Anda di halaman 1dari 12

1

SINUSITIS JAMUR
PENDAHULUAN
Sinus paranasalis merupakan salah satu organ tubuh manusia ang sulit !i !eskripsikan
karena bentukna sangat ber"ariasi pa!a tiap in!i"i!u#sinus terletak !i bagian !epan pa!a
$a%ah aitu!ahi#!iantara mata !an tulang pipi&
Sinusitis %amur !i !e'inisikan sebagai suatu spektrum !ari kon!isi patologik ang berkaitan
!engan in'lamasi sinus paranasal akibat a!ana %amur#in'eksi sinus oleh %amur %arang
ter!iagnosisi karena sering luput !ari perhatian&penakit ini mempunai ge%ala ang mirip
!engan sinusitis kronik ang !isebabkan oleh bakteri#aa!akalana ge%ala ang !i timbulkan
non(spesi'ik#bahkan tanpa ge%ala& Jamur ti!ak hana mengabsorbsi makana !ari organisme
ang masih hi!up&
In'eksi sinus karena %amur %arang ter!iagnosa !ikarenakan ge%alana mirip !engan sinusitis
kronis ang !i sebabkan oleh bakteri#sehingga perlu men!apatkan perhatian apabila !i !apati
sinusitis ang ti!ak mengalami perbaikan setelah !i berikan antibiotika&
Jamur termasuk organ sapro'itik ang !apat berubah men%a!i patogen bila kon!isi sinus ti!ak
normal misalna karena a!a obstruksimuara sinus !an gangguan "entilasi&
Sinusitis a!alah ra!ang mukosa sinus paranasal& Sesuai anatomi sinus ang terkena !apat
!ibagi men%a!i sinus maksilasinu mastoi!#sinus 'rontal#!an sinus s'enoi!& )ila mengenai
beberapa sinus !isebut multisinusitis #bila mengenai semua sinus paranasal !isebut
pansinusitis&ang paling sering !itemukan ialah sinusitis maksila !an sinus eithmoi!al&
)ila sistem imunitas tubuh menurun #%amur memiliki kesemptan untuk masuk !an
berkembang !alam !alam tubuh&oleh karena organisme ini ti!ak membutuhkan *ahaa untuk
mempro!uksi makanan na#maka %amur !apat hi!up !i lingkungan ang lemabab !an
gelap&hal ini angmenebabkan timbulna sinusitis %amur& Jamur ang paling banak
menebabkan timbulna sinusitis a!alah !ari spisies Aspergillus sp !an Mucor sp.
ANAT+MI DAN ,ISI+L+-I SINUS PARANASALIS
Se*ara embriologik#sinus paranasal !ari in"aginasi mukosa rongga hi!ung !an perkembangan
na !i mulaipa!a 'etus usia .(/ bulan#ke*uali sinuss'enoi! !an sinus 'rontal& Sinus maksila
!an etmoi! telah a!a se%ak anak lahir#se!angkan sinus 'rontalis berkembang !ari sinus etmoi!
