Anda di halaman 1dari 12

TINGKAT I A

Glikolisis

Glikolisis adalah serangkaian reaksi biokimia di
mana glukosa dioksidasi menjadi molekul asam
piruvat. Glikolisis adalah salah satu proses
metabolisme yang paling universal yang kita
kenal, dan terjadi (dengan berbagai variasi) di
banyak jenis sel dalam hampir seluruh
bentuk organisme. Proses glikolisis sendiri
menghasilkan lebih sedikit energi per molekul
glukosa dibandingkan dengan oksidasi
aerobik yang sempurna.
Glikolisis dapat berlangsung dalam keadaan :
Aerob
Bila persediaan oksigen cukup untuk
mempertahankan kadar NAD+ yang
diperlukan.
Anaerob (hipoksik)
Bila kadar NAD+ tidak dapat dipertahankan
lewat sistem sitokrom mitokondrial dan
bergantung pada usaha temporer perubahan
piruvat menjadi laktat.


LINTASAN GLIKOLISIS

Lintasan glikolisis yang paling umum YAITU :
Lintasan Embden-Meyerhof-Parnas
Ditemukan oleh Gustav Embden,
OttoMeyerhof dan Jakub Karol Parnas
Lintasan EntnerDoudoroff
Ditemukan oleh Michael Doudoroff dan
Nathan Entner
Lintasan heterofermentatif dan
homofermentatif.


Ringkasan reaksi glikolisis pada lintasan
EMP adalah sebagai berikut :



Ringkasan reaksi dari glikolisis, siklus asam
sitrat dan fosforilasi oksidatif adalah :

MEKANISME LINTASAN GLIKOLISIS

Karbohidrat (sakarida atau gula) yang kita
makan sebagai sumber energi masuk kedalam
tubuh dalam bentuk senyawa kompleks.
Senyawa karbohidrat diserap dari dinding
saluran pencernaan harus dipotong menjadi
senyawa gula sederhana yang disebut
monosakarida. Di dalam mulut, terdapat enzim
amilase yang dapat membantu memotong
polimer karbohidrat menjadi struktur yang lebih
sederhana. Lalu, pencernaan karbohidrat
kompleks berlanjut di daerah lambung. Selain
karbohidrat, beberapa senyawa lain, seperti
protein dan lemak, akan dicerna tubuh dengan
bantuan enzim protease dan lipase.
Lanjutan
Di dalam usus,dengan bantuan enzim -
amilase dihasilkan di pankreas dan memiliki
aktivitas yang sama dengan enzim amilase
yang ada di mulut. Enzim ini akan memecah
disakarida dan oligosakarida menjadi
monosakarida.
Enzim lain yang turut membantu pemecahan
molekul komplekskarbohidrat di usus adalah
maltase, sukrase, laktase, dan trehelase. Hasil
dari pemotongan enzim-enzim ini adalah
molekul karbohidrat sederhana (monosakarida).
Di dalam tubuh, glukosa akan dioksidasi untuk
menjadi senyawa lain sesuai dengan keperluan
masing-masing sel. Peristiwa oksidasi inilah
yang umum dikenal dengan istilah glikolisis.
PROSES GLIKOLISIS

Glikolisis merupakan jalur, dimana pemecahan D-glukosa yang
dioksidasi menjadi piruvat yang kemudian dapat direduksi menjadi
laktat. Jalur ini terkait dengan metabolisme glikogen lewat D-
glukosa 6-fosfat. Glikolisis bersangkutan dengan hal-hal berikut :
1. Pembentukan ATP dalam rangkaian ini molekul glukosa dioksidasi
sebagian.
2. Produksi piruvat
3. Pembentukan senyawa antara bagi proses-proses biokimiawi lain
misalnya, gliserol 3-fosfat. Untuk biosintesis trigliserid dan
fosfolipid, 2, 3bisfosfogliserat dalam eritrosit, piruvat untuk
biosintesis Lalanin, dan sebagainya.

KETERANGAN GAMBAR
Penggunaan ATP menjadikan
glukosa berikatan dengan fosfat
anorganik menjadi glukosa-6- fosfat.
Glukosa-6-fosfat mengalami
perubahan struktur menjadi fruktosa-
6-fosfat.
Penggunaan ATP kembali
menambah fosfat anorganik menjadi
fruktosa-1,6-difosfat.
Fruktosa-1,6-difosfat dipecah
menjadi 2 molekul fosfogliseraldehid
(PGAL)
Setiap PGAL memberi 2 elektron dan
1 atom hidrogen kepada NAD+ untuk
membentuk NADH.
Masing-masing PGAL kembali berikatan
dengan fosfat anorganik membentuk 1,3-
difosfogliserat
Fosfat anorganik pada 1,3-difosfogliserat
ditransfer ke ADP untuk membentuk ATP, dan
1,3-difosfogliserat menjadi 3-fosfogliserat.
Kemudian 3-fosfogliserat memindahkan gugus
fosfat ke karbon kedua membentuk 2-
fosfogliserat, lalu diikuti pelepasan H20
menyebabkan 2 fosfogliserat berubah menjadi
3-fosfoenol piruvat (PEP).
Setiap PEP mentransfer fosfat anorganiknya
kepada ADP untuk menghasilkan ATP, sehingga
ATP berubah menjadi asam piruvat.

Lanjutan
Energi yang dihasilkan dari proses glikolisis
disimpan dalam senyawa organik berupa
adenosine triphosphate atau yang lebih umum
dikenal dengan istilah ATP dan NADH.
Pokok yang dihasilkan dalam oksidasi satu
molekul glukosa yaitu :
1. Terbentuk dua molekul piruvat.
2. Dua molekul NAD+ telah direduksi menjadi
NADH
3. Jumlah bersih sebesar dua molekul ADP telah
difosforilasi menjadi ATP (empat molekul ATP
yang diperoleh dikurangi dua yang
dinvestasikan).