Anda di halaman 1dari 20

Materi Pelatihan Monitoring Kinerja Klinis Perawat &

Bidan
MONITORING KINERJA KLINIS PERAWAT DAN BIDAN DI
RUMAH SAKIT DAN PUSKESMAS
Waktu : 2 sesi @ 9 !e"it
TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM
Setelah mengikuti pembelajaran diharapkan peserta dapat memahami cara monitoring dan
evaluasi kinerja klinis perawat dan bidan.
TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS
Setelah mengikuti pembelajaran peserta mampu :
1. Menjelaskan pengertian monitoring dan evaluasi.
2. Menyebutkan tujuan monitoring.
3. Menjelaskan prinsip-prinsip monitoring dan evaluasi.
. Menjelaskan keterkaitan antara monitoring dan evaluasi
!. Mengidenti"ikasi metoda evaluasi kinerja klinis
#. Menjelaskan tipe monitoring dan evaluasi kinerja klinis
$. Menjelaskan langkah-langkah monitoring dan evaluasi kinerja klinis
%. Menjelaskan sistem monitoring kinerja klinis
&. Melakukan monitoring dan pengelolaan penyimpangan kinerja klinis
MATERI
1. 'engertian monitoring dan evaluasi
2. (ujuan monitoring dan evaluasi
3. )eterkaitan antara monitoring dan evaluasi
. 'rinsip-prinsip monitoring dan evaluasi
!. Metoda evaluasi kinerja klinis
#. (ipe monitoring dan evaluasi kinerja klinis
$. *angkah-langkah monitoring dan evaluasi kinerja klinis
WHO
SEA # NURS # $29% &N O OSD &'&(2(
Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK
Januari 2003
2)
2)
Materi Pelatihan Monitoring Kinerja Klinis Perawat &
Bidan
%. System monitoring kinerja klinis
&. 'engelolaan penyimpangan kinerja klinis
METODA
1. )uliah singkat
2. *atihan+'enugasan
3. )erja kelompok
. ,iskusi 'leno
WHO
SEA # NURS # $29% &N O OSD &'&(2(
Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK
Januari 2003
2$
2$
Materi Pelatihan Monitoring Kinerja Klinis Perawat &
Bidan
REN*ANA PENGAJARAN
SESI I SESI II
Ba+ia" A
(opik : 'ersepsi
Metoda : ,iskusi
-aktu : 2. menit
Ba+ia" A
(opik : 'ersepsi 2
Metode : ,iskusi kelompok
dan presentasi
-aktu : 2. menit
Ba+ia" B
(opik : 'rinsip-prinisp Monitoring
Metoda : )uliah singkat
-aktu : 3. menit
Ba+ia" B
(opik : Mekanisme monitoring
dan /valuasi
Metoda : )uliah singkat
-aktu : 3. menit
Ba+ia" *
(opik : Metode /valuasi
Metode : )uliah Singkat
-aktu : . menit
Ba+ia" *
(opik : 'enugasan
Metoda : )erja )elompok0
,iskusi 'leno
-aktu : . menit
WHO
SEA # NURS # $29% &N O OSD &'&(2(
Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK
Januari 2003
2,
2,
Materi Pelatihan Monitoring Kinerja Klinis Perawat &
Bidan
MATERI
MONITORING -a" E.ALUASI
KINERJA KLINIS PERAWAT -a" BIDAN
Pe"-a/u0ua"
Monitoring dan /valuasi merupakan bagian penting dari administrasi yang e"ekti"
dalam suatu organisasi. 1al ini suatu proses bantuan kepada sta" untuk mencapai tujuan
organisasi. 1asil yang diharapkan dikaitkan dengan standar yang digunakan dalam
pelayanan kesehatan akan bermakna apabila tujuan dapat dicapai dengan hasil yang baik.
1asil tersebut sangat tergantung pada kualitas kinerja yang ditampilkan oleh klinisi0
termasuk perawat dan bidan. 2leh sebab itu salah satu bagian yang penting dalam proses
manajemen adalah melakukan monitoring untuk mengetahui bagaimana perawat dan bidan
melakukan pekerjaannya.
,alam melakukan monitoring kinerja perawat dan bidan0 perlu ada seorang
koordinator untuk perawat dan koordinator untuk bidan. ,engan demikian diharapkan
kinerja perawat dan bidan dapat dipertanggungjawabkan dan segera diketahui bila terjadi
penyimpangan0 namun keputusan harus dibuat berdasarkan in"ormasi yang lengkap. 1asil
monitoring ini harus dilaporkan dan bila terdapat penyimpangan segera ditindaklanjuti
tetapi sebaliknya bila terdapat peningkatan kinerja perlu diberikan penghargaan.
Monitoring merupakan bagian dari evaluasi yang dilakukan dalam proses kegiatan+evaluasi
"ormati". Sedangkan evaluasi selain berisi monitoring juga melihat kembali kegiatan yang
dilakukan secara keseluruhan+evaluasi sumati".
