Anda di halaman 1dari 1

Perkembangan Anak Menurut Jean Piaget dan Vigotsky

Posted on May 25, 2008 | 16 Comments


Perkembangan Anak Menurut Jean Piaget dan Vigotsky

The National for the Educational of Young Children (NAEYC) mendefinisikan pendidikan anak usia dini adalah pendidikan yang
melayani anak usia lahir hingga 8 tahun untuk kegiatan setengah hari maupun penuh baik di rumah ataupun institusi luar.
Asosiasi para pendidik yang berpusat diAmerika tersebut mendefinisikan rentang usia berdasarkan perkembangan hasil penelitian
di bidang psikologi perkembangan anak yang mengindikasikan baha terdapat pola umum yang dapat diprediksi menyangkut
perkembangan yang ter!adi selama 8 tahun pertama kehidupan anak. NAEYC !uga berperan sebagai lembaga yang memberikan
panduan dalam men!aga mutu program pendidikan anak usia dini yang berkualitas yaitu program yang sesuai dengan tingkat
perkembangan dan keunikan indi"idu.#embagian rentang usia berdasarkan keunikan dalam tingkat pertumbuhan dan
perkembangannya di $ndonesia% tercantum dalam buku kurikulum dan hasil bela!ar anak usia dini yang terbagi ke dalam rentang
tahapan berikut& (') (asa bayi berusia lahir ) '* bulan+ (*) (asa ,toddler- atau balita usia './ tahun+ (/) (asa prasekolah usia /.
0 tahun+ (1) (asa kelas 2 T3 usia 1.450 tahun

Teori perkembangan #iaget dengan konsep kecerdasan seperti halnya sistem biologi membangun struktur untuk berfungsi%
pertumbuhan kecerdasan ini dipengaruhi oleh lingkungan fisik dan sosial% kematangan dan ekuilibrasi. 6emua organisme
dilahirkan dengan kecenderungan untuk beradaptasi (menyesuaikan diri) dengan lingkungannya. Cara beradaptasi berbeda bagi
setiap indi"idu% begitu !uga proses dari tahap yang satu ke tahap yang lain dalam satu indi"idu. Adaptasi ter!adi dalam proses
asimilasi dan akomodasi. 3ita merespon dunia dengan menghubungkan pengalaman yang diterima dengan pengalaman masa lalu
kita (asimilasi)% sedangkan setiap pengalaman itu berisi aspek yang mungkin sa!a baru sama sekali. Aspek yang baru inilah yang
menyebabkan ter!adinya dalam struktur kognitif (akomodasi).Asimilasi adalah proses merespon pada lingkungan yang sesuai
dengan struktur kognitif seseorang. Tetapi proses pertumbuhan intelektual tidak akan ada apabila pengalaman yang ditangkap
tidak berbeda dengan skemata yang ada oleh sebab itu diperlukan proses akomodasi% yaitu proses yang merubah struktur kognitif.
2agi #iaget proses akomodasi tersebut dapat disamakan dengan bela!ar. 3onsep ini me!elaskan tentang perlunya guru memilih
dan menyesuaikan materi berpi!ak dari ide dasar yang diketahui anak% untuk kemudian dikembangkan dengan stimulasi lebih luas
misalnyadalam bentuk
pertanyaan sehingga kemampuan anak meningkat dalam menghadapi pengalaman yang lebih kompleks.

#iaget selain meneliti tentang proses berpikir di dalam diri seseorang ia !uga dikenal dengan konsep baha pembangunan
struktur berfikir melalui beberapa tahapan. #iaget membagi tahap perkembangan kognitif anak men!adi empat tahap& (') Tahap
sensori motor (lahir.* tahun)+ (*) Tahap praoperasi (usia *.7 tahun)+ (/) Tahap operasi konkrit (usia 7.'' tahun)+ (1) Tahap
operasi formal (usia ''.'4 tahun). Tahapan.tahapan ini sudah baku dan saling berkaitan. 8rutan tahapan Tidak dapat ditukar atau
dibalik karena tahap sesudahnya melandasi Terbentuknya tahap sebelumnya. Akan tetapi terbentuknya tahap tersebut dapat
berubah.ubah menurut situasi sesorang. #erbedaaan antara tahap sangat besar. 3arena ada perbedaan kualitas pemikiran yang
lain. (eskipun demikian unsur dari perkembangan sebelumnya tetap tidak dibuang. 9adi ada kesinambungan dari tahap ke tahap%
alaupun ada !uga perbedaan yang sangat mencolok.

:igotsky memandang baha sistem sosial sangat penting dalam perkembangan kognitif anak. ;rangtua% guru dan teman
berinteraksi dengan anak dan berkolaborasi untuk mengembangkan suatu pengertian. 9adi bela!ar ter!adi dalam konteks sosial%
dan muncul suatu istilah <ona #erkembangan #roksimal (=#>). =#> diartikan sebagai daerah potensial seorang anak untuk
bela!ar% atau suatu tahap dimana kemampuan anak dapat ditingkatkan dengan bantuan orang yang lebih ahli. >aerah ini
merupakan !arak antara tahap perkembanan aktual anak yaitu ditandai dengan kemampuan mengatasi permasalahan sendiri batas
tahap perkembangan potensial dimana kemampuan pemecahan masalah harus melalui bantuan orang lain yang mampu.6ebagi
contoh anak usia 4 tahun bela!ar menggambar dengan bantuan pengarahan dari ;rang tua atau guru bagimana caranya secara
bertahap% sedikit demi sedikit bantuan akan berkurang sampai =#> berubah men!adi tahap perkembangan aktual saat anak dapat
menggambar sendiri. ;leh karena itu dalam mengembangkan setiap kemampuan anak diperlukan scaffolding atau bantuan arahan
agar anak pada akhirnya menguasai keterampilan tersebut secara independen. >alam menga!ar guru perlu men!adi mediator atau
fasilitator di mana pendidik berada disana ketika anak.anak membutuhkan bantuan mereka. (ediatoring ini merupakan bagian
dari scaffolding. 9adi alaupun anak sebagai pebela!ar yang aktif dan ingin tahu hampir segala hal% tetapi dengan bantuan yang
tepat untuk bela!ar lebih banyak perlu terus distimuluasi sehingga proses bela!ar men!adi lebih efektif.

:igotsky meyakini baha pikiran anak berkembang melalui& (') (engambil bagian dalam dialog yang kooperatif dengan laan
yang terampil dalam tugas di luar <one pro?imal >e"elopment+ (*) (enggunakan apa yang dikatakan pendidik yang ahli dengan
apa Yang dilakukan. 2erbeda dengan #iaget yang memfokuskan pada perkembangan berfikir dalam diri anak (intrinsik)%
:igotsky menekankan baha perkembangan kognitif seorang anak sangat dipengaruhi oleh sosial dan budaya anak tersebut
tinggal. 6etiap budaya memberikan pengaruh pada pembentukan keyakinan% nilai% norma kesopanan serta metode dalam
memecahkan masalah sebagai alat dalam beradaptasi secara intelektual. 2udayalah yang menga!ari anak untuk berfikir dan apa
yang seharusnya dilakukan.