Anda di halaman 1dari 1

BAB III

PENUTUP
Pemeriksaan fisik atau pemeriksaan klinis adalah sebuah proses dari seorang ahli medis
memeriksa tubuh pasien untuk menemukan tanda klinis penyakit. Hasil pemeriksaan akan dicatat
dalam rekam medis. Sehingga dapat menegakkan diagnosis dan menentukan rencana terapi pada
pasien.
Pemeriksaan di bidang Telinga-Hidung-Tenggorok (THT) merupakan pemeriksaan yang harus
dilakukan pada suatu daerah yang relatif gelap, tersembunyi dan kecil, sehingga memerlukan
lampu kepala untuk menerangi serta alat dan teknik tertentu.
Pada pemeriksaan telinga, maka harus mengetahui anatomi, histologi, dan keadaan-keadaan
patologi pada telinga. Selain itu juga harus mengetahui teknik dan tata cara pemeriksaan telinga,
yang meliputi tes pendengaran, tes bisik, tes bisik modifikasi, tes garpu tala, dan notasi pada
audiogram.