'erubahan yang begitu cepat dalam pelayanan kesehatan0 peningkatan kebutuhan
masyarakat akan pelayanan dan keterbatasan sumber daya0 telah mendorong kearah
tersedianya pelayanan yang berkualitas dengan melaksanakan sesuatu yang benar pada saat
yang tepat dengan upaya yang sesuai. 'rinsip ini perlu diterapkan sehingga diperlukan
adanya jaminan mutu0 standar0 indikator kinerja0 uraian tugas serta sistem monitoring dan
evaluasi yang berdasarkan standar dan kebutuhan pelayanan.
WHO
SEA # NURS # $29% &N O OSD &'&(2(
Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK
Januari 2003
21
21
Materi Pelatihan Monitoring Kinerja Klinis Perawat &
Bidan
Monitoring kinerja klinis bagi perawat dan bidan merupakan salah satu upaya dalam
meningkatkan mutu kinerja itu sendiri dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan pada
umumnya. 3ntuk mengukur kinerja harus ada suatu indikator kinerja dan melalui
monitoring0 kinerja seseorang dapat dilihat dan dinilai.
)inerja mengandung komponen kompetensi pro"esional dan produkti"itas dalam
kaitannya dengan pelayanan keperawatan+kebidanan0 maka kompetensi perawat dan bidan
dalam pelaksanaan tugas pelayanan didasarkan atas standar profesi masing-masing.
Sebagai pro"esi perawat atau bidan seyogyanya bekerja secara pro"esional sehingga
layanan yang diberikan bermutu tinggi. )ita ketahui banyak "aktor yang berpengaruh
terhadap kinerja seseorang0 namun harus disadari bahwa pro"esi perawat dan bidan
berkaitan dengan keselamatan dan kesejahteraan orang lain. (anggung jawab dan
akontabilitas perawat dan bidan akan tercermin dalam deskripsi pekerjaannya dan
diterjemahkan kedalam "ungsi-"ungsi sesuai dengan lingkup pekerjaannya. 4ungsi akan
mengarah pada kegiatan-kegiatan spesi"ik dan menentukan kinerja klinis tiap perawat dan
bidan. 5agaimana mengukur kinerja klinis perawat dan bidan6 (etapkanlah indikator
kinerja kuncinya terlebih dulu0 karena tidak semua indikator akan dimonitor oleh manajer
perawat dan bidan. 7ndikator kinerja kunci merupakan pilihan dari aktititas yang kritikal
sehingga bila tidak dilakukan akan sangat berdampak luas atau merugikan pasen.
Pe"u+asa" I
1. Setiap peserta menyiapkan kertas untuk menuliskan persepsi masing-masing
tentang gambar yang ditayangkan.
2. 'eserta masuk dalam kelompok 8acak9 tidak lebih dari # orang dalam kelompok.
3. )elompok berdiskusi tentang gambar yang ditayangkan dan menyamakan
persepsi.
. Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil kerja kelompok
!. 'enyaji kembali kedalam kelompok dan kelompok berdiskusi untuk
menentukan bingkai apa yang paling cocok untuk gambar tersebut. Mengapa
wama tersebut dipilih0 apa tujuannya dan apa kaitannya dengan monitoring.
#. 'resentasikan hasil diskusi.
WHO
SEA # NURS # $29% &N O OSD &'&(2(
Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK
Januari 2003
22
22
Materi Pelatihan Monitoring Kinerja Klinis Perawat &
Bidan
Pe"+e3tia" M4"it43i"+
Monitoring adalah suatu proses pengumpulan dan menganalisis in"ormasi dari
penerapan suatu program termasuk mengecek secara reguler untuk melihat apakah
kegiatan+program itu berjalan sesuai rencana sehingga masalah yang dilihat +ditemui dapat
diatasi8-129
Pe"+e3tia" E5a0uasi
-orld 1ealth 2rgani:ation 8-129 merumuskan evaluasi sebagai suatu proses dari
pengumpulan dan analisis in"ormasi mengenai e"ektivitas dan dampak suatu program dalam
tahap tertentu sebagai bagian atau keseluruhan dan juga mengkaji pencapaian program.
,e"inisi lain dikemukakan oleh Swansburg 81&&#9 yang menyatakan bahwa evaluasi
kinerja adalah suatu proses pengendalian dimana kinerja pegawai dievaluasi berdasarkan
standar.
Evaluasi adalah suatu proses pengumpulan data menganalisis in"ormasi tentang
e"ekti"itas dan dampak dari suatu tahap atau keseluruhan program . /valuasi juga termasuk
menilai pencapaian program dan mendeteksi serta menyelesaikan masalah dan
merencanakan kegiatan yang akan datang8-129. /valuasi adalah proses pemberian
in"ormasi untuk membantu membuat keputusan tentang objek yang akan dievaluasi
5anyak orang ber"ikir bahwa evaluasi adalah suatu kegiatan yang dilakukan di akhir
suatu program+proyek dan itu tidak membutuhkan pikiran yang serius 0 pendapat ini adalah
suatu hal yang salah karena evaluasi membutuhkan perencanaan sebelum mengerjakan
suatu program +proyek dan termasuk evaluasi "ormati" dan sumati".
