Anda di halaman 1dari 23

Penelitian Anemia Ibu Hamil

Nama: Rory Sandika


Nim: 10.2008.130
bloodyregion@gmail.om
Pada saat sedang hamil, seorang calon ibu sering mengalami anemia. Ketika ia
mengalami anemia, darah sang ibu tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat untuk
membawa oksigen ke jaringan.
Selama kehamilan, tubuh memproduksi lebih banyak darah untuk menopang
pertumbuhan bayi. Jika tidak mendapatkan cukup zat besi atau zat gizi lain tertentu, tubuh
mungkin tidak mampu menghasilkan jumlah sel darah merah yang dibutuhkan untuk membuat
tambahan darah.
Adalah normal bagi ibu hamil menderita anemia ringan dalam kehamilannya. Tapi
beberapa orang mungkin mengalami anemia yang lebih serius akibat dari rendahnya kadar zat
besi atau itamin atau dari alasan lainnya.
Anemia dapat membuat sang ibu merasa lelah dan lemah. Jika anemia terjadi secara
signi!ikan dan tidak diobati, ia dapat meningkatkan risiko komplikasi serius, seperti kelahiran
prematur.
!eni" Anemia Selama #e$amilan
"eberapa %eni" anemia dapat terjadi selama kehamilan, diantaranya adalah#
$,%
Anemia de!isiensi zat besi
Anemia de!isiensi !olat
Anemia de!isiensi &itamin "$%
Anemia de&i"ien"i 'at be"i.
Anemia jenis ini terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup zat besi untuk menghasilkan
hemoglobin dalam jumlah yang cukup. 'emoglobin merupakan salahsatu protein dalam sel
darah merah, dan ia membawa oksigen dari paru(paru ke seluruh tubuh.
)alam anemia de!isiensi zat besi, darah tidak dapat membawa oksigen yang cukup untuk seluruh
jaringan tubuh.
Kekurangan zat besi adalah penyebab paling umum dari anemia pada kehamilan.
%
Anemia de&i"ien"i &olat.
*olat, biasa juga disebut asam !olat, termasuk dalam kelompok itamin ". Tubuh
membutuhkan !olat untuk menghasilkan sel(sel baru, termasuk sel darah merah yang sehat.
Selama kehamilan, wanita membutuhkan !olat tambahan. Tapi kadang(kadang mereka tidak
mendapatkan cukup dari makanannya. Ketika itu terjadi, tubuh tidak dapat membuat sel(sel
darah merah yang normal yang cukup untuk mengangkut oksigen ke seluruh jaringan tubuh.
Kekurangan !olat bisa langsung berkontribusi terhadap beberapa jenis cacat lahir.
Anemia de&i"ien"i (itamin )12.
Tubuh membutuhkan itamin "$% untuk membentuk sel darah merah yang sehat. Ketika
seorang wanita hamil tidak mendapatkan cukup itamin "$% dari makanan, tubuhnya tidak dapat
memproduksi cukup sel darah merah yang sehat. +anita yang tidak mengkonsumsi daging,
unggas, produk susu, dan telur memiliki risiko lebih besar terkena kekurangan itamin "$%, yang
dapat berkontribusi untuk cacat lahir.
Kehilangan darah selama dan setelah melahirkan juga dapat menyebabkan anemia.
,
#riteria Anemi *enurut +H,
Kelompok Kriteria Anemia -'b.
$
/aki(laki dewasa 0 $,g1dl
+anita dewasa tidak hamil 0 $%g1dl
+anita hamil 0 $$g1dl
-aktor Ri"iko Anemia .ada #e$amilan
Semua wanita hamil beresiko untuk menderita anemia, karena mereka memerlukan lebih banyak
asam !olat dan zat besi dari biasanya. Tapi risiko akan lebih tinggi dalam situasi berikut#
%
'amil dengan lebih dari satu anak -kembar.
)ua kehamilan berdekatan
2untah banyak karena morning sickness
Kehamilan remaja
Tidak makan cukup makanan yang kaya zat besi
2engalami masa berat sebelum hamil -!isik dan psikis.
Penelitian
Rumu"an *a"ala$
$. "agaimanakah karakteristik kejadian Anemia pada ibu hamil3
%. "agaimanakah !actor lain yang mempengaruhi anemia pada ibu hamil seperti jumlah
anak, penghasilan keluarga, gizi, usia perkawinan 3
/u%uan Penelitian
$. Tujuan umum
4ntuk memperoleh Karakteristik Kejadian Anemia pada ibu hamil.
%. Tujuan khusus
)iperolehnya karakteristik kejadian Anemia pada ibu hamil menurut umur ibu.