2
anterior pa!a anak ang berusia kurang lebih 0 tahun& Pneumatisasi sinus s'enoi! !imulai
pa!a usia 0(12 tahun !an berasal !ari bagian postero(superior rongga hi!ung&Sinus(sinus ini
umumna men*apai besar maksimal pa!a usia antara 13(10 tahun&
Manusia mempunai sekitar 14 rongga !i sepan%ang atap !an bagianlateral rongga u!ara
hi!ung5 %umlah# bentuk# ukuran# !an simetri ber"ariasi&Sinus(sinus ini membentuk rongga !i
!alam beberapa tulang $a%ah !an !iberinama sesuai6 sinus maksilaris# s'enoi!alis# 'rontalis#
!an etmoi!alis& 7ang terakhir biasana berupa kelompok(kelompok sel etmoi!alis anterior
!an posterior angsaling berhubungan# masing(masing kelompok bermuara ke !alam
hi!ung&Seluruh sinus !ilapisi oleh epitel saluran pernapasan ang mengalami mo!i'ikasi#!an
mampu menghasilkan mukus# !an bersilia# sekret !isalurkan ke !alam ronggahi!ung&
Pembagian sinus paranasalis antara lain6
a&Sinus Maksila
MaksilaSinus maksila merupakan sinus paranasal ang terbesar& Saat lahir sinusmaksila
ber"olume 8(0 ml# sinus kemu!ian berkembang !engan *epat !anakhirna men*apai ukuran
maksimal# aitu 13 ml saat !e$asa& Sinus maksila berbentuk segitiga& Din!ing anterior sinus
ialah permukaan 'asial os maksilla ang !isebut 'osa kanina# !in!ing posterior na a!alah
permukaan in'ra(temporal maksila# !in!ing me!ialna ialah !in!ing lateral rongga hi!ung#
!in!ing superior na ialah !asar orbita !an !in!ing in'eriorna ialah prosesus al"eolaris !an
palatum& +stium sinus maksila bera!a !i sebelah superior !in!ing me!ialsinus !an bermuara
ke hiatus semi lunaris melalui in'un!ibulum etmoi!& Suplai !arah terbanak melalui *abang
!ari arteri maksilaris& Iner"asi mukosa sinusmelalui *abang !ari ner"us maksilaris&
b&Sinus ,rontal
Sinus 'rontal ang terletak !i os 'rontal mulai terbentuk se%ak bulan keempat 'etus#
berasal !ari sel(sel resessus 'rontal atau !ari sel(sel in'un!ibulum etmoi!& Ukuran sinus
'rontal a!alah 4#0 *m tinggina# lebarna 4#/ *m !an!alamna 4 *m& Sinus 'rontal biasana
bersekat(sekat !an tepi sinus berlekuk lekuk& Sinus 'rontal !ipisahkan oleh tulang ang relati'
tipis !ari orbita !an 'osaserebri anterior# sehingga in'eksi !ari sinus 'rotal mu!ah men%alar ke
!aerah ini&Sinus 'rontal ber!rainase melalui ostiumna ang terletak !i resessus
'rontal&Resessus 'rontal a!alah bagian !ari sinus etmoi! anterior& Suplai !arah !iperoleh !ari
3
arteri supraorbital !an arteri supratro*hlear ang berasal !ari arteri o'talmika ang merupakan
salah satu *abang !ari arteri *arotis interna& Iner"asi mukosa!isuplai oleh *abang supraorbital
!an supratro*hlear *abang !ari ner"us 'rontalisang berasal !ari ner"us trigeminus&
*&Sinus Eihmoi!al
Pa!a orang !e$asa sinus etmoi! seperti pirami! !engan !asarna !i bagian posterior&
Ukuranna !ari anterior ke posterior /#3 *m# tinggi 4#/ *m !anlebarna 2#3 *m !i bagian
anterior !an 1#3 *m !i bagian posterior& Sinus etmoi! berongga(rongga# ter!iri !ari sel(sel
ang menerupai sarang ta$on# ang ter!apat!i !alam massa bagian lateral os etmoi!# ang
terletak !i antara konka me!ia !an!in!ing me!ial orbita& Sel(sel ini %umlahna ber"ariasi
antara /(19 sel :rata(rata ;sel<& )er!asarkan letakna# sinus etmoi! !ibagi men%a!i sinus
etmoi! anterior ang bermuara !i meatus me!ius !an sinus etmoi! posterior ang bermuara
!imeatus superior& Sel(sel sinus etmoi! anterior biasana ke*il(ke*il !an banak#letakna !i
ba$ah perlekatan konka me!ia# se!angkan sel(sel sinus etmoi!&
!&Sinus S'enoi!
