Anda di halaman 1dari 46

Nervous System

Lubis, 2009
Klasifikasi
Nervous
System

Central Peripheral

Brain Spinal Cord Motoric Sensory

Involuntary / Voluntary /
Autonomic Somatic

Para
Sympathetic
sympathetic
Central Nervous System

Lubis, 2009
Fungsi SSP sangat penting

PERLU
DILINDUNGI
DENGAN BAIK
BAGAIMANA CARANYA?

 Terdapat dalam Tulang Tengkorak


 Terbungkus oleh meningen yang
mengandung cairan otak
Meningen
 Durameter  selaput kuat yg bersatu dgn
tengkorak

 Araknoid  bentuknya seperti sarang laba-laba.


Didalamnya terdapat cairan Serebrospinalis (CSF)
 Fungsi : bantalan untuk melindungi otak dari bahaya
kerusakan mekanik

 Piameter penuh pembuluh darah & sangat dekat


permukaan otak.
 Fungsi : memberi oksigen & nutrisi, mengangkut bahan
sisa metabolisme
CSF

 Volume CSF : 80-150 cc


 Zat yang terkandung : Glucosa, protein, asam
laktat, urea, kation (Na+, K+, Ca+, Mg+) dan
anion (Cl -, HCO3), sel darah putih
Otak

• Otak besar (Cerebrum),


• Otak tengah (Diencephalon),
• Otak kecil (Cerebellum),
Area Fungsional Korteks Cerebrum
 Area Motorik
 Area Motorik Primer : gyrus prasentral
 Area premotorik : pola pergerakan yg melibatkan
kelompok otot
 Area Broca : berbicara
 Area sensorik
 Area Sensorik Primer : girus postsentral
 Area Visual Primer : lobus oksipital
 Area Auditori Primer : tepi atas lobus temporal
 Area Olfaktori Primer : medial lobus temporal
 Area Pengecap Primer : lobus pariental
Area Fungsional Korteks Cerebrum
 Area Asosiasi : menerima & menganalisis
sinyal dari berbagai regio
 Area Asosiasi Frontal : fungsi intelektual & fisik yg
lebih tinggi
 Area Asosiasi somatik : lobus parietal, interpretasi
bentuk & tekstur suatu obyek & keterkaitan bagian tubuh
secara posisional
 Area Asosiasi Visual : lobus oksipital
 area asosiasi auditori : lobus temporal
 Area Bicara Wernicke : superior lobus temporal,
pengertian bahasa & formulasi berbicara
Cerebellum
 Koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar,
keseimbangan & posisi tubuh

 Cedera serebelum  gangguan tonus otot, gerakan


tidak terkoordinir
 tak sanggup memasukan makanan kedalam mulutnya sendiri
 mengotori mukanya akibat makanan yang tercecer
 terombang ambing sewaktu berjalan
 cenderung untuk jatuh ke arah sisi badan yang mendapat
cedera
 semua gerakan sadar dan otot-otot anggota badan menjadi
lemah
 cara bicarapun lambat
DIENCEPHALON

• Terletak diantara serebrum dan otak


tengah
DIENCHEPALON

• Talamus: massa oval, substansi abu-abu


yang sebagian tertutup substansi putih
• Hipotalamus: Terletak di inferior talamus
BATANG OTAK
Brain Stem

• Mesencephalon
• Pons
• Medulla oblongata
Mesensefalon

 menghubungkan pons & serebelum dgn


serebrum
 jalur penghantar
 pusat refleks
Pons

 menghubungkan otak kecil bagian kiri &


kanan
 menghubungkan otak besar & sumsum
tulang belakang
 Hampir semuanya terdiri dari subtansi putih
 Pusat respiratorik
 nuklei saraf kranial V, VI dan VII
Medula Oblongata

 menghantarkan impuls yang datang dari


medula spinalis menuju ke otak

 mempengaruhi refleks fisiologis : detak


jantung, tekanan darah, volume & kecepatan
respirasi, gerak alat pencernaan & sekresi
kelenjar pencernaan

