Anda di halaman 1dari 21

A

ill/l/ KLlPlNG BERITA KEMENTERIAN PERUMAHANRAKYAT ,REPUBUK INDONESIA KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA
ill/l/
KLlPlNG BERITA
KEMENTERIAN PERUMAHANRAKYAT
,REPUBUK INDONESIA
KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT
REPUBLIK INDONESIA
fi m\y 0 / Tanggal : 1% $€% Halaman 1Rubrik : pk?fw Media : ~YJX~uwdeffO\
fi
m\y
0 /
Tanggal :
1% $€%
Halaman 1Rubrik :
pk?fw
Media : ~YJX~uwdeffO\
Jurnalis
:
GQU/\~Y\O
%idakb&yidi~~d&$hb{! 1
luai- Pulau,Jawa'6iio 8na ber
ubahnya fungii .+tin&
juga
tejadi. Ral in?-mett&d&an .N-
sunami kini tidak lai diTem-
patkan masyMat mishin;te@pi
masyarakatkalangan menengah
ke atas.
Ia menyebutkan, banyaknya
, kasy 1 oleb aimg j;wq&wgnb -&lh . , . ~
,
kasy
1 oleb aimg j;wq&wgnb
-&lh
.
,
. ~

gemylfas@:,yy~,~

Bersambung

KLIPING BERITA KEMENTERIANPERUMAHAN RAKVAT REPUBUK INDONESIA KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA ig 91
KLIPING BERITA
KEMENTERIANPERUMAHAN RAKVAT
REPUBUK INDONESIA
KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT
REPUBLIK INDONESIA
ig
91
*S
Tanggal:
Halaman 1 Rubrik :
YmpTy
wm ~eQk''h
Media
:
Jurnalis
Lanjutan
mdake depan &infa harus kerangan omg.m-p. "Tidak cvkup 1.000 taer, . . - :. i+iperberat.
mdake depan &infa
harus
kerangan omg.m-p.
"Tidak cvkup 1.000 taer, .
.
-
:. i+iperberat. ':Mi$alnyat penjial
.Ketua Wusing Urban Deve-
Xin
pgibilidihndak seca~api-
da@;.viif~'$j$1;~~)@ha-
ms ddi&
&
ikkmbalkaq ke
pei;12h.a,+
.emndiandibe-. , , ;,,.
.
111,
'
m&bg$w.m.#,rik&'keiu~ifiw ,~;$$~~ng
" ~&$$jlh:.~doi~d}+,,
.
r
.; laplut
Ibnu, brsAnyenconfoh Slng'apur8
terka~~~efu$t!Ltulianiil+in+mi :.
agd"t%$ht&saran.
"Pemedntah Singapua mem-
bentuk bad* khusus yang dina-
n%kan Hotlsing and Develap-
'AIL
h pennasalahan ini d6u&ym-
ke holder. Perlu bagyak hal.'Ypg
h-
disepakati,diperb&jdan
-
.&tor
s\c.asta hanya hetkontri-
bus1 Sehagni bntraktor, bukan
sabagaipengembang," ujamya.
Karena itu, d~amenyarankan
~ .
.
.
'
:
atur pas441k@apgq.
S;eInrnn ini oembanrmnanmsun

A

(1

11)

KEMENTERIALIPERUMAHM RAKYAT REPUBLIK INDONESIA
KEMENTERIALIPERUMAHM RAKYAT
REPUBLIK INDONESIA
KLIPING BERITA
KLIPING BERITA
KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA
KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT
REPUBLIK INDONESIA
Tanggal : g8.k Q6q Halaman 1Rubrik : @ m\\(lwCy Media : f&&$k d4~ Jurnalis %U
Tanggal :
g8.k
Q6q
Halaman 1Rubrik :
@
m\\(lwCy
Media
:
f&&$k d4~
Jurnalis
%U
((MP.
1
,. . . 1' '~b~of~Gi;ee~rnahanp-, biayaan Kemenpem, SriHaitoyo yat:t$n~pe;jalui Ba~a~.L& nan
,.
.
.
1'
'~b~of~Gi;ee~rnahanp-, biayaan Kemenpem, SriHaitoyo
yat:t$n~pe;jalui
Ba~a~.L&
nan
'mwambahkan, pameran yang
,,Um~Pu~at.Pem@~ayaauP.e~-6gelar ditl kotaini menipakan
. berituk kepedulian .pemerintah
.
.maiyi&menggeliir pgnerah lu-
m&&iy%tdi 11 kota besar di
Ikdap@s+a.Yaity, Jakarta,.Sura-
~~~~~~~~~~~makat kecil yang
bely mediliki rumrumah.:
bay$;@alembang, Banjarmasin, "Pameran mah lrrurahuntuk
~ekasi,~MakaSar, Pontianak,
MBB-sangat minim, 'bahkanwi
Sem$rarig,,Karawang, Tange- , cm'd'eiyng~&(tak a&. Makanya?
rm$,
danjMedan.
pe&EWah,mengadakan
pa-

,,~~~&,~~.&ir.,~emeri~h~ri,.: Semen~eputi~idan~~em-

~

~

. . . , '~iJ&i~.lJtarp$.$$_~[E'kat .P&kbiayaan~erum+r")j'.@di mud* menemukan -$Pg
.
.
. ,
'~iJ&i~.lJtarp$.$$_~[E'kat
.P&kbiayaan~erum+r")j'.@di
mud*
menemukan -$Pg
~irtonomengat:&@&$.&,Wsjas @&p&
masyarakat tenhih:Jp$he~an lihm,m~l&?'
tefijangkau sew pl-
ujar Sri.
numJ~~~spag%tti?&&
@<'pain&
d
mUraa:b&
dapilt~qnbelid-m . run!ah.tapakah.~tukwilayh:Bo;
tefimgkaumelalyi~ani~dem+&:dirn
~p 345 jutrlbagr
,Rumah dsngan FasiliSBs.E&i- , Rumah ,,Sosununtuk-wilayah
ditas Pembiayaan Peruniahan jaksm:.iiov
-.

merd:ini, agarmasy~~$$b

ba&ijm@yya~katibap.$~ljahuww~a:menawark~~$~~? req&.Dippm&r~~m&a&al ,wsebesarRp 120jut%ba@

m&a&al ,wsebesarRp 120 jut%ba@ be&& keringanan:dal~kepe-, milikan rumah denga suicu

be&& keringanan:dal~kepe-, milikan rumah denga suicu bu- nga ringan sebesar 7:B%.P:ersen tetap selama 20 tahun. Pemhia- yam iqi juga memb,erikankeri- neanan berupa fasilitas bebas psn, bebas 6iaya asuransi dan depgan uang muka r~ngan," jelas Budi.

KEMENTERIANPERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA KLlPING BERITA KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA - I
KEMENTERIANPERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA
KEMENTERIANPERUMAHAN RAKYAT
REPUBLIK INDONESIA
KLlPING BERITA
KLlPING BERITA
KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA
KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT
REPUBLIK INDONESIA

-

BERITA KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA - I Halaman I Rubrik : a/ n-&m- Media :

I

Halaman I Rubrik : a/ n-&m-
Halaman I Rubrik :
a/ n-&m-
Media : %&US)
Media
:
%&US)

id!&

Jurnalis

: a/ n-&m- Media : %&US) i d ! & Jurnalis Mungkinkah- .- - Ada I
: a/ n-&m- Media : %&US) i d ! & Jurnalis Mungkinkah- .- - Ada I
Mungkinkah- .- - Ada I
Mungkinkah- .- - Ada
I
: %&US) i d ! & Jurnalis Mungkinkah- .- - Ada I ,.' Pada akhir Sepjember

,.'

Pada akhir Sepjember 2013, Bank Indonesia mengeluarkan kebipkan yang membuat kaget memberi wang .pad&bisnis prbperti
Pada akhir Sepjember 2013, Bank Indonesia
mengeluarkan kebipkan yang membuat kaget
memberi wang .pad&bisnis prbperti iangsaatini
sedang krtekani

sektar ppprti.:Setelah satu tahun berialan, akahkah 6I;meIdi"ka" sedikt kelonggaran u~@k

I ,&rat Edaian 61 No, 1&~~~~Ji,k~,tig~ah~p~e~-.;' iad I"&h irii "ti,fahi. Konsumsi Bemgiln
I ,&rat
Edaian 61 No,
1&~~~~Ji,k~,tig~ah~p~e~-.;'
iad I"&h irii "ti,fahi.
Konsumsi Bemgiln Properti.
idelalui atumn itu, BI melakukan
) Kalau dibilanqsektor
properti jatuh, sebetulnya
tidak tepat juqa karena
sejumlah proyek paru
tetap.saja mduncur.
penae~~!erhadap.peipium"~
.dit
epem rum& WR).Selain
mengahv pernbapr.rquang:muka'
PT pakuwon Jati Tbk., pertumbuhan
.
.
.>tauloan to
O:I'V), pelijualan
harga prop&
saat ini sudaWlebih~
mrnah denm sistern pcfan kindem)
terkendali.B@k?U, W~~UPF
terda@t.pldba&&
dari BI, terbukti
mui;~~banyak peniain-pemain baru
bayan;
~b untukpengajuarl:I\F'~,
untuk mengisi pasar pmpd ke1a.s
KPA rumah kedua dan setrrusnya
lebib besat iaat ini. BI niewajibl~i
p&bayagu',memp&@atkan
kurva
pembayannPP quk KPR pertama
yang tems,m&ijL: Br,pqilaih@
sebe$ar30?&;KPR kedua 40%, KI'H
tprsebutaefpoiensiineWm.
kgiga dpn setrruwya sebesar 50%.
Dikeluarkannva kebiiakan tersebut
.
&m8ii.perekonomiqwlie. ' wenmi
depannya;
.
'kbitnya swt edas+n;tevsa- .
ungkapkan.W&upg.',bp@M, BI toh tetap,hem padbkeptitwmya,. dan keb~seaw?mnii berlaku pada .3,0&tembq ZOM,
ungkapkan.W&upg.',bp@M, BI toh
tetap,hem padbkeptitwmya,.
dan keb~seaw?mnii berlaku
pada .3,0&tembq ZOM, Ada yang
rnenyh&ba&;

ada.yanghteriakak

KEMENTSRIANPERUMIZHANMWAT REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA \$ $J4 my Halaman I
KEMENTSRIANPERUMIZHANMWAT REPUBLIK INDONESIA
KEMENTSRIANPERUMIZHANMWAT
REPUBLIK INDONESIA
KEMENTSRIANPERUMIZHANMWAT REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA \$ $J4 my Halaman I
KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA
KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT
REPUBLIK INDONESIA
\$ $J4 my Halaman I Rubrik : Tanggal : Media : ~SSiVQow& Jurnalis : CV~VW
\$
$J4
my
Halaman I Rubrik :
Tanggal :
Media
:
~SSiVQow&
Jurnalis
:
CV~VW

3Ipap~

Lanjutan
Lanjutan
KEUENTENPN PERUMAHANRAKVAT REPUBLIKINDONESIA KLIPING BERITA KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA (0
KEUENTENPN PERUMAHANRAKVAT REPUBLIKINDONESIA
KEUENTENPN PERUMAHANRAKVAT
REPUBLIKINDONESIA
KLIPING BERITA
KLIPING BERITA
KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA
KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT
REPUBLIK INDONESIA
(0 =x(&& 8~19 ~anggal: Halaman 1 Rubrik : \dm~fi !&-wn@ Media : Jurnalis : Lanjutan
(0
=x(&&
8~19
~anggal:
Halaman 1 Rubrik :
\dm~fi
!&-wn@
Media
:
Jurnalis
:
Lanjutan
INDONESIA (0 =x(&& 8~19 ~anggal: Halaman 1 Rubrik : \dm~fi !&-wn@ Media : Jurnalis : Lanjutan
KEMENTEpIANPERUMAHAN RAKYAT REPUBLIKINDONESIA F KLlPlNG BERITA a KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA k
KEMENTEpIANPERUMAHAN RAKYAT REPUBLIKINDONESIA
KEMENTEpIANPERUMAHAN RAKYAT
REPUBLIKINDONESIA
F KLlPlNG BERITA a KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA
F
KLlPlNG BERITA
a
KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT
REPUBLIK INDONESIA
k aO'q Halaman I Rubr~k Tanggal . a_cl / P@~,-+C,J \~'.J@fwhL3 Jurnal~s \RUN M Med~a
k
aO'q
Halaman I Rubr~k
Tanggal .
a_cl
/ P@~,-+C,J
\~'.J@fwhL3
Jurnal~s
\RUN M
Med~a
.
- REI: Kota Besar Tak Dapat
- REI: Kota Besar Tak Dapat
Subsidi Rurnah Tapak
Subsidi Rurnah Tapak
~ ~~ ~ p~ Olrh Imam ~udzakir - b Ji\liAKT-A-Perluembanqproperti yang lergahung daldrrl R.31 Esrat
~
~~
~ p~
Olrh Imam ~udzakir
-
b Ji\liAKT-A-Perluembanqproperti yang lergahung
daldrrl R.31
Esrat lnoonesia (REI) set+
kotd-k0ta
besar tidak rnendapat subiicli rurnahtapak. Subsidi diberikan untuk hunian vertikal yang menjadi solusi di
besar tidak rnendapat subiicli rurnahtapak. Subsidi
diberikan untuk hunian vertikal yang menjadi solusi di
tengat-itingginya harga lahan di perkotaan.
h(i~nul-!!l IEl, aila delapan kutn yiuig rIik;~trporikansurlah r~akuppa- ~IIII~;IIIverlik:tl. '"Ada drlapan kota
h(i~nul-!!l IEl, aila delapan kutn
yiuig rIik;~trporikansurlah r~akuppa-
~IIII~;IIIverlik:tl. '"Ada drlapan kota
yang katniitsulk;~~~d,msunltiyasud;il~
kslili kirimkan kc pihsk krmenlerian
oerornnhan r~akvntiI<m~enoera)."kata
rllinah tapak di hpua I~arusdihapus?
rllinah tapak di hpua I~arusdihapus?

