Anda di halaman 1dari 6

Mutual Induktansi Kawat Hantar Listrik

Faizal Hermawan
faizalhermawan177@gmail.com

Jurusan Teknik Elektro Polines
Jln. Prof. Sudarto Tembalang Semarang INDONESIA
Intisari
Di dalam kehidupan sehari-hari,kita sering menjumpai
fenomena yang berhubungan dengan kemagnetan,dan
kelistrikan.Salah satu contoh daripada fenomena kemagnetan
dan kelistrikan adalah generator,motor dan
sebagainya.Generator menggunakan perputaran magnet untuk
dapat menghasilkan arus listrik,sedangkan motor listrik
menggunakan arus listrik untuk memutar kumparan di dalam
motor listrik tersebut.Dari analisa sederhana di atas dapat kita
simpulkan bahwa gaya magnet dan arus listrik sangat
berhubungan.Arus yang merambat melalui kumparan tersebut
dapat menghasilkan gaya gerak listrik,hal itulah yang kita sebut
dengan Induktansi.ika ada ! kumparan,dan salah stu
kumparan mendapat perubahan fluks karena perubahan fluks
magnetik pada kumparan lain,hal itulah yang kita sebut dengan
mutual induktansi.
Keywords" #umparan,arus listrik,fluks magnet
I. P!"#H$L$#!
%aman semakin ma&u'(erada)an manusia semakin
)erkem)ang dan semakin )aik.Karena kema&uan zaman'dan
semakin )ertam)ahn*a &umlah manusia di dunia'maka &umlah
energi *ang di)utuhkan &uga semakin )an*ak.+una
mencuku(i &umlah energi *ang di)utuhkan'manusia
menci(takan alat *ang semakin canggih dan semakin
)aik'guna mencuku(i ke)utuhan energi *ang akan digunakan
untuk melestarikan kemakmuran hidu(n*a.,alah satu energi
*ang di)utuhkan manusia adalah energi listrik.nergi listrik
meru(akan salah satu energi *ang sekarang )an*ak di(akai
umat manusia.Karena itulah'manusia mengem)angkan alat
agar ke)utuhan akan energi listrik da(at ter(enuhi.#lat *ang
da(at menci(takan listrik terse)ut adalah generator'di dalam
generator ini'terda(at magnet'*ang &ika di(utar akan
menghasilkan arus listrik.,edangkan untuk ke)utuhan
(roduksi dan (eker&aan'manusia telah menci(takan alat *ang
dise)ut dengan motor listrik.Prinsi( ker&a dari motor listrik
adalah mengalirkan arus ke kum(aran'lalu kum(aran terse)ut
terda(at fluks magnet *ang men*e)a)kan motor
)er(utar.Fenomena ini kita se)ut dengan ga*a gerak
listrik',aat arus di alirkan melalui kum(aran dan
menghasilkan ga*a gerak listrik aki)at (eru)ahan fluks
magnet dise)ut dengan induktansi.
"okumen ini akan men&elaskan tentang Induktansi',elf
inductance'Mutual induktansi (ada kawat hantar
listrik.,e)agai orang *ang mem(ela&ari mesin listrik'kita (erlu
mem(ela&ari ilmu dan hukum hukum kemagnetan.Karena
hukum kemagnetan terse)ut meru(akan dasar dari asas ker&a
dari mesin listrik.-ila kita tidak mengetahui hukum
kemagnetan'maka kita akan sedikit kesulitan dalam
mendalami asas ker&a dari mesin listrik terse)ut.
Makalah ini di)uat dengan tu&uan.
1. Mengetahui hukum kemagnetan dan induktansi
/. Mengetahui )agaimana ter&adin*a (roses
induktansi dan (roses ter&adin*a mutual induktansi
0. "a(at menghitung arus'&umlah lilitan'waktu'dan
fluks magnetik'tegangan induksi'mutual
induktansi dari (ersamaan mutual induktansi
1. Mengetahui (enera(an dan kegunaan mutual
induktansi
"alam makalah ini'(enulis akan mem)ahas tentang
Induktansi'induktansi diri'dan mutual induktansi kawat hantar
listrik'serta (enera(an dan kegunaan dari mutual induktansi
terse)ut.
#khirn*a'(enulis men*adari )ahwa dalam (em)uatan
makalah ini'masih terda(at )an*ak kekurangan'oleh karena
itu')ila ada kesalahan'(enulis memohon maaf ke(ada (ara
(em)aca.
II. PM-#H#,#!
Mesin listrik meru(akan salah satu alat *ang menera(kan
hukum induktansi.Induktansi itu sendiri ter)agi men&adi dua
&enis *aitu mutual induktansi dan self induktansi."idalam
makalah ini'*ang akan di&elaskan le)ih rinci han*a mutual
induktansi')erikut (em)ahasnn*a.
A. Induktansi
Induktansi meru(akan kemam(uan dari suatu kum(aran
untuk menghasilkan (eru)ahan fluks magnetik. ,u(a*a suatu
rangkaian elektronika mem(un*ai nilai induktansi' se)uah
kom(onen )ernama induktor digunakan di dalam rangkaian
terse)ut' induktor umumn*a )eru(a kum(aran ka)el2tem)aga
untuk memusatkan medan magnet dan memanfaatkan ++L
*ang dihasilkann*a.
Istilah 3induktansi3 sendiri (ertama kali digunakan oleh
4li5er Hea5side (ada Fe)ruari 1667.,edang (enggunaan
sim)ol L kemungkinan ditu&ukan se)agai (enghormatan
ke(ada Heinrich Lenz' seorang fisikawan ternama.,atuan
induktansi dalam ,atuan Internasional adalah we)er (er
am(ere atau dikenal (ula se)agai henry 8H9' untuk
menghormati :ose(h Henr* seorang (eneliti *ang
)erkontri)usi )esar terhada( ilmu tentang magnetisme. 1 H ;
1 <)2#.
=umus untuk induktansi