 mengatur gerak refleks lain : bersin, batuk


dan berkedip
MEDULLA SPINALIS
Spinal Nerve
 Terletak dalam kanalis vertebralis
 Mengurus persarafan tubuh,
anggota badan serta bagian kepala
 Cervical I  Lumbal I / II
Struktur Umum
Medulla Spinalis
 Berbentuk silinder berongga & agak pipih
 Dua pembesaran (lumbal & serviks) : Menandai sisi keluar saraf spinal
besar yang mensuplai lengan & tungkai
 31 pasang saraf spinal keluar melalui foramina intervertebralis
 Saraf spinal bagian bawah mengarah ke bawah, (korda ekuina) muncul
dari kolumna spinalis pada foramina intervertebralis lumbal & sakral yang
tepat
 Meningen yang melapisi otak juga melapisi korda
 Setiap saraf spinal memiliki 1 radiks dorsal & 1 radiks ventral
 Radiks dorsal  kelompok-kelompok serabut sensorik yang memasuki
korda
 Radiks ventral : penghubung ventral dan membawa serabut motorik dari
korda
 Radiks dorsal dan ventral pada setiap sisi segmen medulla spinalis
menyatu untuk membentuk saraf spinal
Struktur Internal Medulla

Spinalis
Kanalis Sentralis berukuran kecil di kelilingi oleh substansi abu-abu
bentuknya seperti huruf H
 Batang atas dan bawah huruf H disebut tanduk / kolumna, mengandung
badan sel, dendrit asosiasi & neuron eferen serta akson
 Tanduk posterior : badan sel yang menerima sinyal melalui saraf spinal dari
neuron sensorik
 Tanduk anterior : neuron motorik yang aksonnya mengirim impuls melalui
saraf spinal ke otot dan kelenjar
 Tanduk lateral : mengandung badan sel neuron SSO
 Komisura abu-abu menghubungkan substansi abu-abu di sisi kiri dan kanan
medulla spinalis
Peripheral Nervous
System
Sistem Saraf Perifer
 penghubung komunikasi susunan saraf pusat
yang mengontrol aktivitas otot dan kelenjar
 menimbulkan potensial aksi
 jantung, otot polos, sebagian besar kelenjar
eksokrin dan endokrin dipersarafi oleh sistem
saraf otonom (cabang involunter)
 otot-otot rangka dipersarafi oleh sistem saraf
somatik yaitu (cabang volunter)
Saraf Spinal
 Dimulai dari bagian bawah medulla oblongata
sampai pada vertebrae lumbal I dan II
 Saraf spinalis mempunyai cabang-cabang dan
akan membentuk saraf tepi/perifer
Saraf Spinal
 Servikal : 8 pasang
 Torakal : 12 pasang
 Lumbal : 5 pasang
 Sakral : 5 pasang
 Koksigeal : 1 pasang
Pleksus Spinalis
PLEKSUS ASALNYA SARAF YG BAGIAN TUBUH
TERLIBAT YANG
DIPERSARAFI
CERVICALIS C1 – C4 N. VAGUS N. DIAFRAGMA,
ACESORIUS OTOT BAHU DAN
LEHER
BRACHIALIS C5 – C8 + T1 N. ULNARIS N. OTOT ANGGOTA
RADIALISN. GERAK ATAS
AXILLARIS N.
MUSCULOCUTA
NEUS

LUMBALIS L1 – L4 N. FEMORAL N. ABDOMEN


OBTURATOR BAWAH,
PANGGUL
SACRALIS L4 – L5 N. ISKIADIKUS ANGGOTA
S1 –S4 GERAK BAWAH
Pleksus Spinalis
Saraf Kranialis
NERVUS ASALNYA SIFAT/FUNGSI

I. OLFAKTORIUS RESEPTOR & BULBUS SENSORIK. MEMBAWA


OLFAKTORIUS  RANGSANG BAU KE
KORTEKS OLFAKTORIUS OTAK
II. OPTIKUS RETINA KHIASMA SENSORIK,
OPTIKUS  KORTEKS MEMPERSARAFI BOLA
OPTIKUS MATA, MEMBAWA
RANGSANG
PENGLIHATAN

III. MIDBRAIN MOTORIK,


OKULOMOTORIUS MEMPERSARAFI OTOT-
OTOT BOLA MATA
IV. TROKLEARIS MIDBRAIN MOTORIK,
MEMPERSARAFI OTOT
BOLA MATA
Saraf Kranialis
NERVUS ASALNYA SIFAT/FUNGSI