"Kebijakan Ketnenprra menghm- tikan subsidi bazi rutnuh taoak ini : t~ludiprtinll,;$l,ykankr!nl,aC. Sqn kurangsen~jl~dr~~ganI:cbii.~k.n~lers~~ but dan Isbill vcnderuna nwtnberika!~ subsidi k p:da rumall VN-rtlka~."kar:, Eddy Hussy.

Relum Mampu
Relum Mampu

Menurut Eddy Hussv, banvak masyarakat yang~kurang~mampudi fndonesia ini vanr beluln mrmiliki rumah yang Inyak Bila subsidi~$li FLPP ball rumah inl>:!htlihrntikan

" ~~ kepada masyarakat yang tidak rnanlpu membelirumah. Sedang kan di sisi lain, backloa iieromallan
"
~~
kepada masyarakat yang
tidak rnanlpu membelirumah. Sedang
kan di sisi lain, backloa iieromallan
juga bakal semakin ting~idimana sat
ini sudah %banyak 15jutarumah.
"Bila tidak disubsidi dari pemerin-
tah masyarakat justru semakin sulit
dan mampu menibeli rumah inurah
dan layak huni," kata dia.
Eddy inengatakan, pillaknya tidak
menolak tencana pemerintah untuk
tetap ineniberikan subsidi untuk ru-
m& susu~i.Namun demikiae, kecen-

lli rlarr;~liitu jmnlah pendud~~kmasih berdarnpak

dnt sel~iligaalcbih tPpat mmnbiniy~~n sedikit dau harga taauh juga n~asih

ini. Mc!r~!!.ot rli:,. 1,ebrrapa kota yarlg t,~k~IITIII lai rliberi subaidi untuk ucl-tir~~alranclllak ;~dalaiiJakarla, Ilan- d~~na.~eman;ng.Makassar, Meda~i.

;~dalaiiJakarla, Ilan- d~~na.~eman;ng.Makassar, Meda~i. bisa terjangkau. sehingya tidak perla diliapus
;~dalaiiJakarla, Ilan- d~~na.~eman;ng.Makassar, Meda~i. bisa terjangkau. sehingya tidak perla diliapus

bisa terjangkau. sehingya tidak perla diliapus subsidinya,"kata dia. Mpntrri F'eri~t~~alianKakyat (Men- pera) 1)jan 1:aridr ~[~belumoyabejanji akan i~irrrvisiPen~lrnperiiNo 3Tahun 2014 mengeni~ipenghenlian sr~bsidi kredit pemilikan run~ah(WR) ber- skema hsilitas LikuiditasPe~nbiayaan 1'erumnli.m (FII'P) IIII~II~rumahtawtk (ir~tldodhouse) mul;~i 1 April 2015. Pemrrintab akan lnengubih aturan

<Ian Sur:~l,ayi~.I'asab~ya, kata dia, di itu menjadi herdasarkan wilayah, alias derunganmasyarakat lndoncsian~asih

r a k a t l n d o n c s i a n ~

k.aw.laan ini uertumbuha~ii~enduduk sudal~sangat tinggi sehingga ber- clanipsk kcpada har-gajual hhan yatig terw ~ilernb~~bung.

ataupaun jup:~penrerilltali 1111tuk mrn11111nganrrztrml~subsidi tapak,? kal;! dia E~lilv~nmn.irl;akan.di luarkota-kota
ataupaun jup:~penrerilltali 1111tuk
mrn11111nganrrztrml~subsidi tapak,?
kal;! dia
E~lilv~nmn.irl;akan.di luarkota-kota
besir t<!rscbulmitsih diperlukanperan
serta pcrr~c~.i~ital~uatnk menyubsidi
rumah t:iuak. Salah satu alasannya,
tirubah dia, ktirrna prrsediaao lahan
musill rukup luas dell harganya masill
bisn l<.jangkau.
"I<;I!;~II di ilat.~al~k;allnasii~banyak
ngun runla11b11,ak bersubsidi. Ilnluk
ilu snbsidinya lidak per111 dihapus.
Contohova seprrti di l';~ngerang
y;rng illi~iill~nrnlilikibanyak lahall

suhsicli r1111lnlrtapak." kata dia. Diii berllal-;~j>kc!n~enperatidak ii~e~~yanl;tratnkankcBij;tkan pembe- srrbsidiuntttk huuiaadi i~rkolaali yanp berpenduduk ~r$datdengan dae rah~daeral~li*r~rrtcil."Masa subsidi

~r$datdengan dae rah~daeral~li*r~rrtcil."Masa subsidi tak berlaku menvelunlh di Indonesia. "Memang subah ada
~r$datdengan dae rah~daeral~li*r~rrtcil."Masa subsidi tak berlaku menvelunlh di Indonesia. "Memang subah ada
tak berlaku menvelunlh di Indonesia. "Memang subah ada perminlaan dari Kooiisi V DPR N dan
tak berlaku menvelunlh di Indonesia.
"Memang subah ada perminlaan
dari Kooiisi V DPR N dan jugs dati
RE1 uritr~kniempertiinbangkan, ka-
Lidak mengonversilahan pri~duktii,iN
kita masih bisa menoleransi, sejauh
itu tcrsedia lanah," kaLa lljan Mdz.
Me~~prrameogaku, akanmenunggu
surat rekomendavi dari asosiasi
pengembang ptrrihal zona mana yang
nlasih tersedis lahan cukup banyak.
"Jatli yang direvisi itu lianya ka-
wasan Lertenlu. Jadi mimlnya Papua.
N11: jadi kawasan yang memang
jurnlail penduduknya sedikit tanah
hanyak. Nggok selnua. Kitamenunggu
usul;rn dari KEl (Real Estat Indone-
sia)," katanya.
RE1 ~nerninlakeparia pemerintah
untuk inrngevalt~asikebijakannya
pemerintah untuk inrngevalt~asikebijakannya nlasyarakat berpcngiiasilan rendah (MDH) di doerah nrasih
nlasyarakat berpcngiiasilan rendah (MDH) di doerah nrasih melnbutuh- kan n~rn;iiitapak.
nlasyarakat berpcngiiasilan rendah
(MDH) di doerah nrasih melnbutuh-
kan n~rn;iiitapak.

