Anda di halaman 1dari 6

Tangkas adalah seekor burung merpati pos yang terbang dengan jarak jauh untuk mengantarkan pesan.

Ia diberi
nama Tangkas karena sudah terbukti sangat tangkas dalam menunaikan tugasnya. Beberapa kali ia menang perlombaan
dan adalah salah seekor merpati pos yang terbaik, dan ini diperlihatkannya kepada semua orang.
Nobo adalah seekor burung merpati biasa yang tinggal di taman bersama dengan teman-temannya, di dekat rute
yang biasa dilalui oleh Tangkas. Sayapnya tidak terlalu kuat dan dia tidak punya kelebihan jam terbang; dia hanyalah
seekor burung merpati seperti merpati-merpati lainnya yang dapat ditemukan di taman.
Tangkas dan Nobo
Nobo senang mengurus
teman-teman merpati lainnya,
memastikan mereka sehat
dan makan cukup. Setiap pagi
ia bangun lebih pagi daripada
teman-temannya, terbang di
seputar taman dan mencari
kalau ada remah-remah, atau
sisa-sisa dari piknik. Kemudian
dia kembali untuk membimbing
teman-temannya ke tempat di
mana makanan sudah tersedia.
Sifatnya yang baik hati mem-
buat dia disenangi oleh teman-
teman yang lain.
Namun, Tangkas, tidak
punya banyak teman. Dia
senang memperlihatkan
betapa cepat terbangnya
sehingga tidak ada burung lain
yang dapat mengimbanginya,
akibatnya seringkali dia ter-
bang sendirian. Kamu tak bisa
menangkapku! setiap hari dia
menggoda merpati yang ada
di taman. Teman-teman Nobo
kesal karena kesombongan
Tangkas.
Dia sombong sekali dan
menjengkelkan, Nobo, Jamie,
merpati yang paling muda
mengeluh.

Dia mungkin kesepian
dan ingin punya teman,
Nobo menjawab.
Suatu ketika Tangkas
menggoda hingga keter-
laluan. Bukan saja me-
nyombong, tetapi dia juga
mengolok-olok, menyebut
mereka gemuk dan malas.
Merpati-merpati itu
sakit hati dan meminta
agar Tangkas pergi dan
jangan singgah di taman
lagi. Tangkas pergi dan
berkata bahwa masih ada
taman yang lain.
Ketika sedang bertugas
di suatu hari yang cerah,
Tangkas berteduh
dan beristirahat pada
sebatang pohon. Dia
tidak melihat ada seekor
anjing liar bersembunyi
di dekat ia bertengger.
Anjing itu mengayunkan
cakarnya! Tangkas lolos,
tetapi sayap kirinya
terluka. Dia terbang
pulang, tetapi ketika
melintasi taman di mana
Nobo tinggal, dia tahu dia
tidak bisa melanjutkan
perjalanannya lagi.
Merpati-merpati
yang ada di taman
melihat Tangkas
terbang rendah dan
tidak stabil kemudian
mendarat dengan
tiba-tiba di tengah-
tengah taman. Nobo
sadar ada yang tidak
beres. Tangkas! Kamu
baik-baik saja? Nobo
berseru. Teman-teman,
mari kita bantu! Nobo
dan beberapa merpati
lainnya menarik Tangkas
ke tempat yang sepi.
Mereka mengurusnya
selama beberapa hari,
membawakan makanan
dan mengobati luka-
lukanya.
Tidak semua burung
merpati senang mengu-
rus Tangkas. Aku
tidak suka membantu
Tangkas, gerutu Jamie
kepada Nobo. Dulu dia
jahat kepada kita.
Barangkali dia
tidak tahu bagaimana
berperilaku lebih baik,
Nobo menanggapi.
Dalam beberapa hari,
Tangkas sudah merasa cukup
baik dan bisa berjalan-jalan
sedikit. Nobo mendampinginya.
Aku senang kamu merasa lebih
baik. Bagaimana sayapmu?
Tangkas mencoba meren-
tangkan sayapnya, tetapi cepat-
cepat menurunkannya lagi.
Masih sakit. Ia menghela nafas.
Jangan dipaksa. Kamu bisa
tinggal di sini hingga kamu
merasa lebih baik.
Mengapa kamu begitu
baik kepadaku sedangkan aku
bersikap tidak peduli kepadamu
dan kawan-kawanmu?
Nobo tersenyum. Tuhan
ingin agar kita peduli dan
berbaik hati. Dia tahu jika
kita bersikap demikian, hidup
menjadi menyenangkan.
Seminggu kemudian, Tangkas
sudah kuat untuk terbang lagi.
Sebelum berangkat, Tangkas
meminta maaf kepada merpati-
merpati yang lain. Kalian telah
memberiku pelajaran yang
bagus. Aku sombong dan tidak
ramah, tetapi kalian membuatku
merasa malu dengan merawat
aku ketika aku terluka. Kalian
menyelamatkan aku ketika aku
perlu bantuan.
Kurasa kecelakaan ini
adalah yang kejadian
terburuk yang pernah
menimpaku, tetapi aku
belajar betapa luar
biasanya kasih sayang dan
pertemanan. Semoga aku
bisa seramah seperti kalian
terhadap aku. Terima
kasih!
Jamie, yang berdiri di
samping Nobo, berbisik,
Kamu benar, Nobo! Kamu
memperlihatkan kebaikan
hati dan Tangkas menjadi
lebih baik.
Nobo maju ke depan.
Silakan mampir jika kamu
lewat di sini. Kamu selalu
boleh singgah di sini!
Merpati-merpati itu
mengucapkan selamat
jalan kepada Tangkas
ketika ia terbang pergi.
Dan Tangkas berjanji
kepada dirinya sendiri
untuk memperlihatkan
kebaikan hati kepada
yang lainpersis seperti
yang diperlihatkan Nobo
kepadanya.
SELESAI
Contributed by Aaliyah Smith, based on the story by Tom E. Illustrations by Didier Martin. Design by Stefan Merour.
Published by My Wonder Studio. Copyright 2013 by The Family International