/valuasi "ormati" adalah evaluasi yang dilakukan selama program atau kegiatan
berlangsung dan ini dikaitkan dengan proses monitoring.7n"ormasi yang diperoleh dari
monitoring memungkinkan untuk dapat membuat dan menetapkan tentang bagaimana
program tersebut dapat berjalan atau bagaimana sebaiknya proses untuk mencapai tujuan;
contoh monitoring dari suatu pencapaian artinya bahwa anda dapat terus menerus mengkaji
ulang kemajuan dan mengidenti"ikasi sesuatu untuk menyakinkan bahwa hal itu realistik
WHO
SEA # NURS # $29% &N O OSD &'&(2(
Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK
Januari 2003
26
26
Materi Pelatihan Monitoring Kinerja Klinis Perawat &
Bidan
dan dapat dicapai dan dimodi"ikasi atau bila perlu memperbaikinya sementara program
masih berjalan.
Tu7ua" E5a0uasi
(ujuan evaluasi adalah :
1. Menentukan kompetensi pekerjaan.
2. Meningkatkan kinerja dengan menilai dan mendorong hubungan yang baik diantara
pegawai 8perawat dan bidan9.
3. Menghargai pengembangan sta" dan memotivasi pegawai kearah pencapaian
kualitas yang tinggi.
. Menggiatkan konseling dan bimbingan dari manajer.
!. Memilih perawat dan bidan berkualitas untuk pengembangan dan peningkatan gaji.
#. Mengidenti"ikasi ketidakpuasan pegawai.
Secara umum Sistem Manajemen )inerja )linis memberi kerangka kerja
pengembangan program melalui; kinerja yang disadari 8performance awareness90
pengukuran kinerja 8performance measurement9 dan peningkatan kinerja
8performance improvement9.
Tu7ua" M4"it43i"+ -a" E5a0uasi
1. Memperoleh in"ormasi terutama tentang kegiatan apakah telah dilaksanakan sesuai
dengan rencana dan memberikan umpan balik
2. Mempertanggung jawabkan tugas+kegiatan yang telah dilakukan
3. Sebagai bahan untuk mengambil keputusan dalam mengembangkan
program+kegiatan dan tindak lanjut dari akti"itas monitoring.
. Menentukan kompetensi pekerjaan dan meningkatkan kinerja dengan menilai dan
mendorong hubungan yang baik diantara pegawai dalam hal ini perawat dan bidan.
!. Menghargai pengembangan sta" dan memotivasi perawat dan bidan kearah
pencapaian kualitas yang tinggi.
WHO
SEA # NURS # $29% &N O OSD &'&(2(
Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK
Januari 2003
29
29
Materi Pelatihan Monitoring Kinerja Klinis Perawat &
Bidan
#. Menggiatkan konseling dan bimbingan dari manajer
$. .Memilih perawat dan bidan yang berkualitas untuk pengembangan dan peningkatan
gaji.
%. Mengidenti"ikasi ketidak puasan perawat dan bidan.
Ma"8aat M4"it43i"+ -a" E5a0uasi
1. Mengidenti"ikasi masalah keperawatan+kebidanan.
2. Mengambil langkah korekti" untuk perbaikan secepatnya.
3. Mengukur pencapaian sasaran+target.
. Mengkaji kecenderungan status kesehatan pasen+masyarakat yang mendapat
pelayanan.
P3i"si9:93i"si9 M4"it43i"+ -a" E5a0uasi
*ibatkan sta" dalam perencanaan dan implementasi0rapat dengan sta" untuk
memberi kesempatan mengerti konsep dan ide-ide dan keuntungan sel" evaluasi
menjadi berguna
'ilih seorang atau dua orang sebagai tim kecil yang bertanggung jawab dan
membatasi data dan analisis tetapi tidak membuat rekomendasi.
'astikan ada konsensus rencana evaluasi walaupun ini kelihatannya membtuhkan
waktu dan usaha yang besar
Sediakan kepada tim evaluasi sumber<sumber pengambilan data dan analisis ini
mungkin melibatkan pendapat dari ahli
Mendorong evaluator untuk melaporkan kemajuan walaupun mereka tidak pada
posisi untuk melapor
=unakan temuan < temuan untuk mere"leksikan program dibawah pengawasannya0
tentukan apa yang akan dirubah0 dibuat dan untuk apa contoh apakah proses
implementasi harus dimodi"ikasi sehingga tujuan dapat dicapai.