"Sriiioy~:;~*olit hayi pengr~rnbal~g wasan vang masih tersedia lahan $pi

lahan rilul~il~srhiogga bisu dib;~~ lersedia dan tidak produktif ~nasih

sehinpg;~tidak)~rlt~sdape~ighat)um~~

tidak produktif ~nasih sehinpg;~tidak)~rlt~sdape~ighat)um~~ l e b i h m e m i l i h

lebih memilih rumah Laoak. Di bwian lain,mlayah lndonesia~kupbe&han masih mampil ma~yediakiu~lahan bagi runlah tapak. Vadi tidak perlu dibenti- kan subsidi KPR nya, 1e1-utan~ar~ntuk di daerah-dae~ah,"kata dia. Dia menjelaskan, pm~bangunim rusun masih sangat sulit di selurul~ Indonesia. Hanyabeberapa kota besar yang bisa menerapkan pemba~~gunan rusun. Masyarakat Indonesia dinilai masih lebih suka dironiah tapak meski dengar1tipc kecil. 'Rusan paling dibangun di kotakata besal: Sangat sulitditerapkandi seluruh Indonesia," jelasnya. Semeiitar~itu, menurul Depoli Pembiayaan Ken~enperaSri Hartoyo, saat ini WR FLPP dalain masa trall- sisi:Alasannya, kata dia, WK W,PP untuk rumah tapak mulai 31 Maret 2015 akan dihentikan dan diganti dengan tipe rusun. "KPH III.PP hanya diperuntukkan untuk rumall tatyak yang diterbibn bank pelaksna pa- ling lambat 31 Maret 2015 dm diaju- kan pencairan dana WP nya paling lsnbat 30 Juni 2015." vjar clia.

KEMENTEWAN PERUMAHANRAKYAT REPUBUK INDONES(A KLIPING BERITA KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA 18 &Q\v
KEMENTEWAN PERUMAHANRAKYAT REPUBUK INDONES(A
KEMENTEWAN PERUMAHANRAKYAT
REPUBUK INDONES(A
KLIPING BERITA
KLIPING BERITA
KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA
KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT
REPUBLIK INDONESIA
18 &Q\v Tanggal : @& Halarnan / Rubrik : EA3/ pw Nk&x- hi% Media .
18
&Q\v
Tanggal :
@&
Halarnan / Rubrik :
EA3/ pw
Nk&x-
hi%
Media
.
Jurnal~s
:
4~/@4

RE1 Sulsel Diminta Tetap Perhatikan Rumah Murah

: 4~/@4 RE1 Sulsel Diminta Tetap Perhatikan Rumah Murah Makassar - Real Estat Indonesia (RED
: 4~/@4 RE1 Sulsel Diminta Tetap Perhatikan Rumah Murah Makassar - Real Estat Indonesia (RED
: 4~/@4 RE1 Sulsel Diminta Tetap Perhatikan Rumah Murah Makassar - Real Estat Indonesia (RED

Makassar - Real Estat Indonesia (REDWilayahSulawesiSelatan(Sulsel) diingatkan agar tetap mernperhatikan rumah murah bagi rnasyarakat. Se- dangkan pertumbuhan ekonomiSulsel yang sangat baik menjadii kawasan ini pasar properti yang menjanjikan. "Ingat, masih ada sekian ratus nbu rakyat Sulsel yang butuh rumah, tapi uangnya sedikit, RE1 harus mampu memenuhi kebutuhan itu dengan membangun rumah murah tapi layak huni." uiar Gubernur Sulawesi Selatan ~~ahruf~asinLin~podalam pidatonya cada ~embukaanMudda RE1 Sulsel XI di ~&assar,Rabu (17/9). 1)alamkesempatanitu (;ubernur Sul-

(17/9). 1)alam kesempatanitu (;ubernur Sul- menghadapi Masyarakat Ekonomi ASW (MW 2015. DPD RE1 Sulsel
(17/9). 1)alam kesempatanitu (;ubernur Sul- menghadapi Masyarakat Ekonomi ASW (MW 2015. DPD RE1 Sulsel
menghadapi Masyarakat Ekonomi ASW (MW 2015. DPD RE1 Sulsel harus mampu membangun sinkro- nisasi dengan
menghadapi Masyarakat Ekonomi
ASW (MW 2015. DPD RE1 Sulsel
harus mampu membangun sinkro-
nisasi dengan berbagai pemangku
kepentingan terkait untuk menjawab
tantangan di sektor pernmahan.
"Kami berharap RE1 Sulael senan-
tiasamembangunkom&si dankerja
sama dengan Pemda dan pihak terkait
agar persoalan di bidang perumahan
dan pemukiman dapat teqawab." kata
Eddy.
Menurut Wakil SekretarisDPD RE1
Sulsel Ahmad Huzaen, dalam Musda
kali ini, hampir dapat dipastikanKetua
RE1 yang sebelumnya, Arief Mone,
akan kembali menjabat sebd Ketua

%:I juya menegaskan bahwa efektifnya REI.

suatu organisasi akan dilunjukkan oleh "Hingga hari ini hanya Arief

akan dilunjukkan oleh "Hingga hari ini hanya Arief konsolidasi yang mampu dilakukan dengan baik. Selain itu,

konsolidasi yang mampu dilakukan dengan baik. Selain itu, katanya, res- lropeksiterhadapeksistensiorganisasi. 'Inilah peran penting dari pelaksanaan Musda." kata Gubernur. Sementaraitu Ketua Umum DPPREI Indonesia Eddy Hussy mengatakan, pelaksanaan Musda ini meiupakan bukti kepatuhan DPI) WI Sulselterha- dap peratwan organisasi WI. Dia juga mm~atakan,dalam rangh

dap peratwan organisasi WI. Dia juga mm~atakan,dalam rangh Mone yang mendaftar sebagai calon ketua, jadi
dap peratwan organisasi WI. Dia juga mm~atakan,dalam rangh Mone yang mendaftar sebagai calon ketua, jadi
Mone
Mone
yang mendaftar sebagai calon ketua, jadi pemilihanhanyaakandi&w&m secaraaklamasi," katahd. Musda yang
yang mendaftar sebagai calon ketua,
jadi pemilihanhanyaakandi&w&m
secaraaklamasi," katahd.
Musda yang bertema 'Optimalisasi
Peran Organisasi RE1 Untuk Mening-
katkanProfesionalismeAnggotaDalam
Rangka Menghadapi Masyarakat
Ekonomi ASEAN' ini.diikuti sekitar
200 peserta. Sedangkanyang memiWri
hak sum penuh sebanyak 97 peserta
(aded)
KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIKLNOONESIA KEMENTERIANPERUMAHANRAKYAT REPUBLIK INDONESIA
KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT
REPUBLIKLNOONESIA
KEMENTERIANPERUMAHANRAKYAT
REPUBLIK INDONESIA
KEMENTERIANPERUMAHANRAKYAT REPUBLIK INDONESIA SURABAYA- ~emeriteilan~enlmahn , &at .
SURABAYA- ~emeriteilan~enlmahn , &at . (Kemen~em)al;mmenhaiikebi- Eqo di Klnrernadonalke1na1in(P7/9), .
SURABAYA- ~emeriteilan~enlmahn
,
&at
.
(Kemen~em)al;mmenhaiikebi-
Eqo di Klnrernadonalke1na1in(P7/9), .
