Anda di halaman 1dari 17

TEKNIK PRESENTASI

PADA PENYULUHAN
KESEHATAN
PENDAHULUAN
Penyuluhan kesehatan merupakan suatu
rangkaian kegiatan pendidikan
kesehatan dengan cara menyebarkan
pesan dan menanamkan keyakinan,
sehingga masyarakat sadar, tahu dan
mengerti, sehingga merubah perilaku
serta melakukan anjuran yang
disampaikan sehingga tercapai tujuan
kesehatan individu dan masyarakat.
PENDAHULUAN
Pendidikan kesehatan : suatu proses
perubahan baik sikap dan pola pikir pada
individu dan masyarakat dalam mencapai
tujuan hidup sehat
Tujuan Pendidikan Kesehatan
Tercapainya perubahan perilaku individu,
keluarga dan masyarakat dalam membina dan
memelihara perilaku hidup sehat dan
lingkungan sehat, serta berperan aktif dalam
upaya mewujudkan derajat kesehatan yang
optimal.
Terbentuknya perilaku sehat pada individu,
keluarga, kelompok dan masyarakat yang
sesuai dengan konsep hidup sehat baik fisik,
mental dan sosial sehingga dapat
menurunkan angka kesakitan dan kematian.
Menurut WHO tujuan penyuluhan kesehatan
adalah untuk merubah perilaku perseorangan
dan atau masyarakat dalam bidang
kesehatan.
Faktor-Faktor yang Diperhatikan
dalam Keberhasilan Penyuluhan
Kesehatan
Tingkat Pendidikan; Pendidikan dapat
mempengaruhi cara pandang seseorang
terhadap informasi baru yang diterimanya.
Maka dapat dikatakan bahwa semakin
tinggi tingkat pendidikannya, semakin
mudah seseorang menerima informasi
yang didapatnya.
Tingkat Sosial Ekonomi; Semakin tinggi
tingkat sosial ekonomi seseorang,
semakin mudah pula dalam menerima
informasi baru.
Faktor-Faktor yang Diperhatikan
dalam Keberhasilan Penyuluhan
Kesehatan
Adat Istiadat; Pengaruh dari adat istiadat
dalam menerima informasi baru
merupakan hal yang tidak dapat
diabaikan, karena masyarakat kita masih
sangat menghargai dan menganggap
sesuatu yang tidak boleh diabaikan.

Faktor-Faktor yang Diperhatikan
dalam Keberhasilan Penyuluhan
Kesehatan
Kepercayaan Masyarakat; Masyarakat
lebih memperhatikan informasi yang
disampaikan oleh orang-orang yang sudah
mereka kenal, karena sudah timbul
kepercayaan masyarakat dengan
penyampai informasi.
Ketersediaan Waktu di Masyarakat; Waktu
penyampaian informasi harus
memperhatikan tingkat aktifitas
masyarakat untuk menjamin tingkat
kehadiran masyarakat dalam penyuluhan.

