Anda di halaman 1dari 2

Desain biasa diterjemahkan sebagai seni terapan, arsitektur, dan berbagai pencapaian kreatif

lainnya. Dalam sebuah kalimat, kata "desain" bisa digunakan baik sebagai kata benda maupun kata
kerja. Sebagai kata kerja, "desain" memiliki arti "proses untuk membuat dan menciptakan obyek
baru". Sebagai kata benda, "desain" digunakan untuk menyebut hasil akhir dari sebuah proses
kreatif, baik itu berwujud sebuah rencana, proposal, atau berbentuk obyek nyata.

Proses desain pada umumnya memperhitungkan aspek fungsi, estetika, dan berbagai macam aspek
lainnya, dengan sumber data yang didapatkan dari riset, pemikiran, brainstorming, maupun dari
desain yang sudah ada sebelumnya. Akhir-akhir ini, proses (secara umum) juga dianggap sebagai
produk dari desain, sehingga muncul istilah "perancangan proses". Salah satu contoh dari
perancangan proses adalah perancangan proses dalam industri kimia.

Definisi

Desain adalah proses panjang dalam pekerjaan yang erat kaitannya dengan seni untuk mencapai
tujuan tertentu. (Ir. Suryanto Thabrani, M.M., 2003)

Desain adalah salah satu bentuk kebutuhan badani dan rohani manusia yang dijabarkan melalui
berbagai bidang pengalaman, keahlian, dan pengetahuannya yang mencerminkan perhatian pada
apresiasi dan adaptasi terhadap sekelilingnya, terutama yang berhubungan dengan bentuk,
komposisi, arti, nilai, dan berbagai tujuan benda buatan manusia (Archer, 1976)

Desain adalah sebuah kegiatan kreatif yang mencerminkan keanekaan bentuk kualitas dan sistem,
bagaikan sebuah lingkaran yang saling berhubungan. Selain itu, desain merupakan faktor yang yang
membangun kegiatan inovasi pemanusiaan teknologi, dinamika budaya, dan perubahan ekonomi
(ICSID,1999)

Desain secara etimologi, istilah Desain berasal "dari tadi" beberapa serapan bahasa, yaitu kata
"designo" (Itali) yang secara gramatikal berarti gambar dan bermakna:
to make preliminary sketches of
to plan and carry out experiment"
to form in the mind
dan kata "designare" (Latin) yang berarti a plan, scheme, a project

Kata desain menurut pendapat Sachari (2005:3):
Awalnya merupakan kata baru peng-Indonesia-an dari kata design (bahasa Inggris), istilah ini
melengkapi kata rancang/rancangan/merancang yang dinilai kurang mengekspresikan keilmuan,
keluasan, dan kewibawaan profesi.

Pengertian desain menurut beberapa kamus dan ensiklopedi yang disusun oleh ahli bahasa dan
kaum profesional (Sachari, 2005: 7-8) adalah sebagai berikut:
Desain adalah garis besar, sketsa; rencana, seperti dalam kegiatan seni, bangunan, gagasan tentang
mesin yang akan diwujudkan (The American Collage Dictionary). Desain adalah gambar atau garis
besar tentang sesuatu yang akan dikerjakan atau dibuat (Readers Dictionary, Oxford Progressive
English).

Pengertian Awal
Penggunaan istilah design atau desain bermula dari gambar teknik arsitektur (gambar potong untuk
bangunan) serta di awal perkembangan, istilah desain awalnya masih berbaur dengan seni dan kriya.
Di mana, pada dasarnya seni adalah suatu pola pikir untuk membentuk ekpresi murni yang
cenderung fokus pada nilai estetis dan pemaknaan secara privasi. Sedangkan desain memiliki
pengertian sebagai suatu pemikiran baru atas fundamental seni dengan tidak hanya menitik-
beratkan pada nilai estetik, namun juga aspek fungsi dan latar industri secara massa, yang memang
pada realitanya pengertian desain tidak hanya digunakan dalam dunia seni rupa saja, namun juga
dalam bidang teknologi, rekayasa, dll.

Prinsip-prinsip Desain
Secara garis besar, ada tujuh prinsip di dalam dunia desain yaitu :
Keseimbangan
Kesatuan
Perbandingan
Urutan
Irama
Skala
Fokus

Dalam desain sendiri diperlukan konsep yang dikenal dengan desain konsep, yang meliputu filafat
desain dan pertimbangan yang bertujuan mewujudkan ide/rancangan yaitu realitas. Hal tersebut
kita sebut dengan konseptual desain, yaitu:
1. Fungsi
Fungsional artinya tepat guna, desain yang fungsional artinya desain yang gunanya tepat.
2. Aman
Aman artinya melindungi manusia dari bahaya, artinya bahwa desain itu harus tepat membuat
tenang bagi enikmat desain itu sendiri.
3. Terampil
Terampil artinya cekatan, tangkas, gesit, mampu dan cerdik. Dalam dunia desain terampil sering
juga berpengertian paham penguasaan teknik.
4. Ekonomis
Persyaratan desain, terutama yang nantinya berhubungan dengan proses produksi adalah
pertimbangan ekonominya. Ekonomi belum tentu kaitannya dengan harga, tetapi juga
merupakan informasi wujud efisien, efktivitas, dan praktis bentuk akhir sebuah desain.
5. Estetis
Estetis merupakan medium pribadi kita meliputi watak, karakter, sikap, keyakinan, suasana hati,
kedalaman, kematangan dan kepribadian. Dalam karya desain segi-segi estetis sangat perlu
diperhatikan.

Fungsi desain
1. Pemenuhan kebutuhan yang bersifat praktis (kegunaan), yaitu karya yang fungsi pokoknya
sebagai benda pakai, selain juga memiliki nilai hias. Misalnya, perabotan rumah tangga, seperti
meja dan kursi, lemari, dan tekstil.

2. Pemenuhan kebutuhan yang bersifat estetis (keindahan), yaitu fungsi yang semata-mata sebagai
benda hias. Misalnya, karya batik atau tenun yang dibuat khusus untuk hiasan dinding dan benda-
benda kerajinan untuk penghias ruangan, seperti topeng, patung, dan vas bunga.