Sehelumnva, selama'ini ~enkembanr:
-.
menolak penghapusan~ter&&t
hen;
penghasilanrendair (MB4.'Ejri~a1nya,REI
Jatim&engusulkan agdrlC~hiepItPRFLPP
, .
diubah menjadi suhsidi uangmuka. Me-
Ditut Pusat Pern~PeNinihani&-
danaLg~iitu, Budi menutiirkan, suhsidi
I~en~ha~usanKPRFLPP~nl~ht~~aktah~mbarn terkait. "Jadi,kalau untukuannmu-

~iinilairha&dib~~:ni~tber-

&p&b~hargamaU.~bab,isikebijakan ka;sudah ada vang rnemberi suisidi. I dalam peraturan- be& dinamh Misalnya,
&p&b~hargamaU.~bab,isikebijakan ka;sudah
ada vang rnemberi suisidi.
I
dalam peraturan- be& dinamh Misalnya, Bapenarunl PNS ada program
'Ted&
dengmkemunghan adanya pe-
pinjaman uang muka untuk PNS. lJ111uk
rubahankonw
sew wmzanti &- Dara
eke ria swasta. bisa tnendaoarkan
i)inj&an jari BPJS~etena~akerjiandan
(mana per;lberian~bsidiyangpaling--at:
kata Budi di sek pame&
FUmahRakyat
dan untukTNIIPolri dari YKPP(Yavasan
Kesejahteraan Pendidikan dan bekmo-
han):' katanya.(reolcl5/agm)
ltEMENTERl PERUWAN WAT REP3uK I~ooNEsll\ KLIPING BERITA KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA - Media
ltEMENTERl PERUWAN WAT REP3uK I~ooNEsll\
ltEMENTERl
PERUWAN WAT
REP3uK I~ooNEsll\
KLIPING BERITA
KLIPING BERITA
KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA
KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT
REPUBLIK INDONESIA
- Media \'P&l%-6\ ; /Jurnalir
-
Media
\'P&l%-6\
;
/Jurnalir
I~ooNEsll\ KLIPING BERITA KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA - Media \'P&l%-6\ ; /Jurnalir
KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBUK INDONESIA KLlPlNG BERITA KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA ~~~
KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBUK INDONESIA
KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT
REPUBUK INDONESIA
KLlPlNG BERITA
KLlPlNG BERITA
KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA
KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT
REPUBLIK INDONESIA
~~~ Jurnalis : .,MAH RAKYAT 2014 - flar,, .,,,,,,,,,.ng~ gem, pengem- bang dalam Pemeran Rumah
~~~
Jurnalis
:
.,MAH RAKYAT 2014 - flar,, .,,,,,,,,,.ng~ gem, pengem-
bang dalam Pemeran Rumah Rakyat 2014 dl JX lntemal~onalExpo, Suraoaya,
Jalrm Rabu 117,91 Pameran vano d~seleriooarahanoleh Kemenlenan Pannnahan
"-~~~~
~
Reba1 tersebut Abagal solu& jing efeM!f dalan?rangka ~nenyebarfciaskanmbr-
mas1 pmgram pemenntah pm rakyal ya#u KPR Bersubsioi Fasilifas Lluidlh
KLIPING BERITA KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA KEMENTEMPERUMAHANRAKYAT REPUBLIK INDONESIA
KLIPING BERITA
KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT
REPUBLIK INDONESIA
KEMENTEMPERUMAHANRAKYAT
REPUBLIK INDONESIA
INDONESIA KEMENTEMPERUMAHANRAKYAT REPUBLIK INDONESIA m(9 Media : NU@*^ Jurnalis BII . tf I Pemeran
m(9 Media : NU@*^ Jurnalis BII . tf I
m(9
Media
:
NU@*^
Jurnalis
BII . tf
I
INDONESIA KEMENTEMPERUMAHANRAKYAT REPUBLIK INDONESIA m(9 Media : NU@*^ Jurnalis BII . tf I Pemeran RumahRakyat
Pemeran RumahRakyat
Pemeran
RumahRakyat
INDONESIA KEMENTEMPERUMAHANRAKYAT REPUBLIK INDONESIA m(9 Media : NU@*^ Jurnalis BII . tf I Pemeran RumahRakyat
KEMEMrENANRRUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESW KLIPING BERITA KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA is
KEMEMrENANRRUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESW
KEMEMrENANRRUMAHAN RAKYAT
REPUBLIK INDONESW
KLIPING BERITA
KLIPING BERITA
KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA
KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT
REPUBLIK INDONESIA
is '3q.t- [a b\Ptfj Halaman I Rubr~k. TaWgal . mu (w-&, Media . ~FWphd- Jurnalis
is
'3q.t-
[a
b\Ptfj
Halaman I Rubr~k.
TaWgal .
mu (w-&,
Media
.
~FWphd-
Jurnalis
:
REPUBLIK INDONESIA is '3q.t- [a b\Ptfj Halaman I Rubr~k. TaWgal . mu (w-&, Media . ~FWphd-
REPUBLIK INDONESIA is '3q.t- [a b\Ptfj Halaman I Rubr~k. TaWgal . mu (w-&, Media . ~FWphd-
Program FLPP: Kemenpera Tetap Alihkan Subsidi Rumah Rakyat Ke Rusun
Program FLPP: Kemenpera Tetap Alihkan Subsidi
Rumah Rakyat Ke Rusun
Peni Widarti - Rabu, 17 September 2014, 19:58 WIB
Peni Widarti
-
Rabu, 17 September 2014, 19:58 WIB
Ke Rusun Peni Widarti - Rabu, 17 September 2014, 19:58 WIB Bisuis.com, SURABAYA - Kementerian Perumahan
Bisuis.com, SURABAYA - Kementerian Perumahan Rakyat menyatakan masih akan tetap melakukan rencana pengalihan subsidi
Bisuis.com, SURABAYA - Kementerian Perumahan Rakyat menyatakan masih akan tetap
melakukan rencana pengalihan subsidi berupa fasilitas liku~ditaspembiayaan perumahan (FLPP) dari
rumah tapak ke rumah susun sampai adanya kebijakan baru yang muncul pada pemerintahan Presiden
dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla.
Staf Ahli Kemenpera Arif Setia Budi Chani mengatakan bahwa Peraturan Menteri Nomor 3 dan 4
Staf Ahli Kemenpera Arif Setia Budi Chani mengatakan bahwa Peraturan Menteri Nomor 3 dan 4
Tahun 2014 tentang FLPP rumah tapak akan berakhir pada 31 Maret. Untuk itu, pemerintah saat ini
mencoba menjalankan program yang sudah direncanakan sesuai dengan Anggaran Pendapatan
Belanja Negara (APBN).
"Kami mencoba mengakomodir visi dan misi yang dirumuskan agar kegiatan penyaluran subsidi yang tersedia ini
"Kami mencoba mengakomodir visi dan misi yang dirumuskan agar kegiatan penyaluran subsidi yang
tersedia ini lebih efektif, nanti dilihat apakah ada kebijakan-kebijakan barn setelah pemerintahan baru
terbentuk, karena peraturan menteri itu kan bersifat dinamis," jelasnya di sela-sela Pameran
Perumahan Rakyat, di Surabaya, Rabu sore (17/9/2014).