)iperolehnya karakteristik kejadian Anemia 5ingan pada ibu hamil menurut !actor lain
seperti usia, ekonomi, jumlah anak.
In"rumen Penelitian
instrumen penelitian adalah semua alat yang digunakan untuk mengumpulkan,
memeriksa, menyelidiki suatu masalah, atau mengumpulkan, mengolah, menganalisa dan
menyajikan data(data secara sistematis serta objekti! dengan tujuan memecahkan suatu persoalan
atau menguji suatu hipotesis. Jadi semua alat yang bisa mendukung suatu penelitian bisa disebut
instrumen penelitian.
"eberapa jenis instrumen dalam suatu penelitian adalah sebagai berikut #
6(7
/e"
Tes adalah sederetan pertanyaan atau latihan atau alat lain yang digunakan untuk mengukur
ketrampilan, pengukuran, inteligensi, kemampuan atau bakat yang dimiliki oleh indiidu atau
kelompok.
#ue"ioner
Kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh in!ormasi dari
responden dalam arti laporan tentang pribadinya, atu hal(hal yang ia ketahui.
+a0anara 1Inter(i02
8nteriew digunakan oleh peneliti unyuk menilai keadaan seseorang, misalnya untuk mencari
data tentang ariabel latar belakang murid, orang tua, pendidikan, perhatian, sikap terhadap
sesuatu.
,b"er(a"i
)idalam artian penelitian obserasi adalah mengadakan pengamatan secara langsung,
abserasi dapat dilakukan dengan tes, kuesioner, ragam gambar, dan rekaman suara. Pedoman
obserasi berisi sebuah da!tar jenis kegiatan yang mungkin timbul dan akan diamati.
Skala bertingkat 1rating"2
5ating atau skala bertingkat adalah suatu ukuran subyakti! yang dibuat bersekala.
+alaupun skala bertingkat ini menghasilkan data yang kasar, tetapi cukup memberikan in!ormasi
tertentu tentang program atau orang. 8ntrumen ini depat dengan mudah menberikan gambaran
penampilan, terutama panampilan didalam orang menjalankan tugas, yang menjukan !rekuensi
munculnya si!at(si!at. )idalm menyusun skala, yang perlu diperhatikan adalah bagaimana
menentukan ariabel skala. Apa yang ditanyakan harus apa yang dapat diamati responden.
3okumenta"i
)okumentasi, dari asal kata dokumen, yang artinya barang(barang tertulis. )idalam
melaksanakan metode dokumentasi, penelitian menyelidiki benda(benda tertulis seperti buku(
buku, majalah, dokumen, peraturan(peraturan, notulen rapat, dan sebagainya
34SI5N R4S4AR6H 7 RAN6AN5AN P4N48I/IAN I8*IAH
APA I/9 34SI5N R4S4AR6H
)esign research atau rancangan penelitian adalah suatu rencana tentang cara
mengumpulkan dan mengolah data agar dapat dilaksanakan untuk mencapai tujuan penelitian
9ang termasuk rancangan penelitian adalah# jenis penelitian, populasi, sample, sampling,
instrumen penelitian, cara pengumpulan data, cara pengolahan data, perlu tidak mengunakan
statistik, serta cara mengambil kesimpulan
6
*A6A* 34SI5N R4S4AR6H
:;<
"erdasar tujuannya, rancangan penelitian dibedakan#
$. :ksplorati!
%. )eskripti!
,. Analitik
5ancangan Penelitian )eskripti!# digunakan untuk menggambarkan besarnya masalah
-ariabel ;rang, Tempat, +aktu.
5ancangan penelitian Analitik# digunakan untuk mengetahui hubungan sebab akibat
antara dua ariabel secara obserasional, dimana bentuk hubungan dapat# perbedaan,
hubungan atau pengaruh
Pendekatan <ross sectional atau Transersal atau studi Prealensi adalah penelitian yang
dilakukan pada satu saat atau satu periode tertentu dan pengamatan obyek studi hanya
dilakukan sekali
)43A RAN6AN5AN P4N48I/IAN ,)S4R=ASI,NA8 3AN 4#SP4RI*4N/A8
>
Penelitian obserasional adalah penelitian dimana peneliti hanya melakukan obserasi,
tanpa memberikan interensi pada ariabel yang akan diteliti
Penelitian ekperimental adalah penelitian dimana peneliti melakukan interensi pada
ariabel sebab yang akan diteliti
P4N34#A/AN P4N48I/IAN ,)S4R=ASI,NA8
<
Pada penelitian obserasional dibedakan tiga pendekakan#
$. <ross Sectional
%. <ohort 1 Prospekti!