Sinus s'enoi! terletak !alam os s'enoi! !i belakang sinus etmoi! posterior&Sinus
s'enoi! !ibagi !ua oleh sekat ang !isebut septum inters'enoi!& Ukurannaa!alah 4 *m
tinggina# !alamna 4#. *m !an lebarna 1#9 *m& =olumena ber"ariasai !ari 3(9#3 ml&
)atas(batasna ialah# sebelah superior ter!apat 'osaserebrime!ia !an kelen%ar hipo'isa#
sebelah in'eriorna atap naso'aring# sebelahlateral berbatasan !engan sinus ka"ernosus !an
a&karotis interna :sering tampak sebagai in!entasi< !an !i sebelah posteriorna berbatasan
!engan 'osa serebri posterior !i !aerah pons& Suplai !arah berasal !ari arteri *arotis internal
!aneksternal& Iner"asi mukosa berasal !ari ner"us trigeminus
)agian atas rongga hi!ung men!apat per!arahan !ari arteri etmoi!anterior !an posterior ang
merupakan *abang !ari arteri o'talmikus# se!angkanarteri o'talmikus berasal !ari arteri
karotis interna& )agian ba$ah rongga hi!ungmen!apat per!arahan !ari *abang arteri maksilla
interna& 7ang penting ialah arterisphenopalatina !an u%ung !ari arteri palatina maor&)agian
!epan !an atas !ari rongga hi!ung men!apat persara'an sensoris!ari ner"us etmoi! anterior
ang merupakan *abang !ari ner"us nasosiliaris# ang berasal !ari ner"us o'talmikus :ner"us
4
=(1<& Rongga hi!ung lainna sebagian besar men!apatkan persara'an sensoris !ari ner"us
maksilla melalui ganglionsphenopalatina& -anglion sphenopalatina !isamping memberikan
persara'an
sensoris %uga memberikan persara'an "asomotor>otonom pa!a mukosa hi!ung&-anglion ini
menerima serabut(serabut sensoris !ari ner"us maksilla :ner"us =(4<# serabut parasimpatis
!ari ner"us petrosis super'isialis maor# !an serabut(serabut simpatis !ari ner"us petrosus
pro'un!us& -anglion sphenopalatina terletak !i belakang !an se!ikit !i atas !ari u%ung
posterior konka me!ia&
Sampai saat ini belum a!a penesuaian pen!apat mengenai 'isiologi sinus paranasal& A!a
ang berpen!apat bah$a sinus paranasal ini ti!ak mempunai'ungsi apa(apa karena
terbentukna sebagai akibat pertumbuhan tulang muka& )eberapa teori ang !ikemukakan
sebagai 'ungsi sinus paranasal antara lain6
1& Sebagai pengatur kon!isi u!ara
Sinus ber'ungsi sebagai ruang tambahan untuk mamanaskan !an mengatur kelembaban u!ara
inspirasi& =olume pertukaran u!ara !alam "entilasi sinuskurang lebih 1>1222 "olume sinus
pa!a tiap kali berna'as# sehingga !ibutuhkan beberapa %am untuk pertukaran u!ara total
!alam sinus
4& Sebagai penahan suhu
paranasal ber'ungsi sebagai :bu''er< panas# melin!ungi orbita !an'ossa serebri !ari suhu
rongga hi!ung ang berubah(ubah&
.&Membantu keseimbangan
?epala Sinus membantu keseimbangan kepala karena mengurangi berat tulangmuka& Akan
tetapi# bila u!ara !alam sinus !iganti !engan tulang# hana akanmemberikan pertambahan
berat sebesar 1@ !ari berat kepala# sehingga teori initi!ak !ianggap bermakana&
/&Membantu resonasi
5
U!ara Sinus mungkin ber'ungsi sebagai rongga untuk resonansi u!ara !anmempengaruhi
kualitas u!ara& Akan tetapi a!a ang berpen!apat# posisi sinus !anostiumna ti!ak
memungkinkan sinus ber'ungsi sebagai resonansi ang e'ekti'&
3&Sebagai pere!amperubahan tekanan u!ara
u!ara,ungsi ini akan ber%alan bila a!a perubahan tekanan ang besar !anmen!a!ak# misalna