Perumahan Rakyat, di Surabaya, Rabu sore (17/9/2014). Dia menjelaskan tujuan dialihkan subsidi FLPP dari rumah

Dia menjelaskan tujuan dialihkan subsidi FLPP dari rumah tapak untuk rumah susun tersebut untuk merangsang pengembang membangun rumah susun, selain itu harga tanah di pinggiran kota dikhawatirkan semakin mahal dan bahkan menghabiskan lahan-lahan produktif.

semakin mahal dan bahkan menghabiskan lahan-lahan produktif. "Belum lagi nanti dampaknya pada kemacetan, karena semua
"Belum lagi nanti dampaknya pada kemacetan, karena semua orang tinggal di pinggiran dengan lokasi jauh
"Belum lagi nanti dampaknya pada kemacetan, karena semua orang tinggal di pinggiran dengan lokasi
jauh lalu bekerjanya di tengah kota. Hal ini mmebutuhkan investasi infrastruktur yang besar jadi
solusinya adalah rusun," paparnya.
Direktur Utama Pusat Pembiayaan Perumahan (PPP) Kemenpera Budi Hartono menerangkan bahwa penyaluran KPR-FLPP sejak
Direktur Utama Pusat Pembiayaan Perumahan (PPP) Kemenpera Budi Hartono menerangkan bahwa
penyaluran KPR-FLPP sejak diluncurkan pada Oktober 2010 hingga saat ini sudah terealisasi
sebanyak 309.900 unit rumah tapak senilai Rp13,3 triliun.
"Penyaluran FLPP ini sudah bekerjasama dengan 9 bank umum nasional dan 15 bank pembangunan daerah.
"Penyaluran FLPP ini sudah bekerjasama dengan 9 bank umum nasional dan 15 bank pembangunan
daerah. Melalui FLPP masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) bisa memiliki kemudahan karena
bunganya 7,25% dan sifatnya fixed sampai 20 tahun, angsuran akan ringan karena ke depan
penghasilan masyarakat akan naik," jelasnya.
Meski berencana mengalihkan program FLPP tersebut, pemerintah masih memberikan peluang memiliki rumah tapak dengan
Meski berencana mengalihkan program FLPP tersebut, pemerintah masih memberikan peluang
memiliki rumah tapak dengan fasilitas subsidi tersebut, salah satunya di Jawa Timur.
Kemenpera tengah menggelar pameran perumahan rakyat di 1 1 kota yakni Jakarta, Medan, Palembang, Banjarmasin,
Kemenpera tengah menggelar
pameran perumahan rakyat di 1 1 kota
yakni Jakarta, Medan,
Palembang, Banjarmasin, Pontianak, Makasar, Surabaya, Semarang, Bekasi Tangerang dan
Karawang.
"Kami mencoba menfasilitasi masyarakat melalui pameran untuk menyampaikan informasi bahwa masih ada mmah murah yang
"Kami mencoba menfasilitasi masyarakat melalui pameran untuk menyampaikan informasi bahwa
masih ada mmah murah yang disediakan oleh pengembang lokal, selama ini masyarakat banyak yang
tidak tau," imbuhnya.
Proyek Pemukiman Buruh: RE1 Minta Dilibatkan Oleh Pemerintah
Proyek Pemukiman Buruh: RE1 Minta Dilibatkan Oleh
Pemerintah
Adi Ginanjar Maulana, Ria Indhryani - Rabu, 17 September 2014, 14:15 WIB
Adi Ginanjar Maulana, Ria Indhryani
-
Rabu, 17 September 2014, 14:15 WIB
Ria Indhryani - Rabu, 17 September 2014, 14:15 WIB Bisnis.com, BANDUNG -- Kalangan pengusaha properti meminta
Bisnis.com, BANDUNG -- Kalangan pengusaha properti meminta pemerintah untuk melibatkan mereka dalam pengerjaan proyek
Bisnis.com, BANDUNG -- Kalangan pengusaha properti meminta pemerintah untuk
melibatkan mereka dalam pengerjaan proyek pemukiman bagi buruh.
Ketua Realestate Indonesia (REI) Jawa Barat Yana Mulyana mengakui pemukiman bagi buruh seperti rusunawa ataupun
Ketua Realestate Indonesia (REI) Jawa Barat Yana Mulyana mengakui pemukiman bagi
buruh seperti rusunawa ataupun rusunami saat ini sudah banyak di Jabar, namun bukan
dikelola pihaknya dengan alasan belum adanya sinergitas.
"Hingga saat ini RE1 belum mengerjakan rusunawa maupun rusunami bagi buruh. Akan tetapi, saat ini
"Hingga saat ini RE1 belum mengerjakan rusunawa maupun rusunami bagi buruh. Akan
tetapi, saat ini kami sedang berkoordinasi dengan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial
(BPJS) untuk pengadaan bagi pemukiman buruh ini," katanya kepada Bisnis, Rabu
(171912014).
Dia menjelaskan rencananya pengadaan rumah akan dibangun di sejumlah kawasan industri seperti Bekasi dan Karawang.
Dia menjelaskan rencananya pengadaan rumah akan dibangun di sejumlah kawasan industri
seperti Bekasi dan Karawang.
Yana menjelaskan BPJS sendiri dipilih karena mereka dinilai memiliki tabungan untuk pegawai dan diharapkan dapat
Yana menjelaskan BPJS sendiri dipilih karena mereka dinilai memiliki tabungan untuk
pegawai dan diharapkan dapat membantu pemukiman bagi buruh.
"Rumah ini akan didapatkan buruh dengan cara sistem sewa, sehingga diharapkan mampu mengurangi beban bud
"Rumah ini akan didapatkan buruh dengan cara sistem sewa, sehingga diharapkan mampu
mengurangi beban bud yang selama ini masih banyak mengontrak dengan harga mahal,"
ujarnya.
Kendati demikian, dia mengaku proses pengadaan tanah tidak mudah karena harga yang terus meninggi di
Kendati demikian, dia mengaku proses pengadaan tanah tidak mudah karena harga yang terus
meninggi di beberapa daerah.
"Masalah pendagaan tanah saat ini menjadi kendala utama, karena harga yang terus merangkak naik," ujarnya.
"Masalah pendagaan tanah saat ini menjadi kendala utama, karena harga yang terus
merangkak naik," ujarnya.
Ketua Apindo Jabar Dedy Widjaja mengatakan selama ini pemerintah belum mampu menyiapkan kebijakan pemetaan kawasan
Ketua Apindo Jabar Dedy Widjaja mengatakan selama ini pemerintah belum mampu
menyiapkan kebijakan pemetaan kawasan pemukiman bagi buruh terutama di kawasan
industri.
Menurutnya, selama ini perumahan kerap berdekatan dengan kawasan industri sehingga pengusaha dianggap salah karena telah
Menurutnya, selama ini perumahan kerap berdekatan dengan kawasan industri sehingga
pengusaha dianggap salah karena telah mencemari limbah ke penduduk.
"Selama ini pemetaan kawasan pemukiman bagi buruh tidak teratur yang mengakibatkan kesemrawutan di beberapa
"Selama ini pemetaan kawasan pemukiman bagi buruh tidak teratur yang mengakibatkan
kesemrawutan di beberapa daerah," ujarnya.