,. 5etrospecti! 1 Kasus Kontrol
P4N34#A/AN 6R,SS S46/I,NA8
:?>
Penelitian Analitik <ross Sectional adalah penelitian obseraional dimana cara
pengambilan data ariabel bebas dan ariabel tergantung dilakukan sekali waktu pada
saat yang bersamaan
Populasinya adalah semua responden baik yang mempunyai kriteria ariabel bebas dan
ariabel tergantung maupun tidak
<ontoh# 'ubungan antara )epo Proera dengan ;besitas pada +anita 4sia Subur
Jika penelitian menggunakan pendekatan <ross Sectional, maka populasinya adalah#
Semua +anita 4sia Subur -baik yang ikut depo proera maupun tidak, serta baik yang
obesitas maupun tidak.
<ara pengambilan data, setiap responden diambil datanya untuk dua ariabel sekaligus
Setiap responden -+4S., dilakukan pengambilan dua data sekaligus, yaitu data tentang
memakai depo propera atau tidak, sekaligus diukur sedang mengalami obesitas atau tidak
"A=A> ):S8=> A>A/8T8< 5:S:A5<' <5;SS S:<T8;>A/
P4N34#A/AN 6,H,R/
:?>
Penelitian Analitik dengan pendekatan <ohort adalah penelitian dimana pengambilan
data ariabel bebas -sebab. dilakukan terlebih dahulu, setelah beberapa waktu kemudian
baru dilakukan pengambilan data ariabel tergantung -akibat.
Populasi pada penelitian ini adalah semua responden yang mempunyai kriteria ariabel
sebab -sebagai kelompok studi.
Pada penelitian <ohort perlu kontrol, yaitu kelompok yang tidak mempunyai kriteria
ariabel sebab
<ontoh# 'ubungan antara )epo Proera dengan ;besitas pada +anita 4sia Subur
Jika penelitian menggunakan pendekatan <ohort, maka populasinya adalah#
Semua +anita 4sia Subur yang menggunakan )epo Propera -kelompok studi.
Sedangkan kelompok kontrolnya adalah# semua +4S yang tidak menggunakan )epo
Propera
Setelah diamati beberpa waktu tertentu -misal $ tahun., dilakukan pengambilan data
obesitas -ariabel akibat., baik pada kelompok sebab maupun kelompok akibat
Kemudian data kedua kelompok studi dan kontrol dianalisa dengan menggunakan uji
statistik yang sesuai
"A=A> ):SA8> P:>:/8T8A> A>A/8T8K <;';5T
P4N34#A/AN R4/R,SP4#/I-
@
Penelitian Analitik dengan pendekatan retrospekti! adalah penelitian dimana pengambilan
data ariabel akibat -dependent. dilakukan terlebih dahulu, kemudian baru diukur aribel
sebab yang telah terjadi pada waktu yang lalu, misalnya setahun yang lalu, dengan cara
menanyakan pada responden
<ontoh# 'ubungan antara )epo Proera dengan ;besitas pada +anita 4sia Subur
Jika penelitian menggunakan pendekatan 5etrospekti!, maka populasinya adalah#
Semua +anita 4sia Subur yang mengalami obesitas -Kelompok studi.
Sedang kelompok kontrolnya adalah# semua +4S yang tidak mengalami obesitas
"A=A> ):SA8> P:>:/8T8A> A>A/8T8K 5:T5;SP:KT8*
3e&ini"i Stati"tik
Ada % pendekatan untuk menganalisis in!ormasi berdasarkan jenis in!ormasi yang
diperoleh, yaitu analisis kuantitati! dan analisis kualitati!. Analisis kuantitati!1analisis data
kuantitati! adalah analisis yang berbasis pada kerja hitung menghitung angka. Angka yang diolah
disebut input dan hasilnya disebut output juga berupa angka. Analisis kualitati!1analisis data
kualitati! adalah analisis yang berbasis pada kerja pengelompokan simbol(simbol selain angka.
Simbol itu berupa kata, !rase, atau kalimat yang menunjukkan beberapa kategori. 8nput maupun
output analisis data kualitati! berupa simbol, dimana outputnya disebut deskripsi erbal. Statistik
adalah sebagai alat pengolah data angka.
Stasistik dapat juga diartikan sebagai metode1asas(asas guna mengerjakan1memanipulasi
data kuantitati! agar angka berbicara. Pendekatan dengan statistik sering digunakan metode
statistic yaitu metode guna mengumpulkan, mengolah, menyajikan, menganalisis ?
menginterpretasikan data statistik. Statistika dapat pula diartikan pengetahuan yang berhubungan
dengan pengumpulan data, pengolahan data, penganalisisan dan penarikan kesimpulan
berdasarkan data dan analisis. Jadi statistik adalah produk dari kerja statistika.