Metode yang Dipergunakan dalam
Memberikan Penyuluhan Kesehatan
Metode Ceramah; Merupakan suatu cara
dalam menerangkan dan menjelaskan
suatu ide, pengertian atau pesan secara
lisan kepada sekelompok sasaran
sehingga memperoleh informasi tentang
kesehatan.
Metode Diskusi Kelompok; Merupakan
pembicaraan yang direncanakan dan telah
dipersiapkan tentang suatu topik
pembicaraan diantara 5 20 peserta
(sasaran) dengan seorang pemimpin
diskusi yang telah ditunjuk.
Metode yang Dipergunakan dalam
Memberikan Penyuluhan Kesehatan
Metode Curah Pendapat; Merupakan
suatu bentuk pemecahan masalah di
mana setiap anggota mengusulkan semua
kemungkinan pemecahan masalah yang
terpikirkan oleh masing masing peserta,
dan evaluasi atas pendapat pendapat
tadi dilakukan kemudian.
Metode Panel; Merupakan pembicaraan
yang telah direncanakan di depan
pengunjung atau peserta tentang sebuah
topik, diperlukan 3 orang atau lebih
panelis dengan seorang pemimpin.
Metode yang Dipergunakan dalam
Memberikan Penyuluhan Kesehatan
Metode Bermain peran; Merupakan
memerankan sebuah situasi dalam kehidupan
manusia dengan tanpa diadakan latihan,
dilakukan oleh dua orang atu lebih untuk dipakai
sebagai bahan pemikiran oleh kelompok.
Metode Demonstrasi; Merupakan suatu cara
untuk menunjukkan pengertian, ide dan prosedur
tentang sesuatu hal yang telah dipersiapkan
dengan teliti untuk memperlihatkan bagaimana
cara melaksanakan suatu tindakan, adegan
dengan menggunakan alat peraga. Metode ini
digunakan terhadap kelompok yang tidak terlalu
besar jumlahnya.
Metode yang Dipergunakan dalam
Memberikan Penyuluhan Kesehatan
Metode Simposium; Merupakan
serangkaian ceramah yang diberikan oleh
2 sampai 5 orang dengan topik yang
berlebihan tetapi saling berhubungan erat.
Metode Seminar; Merupakan suatu cara di
mana sekelompok orang berkumpul untuk
membahas suatu masalah dibawah
bimbingan seorang ahli yang menguasai
bidangnya.
Langkah-Langkah Melakukan
Penyuluhan Kesehatan
Mengkaji kebutuhan kesehatan masyarakat
Menetapkan masalah kesehatan masyarakat
Memprioritaskan masalah yang terlebih dahulu
ditangani melalui penyuluhan kesehatan masyarakat
Menyusun perencanaan penyuluhan
Menetapkan tujuan
Penentuan sasaran
Menyusun materi/isi penyuluhan
Memilih metoda yang tepat
Menentukan jenis alat peraga yang akan
digunakan
Penentuan kriteria evaluasi
Pelaksanaan penyuluhan
Penilaian hasil penyuluhan
Tindak lanjut dari penyuluhan

Penyerapan Materi dalam
Penyuluhan Kesehatan
Membaca 10%
Mendengar 20%
Melihat 30%
Melihat dan mendengar 50%
Memperagakan 80%
Jenis Metode Penyuluhan
Kesehatan
Berdasarkan Teknik Komunikasi:
Metode Penyuluhan Langsung, contoh; kunjungan ke
rumah, diskusi, pertemuan di balai desa, pertemuan di
posyandu, dan sebagainya.
Metode Penyuluhan Tidak Langsung, contoh; media
cetak dan elektronik.
Berdasarkan Jumlah Sasaran yang Dicapai:
Pendekatan Perorangan
Pendekatan Kelompok
Pendekatan Masal
Berdasarkan Indera Penerima:
Metode Melihat/Memperhatikan, contoh: Poster, Baliho,
dan Majalah Dinding.
Metode Mendengar, contoh: penyuluhan lewat radio
Metode Kombinasi, contoh: ceramah dan pidato.
Metode Demonstrasi, contoh mempraktekkan 3M + 1T
pada pencegahan demam berdarah dengue.
Macam Media
Benda Asli, contoh: penyajian pembuatan
oralit dari campuran gula, garam, dan air
minum.
Benda Tiruan, contoh: alat peraga organ
reproduksi.
Media Grafis, contor: poster, leaflet, slide,
dan film.
Teknik Presentasi
Presentator menyiapkan media presentasi (poster,
slide, flipchart, dan leaflet) untuk penyuluhan
kesehatan dengan judul yang telah ditentukan
dengan memenuhi kaidah kesesuaian tata tulis
meliputi: ukuran, topografi, kerapihan ketik, tata
letak, dan menggunakan tatabahasa yang baku.
Media presentasi penyuluhan kesehatan memiliki
kesesuaian informasi dengan topik yang
dibutuhkan masyarakat, akurasi, dan aktualisasi
terkini.
Presentator menyajikan dengan cara dan sikap
tegak, wajah cerah, berpenampilan menarik,
semangat, penuh percaya diri, dan menguasai
materi yang disajikan.
Presentator mengucapkan salam dan melakukan
kontak mata dan menciptakan kesan akrab dengan
para pendengar.
Teknik Presentasi
Penyajian dilakukan dengan menggunakan
bahasa yang baku, mudah dimengerti, secara
runut dan lancar, serta dapat pula
menambahkan bahasa tubuh.
Penyajian materi dilakukan secara sistematis,
komprehensif, dalam waktu terkendali sesuai
dengan selang waktu yang disediakan ( 10
menit).
Presentator menyediakan sesi tanya jawab
kepada para pendengar ( 10 menit) dan
menjawabnya dengan benar dan tepat.
Presentator juga menerima masukan dan
kritikan dari para pendengar dan
menanggapinya secara terbuka dan kritis.