Sehingga, ujarnya, diperlukan skema perumahan bagi buruh agar tidak tumpang tindih berdekatan dengan kawasan industri.
Sehingga, ujarnya, diperlukan skema perumahan bagi buruh agar tidak tumpang tindih
berdekatan dengan kawasan industri. "Jadi skema pemukiman untuk buruh itu harus secara
mandiri," katanya.
Secara terpisah, Pemerintah Kota Bandung berjanji akan mendirikan pemukiman layak bagi buruh dengan mendirikan rurnah
Secara terpisah, Pemerintah Kota Bandung berjanji akan mendirikan pemukiman layak bagi
buruh dengan mendirikan rurnah susun di beberapa titik di kawasan itu.
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengungkapkan selama ini buruh hams mengeluarkan beban besar untuk mengontrak
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengungkapkan selama ini buruh hams mengeluarkan
beban besar untuk mengontrak rumah.
Atas dasar itu, lanjutnya,jika rusun direalisasikan maka buruh akan mendapatkan tempat tinggal layak serta murah.
Atas dasar itu, lanjutnya,jika rusun direalisasikan maka buruh akan mendapatkan tempat
tinggal layak serta murah.
"Beberapa lahan atau lokasi di Kota Bandung akan segera kami revitalisasi untuk menjadi rumah susun
"Beberapa lahan atau lokasi di Kota Bandung akan segera kami revitalisasi untuk menjadi
rumah susun ke atas atau vertikal. Salah satu bentuk revitalisasi kawasan ini juga
berhubungan dengan kebersihan, drainase, limbah, dan sampah," ujarnya.
Rencananya, ujarnya, rusun yang akan dibangun memiliki tiga sampai enam lantai di atas lahan milik
Rencananya, ujarnya, rusun yang akan dibangun memiliki tiga sampai enam lantai di atas
lahan milik Pemkot Bandung tanpa menggusur pemukiman di sekitarnya.
Dia mengaku ha1 ini sesuai dengan pandangan Kota Bandung sebagai kawasan ekonomi kreatif bukan seperti
Dia mengaku ha1 ini sesuai dengan pandangan Kota Bandung sebagai kawasan ekonomi
kreatif bukan seperti Jakarta dan kawasan industri seperti Tanggerang atau Karawang.

3

JaIan To1 JORR W2 Bisa Kerek Harga Properti Hingga 25%
JaIan To1 JORR W2 Bisa Kerek Harga Properti Hingga
25%
Fatia Qanitat - Rabu, 17 September 2014,09: 18 WIB
Fatia Qanitat
-
Rabu, 17 September 2014,09: 18 WIB
25% Fatia Qanitat - Rabu, 17 September 2014,09: 18 WIB Bisnis.com, JAKARTA-Beroperasinya jalan to1 Jakarta Outer
Bisnis.com, JAKARTA-Beroperasinya jalan to1 Jakarta Outer Ring Road West 2 Utara (JORR W2) Kebon Jeruk-Ulujami
Bisnis.com, JAKARTA-Beroperasinya
jalan to1 Jakarta Outer Ring Road West 2 Utara
(JORR W2) Kebon Jeruk-Ulujami dipastikan akan memacu kenaikan harga, sekaligus
pertumbuhan properti di koridor barat Jakarta.
Pada akhir Juli, jalan to1 segmen Ciledug-Ulujamisecararesmi beroperasi. Jalan to1 tersebut mernpakan bagian dari
Pada akhir Juli, jalan to1 segmen Ciledug-Ulujamisecararesmi beroperasi. Jalan to1 tersebut
mernpakan bagian dari jaringan jalan di Jabodetabek yang menghubungkan beberapa ruas
jalan to1 seperti to1 Jakarta-Cikampek, to1 Jagorawi, to1 Jakarta-Tangerang, dan to1
Seodyatmo.
Dengan selesainya pembangunan JORR W2 Utara tersebut, kawasan timur Jakarta hingga area Penjaringan, dapat terhubung
Dengan selesainya pembangunan JORR W2 Utara tersebut, kawasan timur Jakarta hingga
area Penjaringan, dapat terhubung langsung menuju Bandara Soekarno-Hatta, tanpa ham
melalui jalan to1 dalam kota.
Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch Ali Tranghandamemperkirakan setidaknya keberadaan to1 tersebut akan membuat
Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch Ali Tranghandamemperkirakan setidaknya
keberadaan to1 tersebut akan membuat terjadinya kenaikan harga properti di kawasan sekitar,
minimal 25% dalam satu tahun.
"Tol ini menjadi salah satu pemacu bangkitnya pengembangan di Jakarta barat. Dengan JORR W2, aksesibilitas
"Tol ini menjadi salah satu pemacu bangkitnya pengembangan di Jakarta barat. Dengan
JORR W2, aksesibilitas Jakbar akan terbuka lebih lebru. Poros yang menghubungkan Jakbar-
Jaksel &an tumbuh karena akses itu," paparnya kepada Bisnis, Selasa (161912014).
Selama ini, pertumbuhan di kawasan Jakbar agak terhambat dengan terjadinya pengembangan yang pesat di Serpong.
Selama ini, pertumbuhan di kawasan Jakbar agak terhambat dengan terjadinya
pengembangan yang pesat di Serpong. Ali memperkirakan akan tumbuh kawasan segitiga
pertumbuhan baru di Jakbar yang meliputi area Kebon Jeruk-Puri-Permata Hijau.
Kawasan Puri, khususnya di Puri Indah, katanya, sudah tumbuh lebih awal. Dalam perencanaan kota, area
Kawasan Puri, khususnya di Puri Indah, katanya, sudah tumbuh lebih awal. Dalam
perencanaan kota, area itu sudah ditetapkan sebagai sentra primer bisnis di wilayah barat.
Seiring dengan perkembangan yang ada, wilayah Kebon Jeruk akan turnt mengikuti.
Sementara untuk wilayah Clledug, sambung dia, akan mernperlihatkan permmbuhan serupa, hanya upaya untuk mengurangi
Sementara untuk wilayah Clledug, sambung dia, akan mernperlihatkan permmbuhan serupa,
hanya upaya untuk mengurangi tingkat kemacetan yang tinggi sepertinya akan menjadi
prioritas utama untuk saat ini.
RUU Pertanahan Mandul, Tetap "PR"yang Tak Tkrselesaikan
RUU Pertanahan Mandul, Tetap "PR"yang Tak
Tkrselesaikan
Penulis : Arimbi Ramadhiani I Kamis, 18 September 2014 108:OO WIB
Penulis : Arimbi Ramadhiani
I Kamis, 18 September 2014 108:OO WIB
: Arimbi Ramadhiani I Kamis, 18 September 2014 108:OO WIB JAKARTA, K0MPAS.com - Saat ini, Rancangan
JAKARTA, K0MPAS.com - Saat ini, Rancangan Undang-undang Pertanahan sedang dalam pembahasan di DPR. RUU tersebut
JAKARTA, K0MPAS.com - Saat ini, Rancangan Undang-undang Pertanahan sedang
dalam pembahasan di DPR. RUU tersebut diharapkan dapat menyelesaikan persoalan agraria
di Indonesia.