Ada dua konsep dalam bahasa 8nggris.Statistic# nilai yang dihitung dari sebuah sampel -mean,
median, modus, dsb.. Statistics# metode ilmiah untuk pengumpulan data atau kumpulan angka.
)alam bahasa 8ndonesia, statistik memiliki , pengertian dimuka.
Kumpulan data @ data
>ilai yang dihitung dari dari sebuah sampel @ statistik sampel
2etode ilmiah guna mengumpulkan, mengolah, menyajikan, dan analisis data @ statistik
Skala .engukuran
Pengukuran adalah proses hal mana suatu angka atau simbol dilekatkan pada
karakteristik atau properti suatu stimuli sesuai dengan aturan1prosedur yang telah ditetapkan
-8mam =hozali, %AAB.. 2isal, orang dapat diganbarkan dari beberapa karakteristik# umur, tingkat
pendidikan, jenis kelamin, tingkat pendapatan, dll.
Ada :"kala .engukuran.
$. Skala nominal
Skala nominal merupakan skala yang merupakan kategori atau kelompok dari suatu
subyek. 2isal, ariabel jenis kelamin responden dikelompokkan menjadi dua, /1P, masing(
masing diberi kode $ dan %. Angka ini hanya ber!ungsi sebagai label kategori, tanpa memiliki
nilai instrinsik dan tidak memiliki arti apa pun. /ambanglambangtersebut tidak memiliki si!at
sebagaimana bilangan pada umumnya, sehingga pada ariabel dengan skala nominal tidak dapat
diterapkan operasi matematika standar# pengurangan, penjumlahan, perkalian, dll. 4ji statistik
yang sesuai dengan skala nominal adalah uji yang mendasarkan pada jumlah seperti modus dan
distribusi !rekuensi.
%. Skala ordinal
Skala ordinal, lambang(lambang bilangan hasil pengukuran menunjukkan urutan atau
tingkatan obyek yang diukur menurut karakteristik yang dipelajari. 2isal, kita ingin mengetahui
pre!erensi responden terhadap merek indomie goreng# merek Sarimi, 8ndomie, 2ie Sedap, =aga
2ie kemudian responden diminta untuk melakukan ranking terhadap merek mie goreng dengan
memberi angka $ untuk merek yang paling disukai, angka % untuk rangking kedua, dst. 4ji
statistik yang sesuai adalah modus, median, distribusi !rekuensi dan statistik non(parametrik
seperti rank order correlation.
,. Skala 8nteral
Skala pengukuran mempunyai si!at seperti skala ordinal -memiliki urutan tertentu.,
ditambah satu si!at khas, yaitu adanya satuan skala -scale unit.. Artinya, perbedaan karakteristik
antara obyek yang berpasangan dengan lambang bilangan satu dengan lambang bilangan
berikutnya selalu tetap. Jika dalam pengukuran pre!erensi responden terhadap merek indomie
goreng tersebut diasumsikan bahwa urutan kategori menunjukkan pre!erensi yang sama, maka
kita dapat mengatakan bahwa perbedaan indomie goreng merek urutan ke $ dengan % adalah
sama dengan perbedaan merek % dengan lainnya. >amun demikian, kita tidak bisa mengatakan
bahwa merek yang mendapat ranking B nilainya lima kali pre!erensi daripada merek$. 4ji
statistik yang sesuai adalah semua uji statistik kecuali uji yang mendasarkan pada rasio seperti
koe!isien ariasi.
6. Skala rasio
Skala rasio adalah skala yang menghasilkan data dengan mutu yang paling tinggi.
Perbedaan skala rasio dengan skala interal terletak pada keberadaan nilai nol -based alue..
Pada skala rasio, nilai nol bersi!at mutlak, tidak seperti pada skala interal. )ata yang dihasilkan
oleh skala rasio adalah data rasio. Tidak ada pembatasan terhadap alat uji statistik yag sesuai.
Statistika parametrik dan statistika non(parametrik Statistika parametrik adalah suatu uji yang
modelnya menetapkan adanya syaratsyarat tertentu -asumsi(asumsi. tentang ariabel random
atau populasi yang merupakan sumber sampel penelitian.
Sedangkan uji statistik yang tidak memerlukan adanya syarat(syarat tersebut disebut
statistika non(parametrik. Statistika parametik lebih banyak digunakan untuk menganalisis data
yang berskala interal dan rasio dengan dilandasi asumsi tertentu seperti normalitas. Statistika
nonparametik dapat digunakan untuk menganalisis data yang berskala nominal dan ordinal.