"imana > ; ++L85olt9
L ; Induktansi8henr*9
di ; selisih arus 8am(ere9
dt ; selisih waktu8second9
,edangkan untuk rangkaian *ang memiliki K )uah
rangkaian dengan arus im dan tegangan vm adalah

"imana 5m ; tegangan 1
K ; &umlah arus *ang mengalir (ada rangkaian
Lm'n;induksi
di n; selisih arus rangkaian 1 dan /
dt ; selisih waktu
Koefisien L *ang digunakan (ada rumus di atas meru(akan
matriks simetris' rumus terse)ut )erlaku selama tidak
menggunakan )ahan *ang )isa men&adi magnet' &ika tidak
maka )esaran L meru(akan fungsi dari )esaran arus.
Misal suatu rangkaian *ang terdiri dari K )uah kum(aran
ka)el' masing?masing terdiri dari satu atau )e)era(a lilitan.
Fluks magnetik *ang tim)ul akan terangkai se)esar
"imana Nm meru(akan &umlah lilitan dalam kum(aran m' @m
adalah fluks magnetik *ang melalui kum(aran' dan Lmn adalah
konstanta. Persamaan ini diturunkan dari Hukum #m(ere??
medan magnet dan fluks magnetik meru(akan fungsi linier
dari arus listrik. "engan menggunakan Hukum Farada* da(at
di(eroleh
dimana vm meru(akan ++L *ang terinduksi dalam rangkaian
m. =umus terse)ut sesuai dengan definisi di atas )ahwa
koefisien Lmn da(at diidentifikasi se)agai koefisien induktansi.
Karena seluruh arus Nnin )er(eran menim)ulkan fluks @m'
da(at (ula dimengerti )ahwa Lmn se)anding dengan (erkalian
&umlah lilitan NmNn.
$mumn*a' induktansi da(at dihitung menggunakan
(ersamaan MaAwell. Pada )an*ak skenario (erhitungan da(at
disederhanakan dari (ersamaan MaAwell. :ika menginginkan
induksi dengan arus )erfrekuensi tinggi' dengan efek kulit'
arus listrik dan medan magnet (ada (ermukaan konduktor
da(at dihitung dengan menggunakan (ersamaan La(lace.
<alau(un konduktor *ang digunakan adalah kawat ti(is'
induktansi sendiri masih )ergantung (ada &ari?&ari (enam(ang
kawat dan distri)usi arus dalam kawat terse)ut. "istri)usi arus
ini rata?rata konstan 8(ada (ermukaan atau )adan kawat9
untuk kawat ti(is
!. Induktansi sendiri"self indu#tan#e$
,elf inductance atau induktansi sendiri da(at diartikan
se)agai (eru)ahan fluks magnetik *ang ter&adi (ada suatu
kum(aran )ila arusn*a )eru)ah u)ah.,ecara umum'induktansi
sendiri da(at digam)arkan se)agai )erikut.
+am)ar. 1 =angkaian ,elf Inductance
"ari gam)ar di atas da(at kita ketahui )ahwa *ang
mem(engaruhi induktansi itu sendiri adalah &umlah lilitan'arus
*ang mengalir dan fluks magnetik dalam rangkaian.,ehingga