pa!a $aktu bersin !an beringus&
8&Membantu pro!uksi mukus
Mukus ang !ihasilkan oleh sinus paranasal memang %umlahna ke*il!iban!ingkan !engan
mukus !ari rongga hi!ung# namun e'ekti' untuk membersihkan partikel ang turut masuk
!alam u!ara&
EPIDEMI+L+-I
Angka ke%a!ian meningkat !engan meningkatna penggunaan antibiotik#kortikosteroi!#
imunosupresan# !an ra!ioterapi& ?on!isi pre!isposisi pa!a pasien!engan !iabetes mellitus#
neutropenia# pen!erita AIDS# !an pasien ang lama!ira$at !i rumah sakit& Jenis %amur ang
paling sering menebabkan sinusitis %amur a!alah Aspergillus !an Aan!i!a&
ETI+L+-I
Pa!a sinusitis %amur nonin"asi' a!a !ua bentuk aitu allergi* 'ungal sinusitis !an sinus
m*etoma>'ungalball& kebanakan penebabna a!alah Aur"ularia lunata#aspergillus
'umigatus#bipolaris !an !re*hslera& A&'umingatus !an %amur !emitia*eus menebabkan sinus
m*etoma& Pa!a sinusitis %amur in"asi' termasuk tipe akut 'ulminan#!imana mempunai
angka mortalitas ang tinggi apabila ti!ak !ikenali !engan *epat !an !itangani se*ara agresi'#
!an tipe kronik granulomatosa& Jamur sapro'it selain Mu*orales#termasuk
RhiBopus#RhiBomu*or#Absi!ia#Mu*or#Aunninghammela#Mortiella#Ssaksenaea !an
Apophsom*es sp# menebabkan sinusitis%amur in"asi' akut& A'umingitus satu(satuna
%amur ang !ihubungkan !engan sinusitis %amur in"asi' kronik& Aspergillus 'la"us khusus
!ihubungkan !engan sinusitis %amur in"asi' ganulomatosa&
6
PAT+,ISI+L+-I
Pato'isiologi sinusitis %amur men*akup pengisian sinus !an a!ana perubahan respon
imunitas terha!ap %amur& Sin!rom in"asi' !an nonin"asi' pa!a sinusitis %amur mempunai
ge%ala khas ang %elas& ?e!uana !apat ter%a!i pa!a pasien !engan immuno*opetent atau
immuno*ompromise!# !apat se*ara akut atau kronik !an !apat menebar ke orbita#struktur(
strukur mata#!an ke otak&purulen #pu*at#sering berbau busuk a!a pa!a sinus(sinus ang
terkena&
Pato'iologi allergi* 'ungal sinusitis !iperkirakan sama !engan
allergi*bron*hopulmonar 'ungal !isease&pertama host ang atopik terpapar %amur# se*ara
teori masuk melalui saluran napas ang normal !an berkoloni !i ka"itassinus# ang mana
mengan!ung iniial stimulus antigen& Respon inisial in'lamasi ter%a!i sebagai akibat !ari
reaksi gell !an *oombs tipe I :IgE me!iate!< !an tipe III :immune *omleC me!iate!<#ang
menebabkan e!ema %aringan&Hal ini meebabkan obstruksi ostium sinus&Apabila siklus
te%a!i terus(menerus akan menghasilkan pro!uk#alergi mu*in#ang mengisi sinus&akumulasi
!ebris ini mengobstruksi sinus !an memperberat proses na#sinus m*etoma biasna
unilateral !an melibakan sinus maksilaris&
pasien !engan me*etoma a!alah pasien immuno*ompetent&kkon!isis alergi IgE %amur
spesi'ik biasana kurang#sinus m*etoma a*ute ter%a!i !ari penebran *epat %amur melalui
in"asi"askulsr ke orbita !an sistem sara' pusat&ini lebih sering ter%a!i pa!a pasien !engan
!iabetes !an pasien !engan immuno*omprimise! !an !ilaporkan %uga pa!a orang(orang
!engan immuno*omptent#pasien(pasien iini biasna membutuhkan pera$atan&
kronik in"asi' sinusitis a!lah in'eksi %amur ang progresi' lambat !engan proses in"si'
ang ren!ah !an biasna ter%a!i pa!a pasien !engan !iabetes&
?LASI,I?ASI SINUSITIS JAMUR
a!a empat tipe !ari sinusitis %amur6
1&Me*etoma 'ungal sinusitis atau 'ungsl ball