9ntuk memili$ alat u%i "tati"tik yang "e"uai
Sejalan dengan perkembangan statistika dalam menguji hipotesis, diperlukan landasan
yang rasional untuk memilih diantara sekian macam uji statistik tersebut. "eberapa pertanyaan
dan diagram alir terlampir dapat digunakan untuk menetapkan uji statistik yang sesuai.
$. Skala pengukuran apa yang terlibat dalam hipotesis3
%. 'ipotesis apa yang akan diuji -perbedaan atau asosiasi.3
,. Jika yang akan diuji adalah hipotesis perbedaan, pengambilan sampelnya independen atau
berpasangan3
6. Ada berapa banyak pengukuran -populasi1ariabelnya.3
Hi.ote"i"
'ipotesis statistik dide!inisikan sebagai pernyataan matematis tentang parameter populasi
yang akan diuji sejauhmana suatu data sampel mendukung kebenaran hipotesis tersebut.
'ipotesis merupakan kesimpulan sementara yang masih harus diuji kebenarannya. Ada dua
rumusan hipotesis, yaitu# hipotesis null -'A. dan hipotesis alternati! -'$.. Tujuan pengujian
hipotesis adalah Cmenolak 'AD, jika hal ini berhasil, maka peneliti akan mengatakan C... berhasil
menolak hipotesis -'A. yang mengatakan...D. Jika pengujian ini gagal, maka meneliti akan
mengatakan C... gagal menolak hipotesis -'A. yang mengatakan...D
Secara umum ada tiga bentuk hipotesis#
1. Hi.ote"i" dua .i$ak 1t0o tailed2
'A # E @ EA
'$ # E F EA
<ontoh# 'o # 5ata(rata nilai 4A> siswa S/TA negeri se()89 sama dengan swasta
'$ # 5ata(rata nilai 4A> siswa S/TA negeri se()89 berbeda dengan swasta
2. Hi.ote"i" "e.i$ak 1kanan2
'A # E G EA
'$ # E H EA
<ontoh# 'o # 5ata(rata nilai 4A> siswa S/TA negeri se()89 kurang dari sama
dengan I,A
'$ # 5ata(rata nilai 4A> siswa S/TA negeri se()89 lebih dari I,A
3. Hi.ote"i" "e.i$ak 1kiri2
'A # E J EA
'$ # E 0 EA
<ontoh# 'o # 5ata(rata nilai 4A> siswa S/TA swasta se()89 lebih dari sama dengan
I,A
'$ # 5ata(rata nilai 4A> siswa S/TA swasta se()89 kurang dari I,A
'ipotesis Statistik # .ernyataan atau dugaan mengenai satu atau lebih populasi.
Pengujian hipotesis berhubungan dengan penerimaan atau penolakan suatu hipotesis.
Kebenaran -benar atau salahnya . suatu hipotesis tidak akan pernah diketahui dengan pasti,
kecuali kita memeriksa "eluru$ .o.ula"i. -2emeriksa seluruh populasi3 Apa mungkin3.
/alu apa yang kita lakukan, jika kita tidak mungkin memeriksa seluruh populasi untuk
memastikan kebenaran suatu hipotesis3
Kita dapat mengambil sampel acak, dan menggunakan in!ormasi -atau bukti. dari sampel itu
untuk menerima atau menolak suatu hipotesis.
Penerimaan suatu hipotesis terjadi karena /I3A# 69#9P )9#/I untuk *4N,8A#
hipotesis tersebut dan )9#AN karena HIP,/4SIS I/9 )4NAR
dan
Penolakan suatu hipotesis terjadi karena /I3A# 69#9P )9#/I untuk *4N4RI*A
hipotesis tersebut dan )9#AN karena HIP,/4SIS I/9 SA8AH.
/andasan penerimaan dan penolakan hipotesis seperti ini, yang menyebabkan para
statistikawan atau peneliti mengawali pekerjaan dengan terlebih dahulu membuat hipotesis
yang diharapkan ditolak, tetapi dapat membuktikan bahwa pendapatnya dapat diterima.
P4N!48ASAN
'ipotesis Awal yang diharap akan ditolak disebut # Hi.ote"i" Nol -
H
A
.
'ipotesis >ol juga sering menyatakan kondisi yang menjadi dasar pembandingan.
Penolakan
H
A
membawa kita pada penerimaan Hi.ote"i" Alternati& -
H
$
. -beberapa buku
menulisnya sebagai
H
A
.
>ilai 'ipotesis >ol -
H
A
. harus menyatakan dengan pasti nilai parameter.