kita menda(at rumus
"imana L;Induktansi
!;:umlah lilitan
B;fluks magnetik
I;arus *ang mengalir
-ilamana arus i mengalir melalui kum(aran terse)ut' maka
disekeliling kum(aran akan tim)ul fluksi magnetik C' dan
)erdasarkan hukum Farada*' (ada kum(aran akan ter&adi
tegangan induksi se)esar 5 *ang se)anding dengan (erkalian
&umlah )elitan ! dengan (eru)ahan fluksi C (erwaktu' atau
da(at din*atakan dengan .
#kan teta(i karena fluksi C *ang dihasilkan oleh arus I'
maka da(at dikatakan (eru)ahan fluksi C &uga diaki)atkan
oleh (eru)ahan arus' atau dituliskan dengan
,e)agaimana diketahui )ilamana se)uah induktor dialiri
arus' maka akan ter&adi tegangan (ada induktor terse)ut
se)esar .
Karena 5L;> maka
"imana 5;tegangan induktansi
!;&umlah lilitan
dB;fluks magnetik
di;arus *ang mengalir
dt;waktu
,elain itu kita &uga menda(atkan rumus
"imana ;ga*a gerak listrik
L ; Induktansi
di;selisih arus
dt;selisih waktu
%. &utual Induktansi " Induktansi !ersama $
Mutual induktansi atau induktansi )ersama da(at diartikan
se)agai induktansi *ang muncul atau ter&adi karena (eru)ahan
fluks magnetik dari kum(aran lain.,ecara umum mutual
induktansi da(at digam)arkan se)agai )erikut.
+am)ar. / =angkaian Mutual Inductance
-ila salah satu kum(aran digerakkan dari &arak tak hingga
melewati kum(aran lain akan terci(ta fluks magnet.
@1/ ; (eru)ahan fluks (ada kum(aran ke?1 oleh kum(aran
ke?/
@/1 ; (eru)ahan fluks (ada kum(aran ke?/ oleh kum(aran
ke?1
Ker&a *ang ter&adi (ada muatan karena ter&adi (eru)ahan
fluks magnetik da(at di rumuskan
Pada akhir (roses ker&a *ang dihasilkan adalah sama
8karena saling mem(engaruhi9.
,elan&utn*a a(a)ila dua )uah kum(aran dengan induktansi L1
dan L/ dimana &umlah )elitan masing?masing kum(aran
adalah !1 dan !/ saling didekatkan satu sama lainn*a *ang
digam)arkan se)agai )erikut
+am)ar.0 Induksi Dim)al -alik darri Kum(aran !/ terhada( kum(aran !1
"ari gam)ar diketahui )ahwa !/ tidak teraliri arus'karena
!1 teraliri oleh arus'maka akan tim)ul fluks magnetik B1
dimana fluksi ini ter)agi men&adi dua )agian *aitu C11 dan
C1/. Fluksi C11 ini adalah fluksi *ang han*a melingku(i !1'
sedangkan fluksi C1/ adalah fluksi *ang )erasal dari
kum(aran !1 *ang melingku(i kum(aran !/. ,ehingga
dengan demikian )esar fluksi *ang tim)ul (ada kum(aran !1
aki)at adan*a arus *ang mengalir (ada kum(aran ini da(at
dituliskan dengan

