Anda di halaman 1dari 7

TEKNIK ARSITEKTUR

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI


PENGERTIAN ARSITEKTUR
Arsitektur adalah seni dan ilmu dalam
merancang bangunan. Dalam artian yang lebih
luas, arsitektur mencakup merancang dan
membangun keseluruhan lingkungan binaan,
mulai dari level makro yaitu perencanaan kota,
perancangan perkotaan, arsitektur lansekap,
hingga ke level mikro yaitu desain bangunan,
desain perabot, dan desain produk. Arsitektur
juga merujuk kepada hasil-hasil proses
perancangan tersebut.
Arsitektur sistem berbentuk ruang / tata
ruang dibangun oleh seseorang maupun
kelompok untuk melaksanakan (tempat/wadah)
kegiatan tertentu.
ARSITEKTUR
Belajar masa lalu syarat utama untuk dapat merancang dengan baik di masa
sekarang dan akan datang. Dalam hal tradisionalisme, mempelajarinya sangat
penting untuk merancang dan membangun arsitektur Neo-Vernakular yaitu
arsitektur modern mengacu pada tradisi, budaya lingkungan termasuk iklim di
mana bangunan didirikan.
Sejarah atau jaman kapan, apa, untuk apa suatu
bentuk arsitektur dibangun dan semua terkait
dengan dimensi waktu dan budaya saat
bangunan didirikan.
Geografis atau tempat dimana suatu bentuk
arsitektur dibangun terkait dengan iklim, bahan
bangunan dll apek arsitektural
Situasi atau lokasi termasuk aspek topografis
dan geologis dari bangunan yang dilihat sebagai
suatu sistem, sub sistem dalam suatu lingkungan
termasuk bangunan di sekitar dan ekosistemnya.
Tata letak atau susunan unit-unit dalam
kompleks arsitektur yang dikaji, menurut fungsi
dan hubungan satu unit dengan lainnya.
Denah atau tata ruang masing-masing unit (bila
bangunan terdiri dari unit-unit majemuk). Jenis-
jenis ruang dan susunannya sebagai suatu
sistem tata ruang, hubungan satu ruang dengan
ruang lainnya terkait dengan masing-masing
fungsi.
Bentuk masing-masing unit (bila terdiri dari unit-
unit majemuk), untuk dilihat pola, aliran dan
gaya yang dianut.
Struktur, konstruksi, dan bahan bangunan
Dekorasi atau hiasan.
Aspek
Arsitektural
yang dikaji:
SEJARAH
PERKEMBANGAN
ARSITEKTUR
Arsitektur Tradisional dan Primitif
Ars. Primitif = Dibangun oleh masyarakat
terisolir jauh dari pengaruh luar,sejak
zaman dahulu hingga sekarang masih ada
Ars. Tradisional = dibangun oleh
masyarakat agraris lebih maju dari primitif,
turun temurun berdasarkan pengalaman
empiris orang tua dan nenek moyang
Arsitektur Klasik
Sudah ada sejak zaman Yunani ribuan
tahun sebelum masehi, berkembang
dalam masyarakat.
Arsitektur =teori dan ilmu pengetahuan
(ilmu alam, matematik, ukur sudut,
ruang, biologi, teori keindahan, dan seni
Arsitektur Modern
Perkembangan dari klasik barat,
berubah secara revolusioner sejalan
dengan revolusi industri mulai awal
abad XIX dengan terjadinya perubahan
dalam hidup dan pola pikir
CIRI-CIRI ALIRAN DALAM ARSITEKTUR
Terbentuk oleh tradisi dan kebiasaan, dibangun
berdasarkan intuisi, naluri, dan kebiasaan, diwariskan turun
temurun dari waktu ke waktu (empiris)
Tradisi terbentuk oleh ikatan/hubungan sosial dalam tempat
tertentu dan dalam kurun waktu lama.
Konsep, pola pemikiran atau budaya berpikir ritual,
spritual, magis, dan religius.
Tidak mendasarkan pada teori-teori dan ilmu pengetahuan
Bahan dan proses pembangunan diambil dari alam, diolah
sederhana, tanpa melibatkan banyak orang. (atap dari
daun)
Tidak diketahui kapan proses pembentukan,
perkembangan, dan perubahan terjadi, namun bagian dari
antropolgi (kebudayaan)
Mengalami perubahan sangat lambat, tidak diketahui proses
dan terjadinya.
Keseluruhan bangunan dan bagian-bagiannya termasuk
dekorasi mempunyai fungsi majemuk = fungsi sosial,
spritual
CIRI-CIRI ALIRAN DALAM ARSITEKTUR
Terbentuk oleh pengalaman, dipelajari,
mempunyai teori dan konsep nyata (konkrit)
proporsi, komposisi, keindahan, dll.
Bahan dan proses pembangunan dipakai
langsung dari alam, namun diproses sederhana
tidak terlalu banyak melibatkan orang seperti
batu yang dipahat.
Bagian dari sejarah karena mempunyai data-data
nyata, kapan, siapa, untuk apa dibangun suatu
bentuk arsitektur.
Mengalami perubahan meski lambat (evolutif
dalam ukuran jaman abad)
Bagian dari seni
Terbentuk berbagai aliran (masing-masing
mempunyai kaidah yang baku)
CIRI-CIRI ALIRAN DALAM ARSITEKTUR
Terbentuk oleh pengalaman, mempunyai teori
yang berkembang dan berubah dengan cepat,
bahkan kadang menentang teori-teori yang sudah
ada sebelumnya, menggabungkan berbagai teori.
Teori baru dapat timbul setiap saat.
Gabungan dari seni, teknik, dan teknologi.
Pembangunan, konstruksi dan bahan diolah
dalam proses sangat panjang, melibatkan jumlah
orang yang tak terhitung (kaca, baja, beton,
metal dll)
Perubahan sangat cepat dan dipercepat oleh
perkembangan budaya, teknologi, dan ilmu
pengetahuan dan penduduk secara kualitati
maupun kuantitatif.