WHO
SEA # NURS # $29% &N O OSD &'&(2(
Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK
Januari 2003
)
)
Materi Pelatihan Monitoring Kinerja Klinis Perawat &
Bidan
Ha0:/a0 ;a"+ Pe30u Di9e3/atika" Da0a! Me0akuka" M4"it43i"+
1. Monitoring kinerja klinis perawat dan bidan berdasarkan indikator kinerja klinis
2. 7ndikator kinerja berdasarkan standar dan uraian tugas.
3. 7ndikator kinerja klinis dipilih yang menjadi indikator kunci
. 7ndikator harus bersi"at ; dapat diukur atau dinilai0 dapat dicapai0 dan bersi"at spesi"ik
!. ,alam waktu tertentu dapat dilakukan perubahan
#. Monitoring harus ditentukan bagaimana caranya0 kapan dimana0 dan siapa yang akan
memonitor serta harus didokumentasikan.
La"+ka/:La"+ka/ Da0a! M4"it43i"+
&( Pe3e"<a"aa"
a. Merancang sistem monitoring yang spesi"ik: apa yang akan dimonitor0
tujuan apakah untuk memperoleh in"omasi rutin atau jangka waktu pendek6
mengapa dan untuk siapa (user).
b. Menentukan scope monitoring: luasnya area 8>S0 puskesmas non ((96
apakah bersi"at klinis atau service6 Siapa yang terlibat0 bidan0 perawat0
dokter6 5erapa lama monitoring akan dilakukan6
c. Memilih dan menentukan indikator tentukan batasan sasaran kelompok
misalnya kelompok anak dibawah 2th0 ! th atau antara 12-#. bln 6
(erminologi: kasus diare0 mungkin kultur masyarakat dari satu tempat akan
berbeda dgn tempat lainnya0 maka penyusunan indikator merujuk pada
budaya setempat dan terakhir tentukan ?per"ormance standard? atau target
pencapaian 8@9 serta "rekuensinya 8harian+mingguan+bulanan9 tergantung
kebutuhan user.
d. Menentukan sumber-sumber in"ormasi0 memilih metoda pengumpulan data0
seperti metoda observasi0 interview petugas0 perawat+bidan0 pasen atau rapid
survey untuk cakupan atau pengobatan di rumah 8home treatment9.
WHO
SEA # NURS # $29% &N O OSD &'&(2(
Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK
Januari 2003
)&
)&
Materi Pelatihan Monitoring Kinerja Klinis Perawat &
Bidan
2( I!90e!e"tasi
a. Mengumpulkan data penggunaan "ormat pengumpulan data0 termasuk
memilih menentukan proses supervisi dan prosessingnya 8kemana akan
dikirim9
b. (abulasi data dan analisa data: membandingkan temuan atau pencapaian
aktual dengan perencanaan
c. (emuan dalam monitoring: apakah ada penyimpangan0 bila ada perlu
diidenti"ikasi masalah penyebabnya. 1asil temuan di ?"eedback? kan kepada
semua sta" yang terlibat.
d. Menggali penyebab dan mengambil tindakan perbaikan: menggali penyebab
terjadinya masalah0 bisa jadi masalah timbul dalam hal yang sudah "amiliar
bagi perawat dan bidan0 misalnya immunisasi cakupan turun. 5ila penyebab
telah diketahui0 check list immunisasi dipakai lagi. >encana monitoring
perlu disusun jangka pendek untuk menjamin bahwa tindakan+prosedure
dilaksanakan sesuai standar 8rencana9 serta memberi e"ek sesuai dengan
harapan
)( Me"e"tuka" ke0a"7uta" !4"it43i"+
)egiatan monitoring dirancang untuk memperoleh hasil kinerja sekarang 8rutin9 atau
jangka pendek bagi manajer atau user lainnya. )etika program atau kegiatan rutin
telah memberikan perubahan signi"ikan0 maka kelangsungan program kinerja
memerlukan perhatian. >eview secara periodik tetap diperlukan. Sistem in"ormasi
manajemen akan membantu manajer untuk mempertimbangkan kapan indikator dan
"rekuensi monitoring dikurangi dan pada bagian mana perlu direncanakan lagi dan
dilanjutkan.
WHO
SEA # NURS # $29% &N O OSD &'&(2(
Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK
Januari 2003
)2
)2
Materi Pelatihan Monitoring Kinerja Klinis Perawat &
Bidan
Ti9e M4"it43i"+
a( Monitoring Rutin :
)egiatan mengkompilasi in"ormasi secara reguler berdasarkan sejumlah indikator
kunci. Aumlah indikator dalam batas minimum namun tetap dapat memberikan
in"ormasi yang cukup bagi manajer untuk mengawasi kemajuan+perkembangan.
Monitoring rutin dapat dipergunakan untuk mengidenti"ikasi penerapan program
dengan atau tanpa perencanaan
=( Monitoring jangka Pendek :
,ilakukan untuk jangka waktu tertentu dan biasanya diperuntukkan bagi akti"itas
yang spesi"ik. Seringkali bila akti"itas atau proses-proses baru diterapkan0 manajer
ingin mengetahui0 apakah sudah diterapkan sesuai rencana dan apakah sesuai
dengan keluaran yang diinginkan. 'ada umumnya manajer meman"aatkan in"ormasi
ini untuk membuat penyesuaian dalam tindakan yang baru. Sekali penerapan telah
berjalan baik maka indikator kunci dimasukkan kedalam monitoring rutin.