V. TRIGEMINUS PONS

V. I. OFTALMIKUS SENSORIK KULIT KEPALA


BAGIAN DEPAN, KELOPAK MATA,
SELAPUT LENDIR MATA & BOLA
MATA
V. II. MAKSILARIS SENSORIK  GIGI ATAS,
PALATUM. BATANG HIDUNG &
RONGGA HIDUNG, BIBIR ATAS
V. III. CAMPURAN  OTOT PENGUNYAH,
MANDIBULARIS GIGI BAWAH, KULIT TEMPORAL &
DAGU
VI. ABDUSEN PONS MOTORIK  OTOT ORBITA
VII. FASIALIS PONS CAMPURAN WAJAH, KULIT
KEPALA, OTOT LIDAH & SELAPUT
LENDIR
Saraf Kranialis
NERVUS ASALNYA SIFAT/FUNGSI
VIII. SENSORIK TELINGA,
BATANG OTAK
VESTIBULOKOKLEA RANGSANG PENDENGARAN
R
IX. MEDULLA CAMPURANFARING,
GLOSSOFARINGEAL SPINALIS KE PRODUKSI SALIVA,
TENGGOROKAN RANGSANG KECAP DAN
LIDAH
X. VAGUS MEDULLA CAMPURAN FARING,
SPINALIS KE LARING, VISERA ABDOMINAL
CAVUM THORAK DAN THORAKAL
DAN ABDOMEN
XI. AKSESORIUS MEDULA KE OTOT MOTORIK  M.
LEHER DAN STERNOCLEIDOMASTOIDEUS
BELAKANG DAN M. TRAPEZIUS
BADAN
XII. HIPOGLOSSUS MEDULLA MOTORIK  LIDAH , OTOT
SPINALIS KE LIDAH, RASA KECAP
LIDAH
Sistem Saraf Otonom
• Simpatis
• mempercepat denyut jantung dan memperlambat
pencernan
• FIGHT and FLIGHT
• Parasimpatis
• memperlambat denyut jantung dan mempercepat
pencernaan
• REST and DIGEST
• Sebagian organ & kelenjar memiliki sumber
persarafan ganda yaitu : menerima
beberapa serabut dari saraf otonom
(simpatis dam parasimpatis)
Saraf Simpatis

 Kornu anterior Thorakalis 1 - 12 &


Lumbalis 1-3 : nukleus vegetatif berisi
kumpulan sel saraf simpatis.
 Trunkus simpatikus beserta cabang-
cabangnya di sebelah kiri dan kanan
vertebra
 Pleksus simpatikus
Saraf Simpatis
Saraf Parasimpatis

 Mempersarafi kelenjar air mata &


mukosa hidung : berpusat di nukleus
lakrimalis → N. VII
 Mempersarafi kelenjar ludah
(sublingualis & sibmandibularis) :
berpusat di nukleus salivatorius superior
→ N. VII
Saraf Parasimpatis
 Mempersarafi kelenjar ludah parotis : nukleus
salivatorius inferior → N. IX
 Mempersarafi jantung, paru-paru,
gastrointestinum, ginjal, pankreas, limpa, hepar
& kel. suprarenalis : nukleus dorsalis → nervus
X
 Mempersarafi kolon desenden, sigmoid,
rektum, vesika urinaria & alat kelamin : sakral
II,III,IV
Saraf Parasimpatis
Organ Simpatis parasimpatis
Jantung Denyut ↑ Denyut ↓
Arteri koroner Dilatasi Konstriksi
Pembuluh Vasokonstriksi Vasodilatasi
darah
Tekanan darah Naik Turun
Bronkus Dilatasi Konstriksi
Kel. ludah Sekresi ↓ Sekresi ↑
Kel. lakrimalis Sekresi ↓ Sekresi ↑
Pupil mata Dilatasi Konstriksi
Pencernaan Peristaltik ↓ Peristaltik ↑
Kel. keringat Ekskresi ↑ Ekskresi ↓
REFLEKS
• Reaksi motorik medulla spinalis yg
bersifat otomatis & terjadi hampir dgn
segera sebagai reaksi terhadap sinyal
sensoris

• Reflek regang
• Refleks penarikan diri