H
A
ditulis dalam bentuk persamaan
Sedangkan >ilai 'ipotesis Alternati! -
H
$
. dapat memiliki beberapa kemungkinan.

H
$
ditulis dalam bentuk pertidaksamaan -0 K H K .
PENGERJAAN UJI HIPOTESIS
Tujuh (7) Langkah Pengerjaan Uji Hipotei
1. Tentukan H
A
dan H
$
2* Tentukan statistik uji [ z atau t]
3* Tentukan arah pengujian [1 atau 2]
4* Taraf Nyata Pengujian [ atau /2]
5. Tentukan niai titik kritis atau daerah peneri!aan"pen#akan H
A
$. %ari niai &tatistik 'itung
(. Tentukan )esi!puan [teri!a atau t#ak H
A
]
)ebera.a atatan#
B,7
$. Perumusan hipotesis harus didukung oleh landasan teoritis yang tepat sehingga kebenaran
hipotesis dapat dipertanggungjawabkan. <ontoh korelasi antara pendapatan dan pengeluaran
harus ditentukan berdasarkan teori1substansi.
%. )ianjurkan peneliti berusaha memilih hipotesis sepihak karena menunjukkan kedalaman
pengetahuan peneliti terhadap permasalahan yang akan diselesaikan.
,. 'ipotesis dua pihak hanyalah dipakai jika peneliti kurang yakin tentang nilai parameter yang
diharapkan.
6. "enar atau salahnya hipotesis tidak akan pernah diketahui dengan pasti kecuali bila kita
memeriksa seluruh populasi. ;leh karena itu kita mengambil sampel random dari populasi
tersebut dan menggunakan in!ormasi yang dikandung sampel itu untuk memutuskan apakah
hipotesis tersebut kemungkinan besar benar atau salah. "ukti data dari sampel yang tidak
konsisten dengan hipotesis membawa kita pada penolakan hipotesis tersebut, demikian juga
sebaliknya. Perlu ditegaskan bahwa penerimaan suatu hipotesis statistik adalah merupakan akibat
dari ketidakcukupan bukti untuk menolaknya, dan tidak berimplikasi bahwa hipotesis itu benar.
B. Secara umum, pengujian hipotesis dibedakan %, pengujian hipotesis komparati! dan asosiasi.
Pengujian hipotesis komparasi berkaitan dengan pengujian perbedaan -di!!erence. mean antara
dua kelompok atau lebih. Pengujian hipotesis asosiasi berkaitan dengan menguji antara dua
ariabel.
*ana%emen Pengola$an 3ata
Pengolahan data merupakan salah satu bagian rangkaian kegiatan penelitian setelah
pengumpulan data. Setelah dilakukan pengumpulan data, seringkali orang bingung Cmau
diapakan data yang telah terkumpul3 "agaimana manghubungkan data di kuisioner dengan
tujuan penelitian3D. 4ntuk itu data yang masih mentah -raw data. perlu diolah sedemikian rupa
sehingga menjadi in!ormasi yang akhirnya dapat digunakan untuk menjawab tujuan penelitian.
L
Agar analisis penelitian menghasilkan in!ormasi yang benar, paling tidak ada 6 tahapan
dalam penolahan data yang harus dilalui, yaitu#
$. 4diting
2erupakan kegiatan untuk melakuka pengecekan isian !ormulir1kuisioner, apakah
jawaban dikuisioner telah #
a. /engkap, semua pertanyaan sudah terisi jawabannya.
b. Jelas, Jawaban pertanyaan cukup jelas terbaca.
c. 5elean, jawaban yang tertulis apakah relean dengan pertanyaan.
d. Konsisten, apakah antara beberapa pertayaan yang berkaitan isi jawabannya konsisten,
misalnya antara pertanyaan usia dengan pertanyaan jumlah anak. "ila dipertanyaan usia terisi $B
tahun dan dipertanyaan jumlah anak M, ini berarti tidak konsisten.
%. 6oding
<oding merupakan kegiatan merubah data berbentuk huru! menjadi data berbentuk
angka1bilangan. 2isal, untuk ariabel pendidikan diberikan kode $@S)K %@S2PK ,@S24 dan
6@PT. Jenis Kelamin# $@/aki(lakiK %@PerempuanK dst. Kegunaan coding adalah untuk
mempermudah pada saat analisis data dan juga mempercepat pada saat entry data.