Monitoring jangka pendek diperlukan bila manajer menemukan suatu masalah yang
muncul berhubungan dengan input atau pelayanan.
3ntuk merancang sistem monitoring rutin atau jangka pendek0 beberapa hal perlu
dipertimbangkan:
819 Memilih indikator kunci yang akan dipergunakan manajer;
829 1indari mengumpulkan data yang berlebihan agar tidak menjadi beban sta".
839 5erikan "eedback pada waktu tertentu;
89 =unakan "ormat laporan yang dapat dengan mudah untuk menginterpretasikan data
dan tindakan.
SISTEM MONITORING
Sistem monitoring indikator kinerja klinis perawat dan bidan sangat diperlukan
untuk meningkatkan serta mempertahankan tingkat kinerja yang bermutu. Melalui
monitoring akan dapat dipantau penyimpangan - penyimpangan yang terjadi0
WHO
SEA # NURS # $29% &N O OSD &'&(2(
Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK
Januari 2003
))
))
Materi Pelatihan Monitoring Kinerja Klinis Perawat &
Bidan
penyimpangan harus dikelola dengan baik oleh manajer perawat dan bidan untuk
diluruskan kembali agar kegiatan yang dilakukan sesuai dengan standar. Bda tiga indikator
kinerja perawat dan bidan yang perlu dimonitor. yaitu: administratif, klinis dan
pengembangan staf.
Cang termasuk dalam indikator kinerja administrati" meliputi pendokumentasian
asuhan keperawatan 8askep9 dan asuhan kebidanan 8askeb9 segala sesuatu yang
berhubungan dengan kegiatan administrati" termasuk pencatatan dan pelaporan; 7ndikator
kinerja klinis adalah pelaksanaan kegiatan atau akti"itas asuhan langsung terhadap pasen0
misalnya asuhan keperawatan bedah 8pre-op90 asuhan kebidanan pada ibu hamil.
'engembangan sta" berkaitan dengan pengembangan kemampuan klinis sta" 8pengetahuan0
ketrampilan dan sikap9 yang dapat dilakukan secara rutin antara lain melalui re"1eksi
diskusi kasus. 8*ihat diagram dibawah ini;
Monitoring sangat diperlukan dalam suatu sistem manajemen dan hasilnya
WHO
SEA # NURS # $29% &N O OSD &'&(2(
Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK
Januari 2003
)$
)$
>D, Standards Aob ,escription
=iving "eed back
1andling Eariances Monitoring system
)ey per"ormance indicator
SISTEM MONITORING
Materi Pelatihan Monitoring Kinerja Klinis Perawat &
Bidan
merupakan "eedback bagi manajemen untuk lebih meningkatkan rencana operasional serta
mengambil langkah-langkah tindakan korekti". 2leh karena itu manajer hendaknya
memiliki sistem monitoring sehingga "eedback atau penyimpangan yang terjadi akan dapat
dikelola dengan tepat0 cepat dan dapat dilakukan upaya perbaikan dengan segera. ,engan
melakukan monitoring secara periodik sesuai dengan kepentingannya0 maka pelayanan
keperawatan dan kebidanan dapat ditingkatkan mutunya secara terus menerus.
Pe"u+asa" II
1. 5entuk kelompok bidan dan perawat di >S dan 'uskesmas
2. ,iskusikan dalam kelompok "ormat monitoring kinerja perawat dan bidan
3. ,iskusikan apa langkah-langkah yang akan dilakukan bila terjadi penyimpangan.
. 'resentasikan hasilnya
Met4-e E5a0uasi Ki"e37a
,alam tatanan klinik dapat digunakan metoda evaluasi yang bervariasi. Manajer
atau supervisor harus mempertimbangkan tujuan dari evaluasi kinerja klinis0 kemampuan
bekerja yang akan dievaluasi. 7ni berarti harus jelas deskripsi pekerjaan dan kegiatan yang
didasarkan pada standar setiap posisi klinis.
Menegakkan indikator evaluasi harus mencerminkan deskripsi pekerjaan yang harus
mereka lakukan dan harus sederhana0 khusus dan jelas. 'enilaian kinerja klinis dapat
menggunakan tehnik kualitati" untuk mengukur kompetensi pekerjaan di bagian khusus.
