Anda di halaman 1dari 5

29.

Untuk menghasilkan magnesium oksida, sebanyak 1,365 gram sampel magnesium


dibakar dalam 6,945 gram gas oksigen. Setelah reaksi terjadi, diperoleh massa oksigen
yang tidak bereaksi sebanyak 6,045 gram, massa magnesium oksida yang terbentuk
adalah . . .
a. 2,265 gram
b. 2,365 gram
c. 2,465 gram
d. 2,565 gram
e. 2,765 gram

30. Sebuah tabung Y, salah satu kakinya diisi dengan aluminium hidroksida Al(OH)
3
dan
kaki lainnya diisi dengan larutan HCl. Massa tabung beserta isinya adalah 75 gram.
Apabila tabung dimiringkan sehingga larutan HCl tumpah ke kaki tabung yang berisi
aluminium hidroksida, maka terjadilah reaksi:
Al(OH)
3(aq)
+ 3HCl
(aq)
AlCl
3(aq)
+ 3H
2
O
(l)
Setelah selesai tabung beserta isinya ditimbang, massa tabung dan isinya sekarang adalah
. . .
a. 125 gram
b. 100 gram
c. 75 gram
d. 50 gram
e. 25 gram

31. Pada percobaan berikut terjadi reaksi antara besi dan belerang sehingga membentuk besi
(II) sulfida. Data yang diperoleh sebagai berikut:
Percobaan
Massa
Besi
(gram)
Massa
Belerang
(gram)
Massa
Besi (II)
Sulfida
(gram)
1 3,7 1,85 5,55
2 7,4 3,7 11,1
3 9,2 4,6 13,8
4 12,4 6,2 18,6
Perbandingan massa besi dengan massa belerang adalah . . .
a. 1 : 3
b. 1 : 2
c. 1 : 4
d. 3 : 1
e. 2 : 1

32. Unsur P dan Q dapat membentuk 2 macam senyawa. Senyawa I mengandung 50% unsur
P dan senyawa II mengandung 20% unsur Q. Perbandingan massa unsur Q yang sesuai
dengan Hukum Dalton adalah . . .
a. 5 : 2
b. 4 : 1
c. 2 : 2
d. 2 : 1
e. 1 : 2

33. Seorang peneliti mereaksikan unsur karbon dan unsur oksigen. Massa karbon yang di
reaksikan tetap, sedangkan massa oksigen divariasikan. Di akhir reaksi, ia memperoleh
dua jenis senyawa dengan komposisi sebagai baerikut:
Senyawa Massa Karbon
Massa Oksigen
I 21,5 gram
28,6 gram
II 13,7 gram
36,4 gram
Perbandingan massa unsur oksigen dalam senyawa pertama dan kedua adalah . . .
a. 2 : 1
b. 2 : 2
c. 2 : 3
d. 1 : 1
e. 1 : 2

34. Pada suhu dan tekanan tertentu terjadi reaksi sebagai berikut:
N
2
+ O
2


N
2
O
5
(belum setara)
Jika N
2
direaksikan dengan 10 L gas oksigen, maka banyaknya volum gas N
2
O
5
adalah
a. 4
b. 5
c. 6
d. 7
e. 8

35. Jika gas amoniak direaksikan dengan oksigen menghasilkan 20 molekul gas nitrogen
monoksida dan sejumlah uap air, maka jumlah molekul gas amoniak dan oksigen yang
diperlukan adalah . . .
a. 15 molekul dan 40 molekul
b. 18 molekul dan 25 molekul
c. 19 molekul dan 40 molekul
d. 20 molekul dan 25 molekul
e. 20 molekul dan 30 molekul

36. Jika pada keadaan STP 7,25 gr suatu gas bervolume 5,6 L, maka Mr gas tersebut adalah .
. .
a. 27
b. 28
c. 29
d. 31
e. 30

37. Apabila terdapat volum gas sebanyak 8,96 L, maka senyawa yang memiliki massa yang
paling besar pada keadaan STP adalah
a. N
2

b. O
2

c. NH
4

d. CO
2

e. SO
2


38. Pada suhu dan tekanan tertentu terdapat 12 L gas C
2
H
6
. Kemudian gas tersebut dibakar
dengan gas O
2
secara sempurna sehingga menghasilkan CO
2
dan H
2
O. Volume O
2
yang
diperlukan dalam pembakaran tersebut adalah
a. 36
b. 38
c. 40
d. 42
e. 44