!imana ter!apat gumpalan(gumpalan spora ang !isebut 'ungal ball#!i!alam *a"itas
sinus#'rekuensi terbanak pa!a sinus maksilaris&organisme ang terlibat paling sering a!alah
'amili Aspergillus&pasien !engan kon!isi ini biasana mempunai ri$aat in'eksi sinus ang
rekuren#ge%alna hampir mirip !engan sinusitis bakteeri&
7
4&Alergi* ,ungal sinusitis
Merupakan suatu reaksi alergi ang ter%a!i akibat respon pa!a lingkungan!i sekitar
%amur ang tersebar ke u!ara& Jamur ang terlibat paling banak 'amili Demati*eous#
termasuk )ipolaris# Aur"ularia# !an Alternaria# !imana biasater!apat !i lingkungan&seperti
pa!a ,ungal ball#ge%alana bisa sama !engan sinusitis bakteri&polip nasal !an sekret ang
kental biasana !i!apatkan pa!a pemeriksaan nasal&
.&Ahroni* In"asi'e Sinusitis
Sinusitis in"asi' akut !an kronik a!alahtipe paling serius !ari sinusitis %amur#sinusitis
%amur in"asi' kronik perkembangan na lebih lambat !an tumbuh ke %aringan sinus !an
tulang& se*ara mikroskopik# !itan!ai !engan in'iltrat in'lammatori granulomatosa&%amur ang
paling sering a!alah RhiBopus#Mu*or#!an Aspergillus&
/&A*ute In"asi' Sinusitis
Sinusitis %amur in"asi' akut proses perkembangan na *epat !an tumbuh ke!alam
%aringan sinus !an tulang& sinusitis %amur tpe ini !itemukan pa!a pasien !engan
immuno*ompromise!& *ontohna setelah kemoterapi ata pasien !engan !iabetes ang ti!ak
terkotrol&
DIA-N+SIS
Anamnesis !an -e%ala ?linis sinusitis %amur !apat ter%a!i pa!apasien !engan sinusitis
kronik#ang memiliki 'aktor pre!isposisi seperti neutropenia#AIDS#penggunaan %angka
pan%ang kortikosteroi! atau antibiotik spektrum luas#!iabetes ang ti!ak terkontrol#atau
imunitas ang menurun&perlu !i$aspa!ai a!ana sinusitis %amur pa!a kasus berikut6
sinusitis unilateral#ang sukar !i sembuhkan !engan terapiantibiotik& a!ana gambaran
kerusakan tulang !in!ing sinus atau bila ter!apat membran ber$arna putih keabu(abuan pa!a
irigasi antrum&M*etoma 'ungal sinusitis atau ,ungal ball#merupakan bentuk non in"asi'#
%amur ti!ak masuk ke !alam %aringan tetapi membentuk gumpalan %amur !i !alam lumen
sinus& tipe ini ti!ak membuat kerusakan mukosa !an tulang #sering hana unilateral !an
kebanakan mengenai sinus maksilaris& gambaran klinis na menerupai sinusitis kronis
aitu sekret puulen# obstruksi hi!ung# sakit kepla satu sisi# neri $a%ah# a!ana
postnasal!rip#!an na'as ang berbau# ka!ang(ka!ang !apat terlihat massa %amur ber*ampur
sekret !i !alam *a"um nasi& pa!a operasi mungkin !itemukan massa ang ber$arna *oklat
8
kehitaman kotor ner*ampur sekret purulen !i !alam rongga sinus& Alergi* ,ungal sinusitis#
sering mengenai pen!erita atopi !e$asa mu!a !engan polip hi!ung atau asma bronkial&
se*ara klinis ge%alana mirip !engan sinusitis kronis berulang atau persisten#!an sering !i
temukan a!ana polip&)ent !an ?hun membuat kriteria !iagnosis untuk sinusitis alergi %amur
akni5
1&Tes atau ri$aat atopik terha!ap %amur positi'
4&+bstruksi hi!ung akibat e!ema mukosa atau polip
.&-ambaran AT s*an menun%ukan material ang hiper!ens !alam rongga sinus !an erosi
!in!ing sinus
/&Eosino'il positi'
3&IgE total meningkat
8&?on'irmasi histopatologi !engan terlihat na musin alergik !engan hi'a(hi'a %amur : kultur