Susunan indikator harus dikembangkan berdasarkan kekhususan "ungsi dan tugas dan itu
juga digunakan untuk mengukur proses dari outcomes kilnis. Metoda evaluasi kinerja
bervariasi seperti:
a( *atata" A"e<-4ta0
Datatan Bnecdotal adalah catatan individu berdasarkan peristiwa0 kegiatan klinik
dan hasil serta masalah yang terjadi pada pegawai yang bersangkutan. Setiap
pegawai mempunyai catatan+buku anecdotal. 7su yang dicatat akan dibahas antara
manajer atau supervisor dengan pegawai+sta" yang bersangkutan dan ditandatangani
WHO
SEA # NURS # $29% &N O OSD &'&(2(
Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK
Januari 2003
),
),
Materi Pelatihan Monitoring Kinerja Klinis Perawat &
Bidan
oleh pegawai dan supervisor. -alaupun catatan anecdotal memberi satu arti
sistematis untuk pencatatan observasi0 mereka tidak dapat menjamin bahwa
observasi akan dibuat sistematis atau khusus terhadap perilaku yang relevan
diobservasi. 1al ini memerlukan pertimbangan waktu pencatat observasi. ,okumen
anecdotal disimpan oleh manajer0 dan menulis laporan rekapitulasi serta mengirim
laporan anecdotal kepada seksi keperawatan dan kebidanan di rumah sakit +
koordinator di 'uskesmas.
=( Pe"i0aia" Di3i Se"-i3i
'enilaian diri sendiri adalah metoda lain untuk evaluasi kinerja dan sedikit
digunakan dilapangan. Masalah penilaian diri sendiri bagi pelaksana sama dengan
penilaian supervisor dimana membutuhkan suatu pelatihan dalam menilai diri
sendiri. Mereka menjadi terbiasa untuk setiap posisi klinik.
'ertanyaan yang akan mem"asilitasi penilaian diri sendiri adalah:
'ikirkan siapa yang lebih e"ekti" untuk menilai6
'erilaku dan hasil apa yang dapat mendukung pilihan6
'ikirkan perilaku dan hasil yang membuat anda bicara dengan diri anda
sendiri FBkankah menjadi lebih baik bila setiap orang mengerjakannya 6
)ebiasaan apakah dari pekerjaan yang berkaitan dengan tugas untuk dinilai6
5agaimana perbedaan dari orang berpenampilan rata-rata dengan orang yang
sempurna6
<( */e<k List
Dheck *ist dapat mengkaji kategori kehadiran atau absen0 atau karakteristik yang
diharapkan atau perilaku. Dheck list harus digunakan untuk variabel nyata seperti
inventaris perlengkapan. Metoda ini dapat pula digunakan untuk evaluasi
ketrampilan keperawatan atau kebidanan klinis dan disarankan untuk mencatat
perilaku esensial dalam keberhasilan kinerja.
-( Pee3 Re5ie>
WHO
SEA # NURS # $29% &N O OSD &'&(2(
Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK
Januari 2003
)1
)1
Materi Pelatihan Monitoring Kinerja Klinis Perawat &
Bidan
'eer >eview adalah proses evaluasi diantara teman sekerja dan sepro"esi dengan
kemampuan yang sama praktek. Mereka secara kritis mereview praktek sejawatnya
dengan menggunakan standar kinerja yang baku. 7ni adalah sel"-regulation dan
mendukung prinsip autonomi. 'eer review terdiri dari sejawat yang memeriksa
tujuan asuhan langsung dari sejawatnya dengan standar yang khusus0 indicator kritis
dari asuhan yang ditulis oleh sejawat. (ujuan peer review adalh untuk mengukur
akontabilitas0 evaluasi dan meningkatkan pemberian asuhan0 identi"ikasi kekuatan
dan kelemahan0 mengembangkan policy yang baru atau diubah.
3mumnya sistem manajemen kinerja klinis adalah untuk memberi kerangka kerja
pengembangan program melalui kinerja yang disadari 8 per"ormance
awareness90pengukuran kinerja8 per"ormance measurement9 dan peningkatan kinerja
8per"ormance improvement9. 'engembangan kinerja klinis keperawatan dan kebidanan
tidak dapat dipisahkan dari upaya pengembangan sumber daya manusianya yaitu perawat
dan bidan itu sendiri. 'engembangan diri secara terus menerus dapat dilakukan dengan
melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi0 melalui pelatihan 8training9 dan dapat
juga dilakukan melalui re"leksi diskusi kasus 8>,)9. >,) dapat dikategorikan sebagai
suatu Fin-service trainingG untuk selalu mengembangkan kemampuan dan dapat dipakai
sebagai salah satu indikator pengembangan sta".
Out<4!es E5a0uasi
Bda 3 komponen outcomes evaluasi dalam organisasi0 yaitu :
1. Dlinical outcomes
2. Bdministrative outcomes
3. Service+delivery outcomes
A- &( *0i"i<a0 4ut<4!es
Dlinical outcomes ber"okus pada penilaian proses asuhan sebagai
perkembangan pasen melalui suatu sistem yang luas dan spesi"ik. 3mumnya
WHO
SEA # NURS # $29% &N O OSD &'&(2(
Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK
Januari 2003
)2
)2
Materi Pelatihan Monitoring Kinerja Klinis Perawat &
Bidan
penilaian harus memenuhi outcomes yang mungkin dapat diterapkan dalam
pelayanan. Dontoh indikator clinical outcomes adalah :
a. Bngka in"eksi. 2utcome yang diharapkan harus bermakna seperti
penurunan in"eksi nasokomial menjadi nol.
b. 'asen jatuh+kecelakaan. 2utcome yang diharapkan nol0 berarti pasen
harus sering diobservasi terutama pada pasen yang siap ambulansi.

