Anda di halaman 1dari 2

BAB 1

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Nyeri merupakan mekanisme pelindung yang berupa perasaan sensoris dan emosional
yang tidak nyaman. Nyeri terjadi setiap kali ada jaringan yang rusak, dan menyebabkan individu
bereaksi untuk menghilangkan stimulus nyeri. Keadaan psikis sangat mempengaruhi nyeri,
misalnya emosi dapat menimbulkan rasa sakit atau memperparah rasa sakit (Guyton, 2006).
ingkat rasa nyeri dikelompokkan atas nyeri yang noxious (mengganggu, ringan), nyeri
distracting (sedang), nyeri disabling (berat) dan nyeri worst (berat sekali). !mbang nyeri
dide"inisikan sebagai tingkat pada mana nyeri dirasakan untuk pertama kalinya. #engan kata
lain, intensitas rangsangan yang terendah saat orang merasakan nyeri. $ntuk setiap orang
ambang nyerinya adalah konstan (jay, 200%).
&asa nyeri dalam kebanyakan hal hanya merupakan suatu gejala yang ber"ungsi
melindungi tubuh. Nyeri harus dianggap sebagai isyarat bahaya tentang adanya ganguan di
jaringan, seperti peradangan, in"eksi jasad renik, atau kejang otot. Nyeri yang disebabkan oleh
rangsangan mekanis, kimia'i atau "isis dapat menimbulkan kerusakan pada jaringan. &eseptor
untuk rasa nyeri adalah Free Nerve Ending yang merupakan ujung sara" no(iseptor a""erent.
&angsangan tersebut memi(u pelepasan )at*)at tertentu yang disebut mediator nyeri. +ediator
nyeri antara lain dapat mengakibatkan reaksi radang dan kejang*kejang yang mengaktivasi
reseptor nyeri di ujung sara" bebas di kulit, mukosa dan jaringan lain. No(iseptor ini terdapat
diseluruh jaringan dan organ tubuh, ke(uali di ,,-. #ari sini rangsangan di salurkan ke otak
melalui jaringan lebat dari tajuk*tajuk neuron dengan amat benyak sinaps melalui sumsumtulang
belakang, sumsum lanjutan, dan otak tengah. #ari thalamus impuls kemudian diteruskan ke
pusat nyeri di otak besar, dimana impuls dirasakan sebagai nyeri (jay, 200%).
1.2 Masalah
.. /agaimana respon tikus terhadap rasa nyeri akibat pemberian rangsangan listrik0
2. /agaimana perbandingan besar rangsangan listrik pada regio yang tidak teranastesi
dengan regio yang teranastesi0
1.3 Tujuan
.. $ntuk mengetahui respon tikus terhadap rasa nyeri akibat pemberian rangsangan listrik.
2. $ntuk mengetahui perbandingan besar rangsangan listrik pada regio yang tidak
teranastesi dengan regio yang teranastesi.
Guyton !1, 2all 34. 2006. Textbook of Medical Physiology. 11
th
ed. ,ingapore5 4lseive.
jay, . 2., dan &ahardja, K. (200%). 6bat * 6bat -enting Khasiat, -enggunaan, dan 4"ek* 4"ek
,ampingnya. 4disi ke 78. 3akarta5 - 4le9 +edia Komputindo