencantumkan
alasan pencabutan;
o ditandatangani oleh Wajib Pajak atau kuasanya dengan surat kuasa
khusus; dan
o disampaikan ke KPP tempat Wajib Pajak terdaftar dengan tembusan
kepada Dirjen Pajak dan Kepala Kanwil DJP atasan KPP.
Jika sudah mencabut permohonan keberatan Wajib Pajak tidak dapat
mengajukan Pasal 36 ayat (1) huruf b akan tetapi masih dapat diajukan Pasal
36 ayat (1) huruf a UU KUP
(Pasal 30 PP 74 tahun 2011)
PENCABUTAN PENGAJUAN KEBERATAN

WAJIB PAJAK

SURAT
KEBERATAN

SPUH

Dapat
mencabut
pengajuan keberatan
diajukan secara tertulis dalam bahasa Indonesia
beserta alasan
ditandatangani oleh WP, dan dalam hal
ditandatangani oleh bukan WP, dilampiri surat
kuasa khusus
disampaikan ke KPP terdaftar dengan tembusan
Dirjen Pajak dan Kepala Kanwil DJP atasan
Kepala KPP
SURAT PERMOHONAN
PENCABUTAN
surat penolakan
Tidak dapat mengajukan
permohonan Pasal 36 ayat (1)
huruf b UU KUP
Masa/Bagian Tahun/Tahun Pajak
2008 dan sesudahnya
SKPKB/SKPKBT yg tidak disetujui
menjadi UTANG PAJAK
surat persetujuan/
SK KEBERATAN
12 bulan
Keputusan Keberatan
Dalam hal Wajib Pajak ditolak atau dikabulkan sebagian dan Wajib Pajak tidak mengajukan
permohonan banding, jumlah pajak berdasarkan keputusan keberatan dikurangi dengan
pajak yang telah dibayar sebelum mengajukan keberatan harus dilunasi paling lama 1 (satu)
bulan sejak tanggal penerbitan SK Keberatan,
penagihan dengan Surat Paksa akan dilaksanakan apabila Wajib Pajak tidak melunasi utang
pajak tersebut
Di samping itu, Wajib Pajak dikenai sanksi administrasi berupa denda sebesar 50% x KB
dalam SK keberatan - telah dibayar sebelum mengajukan keberatan
Siapa dan dengan apa pengenaan sanksi tersebut ?
Bolehkah mengajukan gugatan?
Jika belum puas WP mengajukan Banding ke PP
Tetapi tidak bisa mengajukan gugatan (Pasal 37 huruf c PP 74 Th 2011)
Termasuk jika SK keberatan menambah jumlah pajak yang masih harus dibayar
(Pasal 18 PMK.09/2013)
1. Wajib Pajak mencabut pengajuan keberatan
2. Pengajuan keberatan Wajib Pajak tidak
dipertimbangkan karena tidak memenuhi persyaratan
3. Wajib Pajak mengajukan permohonan banding
Tidak dikenakan denda 50%
Sebelum
Keb
SK Keberatan Denda 50% Pajak YMHD
SKPKB
1.000.000.000
Dibayar
100.000.000
Menerima
seluruhnya
100.000.000
0 0
Menerima
sebagian
600.000.000
50% x
(600.000.000
-100.000.000) :
250.000.000
750.000.000
Menolak
1.000.000.000
50% x
(1.000.000.000
- 100.000.000) :
450.000.000
1.350.000.000
Menambah
1.200.000.000
50% x
(1.200.000.000
- 100.000.000) :
550.000.000
1.650.000.00
0
Keputusan Keberatan
BANDING
Banding adalah upaya hukum yang dapat dilakukan
oleh Wajib Pajak atau penanggung Pajak terhadap
suatu keputusan yang dapat diajukan Banding,
berdasarkan peraturan perundang-undangan
perpajakaan yang berlaku. (UU No. 14 2002, Ps. 1)