A- 2( A-!i"ist3ati5e 4ut <4!es
2utcomes ini khusus berkaitan dengan organisasi sebagai keseluruhan dan
mempengaruhi sistem kepegawaian0 sta"0 dokter dan alur bawah organisasi.
,asar pengukuran indikator dalam sistem pelayanan kesehatan adalah
implikasi dari organisasi seperti :
1. )epuasan pegawai. 7ni merupakan indikator kritis dari outcome untuk
keberhasilan program dan asuhan pasen. Sistem ini harus
meningkatkan kualitas lingkungan kerja pegawai meskipun
membutuhkan waktu. Sistem yang lebih e"ekti" dan e"isien didasarkan
pada "iloso"i kerja kelompok dan asuhan yang ber"okus pada pasen.
Mengukur kepuasan pegawai harus dikaji atas peratuaran yang
mendasar.
2. Bnalisis budaya dan suasana organisasi. Suatu perencanaan yang baik
dan e"ekti" dirancang dengan proses keseinambungan. 'atokan kasus
umum memberi implikasi positi" baik terhadap budaya maupun
suasana organisasi. 5udaya membangun Fspirit kelompokG dengan
ber"okus pada pasen dan proses. 7ni adalah nilai nyata adanya
pendidikan dimana belajar menghargai diantara sesama sta"0 dokter
dan manajemen. (rans"ormasi suasana ke dalam lingkungan ini
menumbuhkan autonomi sta"0 mendorong0 menghargai kreativitas dan
inovasi0 mendukung kemampuan manajerial dan suatu kebersamaan
diantara anggota kelompok.
WHO
SEA # NURS # $29% &N O OSD &'&(2(
Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK
Januari 2003
)6
)6
Materi Pelatihan Monitoring Kinerja Klinis Perawat &
Bidan
A- )( Se35i<e'-e0i5e3; 4ut<4!es
Bda satu komponen tetap dari indikator pelayanan dasar yang dapat
dievaluasi dan langsung menilai outcomes. 7ndikator outcomes pelayanan
sedikit dan lebih sederhana0 antara lain :
a. Ke9uasa" 9ase". 5anyak metoda dan alat yang cocok untuk menilai
kepuasan pasen yang akurat sebagai indikator kritis. )egagalan
mendengar dan menanggapi persepsi pasen dalam sistem pemberian
asuhan akan mengakibatkan ancaman kegagalan dari organisasi. ,ata
yang berkaitan dengan kepuasan pasen harus disampaikan kepada semua
sta" secara regular0 hanya outcomes terbaik memberikan FinovasiG lebih
jauh untuk meningkatkan kinerja . 'enilaian yang kurang akan memberi
dampak kepada organisasi.
b. La!a";a !e"u"++u ?Respone Time@. Bdalah indikator pelayanan yang
sempurna untuk menilai e"ektivitas sistem. Suatu birokrasi yang
kompleks0 lamban0 aturan sistem menghasilkan keterlambatan
pemasaran. 'asen sensiti" terhadap keterlambatan dan keterbelakangan
yang menimbulkan kesan negati" terhadap organisasi berdasarkan
pengalaman dalam proses sewaktu masuk ke rumah sakit.
Evaluasi data penyimpangan kinerja adalah satu bagian penting dalam
peningkatan kinerja. Bda dua jenis penyimpangan. Pe3ta!a0 penyebab umum terjadinya
penyimpangan yang erat kaitannya dengan penyimpangan minor yang terjadi dalam satu
organisasi pelayanan kesehatan0 tanpa memperdulikan sistem yang telah mapan. 'enyebab
umum terjadi penyimpangan mungkin juga termasuk penyimpangan minor dalam
penampilan kinerja sta"0 dimana prosedur yang tidak jelas dan keterbatasan peralatan.
2leh karena itu0 keterbatasan sumber untuk mendeteksi penyebab setiap
penyimpangan minor dapat ditoleransi. Ke-ua0 penyebab khusus terjadinya
penyimpangan0 mungkin termasuk kesalahan pegawai0 kurangnya pengetahuan dalam
menjabarkan peralatan. (arget indikator adalah menggunakan deviasi standar untuk
mengidenti"ikasi penyebab penyimpangan tertentu yang dapat mentoleransi "luktuasi
WHO
SEA # NURS # $29% &N O OSD &'&(2(
Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK
Januari 2003
)9
)9
Materi Pelatihan Monitoring Kinerja Klinis Perawat &
Bidan
penyebab umum. 'enyebab khusus terjadinya penyimpangan biasanya mudah dikoreksi
dari pada penyebab umum terjadinya penyimpangan. Sebagai contoh; )eharusan mencuci
tangan secara rutin mungkin ditingkatkan dengan drastis0 apabila sta" sadar dan menerima
bahwa praktek cuci tangan akan di evaluasi. >encana tindakan adalah kunci untuk
menghilangkan penyebab khusus terjadi penyimpangan.
