Anda di halaman 1dari 5

BAB V

HASIL PENELITIAN
Selama penelitian sebanyak 202 subjek berhasil dikumpulkan dan sesuai
dengan besar sampel yang telah di tentukan.
5.1 Hasil Analisis Univariat
5.1.1 Karakteristik Responden
Tabel 6. Distribusi responden berdasarkan lama tidur, aktifitas fisik, genetic, usia
dan jenis kelamin (n 202!
Variael n !
"esitas
Tidak obesitas
"besitas #
"besitas 2
Usia #ta$%n&
#$%22
#&$
'(
#0
)ean
20,'2
6$,&
26,*
'
+ SD
#,##6
'enis kela(in
,aki%laki
-erempuan
66
#&6
&2,*
6*,&
)enetik
.a
Tidak
//
#0&
(/
'#
Akti*itas *isik
0endah
Sedang dan tinggi
26
#*$
#2,/
$*,#
La(a tid%r
1urang
2ormal
#66
&6
$2,2
#*,$
3erdasarkan tabel 6 diatas tentang "besitas (4)T! responden yang tidak
mengalami obesitas sebanyak #&$ orang (6$,&5!, jumlah responden yang
mengalami obes tingkat # sebanyak '( orang (26,*5! dan yang mengalami
obesitas tingkat 2 sebanyak #0 orang (',05! . 3erdasarkan usia responden yaitu
#$%22 tahun, dapat dilihat mean nya 20,'2 dan standar de6iasi #,##6. 3erdasarkan
jenis kelamin responden, dapat dilihat jumlah responden yang berjenis kelamin
laki%laki adalah sebanyak 66 orang (&2,*5! dan jumlah responden yang berjenis
kelamin perempuan adalah sebanyak #&6 orang (6*,&5!. 3erdasarkan genetik
dapat dilihat responden yang memiliki faktor genetik sebanyak // orang ((/5!
dan yang tidak terdapat faktor genetik sebanyak #0& orang ('#5!. 3erdasarkan
aktifitas fisik responden, dapat dilihat jumlah responden yang memiliki tingkat
aktifitas fisik rendah adalah sebanyak 26 orang (#2,/5! dan jumlah responden
yang memiliki tingkat aktifitas fisik sedang dan tinggi adalah sebanyak #*6 orang
($*,#5!. 3erdasarkan lama tidur responden, dapat dilihat jumlah responden yang
masuk dalam kategori kurang tidur adalah sebanyak #66 orang ($2,25! dan
jumlah responden yang masuk dalam kategori normal adalah sebanyak &6 orang
(#*,$5!.
5.+ Hasil Analisis Bivariat
5.+.1 H%%n,an oesitas den,an -enis kela(in. %sia. ,enetik. akti*itas *isik
dan la(a tid%r.
Tabel *. 7ubungan obesitas dengan lama tidur, aktifitas fisik, genetik, usia dan
jenis kelamin di 8akultas 1edokteran Trisakti (n 202!
Variael "esitas p
Tidak obesitas "besitas # "besitas 2
5 n 5 n 5 n
'enis Kela(in
,aki%laki
-erempuan
'2,'5
*',65
&2
#06
(&,65
#/,&5
2*
2*
(,/5
',#5
&
*
0.000
Usia
#$%20
)ean
20,($6
+ SD
#,06/
)ean
20,''6
+ SD
#,20$
)ean
20,$00
+ SD
#,&#* 0.66*
)enetik
.a
Tidak
(6,'5
$/,25
(6
/2
(','5
$,$5
('
/
$5
25
$
2
0.000
Akti*itas *isik
0endah
Sedang dan
tinggi
#','5
*6,#5
(
#&(
'*,(5
22,#5
#'
&/
2*,#5
#,$5
*
&
0.000
La(a tid%r
1urang
2ormal
62,*5
/(,(5
#0(
&(
&#,&5
',65
'2
2
65
05
#0
0
0.00#
93ermakna : ; (0.0'!