Syarat-syarat Banding
Syarat Pengajuan Surat Banding (Ps. 35 & 36)
1. Harus diajukan dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan sejak tanggal
diterima Keputusan yang dibanding, kecuali diatur lain dalam
peraturan perundang-undangan perpajakan.
2. Terhadap 1 (satu) Keputusan diajukan 1 (satu) Surat Banding.
3. Banding diajukan dengan disertai alasan-alasan yang jelas, dan
dicantumkan tanggal tanggal terima surat keputusan yang dibanding.
4. Pada Surat Banding dilampirkan Salinan Keputusan yang dibanding.
5. Banding hanya dapat diajukan apabila besarnya jumlah pajak yang
terutang dimaksud telah dibayar sebesar 50% lima puluh persen)
dengan melampirkan Surat Setoran Pajak (SSP) atau Pemindah Bukuan
(Pbk). untuk Tahun Pajak s/d 2007. 2008 keatas tidak perlu
membayar 50% dari Pajak Terutang .

Kantor Pelayanan Pajak/
Kantor Wilayah/
Kantor Pusat
Surat Keputusan
Keberatan
Pengadilan Pajak
Pemenuhan persyaratan
formal
WP
3 bulan
Sidang
Acara Cepat
Sidang
Acara Biasa
Permohonan
Banding
Memenuhi Tidak Memenuhi
Permintaan uraian
banding
Surat Uraian
Banding
Keputusan
Banding
PROSES BANDING
22
Banding Keputusan
Putusan Pengadilan Pajak (Ps 80)

menolak
mengabulkan sebagian atau seluruhnya
Menambah pajak yang harus dibayar
Tidak dapat diterima
Membetulkan kesalahan tulis dan atau hitung
Membatalkan
Tidak
dapat
lagi
digugat/
banding
/kasasi
Banding Keputusan
Putusan Pengadilan Pajak (Ps 83)

Harus diucapkan dalam sidang terbuka untuk
umum
putusan Pengadilan Pajak tidak sah dan tidak
mempunyai kekuatan hukum dan karena itu
putusan dimaksud harus diucapkan kembali
dalam sidang terbuka untuk umum.
Jika Tidak?
Banding Keputusan
Putusan Pengadilan Pajak (Ps 83)


a. kepala putusan yang berbunyi "DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN
YANG MAHA ESA";
b. nama, tempat tinggal atau tempat kediaman, dan/atau identitas lainnya dari
pemohon Banding atau penggugat;
c. nama jabatan dan alamat terbanding atau tergugat;
d. hari, tanggal diterimanya Banding atau Gugatan;
e. ringkasan Banding atau Gugatan, dan ringkasan Surat Uraian Banding atau Surat
Tanggapan, atau Surat Bantahan, yang jelas;
f. pertimbangan dan penilaian setiap bukti yang diajukan dan hal yang terjadi dalam
persidangan selama sengketa itu diperiksa;
g. pokok sengketa;
h. alasan hukum yang menjadi dasar putusan;
i. amar putusan tentang sengketa; dan
j. hari, tanggal putusan, nama Hakim yang memutus, nama Panitera, dan keterangan
tentang hadir atau tidak hadirnya para pihak.
Harus memuat !
Banding Keputusan
Putusan Pengadilan Pajak

Dalam hal permohonan banding ditolak atau diterima
sebagian, maka WP dikenai
sanksi administrasi berupa denda 100% (seratus
persen) dari jumlah pajak berdasarkan
putusan banding dikurangi dengan pembayaran pajak
yang telah dibayar sebelum mengajukan keberatan.
Banding Keputusan
Putusan Pengadilan Pajak (Ps 87)

Apabila putusan Pengadilan Pajak
mengabulkan sebagian atau seluruh Banding,
kelebihan pembayaran Pajak dikembalikan dengan
ditambah
imbalan bunga sebesar 2%
(dua persen) sebulan
untuk paling lama 24 (dua puluh empat) bulan, sesuai
ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan
yang berlaku