39. Jumlah atom oksigen yang terdapat dalam 3,16 gr KMnO
4
adalah
a. 4,814 x 10
21

b. 4,816 x 10
21

c. 4,814 x 10
22

d. 4,816 x 10
22

e. 4,818 x 10
23


40. Volume gas N
2
yang memiliki massa 14 gr jika diukur pada keadaan standar adalah
(Ar N = 14)
a. 11,2 L
b. 22,4 L
c. 33,6 L
d. 44,8 L
e. 55,6 L

41. Suatu senyawa hidrokarbon C
x
H
y
terdiri dari 85,7% massa karbon. Jika pada keadaan
standar 8,4 gram gas hidrokarbon tersebut volumenya 4,48 L, maka rumus molekul
senyawa tersebut adalah . . .
a. C
3
H
8

b. C
4
H
8

c. C
2
H
4

d. C
3
H
8

e. C
3
H
6


42. Suatu oksida belerang mengandung % belerang sama dengan persen oksigennya, maka
rumus kimia dari senyawa oksida belerang tersebut adalah . . .
a. SO
b. S
2
O
3

c. SO
2

d. S
2
O
e. SO
3


43. Rumus molekul dari senyawa hidrat CaSO
4
.nH
2
O (Mr = 172) adalah
a. CaSO
4
.H
2
O
b. CaSO
4
.2H
2
O
c. CaSO
4
.3H
2
O
d. CaSO
4
.4H
2
O
e. CaSO
4
.5H
2
O

44. Pemanasan 4,5 gr Al
2
(SO
4
)
3
. nH
2
O menyebabkan massanya berkurang sebesar 1,08 gr.
Jumlah molekul air yang terikat pada senyawa hidrat tersebut adalah

a. 4
b. 5
c. 6
d. 7
e. 8

45. Suatu cuplikan 4,41 gram KClO
3
, mengandung KCl sebagai pengotor, cuplikan itu
dipanaskan dan menghasilkan 500 ml oksigen, diukur pada 20
o
C dan 685 mmHg.
Persentase KCl dalam cuplikan adalah . . . (Ar K=39 ; O=16 ; Cl=35,5)
a. 0,723%
b. 1,272%
c. 1,721%
d. 2,174%
e. 2,712%

46. Suatu campuran NaCl dan KCl massanya 12 gram. Campuran ini direaksikan dengan
larutan perak nitrat (AgNO
3
) berlebih. Jika massa AgCl yang terbentuk sebanyak 27
gram, maka persentase NaCl dalam campuran tersebut adalah. . .
a. 46,468%
b. 47,486%
c. 60,048%
d. 61,468%
e. 64,768%

47. Sebanyak 22,4 gr logam Fe direaksikan dengan 0,3 mol larutan H
2
SO
4
menurut reaksi
berikut:
Fe + H
2
SO
4
Fe
2
(SO
4
)
3
+ 3H
2
(belum setara)
Pereaksi pembatas dari reaksi tersebut adalah
a. H
2
SO
4

b. Fe
c. Fe
2
(SO
4
)
3

d. H
2

e. H
2
dan H
2
SO
4


48. Sebanyak 4,8 gram logam magnesium direaksikan dengan 2,8 gram gas nitrogen pada
temperatur tinggi menurut persamaan reaksi:
Mg
(s)
+ N
2(g)
Mg
3
N
2(s)
(belum setara)
Jumlah massa zat sisa dan massa zat yang terbentuk setelah reaksi selesai adalah . . .
a. 7,4 gram
b. 7,5 gram
c. 7,6 gram
d. 7,7 gram
e. 7,8 gram

49. Logam Fe direaksikan dengan asam sulfat menurut reaksi:
Fe
(s)
+ H
2
SO
4(aq)
Fe
2
(SO
4
)
3(aq)
+ H
2(g)
(belum setara)
Volume H
2
SO
4
yang diperlukan untuk menghasilkan 5 L gas H
2
diukur pada 25
o
C dan 4
atm adalah . . .
a. 18,312 L
b. 18,322 L
c. 18,324 L
d. 18,334 L
e. 18,344 L

50. Suatu cuplikan dengan kadar karbon 60% dapat menghasilkan 5,5 gram CO
2
, Massa
cuplikan tersebut adalah . . .
a. 0,2 gram
b. 0,4 gram
c. 0,6 gram
d. 0,7 gram
e. 0,8 gram