,. Proe""ing
Setelah semua kuisioner terisi lengkap, jelas, relean dan konsisten, serta teah melewati
proses coding, maka langkah selanjutnya adalah memproses data agar data yang sudah di(entry
data dapat dianalisis. Pemrosesan data dilakukan dengan cara meng(entry data dari kuisioner ke
paket program komputer. Ada bermacam(macam paket program yang dapat digunakan untuk
pemrosesan data dengan masing(masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Salah satu paket
program yang sudah umum digunakan untuk entry data adalah program SPSS !or window.
6. 6leaning
<leaning 1 pembersihan data merupakan kegiatan pengecekan kembali data yang sudah di
entry apakah ada kesalahan1tidak. Kesalahan tersebut mungkin terjadi saat kita meng(entry data
ke komputer, misalnya, untuk untuk ariabel pendidikan ada data yang bernilai 7, mestinya
berdasarkan coding yang ada pendidikan kodenya hanya antara $ N 6.
4N/RA 3A/A
Setelah kita mengetahui langkah(langkah pengolahan data, selanjutnya adan dibahas
entry datamenggunakan SPSS. Kepanjangan dari SPSS yaitu Statistical Program !or Social
Science. SPSS merupakan paket program statistik yang berguna untuk mengolah dan
menganalisis data penelitian. )engan SPSS semua kebutuhan pengolahan dan analisis data dapat
diselesaikan dengan mudah dan cepat. Kemampuan yang dapat diperoleh dari SPSS melputi
pemrosesan segala bentuk !ile data, modi!ikasi data, membuat tabuasi berbenuk didtribusi
!rekuensi, analisis statistik deskripti!, analsis lanjut yang sederhana maupun komplek, pembuatan
gra!ik, dsb. Perkembangan program SPSS sangat cepat dimulai dari program SPSS1P<O-masih
under );S. kemudian berkembang menjadi SPSS !or +indow. Sampai sekarang sudah
memasuki ersi %%.
/angkah 2emulai Prgram SPSS adalah Sebagai "erikut #
a. 2emanggil SPSS
Pertama kali anda harus pastikan bahwa komputer sudah ter(instal program SPSS !or
+indow. 4ntuk memanggil SPSS dapat dilakukan dua cara #
$. "ila tampilan pertama komputer1pada dekstop sudah muncul icon SPSS, maka klik
dengan mouse icon tersebut % kali.
%. "ila pada dekstop belum ada icon SPSS, Klik Star 2enu (H sorot All Program (H
sorot SPSS !or +indow (H Klik SPSS $$,B !or +indow
)alam operasionalnya SPSS mengenal % jenis jendela 1 window utama yaitu #
$. SPSS )ata :ditor
Jendela ini berisi tampilan data yang kita olah dan analisis dengan tampilan sejenis
Spreadsheet -seperti Tampilan Program :Pcel.
%. SPSS ;utput
'asil olahan -hasil analisis. yang anda lakukan akan ditampilkan pada ;utput +indow.
+indow ini merupakan teks editor, artinya dapat mengedit hasil analisis yang ditampilkan.
b. Struktur )ata di SPS
Agar dapat diolah dengan SPSS, data harus mempunyai struktur, !ormat dan jenis
tertentu. )alam SPSS -dan yang umum terjadi pada program lain., data yang diolah tersusun
berdasarkan kolom dan baris. Tiap kolom melambangkan satu ariabel. tiap baris data
dinamakan <ase -kasus1responden. sebagaimana istilah record di )ata "ase.
<ontoh #
&ariable >ama 4mur "erat
Anita %, 6A
<ases "udi %B BL
)ari contoh di atas menunjukkan ada , ariabel -nama, umur dan berat badan. dan %
kasus1responden -Anita dan "udi.
c. Tampilan 4tama SPSS !or +indow
Setelah SPSS dipanggil dilayar akan muncul loo SPSS !or +indows, tunggulah sesaat
hingga logo tersebut hilang
Sistem kerja SPSS !or +indows dikendalikan oleh menu -bar menu.. "ar 2enu terletak
di sebelah atas dengan urutan dari kiri ke atas sebagai berikut # *ile, :dit, &iew, )ata, Trans!orm,
Analyze, =raphs, 4tillities, +indow, dan 'elp.
Q *ile # )igunakan untuk membuat !ile data baru, membuka !ile data
yang telah tersimpan, -ekstensi SA&., atau membaca !ile data dari program lain, seperti dbase,
ePcel dll.
Q :dit # )igunakan untuk memodi!kasi, meng(copy, menghapus,
mencari, dan mengganti data.
Q &iew # )igunakan untuk mengatur tamilan !ont, tamplan kode1label.
Q )ata # )igunakan untuk membuat1mende!inisikan nama ariabel,
mengabil1menganalisis data, menggabungkan data.