%amur bisa positi' atau negati' <&
In"asi' ,ungal Sinusitis# )ersi'at kronis progresi'# !apat menga!akan in"asi ke rongga orbita
!anintrakranial& -ambaran klinikna menerupai penakit granuloma hi!ung&Pen!erita
biasana mengeluh hi!ung tersumbat !isertai ge%ala(ge%ala sinusitiskronis ang lain& Mungkin
ter!apat granuloma !alam hi!ung !an sinus sertanekrosis %aringan# ang sering menebabkan
ulkus pa!a septum& -ranuloma !apat meluas ke struktur !i sekitarna& Sehingga
menimbulkan keluhan gangguanneurologik atau o'talmoplegia ang mirip !engan ge%ala
tumor ganas&
DIA-N+SIS )ANDIN-
Diagnosis ban!ing sinusitis %amur a!alah neoplasma benigna maupunmaligna& Sinusitis %amur
in"asi' !engan neoplasma maligna sulit !ibe!akan atauti!ak !apat !ibe!akan !ari gambaran
ra!iologi& Tetapi !apat !ibe!akan !arigambaran histopatologi& Pa!a sinusitis %amur in"asi'
a!a tan!a ang khas aitua!ana in"asi ke %aringan mukosa
PEMERI?SAAN PENUNJAN-
1&Pemeriksaan laboratorium&
9
Ter!apat peningkatan konsentrasi total %amur spesi'ik IgE pa!a pasien!engan allergi* 'ungal
sinusitis& Se!angkan pa!asinus m*etoma %arang ter%a!i&)iasana D1222 U>ml :normal E32
U>ml<&Pasien !engan allergi* 'ungal sinusitis pa!a umumna menun%ukkanreaksi positi' skin
tes terha!ap antigen %amur maupun non %amur&
4&Pemeriksaan ra!iologik&
,oto polos $alaupun mene!iakan beberapa in'ormasi# ti!ak *ukup !etail&Pa!a AT s*an
sinusitis %amur in"asi' akut !itemukan gambaran mukosa ang tebalatau opaksi'ikasi
sempurna !ari sinus paranasalis ang terlibat& Tampak !estruksitulang sinus ang agresi'
tanpa perluasan&
Pa!a AT s*an sinusitis %amur in'asi' kronik !itemukan hiper!ens pa!a satuatau lebih sinus
paranasalis& Tampak gambaran massa ang !i*urigai sepertikeganasan& Tampak erosi pa!a
sinus(sinus ang terlibat !an a!ana perluasan ke Pa!a sinusitis alergi %amur biasana ter%a!i
pa!a multipel sinus# biasana unilateral&
Pa!a AT s*an !itemukan gambaran mu*in alergi ang hiper!ens !alamlumen sinus
paranasalis& ?a!ang(ka!ang !itemukan gambaran !in!ing sinus angmengalami erosi&
Se!angkan pa!a MRI biasana !itemukan gambaran hiperintens&
.& Pemeriksaan Histopatologik
Diagnosis ang paling se!erhana !an *epat a!alah pemeriksaan %amur !engan menggunakan
larutan ?+H& A!a pe$arnaan khusus seperti PAS :Perio!i*A*i! S*hi''< atau MSS
:Methenamine Sil"er Stain< ang lebih baik untuk pemeriksaan sinusitis %amur terutama
untuk kasus sinusitis alergi %amur&Pa!a tipe in"asi' !itemukan in"asi hi'a ke !alam %aringan#
in'lamasi granuloma tanpa perke%uan !engan sel !atia berinti banak# ti!ak tampak
in"asi"askuler !an mungkin a!a nekrosis %aringan lunak atau tulang&Pa!a misetoma
!itemukan kumpulan hi'a %amur !engan reaksi %aringanang minimal& Hi'a !apat !ilihat pa!a
pe$arnaan HE :Hematoksilin(Eosin<Tan!a khas sinusitis alergi %amur a!alah polip nasi !an
musin alergi& Pa!a pemeriksaan histopatologi musin mengan!ung eosino'il# kristal Ahar*ot(
Le!en!an hi'a %amur&
10
?ultur %amur ti!ak !apat !i%a!ikan penentu !ignosis karena mungkin a!akontaminasi !ari
u!ara saat pengambilan atau pengiriman# se!angkan masihmungkin hasil kultur negati' pa!a
kasus ang memang !isebabkan oleh %amur&
PENATALA?SANAAN
