Anda di halaman 1dari 2

PENURUNAN PENDENGARAN ( OTOSKOPI DAN GARPU TALA )

A. ANAMNESIS
1. Menyapa pasien
2. Memperkenalkan diri
3. Informed consent bahwa kita akan bertanya dan yang dibicarakan adalah rahasia
medis
4. Menanyakan identitas pasien dengan lengkap ( Nama, Umur, Alamat, Pekerjaan,
Status pernikahan )
5. Menanyakan keluhan utama pasien
6. Menanyakan keluhan penyerta
Telinga terasa nyeri atau tidak, keluar cairan ( warnanya, ada darah atau tidak
),
Tidak ada keluhan pusing berputar
Tidak ada keluhan telinga berdenging
Tidak ada riwayat batuk pilek sebelumnya
Pendengaran berkurang perlahan lahan
Pasien tinggal didekat bandara
Riwayat telinga dikorek2 dengan cotton bud
Tanyakan pasien dalam kondisi flu atau tidak, ada cairan keluar dari hidung
Sulit menelan, nyeri menelan, sulit mengeluarkan suara
7. Riwayat menderita seperti ini sebelumnya
8. Riwayat pengobatan
9. Riwayat dirawat di RS
10. Riwayat kebiasan
11. Riwayat penyakit terdahulu ; HT, DM, Keluhan lain sebelumnya
12. Riwayat penyakit dalam keluarga
13. Riwayat sistem lainnya
14. Review singkat anamnesa dan tanyakan apakah yang ada mau ditanyakan

B. PEMERIKSAAN FISIS
1. Cuci tangan, minta ijin untuk melakukan pemeriksaan
2. Periksa Keadaan Umum pasien
3. TTV : TD,N,RR,S
4. Mengatur posisi duduk pasien dan pemeriksa.
5. Pasang lampu kepala, atur focus lampu kepala
6. Pemeriksaan fisis THT
a. Pemeriksaan Telinga
Daun Telinga : Bentuk, ukuran, sikatriks, infeksi, tumor
Depan / belakang telinga : abses/fistel, sikatriks, nyeri tekan
Liang telinga luar : warna, edeme, secret, serumen
Membran tymphani : Permukaan, warna , perforasi, pantulan cahaya
b. Pemeriksaan Pendengaran
Tes Garis Pendengaran
a) Getarkan garpu tala mulai dari frekuensi 128, 256, 512, 1024
didepan telingan sekitar 2,5 3 cm
b) Pasien diinstruksikan mengankat tangan bila mendengar bunyi
dari garpu tala
c) Lakukan dari frek,rendah sampai tinggi
d) Catat hasil kemudian interpretasikan
OD GARPU TALA OS
128 Hz
256 Hz
512 Hz
1024 Hz

Tes Rinne
a) Instruksikan untuk mengangkat tangan bila sudah tidak mendengar
bunyi dari garpu tala
b) Getarkan farpu tala 512 hz, letakkan pada planum mastoid
c) Jika sudah tidak terdengar, pindahkan garu tala ke depan telinga
Interpretasi : Tuli konduktif (-), Tuli sensori neural (+)
Tes Weber
a) Getarkan garpu tala fr.256 / 512 H, letakkan di dahi atau vertex
b) Instruksikan telinga mana yang lebih jelas mendengar bunyi
Tes Swabach
a) Garpu tala fr.256 / 512 Hz letakkan pada planum mastoid penderita
b) Instruksikan mengangkat tangan bila sudah tidak mendengar dan
pindahkan garpu tala ke planum mastoid pemeriksa
7. Setelah selesai semua pemeriksaan, jelaskan pada pasien hasil yang didapatkan
8. Cuci tangan rutin
9. Pemeriksaan penunjang
Audiometri
Rontgen kepala
10. Tatalaksana
Sarankan pasien untuk memakai earplug
Rujuk untuk pemakaian hearing aid