Anda di halaman 1dari 4

Nur Inayah Syar (NIM: 1302588)

1. Judul Pendekatan Psikometri untuk Pengembangan Penilaian Instrumen Rencana


Pembelajaran 5E dalam Pengajaran Berbasis Inquiry
2. Pendahuluan Penilaian merupakan fitur utama dalam pendidikan IPA dan matematika di Amerika Serikat
Evaluasi prestasi siswa dalam sains dan matematika bahkan mencapai skala global dengan
pengujian siswa AS di kelas empat dan delapan sebagai bagian dari Trends in International
Mathematics and Science Study ( TIMSS ). Menurut Nations Report Card on Hands-On and
Interactive Computer Tasks Assessment from the 2009 Science Assessment, sebagian
besar siswa mampu melakukan pengamatan data , tetapi tidak mampu membuat
keputusan tentang data yang sesuai untuk dikumpulkan dalam percobaan apalagi dalam
membuat kesimpulan yang tepat dan menjelaskan hasil yang diperoleh. Pendekatan
pengajaran berbasis inquiry jika diterapkan dengan benar dapat memberi kesempatan
guru untuk mengarahkan siswa melalui kegiatan eksplorasi yang menangani konten dan
praktek di bidang sains. Dengan demikian ,inquiry sebagai pusat dari metode sains
mengarah ke fokus studi pengembangan instrumen penilaian yang menyediakan alat
untuk menilai dan mengevaluasi keterampilan calon guru dalam mengembangkan rencana
pelajaran berbasis inquiry menggunakan model pembelajaran 5E .
3. Rumusan
Masalah
Bagaimanakah gambaran desain dan penilaian secara psikometrik dalam rubrik rencana
pembelajaran 5E (5E ILPv2) pada pengajaran berbasis inquiry?
4. Metodologi Penelitian ini merupakan jenis Research and Development dengan menggunakan dua
tahap pengembangan psikometri. Populasi penelitian merupakan calon guru yang
terdaftar dalam metode sains dasar dari tiga universitas yang berbeda. Sampel penelitian
sebanyak 224 calon guru
5. Hasil
Penelitian

6. Komentar

Ctt: Jurnal di bawah tidak menjawab tujuan. . Dilampirkannya contoh pengisian Lembar Kerja cukup
membantu dalam memberikan gambaran yang jelas tentang pengembangan Lembar Kerja yang
dimaksud. Penelitian ini juga dapat memotivasi peneliti lain untuk melakukan pengembangan
penelitian sebab tema penelitian yang diangkat cukup menarik dan bermanfaat untuk calon guru sains.
Siklus kedua kenapa tidak dilakukan? Tujuan tidak sejalan dengan hasil, bagaimana cara mengembangkan


Nur Inayah Syar (NIM: 1302588)

Judul Developing worksheet based on science process skills: Factors affecting solubility
Pendahuluan Ilmu pengetahuan dan teknologi kurikulum bertujuan untuk mendidik individu agar
menyadari konsep ilmu pengetahuan dan prinsip-prinsip yang mempengaruhi kehidupan
mereka dan juga sadar tanggung jawab individu dan sosial. Para siswa membutuhkan
keterampilan proses baik ketika melakukan penyelidikan ilmiah dan selama proses belajar
mereka. KPS didefinisikan sebagai adaptasi dari keterampilan yang digunakan oleh para
ilmuwan untuk menyusun pengetahuan, memikirkan masalah dan membuat kesimpulan .
KPS memiliki pengaruh yang besar pada pendidikan ilmu pengetahuan karena mereka
membantu siswa untuk mengembangkan keterampilan mental yang lebih tinggi, seperti
berpikir kritis, pengambilan keputusan dan pemecahan masalah. Agar memiliki hasil yang
efektif mereka biasanya mengaplikasikan teori yang diperoleh melalui dari praktek
laboratorium dan mencatat serta mengolah hasilnya dengan menggunakan lembar kerja.
Lembar kerja inilah yang akan dikembangkan berdasarkan keterampilan proses sains.
Rumusan
Masalah
Bagaimanakah cara mengembangkan lembar kerja berbasis keterampilan proses sains pada
materi faktor-faktor yang mempengaruhi kelarutan dalam praktek laboratorium kimia?
Metodologi Penelitian ini dilakukan selama tahun akademik 2007-2008 di departemen pendidikan,
Giresun University, Turki . Dengan sampel 32 orang calon guru (PST) tingkat satu .
Empat kelompok , yang terdiri dari 5 PST dan dua kelompok dari 6 PST. Penelitian
merupakan jenis penelitian tindakan (Action Research). Lembar Kerja dikembangkan
kemudian mendapat penilaian dan pertimbangan dari para ahli. Penelitian dilaksanakan
dalam dua tahap. Pertama yaitu berupa penjelasan tentang hal-hal yang berkaitan dengan
Keterampilan Proses Sains. Kedua, mereka akan melengkapi lembar kerja yang telah
dikembangkan berdasarkan Keterampilan Proses Sains.
Hasil
Penelitian
Untuk keperluan pembelajaran faktor yang mempengaruhi kelarutan dan kemungkinan
calon guru untuk memperoleh KPS, lembar kerja berdasarkan KPS telah diselesaikan
dengan dengan cukup baik. Namun, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan dalam
memberikan bukti konkret tentang bagaimana hal tersebut mempengaruhi KPS calon guru,
karena selembar kertas hanya bisa menggambarkan hasil yang terbatas.
Komentar: Berdasarkan kelengkapan format jurnal, jurnal ini belum dapat dikategorikan lengkap. Di
dalamnya tidak disebutkan jumlah populasi, hipotesis dan rumusan masalah. Analisis dan pembahasan
berdasarkan hasil yang dicapai oleh calon guru berdasarkan lembar kerja tidak dituliskan. Hasil
penelitian tidak dipaparkan secara jelas dan langsung melangkah pada implikasi keefektifan lembar
kerja berbasis KPS yang juga tidak menggambarkan keseluruhan hasil penelitian. Tidak ada penarikan
kesimpulan yang menggambarkan apakah tujuan penelitian tercapai atau belum. Tidak dicantumkan
teknik sampling dan alasan mengapa peneliti membagi sampel menjadi dua bagian yang terdiri dari
Nur Inayah Syar (NIM: 1302588)

empat dan dua kelompok dengan jumlah anggota yang berbeda. Selain itu, tidak ada indikator
pencapaian KPS atau asesmen yang digunakan untuk menilai hasil kerja calon guru. Tapi peneliti telah
mengantisipasi hal tersebut dengan memberikan saran bahwa untuk menyelidiki efektifitas secara
komparatif, penelitian lebih lanjut harus dilakukan. Hal ini diyakini bahwa hanya satu lembar kerja
tidak cukup untuk menggambarkan tercapainya KPS. Untuk alasan ini, lembar kerja berdasarkan KPS
tentang berbagai topik harus dikembangkan untuk kegiatan laboratorium fisika, kimia, dan biologi dan
efektivitas lembar kerja harus diselidiki lebih jauh. Bagian dari Lembar Kerja ini dapat diubah untuk
memenuhi kebutuhan sampel.



















Nur Inayah Syar (NIM: 1302588)