Anda di halaman 1dari 4

Fungsi dan Manfaat Vitamin A

Berikut ini adalah fungsi vitamin A bagi manusia selain untuk kesehatan mata:

1. Mengoptimalkan perkembangan janin

Vitamin A sangat penting bagi ibu hamil. Karena sifatnya mudah larut dalam air dan lemak
sehingga diperlukan untuk kesehatan si jabang bayi. Seperti membantu perkembangan sel
mata, organ mata, untuk pertumbuhan tulang, untuk kesehatan kulitnya, dan membantu
perkembangan jantung.

2. Menghambat sel kanker payudara

Berdasarkan penelitian terbaru ilmuan asal Amerika, diungkapkan bahwa vitamin A ini
dapat menghambat pertumbuhan kanker yang sering menyerang wanita, yaitu kanker
payudara. Walau tidak secara langsung, namun bentuk turunannya berupa asam retinoat
atau retinol inilah yang akan menghambat pertumbuhan jaringan kanker itu sendiri.

3. Meningkatkan kekebalan tubuh (Imunitas)

Vitamin A yang mengandung retinil palmitat dan retinil asetat dapat mencegah infeksi dari
berbagai macam organisme kecil yang dapat merugikan tubuh. Seperti bakteri yang
mencoba masuk dalam tubuh melalui pernafasan dan makanan.

4. Menghambat proses penuaan dini

Vitamin A ini sendiri dapat menghasilkan antioksidan yang mana bisa menangkal radikal
bebas. Radikal bebas ini adalah udara tidak bersih yang terhirup oleh organ pernafasan kita.
Karena semakin tinggi reaksi antioksidan itu sendiri maka semakin banyak polusi yang
masuk ke dalam tubuh. Namun dengan vitamin A ini, maka kerusakan akibat radikal bebas
dapat dicegah untuk memperlambat proses penuaan pada kulit.

Macam-macam Sumber Vitamin A

1. Sereal
Berasal dari jagung kuning dan gandum

2. Umbi-umbian
Umbi-umbian yang mengandung banyak vitamin A adalah ubi kuning, ubi kuning kukus,
ubi jalar merah, ubi rambat merah,

3. Biji-bijian
Dari biji-bijian atau kacang-kacangan adalah kacang ercis dan kacang merah

4.Sayuran
Sayuran yang mengandung banyak vitamin A diantaranya bakung, bayam, bayam keripik
goreng, bunkil daun talas, bayam merah, daun genjer, daun jambu, daun jambu mete, daun
kacang panjangl, serta daun hijauan lainnya, Gandaria, kacang panjang, kankung, kol cina,
labu kuning, pak soy, putri malu, ranti muda, rumput laut, sawi, semanggi, terong hintalo
dan wortel.

5. Buah-buahan
Contohnya adalah apel, buah negeri, kesemek, mangga, pepaya, pisang, sowa serta sukun.

6. Hewani
Sumber vitamin A Hewani berasal dari daging ayam, bebek, ginjal domba, hati sapi, hati
ayam, sosis hati, berbagai jenis ikan (baronang, cakalang, gabus, kawalinya, kima, lehoma,
malugis, rajungan, sarden, sunu, titang dan tongkol), telur ikan dan juga telur asin.

7. Hasil olahan
Selain vitamin A alami ada juga yang berasal dri olahan seperti kepala susu, mentega,
minyak ikan, minyak kelapa sawit, tepung ikan serta tepung susu.

Makanan yang mengandung vitamin A Tinggi
hati (sapi, babi, ayam, kalkun, ikan) (6500 mg 722%)
wortel (835 ug 93%)
brokoli daun (800 mg 89%)
ubi jalar (709 mg 79%)
mentega (684 mg 76%)
kangkung (681 ug 76%)
bayam (469 ug 52%)
labu (400 mg 41%)
collard hijau (333 mg 37%)
Keju cheddar (265 mg 29%)
melon melon (169 mg 19%)
telur (140 mg 16%)
aprikot (96 mg 11%)
pepaya (55 mg 6%)
mangga (38 mg 4%)
kacang (38 mg 4%)
brokoli (31 mg 3%)
susu (28 mg 3%)

Kekurangan Vitamin A (Defisiensi)

Tanda-tanda Kekurangan Vitamin A

Pernah dengar berat bayi lahir rendah? Pasti pernah kan. Nah, berat bayi lahir rendah yang
terjadi dapat memunculkan adanya kekurangan vitamin A. Karena bayi dengan berat
rendah, dimana berat badan bayi kurang dari 2,5 Kg lebih mudah terancam kekurangan
vitamin A. Pada perkembangan umurnya jika sang bayi tidak segera ditangani
mendapatkan asupan vitamin A, penyakit seperti rabun senja, xerosis kornea akan
dideritanya.

Penyakit lain seperti penyakit paru-paru autoimun dan ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan
Akut). Penyakit paru ini akibat kurangnya berbagai vitamin termasuk vitamin A. Biasanya
penyakit autonium pada paru-paru ini menyerang orang dewasa yang punya kebiasaan
merokok. Namun dapat juga menyerang bayi jika kekurangan asupan vitamin A. Karena
menurut tabel defisiensi vitamin, bahwa vitamin A yang memberi pengaruh lebih besar
terhadap sel T pada tubuh. Sel T inilah yang berpengaruh pada imunitas tubuh.

Penyakit akibat kekurangan Vitamin A

Hemeralopia yang timbul karena menurunnya kemampuan sel basilus pada waktu senja
Bintik bitot (kerusakan pada retina)
Seroftalmia (kornea mata mengering karena terganggunya kelenjar air mata)
Keratomalasi (kornea mata rusak sama sekali karena berkurangnya produksi minyak
meibom)
Frinoderma (kulit kaki dan tangan bersisik karena pembentukan epitel kulit terganggu)
Pendarahan pada selaput usus, ginjal, dan paru-paru karena rusaknya epitel organ
Proses pertumbuhan terhenti