<alau(un kedua kum(aran ini secara fisik ter(isah' akan
teta(i mereka dikatakan terhu)ung secara magnetik.Karena
adan*a C1' maka (ada kum(aran !1 ter&adi tegangan induksi
se)esar

,elan&utn*a karena adan*a C1/' maka (ada kum(aran !/
akan tim)ul &uga tegangan induksi se)esar
#da(un fluksi?fluksi *ang ada (ada kum(aran !1'
dise)a)kan oleh karena adan*a arus i1 *ang mengalir (ada
kum(aran !1' *ang mana fluksi ini akan menim)ulkan
tegangan induksi 51 (ada kum(aran !.sehingga dida(at
(ersamaan

"imana
L1 dise)ut se)agai induktansi dari kum(aran !1.
,edangkan (ersamaan

"a(at diru)ah men&adi

,ehingga (ersamman itu da(at ditulis

"imana M/1 ini dise)ut se)gai induktansi tim)al )alik
dari kum(aran !/ aki)atn*a C1/ dari kum(aran !1' dimana
su)skrit /1 mengindikasikan hu)ungan tegangan induksi (ada
kum(aran !/ dengan arus (ada kum(aran !1.
,elan&utn*a a(a)ila arus i/ *ang mengalir (ada kum(aran
!/' se(erti gam)ar )erikut ini.
+am)ar.1 Induksi Dim)al -alik M1/ (ada kum(aran !1 *ang diaki)atkan
kum(aran !/
#(a)ila kum(aran !/ dialiri arus i/' maka (ada kum(aran
!/ ini tim)ul fluksi C/' dimana fluksi ini ter)agi men&adi dua
)agian *aitu C// dan C/1. Fluksi C// adalah fluksi *ang
han*a melingku(i !/ sedangkan fluksi C/1 adalah fluksi *ang
)erasal dari kum(aran !/ *ang melingku(i kum(aran !1.
,ehingga dengan demikian )esar fluksi C/ *ang tim)ul (ada
kum(aran !/ aki)at adan*a arus i/ *ang mengalir (ada
kum(aran ini da(at dituliskan dengan
Karena adan*a B/ ' maka (ada kum(aran !/ ter&adi tegangan
induksi se)esar .
selan&utn*a karena adan*a B/1 (ada kum(aran !1' maka
(ada kum(aran !1 akan tim)ul &uga tegangan induksi se)esar
#da(un fluksi?fluksi *ang ada (ada kum(aran !/' dise)a)kan
oleh karena adan*a arus i/ *ang mengalir (ada kum(aran !/'
*ang mana fluksi ini akan menim)ulkan tegangan induksi 5/
(ada kum(aran !/.
oleh karena itu Persamaan
"a(at di)entuk atau diru)ah men&adi
"ise)ut se)agai induktansi diri 8self'indutan#e9 dari
kum(aran !/. Karena (ada kum(aran !1' han*a ada B/1 '
dimana fluksi ini tim)ul karena adan*a arus i/ *ang mengalir
(ada kum(aran !/' oleh se)a) itu Persamaan terse)ut da(at
dituliskan
Maka da(at diketahui rumus untuk mutual induktansi
se)agai )erikut
M1/ dise)ut se)agai induktansi tim)al )alik 8mutual'
indutan#e9 dari kum(aran !1 aki)at adan*a fluksi B/1 dari
kum(aran !/.
"ari (en&elasan di atas da(at diketahui )ahwa induktansi
tim)al )alik ter&adi karena adan*a tegangan induksi (ada
suatu rangkaian' aki)at adan*a (eru)ahan arus (erwaktu (ada
rangkaian lainn*a. Hal ini meru(akan sifat induktor' dimana
(ada suatu induktor akan ter&adi tegangan induksi aki)at