Pe"u+asa" III
Skenario !"eperawatan#
,i ruang rawat inap pediatrik ada orang perawat pelaksana dinas pagi dan seorang
manajer. Manajer mengarahkan agar semua sta" melaksanakan asuhan keperawatan dengan
berpedoman kepada standar yang telah disusun dan disepakati. Hamun para perawat
pelaksana kurang menyetujuinya0 karena kurang waktu yang tersedia0 sedangkan beban
kerja cukup tinggi dan kurang tenaga. ,i samping itu0 manajer mengatakan kepada sta"
bahwa dia akan melakukan evaluasi kinerja mereka pada siang hari sebelum penggantian
shi"t. Sewaktu dia mengevaluasi kinerja sta" dengan cara observasi0 hasilnya kurang
memuaskan.
Skenario $ !"ebidanan#
'ada ruang maternal perinatal terdapat 1. orang bidan pelaksana yang dinas pagi
dan seorang kepala unit. Masing-masing manajer dari setiap ruang 8ni"as0 E)0 dan
perinatologi9 memberi arahan agar mereka melaksanakan asuhan pasien berdasarkan tugas
dan roster yang telah disusun manajer. ,ia mengembangkan tugas ini berdasarkan standard
an indikator kinerja yang dia terima dari kepala unit maternal perinatologi. ,ia meminta
dengan tegas agar mereka mengerjakan tugasnya berdasarkan standar uraian tugas. ,ia juga
memberitahu bahwa dia akan melakukan evaluasi setiap dua bulan dengan menggunakan
indicator kinerja yang telah ditetapkan. (etapi0 sta"nya tidak mengerti dengan jelas apa
yang diharapkan manajer dari apa yang mereka harus lakukan.
WHO
SEA # NURS # $29% &N O OSD &'&(2(
Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK
Januari 2003
$
$
Materi Pelatihan Monitoring Kinerja Klinis Perawat &
Bidan
Pe3ta";aa":
1. Bpa yang terjadi di unit kebidanan+keperawatan dengan implementasi perencanaan
monitoring kinerja klinik di unit tersebut 6
2. Bpakah mereka mengerti uraian tugas yang harus mereka kerjakan berdasarkan uraian
tugas yang telah ditetapkan 6
3. Menurut pendapat Bnda0 apa seharusnya yang dilakukan manajer masing-masing ruang
dan kepala unit untuk mendesiminasi standar dan indikator kinerja 6
. 5agaimana caranya agar semua sta" di unit maternal perinatal mengerti dan bersedia
untuk dinilai 6
E5a0uasi P34ses
1. Sebutkan pengertian monitoring.
2. Bpa yang dimonitoring 6
3. Sebukan langkah-langkah monitoring dan jelaskan secara ringkas.
. Bpa yang dilakukan bila terjadi penyimpangan 6
!. Sebutkan 3 indikator kinerja klinis 'erawat dan 5idan yang dimonitor dan berikan
contohnya.
Kesi!9u0a"
Monitoring merupakan bagian penting dalam manajemen kinerja klinis perawat dan
bidan dalam rangka meningkatkan dan mempertahankan mutu pelayanan keperawatan dan
kebidanan dan disisi lain meningkatkan kualitas kesehatan pasen. (emuan monitoring
di?"eedback?kan kepada sta" untuk diketahui seberapa jauh pencapaian kinerjanya. Manajer
menggali penyebab masalah dan merencanakan monitoring sebagai tindak lanjut untuk
perbaikan. 1asil monitoring dilaporkan kepada pimpinan untuk dipergunakan sebagai
in"ormasi dalam pengambilan keputusan.
WHO
SEA # NURS # $29% &N O OSD &'&(2(
Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK
Januari 2003
$&
$&
Materi Pelatihan Monitoring Kinerja Klinis Perawat &
Bidan
Re8e3e"si
1. T/e A+/a K/a" A4u"-ati4"0 3SB0 (he '>D MB' Series o" Module? Monitoring
and Evaluating Program? 1&&3
2. WHO0? Design and Implementation of ealt Information !"stem? =enewa0 2...
#. Bustralian 4ederation o" B7,S 2rganisation 0,iana MD Donachy01&&#
$. J4/" M( O>e"0 1&&30 Program Evaluation, %orm and &pproa'es, (ational
)ibrar" of &ustralia.
WHO
SEA # NURS # $29% &N O OSD &'&(2(
Pelatihan Keterampilan Manajerial SPMK
Januari 2003
$2
$2

Anda mungkin juga menyukai