7asil analisis antara obesitas dengan jenis kelamin pada mahasis<a
8akultas 1edokteran Trisakti diperoleh responden laki%laki yang tidak mengalami
obesitas sebanyak &2 orang ('2,'5!, obesitas tingkat # sebanyak 2* orang
((&,65! dan hanya & orang ((,/5! yang mengalami obesitas tingkat 2. Sedangkan
perempuan didapatkan sebanyak #06 orang (*',65! tidak mengalami obesitas, 2*
orang (#/,&5! mengalami obesitas tingkat # dan yang mengalami obesitas tingkat
2 hanya * orang (',#5!. =nalisis selanjutnya menyatakan bah<a nilai p (0,000! >
; (0,0'! maka 7a diterima. ?adi terdapat hubungan antara jenis kelamin dan
obesitas pada mahasis<a 8akultas 1edokteran Trisakti.
7asil analisis antara obesitas dengan usia pada mahasis<a 8akultas
1edokteran Trisakti dapat dilihat bah<a nilai signifikansi p (0,66*! > ; (0,0'!
maka 7o diterima. Sehingga dapat disimpulkan bah<a tidak terdapat hubungan
yang signifikan antara usia dengan obesitas pada mahasis<a 8akultas 1edokteran
Trisakti.
7asil analisis antara obesitas dengan genetik pada mahasis<a 8akultas
1edokteran Trisakti diperoleh responden yang mempunyai faktor genetik yang
tidak mengalami obesitas sebanyak (6,'5, obesitas tingkat # sebanyak (','5 dan
yang mengalami obesitas tingkat 2 sebanyak $5. Sedangkan responden yang
tidak mempunyai faktor genetik hampir sebagian besar tidak mengalami obesitas
yaitu $/,25, yang mengalami obesitas tinkat # hanya $,$5 dan sisanya 25
mengalami obesitas tingkat 2. =nalisis selanjut menyatakan bah<a nilai p (0,000!
@ ; (0,0'! maka 7a diterima. ?adi terdapat hubungan antara obesitas dengan
faktor genetik pada mahasis<a 8akultas 1edokteran Trisakti.
7asil analisis antara obesitas dengan aktifitas fisik pada mahasis<a
8akultas 1edokteran Trisakti diperoleh responden yang tingkat aktifitas fisik
rendah paling banyak mengalami obesitas tingkat # yaitu '*,(5, diikuti oleh
obesitas tingkat 2 sebanyak 2*,#5 dan yang tidak obesitas hanya #','5.
0esponden yang mempunyai aktifitas fisik sedang dan tinggi terdapat sebanyak
*6,#5 yang tidak mengalami obesitas, 22,#5 mengalami obesitas tingkat #, dan
sisanya #,$5 mengalami obesitas tingkat 2. =nalisis selanjut menyatakan bah<a
nilai p (0,000! @ ; (0,0'! maka 7a diterima. ?adi terdapat hubungan antara
obesitas dengan tingkat aktifitas fisik pada mahasis<a 8akultas 1edokteran
Trisakti.
7asil analisis antara obesitas dengan lama tidur pada mahasis<a 8akultas
1edokteran Trisakti diperoleh responden yang jumlah jam tidur kurang terdapat
sebanyak 62,*5 tidak mengalami obesitas, &#,&5 mengalami obesitas tingkat #,
dan sisanya sebanyak 65 mengalami obesitas tingkat 2. Sedangkan mahasi<a
yang jumlah jam tidurnya normal paling banyak tidak mengalami obesitas yaitu
sebanyak /(,(5, obesitas tingkat # ',65 dan tidak terdapat responden yang
mengalami obesitas tingkat 2. =nalisis selanjutnya menyatakan bah<a nilai p
(0,00#! @ ; (0,0'! maka 7a diterima. ?adi terdapat hubungan antara obesitas
dengan lama tidur pada mahasis<a 8akultas 1edokteran Trisakti.