adan*a arus *ang meru(akan fungsi waktu *ang mengalir
(ada induktor lain *ang dekat dengann*a.
D. Ko(ling Induktor " Induktor )ang ber(asangan$
Induktansi )ersama muncul ketika (eru)ahan arus dalam
satu induktor menginduksi 8mem(engaruhi9 tim)uln*a
++L di induktor lain *ang ada di dekatn*a. Mekanisme ini
meru(akan dasar *ang sangat (enting dalam cara ker&a
transformer' namun kadang kala induksi )ersama *ang
)isa ter&adi antara konduktor *ang )erdekatan malah
men&adi hal *ang harus dihindari dalam suatu rangkaian.
Induktansi )ersama' M' &uga meru(akan ukuran saling
induksi antara dua )uah induktor. Induktansi )ersama oleh
rangkaian i ke(ada rangkaian & dihitung menggunakan
integral ganda =umus !eumann.
Induktansi )ersama2mutual induktansi memiliki hu)ungan
(ersamaan.
dimana
MEF/1G adalah nilai induktansi )ersama' dan tanda /1
menun&ukkan keterkaitan ++L *ang terinduksi dalam
kum(aran / dise)a)kan oleh (eru)ahan arus dalam kum(aran
1.
!1 adalah &umlah lilitan (ada kum(aran 1'
!/ adalah &umlah lilitan (ada kum(aran /'
P/1 adalah (ermeansi ruang dimana fluks magnetik
)erada.
Induktansi )ersama &uga memiliki keterkaitan dengan
koefisien ko(ling. Koefisien ko(ling )ernilai antara 1 dan H'
koefisien ko(ling digunakan se)agai indikator keterkaitan
antara induktor *ang di(asangkan 8diko(ling9.
dimana
k adalah koefisien ko(ling dan H k 1'
L1 adalah nilai induktansi kum(aran (ertama' dan
L/ adalah nilai induktansi kum(aran kedua.
:ika nilai induktansi )ersama' M' sudah diketahui' maka
nilai ini da(at digunakan untuk mem(rediksi sifat dari suatu
rangkaian.
dimana
>1 adalah tegangan dalam induktor *ang dihitung'
L1 adalah induktansi dalam induktor *ang dihitung'
dI12dt adalah arus 8diturunkan atas waktu9 *ang mengalir
dalam induktor *ang dihitung'
dI/2dt adalah arus 8diturunkan atas waktu9 *ang mengalir
dalam induktor *ang diko(ling 8diinduksi oleh induktor
(ertama9' dan M adalah nilai induktansi )ersama.
Danda minus muncul karena menurut kon5ensi titik' kedua
arus *ang mengalir (ada masing?masing induktor saling
)erlawanan arah.
:ika suatu induktor di(asangkan secara )erdekatan dengan
induktor lain dengan menggunakan (rinsi( induktansi
)ersama' se(erti dalam transformer' maka tegangan' arus' dan
&umlah lilitan da(at dihu)ungkan se)agai )erikut
dimana
>s adalah tegangan (ada induktor sekunder'
>( adalah tegangan (ada induktor (rimer 8*aitu *ang
terhu)ung dengan sum)er listrik9'
!s adalah &umlah lilitan (ada induktor sekunder' dan
!( adalah &umlah lilitan (ada induktor (rimer.
-egitu (ula untuk arus.
dimana
Is adalah arus *ang mengalir dalam induktor sekunder'
I( adalah arus *ang mengalir dalam induktor sekunder