Terapi utama pa!a seluruh %enis sinusitis %amur a!alah operasi& Pemberianme!ikal terapi
tergantung pa!a tipe in'eksi !an a!a ti!akna in"asi&
1&Allergi* ,ungal sinusitis
Terapi utamana a!alah operasi& Tu%uan !ari operasi a!alah melakukan!ebri!ement
konser"ati' terha!ap mu*in alergi !an polip :%ika a!a< sertamengembalikan aerasi sinus&
Steroi! sistemik !apat !iberikan saat akan !ioperasi!an !iagnosis telah %elas& )eberapa
peneliti mengan%urkan pre!nison !osis ren!ah:2#3mg>kg< !engan !osis tapering selama
perio!e . bulan& Steroi! nasal topikalsangat membantu setelah operasi& Selain itu %uga
!irekomen!asikan untuk men*u*i hi!ung !engan air garam& Terapi imun masih kontro"ersial#
namun beberapa laporan menun%ukkan a!ana man'aat pa!a terapi ini& Anti %amur sistemik
ti!ak !ian%urkan bila ti!ak a!a in"asi
4&M*etoma 'ungal sinusitis
Terapi ang !irekomen!asikan a!alah operasi& Apabila 'ungus ball su!ah!ikeluarkan maka
ti!ak !iperlukan terapi me!ikal# ke*uali pa!a kon!isi tertentu&Pemberian anti 'ungal %uga
ti!ak !iperlukan&
.&A*ute In"asi"e ,ungal Sinusitis
Pa!a kon!isi ini perlu segara !ilakukan operasi& Lakukan !ebri!ementra!ikal pa!a %aringan
ang nekrotik sampai !i!apatkan %aringan ang normal&Dimulai pemberian terapi anti%amur
sistemik setelah operasi !ebri!ement&Dian%urkan amphoteri*in ) !osis tinggi :1(1#3
mg>kg>hari<& Itra*onaBole oral :/22mg>hari< !apat menggantikan amphoteri*in ) setelah masa
akut le$at&
/&Ahroni* In"asi"e ,ungal Sinusitis
11
?on!isi ini kurang agresi' bila !iban!ingkan !engan tipe akut& +perasi!ebri!ement masih
!iperlukan& Dimulai terapi me!ikal !engan pemberiananti%amur sistemik setelah !i!iagnosis
in"asi& Dian%urkan amphoteri*in ) :4gr>hari<5 !apat !iganti !engan keto*onaBole atau
itra*onaBole bila su!ahterkontrol&
Terapi !engan amphoteri*in ) !ian%urkan pa!a pasien !engan !estruksitulang# penurunan
*airan serebrospinal atau gangguan pa!a mata ang ti!ak !apat!ieksisi& Sebagai tambahan
pa!a !ebri!emen post operasi# terapi anti 'ungal penting pa!a semua kasus sinusitis in"asi
pa!a pasien !engan penurunan imunitastubuh& 7ang sering !igunakan a!alah amphoteri*in )&
Ti!ak a!a batasan ang %elas mengenai !osis !an lama pemakaian obat ini& Penggunaan ang
biasa!ipakai a!alah 4 gr perhari selama 8 sampai 4 bulan& Terapi amphoteri*in )!engan
'luoro*ito*n ) !ilaporkan berhasil untuk kasus aspergillosis& Tapiamphoteri*in ) memiliki
e'ek samping ang signi'ikan antara lain a!alah 'lebitislokal# !emam# menggigil# sakit
kepala# muntah !an ne'rotoksik&
?+MPLI?ASI
Pa!a alergi* 'ungal sinusitis!apat ter%a!i erosi pa!a struktur ang !i!ekatna %ika ti!ak
!iterapi& Erosi sering !apat terlihat pa!a pasien angmengalami proptosis& Pa!am*etoma
'ungal sinusitis %ika ti!ak !iterapi !apatmemperburuk ge%ala(ge%ala sinusitis ang berpotensi
untuk ter%a!i komplikasi keorbita !an sistem sara' pusat&
Pa!aA*ute In"asi"e ,ungal Sinusitis !apat mengin"asi struktur !i !ekatna ang
menebabkan kerusakan %aringan !annekrosis& Selain itu %uga !apat ter%a!i trombosis sinus
ka"ernosus !an in"asi kesusunan sara' pusat& Pa!a *hroni* In"asi"e ,ungal Sinusitis !apat
mengin"asi %aringan sekitarna sehingga ter%a!i erosi ke orbita atau susunan sara' pusat&
PR+-N+SIS
Allergi* ,ungal Sinusitis

12