Q Trans!orm # )igunakan untuk trans!ormasi1modi!ikasi data seperti
pengelompokkan ariabel, pembuatan ariabel baru dari perkalian1penjumlahan ariabel yang
ada, dll.
Q Analyze # )igunakan untuk memilih berbagai prosedur statistik, dari
statistik sederhana -deskripti!. sampai dengan statistik komplek -multiariat..
Q =raphs # )igunakan untuk membuat gra!ik meliputi gra!ik bar, Pie, =aris,
'istogram, Scatter plot, dsb.
Q 4tillities # )igunakan untuk menampilkan berbagai in!ormasi tentang isi
!ile.
Q +indow # )igunakan untuk berpindah(pindah antar jendela, misalnya dari
jendela data ke jendela output.
Q 'elp # )igunakan untuk mencari in!ormasi bantuan bagaimana
menggunakan berbagai !asilitas pada SPSS.
*4*AS9#AN 3A/A
:ntry data dapat langsung dilakukan pada sheet data editor. )ata editor memiliki
tampilan sejenis spreadsheet -pada ePcel. yang digunakan sebagai !asilitas untuk
memasukan1mengisi data. Ada , hal yang harus diperhatikan dalam tampilan spreadsheet SPSS,
antara lain #
$. "aris # menunjukkan kasus1responden
%. Kolom # menunjukkan ariabel
,. Sel # menunjukkan perpotongan antara kolom dab baris yang berisi
nilai1data
)alam memasukkan data ke SPSS, ada 6 hal yang harus diperhatikan, antara lain#
$. *emberi Nama =ariabel
Pertama kali yang harus dilakukan pada saat entry data adalah memberi nama ariabel.
satu ariabel mewakili atau melambangkan satu pertanyaan. Agar tidak menemui kesultan dalam
membuat ariabel, berikut akan diuraikan ketentuan atau persyaratan nama ariabel, yaitu #
( >ama ariabel maksimum I digit -huru!1karakter., untuk SPSS ersi $, keatas
karakter dapat lebih dari I karakter.
( >ama ariabel tidak boleh ada spasi
( >ama ariabel tidak boleh ada yang sama
%. *ende&ini"ikan /i.e =ariabel
Jenis tipe data dalam SPSS antara lain#
( >umerik # untuk data berbentuk angka1nomor
( String # untuk data berbentuk huru!
( )ate # untuk angka berbentuk date1tanggal
( )ll
Ryang sering digunakan adalah tipe numerik, karena data yang akan kita olah biasanya
berbentuk angka.
,. *ende&ini"ikan Adanya 3e"imal
"ila data yang akan dimasukan desimal, seperti '", maka perlu ditentukan berapa
desimal yang kita inginkan. SPSS secara de!ault1standar memberikan dua angka desimal untuk
setiap data yang akan dientry. Kebanyakan data penelitian tidak berbentuk desimal, oleh karena
itu untuk data yang tidak ada desimal kita harus setting di SPSS isian jumlah desimal diberi
angka A -nol..
6. *emberi 8abel =ariabel
>ama ariabel biasanya tertulis dengan kata1huru! yang singkat, pada bagian ini kita akan
menuliskan keterangan nama ariabel sehingga dapat memperjelas arti dari masing(masing
ariabel. 2isalnya nama ariabel "+T diberi label C"erat "adan "ayi pada saat lahir diberi
satuan gramD.
B. *emberi =alue 8abel
4ntuk ariabel yang berbentuk koding kita harus memberi keterangan untuk setiap kode
yang ada dalam kode tersebut. 2isalnya untuk ariabel SeP # A @ Pria dan $ @ +anita.
6,B,L
3a&tar Pu"taka
$. 2organ =eri, dkk. %AAM. ;bstetri dan =inekologi Pansuan Praktik. Jakarta# :=<.
%. 2anuaba, 8da "agus =de.%AA$.Kapita Selekta Penatalaksanaan 5utin ;bstetri
=inekologi dan K".Jakarta#:=<
,. <unningham =ary. *. ;bstetri williams . Jakarta # :=<, %AAB.
6. "udiarto, %AA6, 2etodologi Penelitian Kedokteran, Sebuah Pengantar, Jakarta, :=<
B. 'asan, %AAB, Pokok Pokok 2ateri Statistik $ -statistik )eskripti!., Jakarta, "umi Aksara
L. >asution, %AA6, 2etode research -penelitian 8lmiah., Jakarta, "umi Aksara
7. Tjokronegoro, %AA6, 2etologi Penelitian "idang kedokteran, Jakarta, "alai Penerbit
*akultas Kedokteran 4niersitas 8ndonesia.