8*aitu *ang terhu)ung dengan sum)er listrik9'
!s adalah &umlah lilitan (ada induktor sekunder' dan
!( adalah &umlah lilitan (ada induktor (rimer.
Perlu di(erhatikan )ahwa da*a dari kedua induktor terse)ut
adalah sama. :uga (ersamaan di atas tidak )erlaku &ika kedua
induktor memiliki sum)er energi sendiri?sendiri 8keduan*a
induktor (rimer9.
,ehingga dari ramgkaian ko(ling induktor terse)ut
di(erolehlah rumus !eumann untuk mutual induktansi se)agai
)erikut.
,im)ol IH menun&ukkankonstanta magnetik 81JK1HL7
H2m9' 3Mi dan M& adalah (an&ang kawat' =i& adalah &arak antara
dua induktor.
III. P!$D$P
*. Kesim(ulan
"ari (en&elasan di atas da(at kita ketahui dan da(at kita
sim(ulkan )ahwa Mutual induktansi se)enarn*a adalah suatu
gangguan'karena (eru)ahan suatu fluks magnetik dari suatu
kum(aran dise)a)kan oleh (eru)ahan fluks magnetik dari
kum(aran *ang lainn*a.,elain itu Induktansi )ersama muncul
ketika (eru)ahan arus dalam satu induktor menginduksi
8mem(engaruhi9 tim)uln*a ++L di induktor lain *ang ada di
dekatn*a. Mekanisme ini meru(akan dasar *ang sangat
(enting dalam cara ker&a transformer' namun kadang kala
induksi )ersama *ang )isa ter&adi antara konduktor *ang
)erdekatan malah men&adi hal *ang harus dihindari dalam
suatu rangkaian.
,ecara umum mutual induktansi da(at dirumuskan se)agai
)erikut
#tau dengan rumus lain
dimana
MEF/1G2M 1/ adalah nilai induktansi )ersama' dan tanda
1/ atau /1 menun&ukkan keterkaitan ++L *ang terinduksi
dalam kum(aran / dise)a)kan oleh (eru)ahan arus dalam
kum(aran 1.
dB adalah nilai fluks magnetik dalam rangkaian
dt adalah waktu
!1 adalah &umlah lilitan (ada kum(aran 1'
!/ adalah &umlah lilitan (ada kum(aran /'
P/1 adalah (ermeansi ruang dimana fluks magnetik
)erada.
$ntuk (erhitungan mutual induktansi'rumus *ang lainn*a
adalah rumus neumann *aitu

,im)ol IH menun&ukkankonstanta magnetik 81JK1HL7
H2m9' 3Mi dan M& adalah (an&ang kawat' =i& adalah &arak antara
dua induktor.
=F=!,I
N1O :ackson' :. ". 81P7Q9. Mlassical lectrod*namics. <ile*. (.
N/O Mahmood !ah5i' :ose(h dminister 8/HH/9. ,chaum3s outline of
theor* and (ro)lems of electric circuits. Mc+raw?Hill Professional. (.
006. I,-! HH710P0H7/..
N0O Michael <. "a5idson 81PPQ?/HH69. RMolecular A(ressions.
lectricit* and Magnetism Introduction. InductanceR
N1O Lorenz' L. 8167P9. RS)er die Fort(flanzung der lektrizitTtR. #nnalen
der Ph*sik >II. 171U1P0
NQO ". Howard "ellinger' L. . <hittmore' and =. ,. 4uld 81P/19. R=adio
Instruments and MeasurementsR
N7O =osa' .-. 81PH69. RDhe ,elf and Mutual Inductances of Linear
MonductorsR. -ulletin of the -ureau of ,tandards 1 8/9. 0H1U011.