Kepala Pusat Hukum dan Hubungan Masyarakat BPN RI, Kurnia Toha, menyebutkan, meski sudah dibahas dengan
Kepala Pusat Hukum dan Hubungan Masyarakat BPN RI, Kurnia Toha, menyebutkan, meski
sudah dibahas dengan Komisi JI,hingga kini status RUU Pertanahan belum juga final. Dari
700
Daftar Inventaris Masalah (DIM) RUU Pertanahan, yang sudah seIesai dibahas, yakni
300
DIM dan tersisa 400 DIM.
"Waktunya terbatas, mudah-mudahan masih bisa diselesaikan. Tapi, kalau tidak diselesaikan, kita berharap ini
"Waktunya terbatas, mudah-mudahan masih bisa diselesaikan. Tapi, kalau tidak diselesaikan,
kita berharap ini diteruskan pada 2015," ujar Kurnia di Jakarta Selatan, Selasa (16/9/2014).
Ia menuturkan, pentingnya RUU ini adalah untuk menutupi kelemahan-kelemahan peraturan yang tumpang tinding, tidak jelas,
Ia menuturkan, pentingnya RUU ini adalah untuk menutupi kelemahan-kelemahan peraturan
yang tumpang tinding, tidak jelas, dan belum adanya regulasi. Kelemahan lai~ya,tambah
dia, banyaknya peraturan tidak saling terkait, misalnya antara peraturan kehutanan, tanah, dan
pertambangan yang memiliki peraturan masing-masing.
Menurut Kumia, peraturan-peraturanitu hams menyatu dan saling berkesinambungan. Aspek-aspek yang berkenaan dengan
Menurut Kumia, peraturan-peraturanitu hams menyatu dan saling berkesinambungan.
Aspek-aspek yang berkenaan dengan pertambangan, kehutanan, dan pertanian, porosnya ada
pada pertanahan.
"Karena air, tambang, hutan itu adanya di tanah. Yang lain (air, tambang, hutan) sudah ada
"Karena air, tambang, hutan itu adanya di tanah. Yang lain (air, tambang, hutan) sudah ada
UU-nya, porosnya (tanah) belum ada," kata Kurnia
Sementara itu, saat ini mulai bermunculan hal-ha1 bm, antara lain Mass Rapid Transit (MRT) dan
Sementara itu, saat ini mulai bermunculan hal-ha1 bm, antara lain Mass Rapid Transit
(MRT) dan bangunan bawah tanah. Kumia menilai, ha1 ini juga menjadi pokmik karena saat
mau didaftarkan pada BPN, dasar hukumnya belum ada.
"Ini hak apa namanya, hak guna ruang atau hak apa namanya, ini hams diatur juga.
"Ini hak apa namanya, hak guna ruang atau hak apa namanya, ini hams diatur juga. Ke atas
sudah bangun, ke bawah sudah bangun, tapi peraturannya belum ada," sebut Kurnia.
Dia menambahkan, di Indonesia, banyak peraturan yang masih memerIukan penjelasan, sehingga tidak menimbulkan multi
Dia menambahkan, di Indonesia, banyak peraturan yang masih memerIukan penjelasan,
sehingga tidak menimbulkan multi tafsir. Dengan adanya peraturan yang jelas, maka
sengketa dan konflik pertanahan bisa dikurangi.
BBnk Mandiri beralih sasar KPR segmen kelas bawah mi l!+b81 Reporter : Ardvan Moharnad I
BBnk Mandiri beralih sasar KPR segmen kelas bawah
mi
l!+b81 Reporter : Ardvan Moharnad I Rabu, 17 September 2014 16:54
Reporter : Ardvan Moharnad I Rabu, 17 September 2014 16:54 Merdeka.com - PT Bank Mandiri Tbk
Merdeka.com - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengalihkan pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) ke segmen
Merdeka.com - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengalihkan pembiayaan Kredit Pemilikan
Rumah (KPR) ke segmen menengah bawah. Khususnya untuk kredit senllai Rp 260 juta,
alias masuk ke pasar pembeli rumah pertama
Senior Executive Vice President of Consumer Finance Bank Mandiri, Tardi, menjelaskan pertumbuhan pembiayaan KPR pihaknya
Senior Executive Vice President of Consumer Finance Bank Mandiri, Tardi, menjelaskan
pertumbuhan pembiayaan KPR pihaknya stagnan selama setahun terakhir. Data Juni 2014,
menunjukkan KPR mereka cuma tumbuh 1,05 persen.
"Karena pasarnya memang menyempit sekali, terutama untuk KPR rumah kedua Untuk segmen inden KPR juga
"Karena pasarnya memang menyempit sekali, terutama untuk KPR rumah kedua Untuk
segmen inden KPR juga turun," ujarnya di sela-sela Investor Summit 2014 di Jakarta, Rabu
(1719)
Penyebab utamanya adalah aturan Bank Indonesia (BI) soal Loan to Value Ratio (LTV) per September
Penyebab utamanya adalah aturan Bank Indonesia (BI) soal Loan to Value Ratio (LTV) per
September 2013, yang mengatur down payment (DP) rumah kedua lebih dari 30 persen harga
jual. Dengan aturan yang lebih longgar di pembelian rumah pertama membuat bank ramai-
ramai menyasar segmen tersebut, termasuk Bank Mandiri. Tapi pertumbuhan KPR Bank
Mandir~juga tak bisa digenjot begitu saja, menurut Tard~,karena pihaknya tidak bisa asal
memilih pengembang.
"Kita ingin mereka kualitasnya bagus, dan lokasinya luga bagus. Jadi tidak mengecewakan end user kita,"
"Kita ingin mereka kualitasnya bagus, dan lokasinya luga bagus. Jadi tidak mengecewakan
end user kita," ungkapnya.
Tardi menjelaskan saat ini mayoritas pengembang, terutama apartemen, pilih menawarkan skema kredit langsung (in-house).
Tardi menjelaskan saat ini mayoritas pengembang, terutama apartemen, pilih menawarkan
skema kredit langsung (in-house). KPR yang dulu menguasai 70 persen pembiayaan rumah,
menyusut jadi 30 persen saja Ini untuk menjaga konsumen yang hendak berinvestasi di
rumah kedua.
"Jadi developer sudah tahu caranya, mereka pilih menawarkan cicilan langsung 30 kali, 48 kah, bahkan
"Jadi developer sudah tahu caranya, mereka pilih menawarkan cicilan langsung 30 kali, 48
kah, bahkan ada yang 60 kali."
Model rumah yang hendak dibiayal Bank Mandiri di area Jabodetabek, sepertl town house cluster maksimal
Model rumah yang hendak dibiayal Bank Mandiri di area Jabodetabek, sepertl town house
cluster maksimal 50 unit rumah. Tardi mengatakan, bunga KPR mereka bervar~asi,mulai dari
fix 9,s persen tahun pertama, sampai 10,7 persen selama dua tahun sebelum kemudian
fluktuatif.