Anda di halaman 1dari 18

Status pakan

Nasioal
Kondisi terkini.

budidaya hewan air secara
intensif
luas atau potensi areal
budidaya
harga pakan belum mampu
dijangkau oleh semua level
pembudidaya hewan air di tanah air
harga pakan yang relatif tinggi
karena.
sebagian besar bahan baku pakan
tersebut diimpor dari luar negeri.
Tepung ikan merupakan bahan baku utama pakan kultivan
diimpor dari berbagai negara untuk mensuplai kebutuhan
nasional. Jumlah tepung ikan yang diimpor setiap tahun
berkisar 90% dari kebutuhan nasional
..

tidak stabilnya
produksi serta
harga bahan
baku tepung
ikan di
Indonesia
kebijakan
pemerintah yang
belum berpihak
pada sub sektor
ini (industri tepung
ikan dan pakan)
hasil tangkapan
ikan di perairan
nasional dan
internasional yang
terus menurun
negara kita yang
memliki dua
musim yaitu
musim hujan dan
musim kemarau
masa yang akan datang.
terjadi peningkatan
produksi usaha
budidaya dari tahun
ke tahun
peluang
penyediaan bahan
baku tepung ikan
mengimbangi
menurunnya
produksi usaha
penangkapan ikan
Kajian

ikan mujair berpeluang menjadi bahan baku tepung ikan di masa akan
datang melalui usaha akuakultur
pertimbangan menjadikan ikan mujair sebagai kandidat bahan baku
tepung ikan di antaranya adalah
..
Laju reproduksi yang sangat cepat sehinga dapat
dipelihara dari generasi ke generasi/turunan pada satu
musim pemeliharaan.
Mampu hidup dan dipelihara pada kondisi berdesak-
desakaan atau kerpadatan yang tinggi.
Mudah atau tidak rewel dalam penanganan budidayanya
serta mampu mengkonsumsi baik makanan alami yang
tersedia di tambak dan pakan buatan yang diberikan.
Kandungan gizinya cukup tinggi.


Bukan merupakan ikan konsumsi utama di Indonesia
sehingga kecil kemungkinannya terjadi persaingan
makanan dengan manusia.
Menjadi hama pada usaha akuakultur khususnya di
beberapa daerah di Indonesia.
Sebagian orang alergi setelah mengkonsumsinya,
walaupun termasuk ikan yang mampu meningkatkan
vitalitas tubuh kaum laki-laki.

Kondisi lain perwajahan
industri pakan nasional

tidak meratanya industri pakan
Jarak transportasi yang cukup jauh dan melalui beberapa
tahapan pengangkutan (darat dan lau atau kendaraan darat dan
kendaraan laut) berpeluang menyebabkan menurunnya kualitas
pakan yang diterima pembudidaya sebagai akibat penanganan
yang kurang hati-hati serta fluktuasi iklim pengangkutan
.
tingkat pengelolaannya
yang sangat sederhana
produktivitas yang
rendah
tidak kontinu
sulit dilirik industri pakan
berskala besar
bahan baku
pakan lainnya.
Solusi
industri pakan yang besar atau
pemerintah memiliki kepedulian yang
tinggi untuk memproduksi tepung ikan
melalui usaha akuakultur dan bermitra
dengan daerah atau masyarakat untuk
mengembangkan bahan baku lokal
yang tersedia maka permasalahan
ketersediaan dan harga yang tinggi
tepung ikan dan bahan baku lainnya
dapat teratasi
TERIMAH KASIH
Pemateri :1. ZAINUDDIN
2. MARY MAKALO
PERTANYAAN :
1. HASLINDA: MENGAPA PADA SAAT MUSIM
HUJAN PRODUKSI BAHAN BAKU MENURUN
DAN MUSIM KEMARAU MNINGKAT
2. ISHAK: U/ KLPK 3: BGMN MNGATASI
PERMASALAHANPAKAN NASIAONAL


PERTANYAAN:
1. HASLINDA: MENGAPA PADA SAAT MUSIM HUJAN
PRODUKSI BAHAN BAKU MENURUN DAN MUSIM
KEMARAU MNINGKAT
2. ISHAK: U/ KLPK 3: BGMN MNGATASI
PERMASALAHANPAKAN NASIAONAL

NUGRA : PADA MUSIM HUJAN DI AKIBATKAN OLEH
PENANGKAPANNYA MENURUN,
UMI: KARENA PADA MUSIM HUJAN PENANGKPANNYA
HANYA BERLANGSUNG 4-5 BULAN..
Chaidir : 1. karena hanya sebagai hama
2.di bentuknya BUMN untuk menjaga
fluktuasi harga
3. mampu memanfaatkan limbah yg tidak
terpakai
4. pemerataan sentra produksi



Rahmatul istiqomah : mengapa bukan di zaman
sekarang pemeliharaan ikan mujair di lakukan?
Kadek : Mengapa bahan baku pakan masih di
impor dari luar negeri.?

JANE : Belum adanya kesadaraan
masyarakat
Asriani : Teknologi yang masih minim
Aldimas : belum adanya bantuan dari
pemerintah
Akbar yanto: Nilai ekonomis ikan mujair
cukup rendah di banding ikan lain
Amriana : adanya kerjasama dengan
perusahaan, Bantuan teknologi dari
pemerintah
Faizal : pemerintah memberikan formulasi
agar produksi ikan mujair ini meningkat
Ahmad akbar M : 1. belum adanya inisiatif
dari pemerintah untuk menyediakan lahan
2. masyarakat belum mengetahui cara
mengelola tepung ikan
Nur astuti : teknologi yang belum
memadai, sedikitnya perusahaan yang
bergerak di bidang pembuatan pakan ini,
kesadaran masyarakat yg masih kurang

YULIANA : Mengapa hanya ikan mujair di
jadikan bahan baku.?
akbaryanto: lebih mudah di dapat,cara
pemeliharaannya singkat.
Nugrawangsa : Adanya kolaborasi antara
pakan ikan mujair dengan Nabati
Chaidir : Adanya perbedaan protein dan
hewani, protein hewani lebih mudah di
cerna..