Anda di halaman 1dari 1

Hukum Ohm

Besar arus listrik (I) yang mengalir melalui sebuah penghantar atau Konduktor akan berbanding
lurus dengan beda potensial / tegangan (V) yang diterapkan kepadanya dan berbanding terbalik
dengan hambatannya (R).
V = I x R
Dimana :
V = Voltage (Beda Potensial atau Tegangan yang satuan unitnya adalah Volt (V))
I = Current (Arus Listrik yang satuan unitnya adalah Ampere (A))
R = Resistance (Hambatan atau Resistansi yang satuan unitnya adalah Ohm ())

Hukum Kirchoff 1 ( KCL )
Di pertengahan abad 19 Gustav Robert Kirchoff (1824 1887) menemukan cara untuk menentukan
arus listrik pada rangkaian bercabang yang kemudian di kenal dengan Hukum Kirchoff. Hukum ini
berbunyi Jumlah kuat arus yang masuk dalam titik percabangan sama dengan jumlah kuat arus yang
keluar dari titik percabangan.

Hukum Kirchoff 2 ( KVL )
Hukum Kirchoff II. berbunyi : Dalam rangkaian tertutup, Jumlah aljabbar
GGL (E) dan jumlah penurunan potensial sama dengan nol". Maksud dari
jumlah penurunan potensial sama dengan nol adalah tidak ada energi listrik
yang hilang dalam rangkaian tersebut, atau dalam arti semua energi listrik
bisa digunakan atau diserap. Dalam arti lain maksudnya adalah penjumlahan
tegangan pada masing-masing komponen penyusunnya yang membentuk
suatu lintasan tertutup akan bernilai nol. Melalui Peryataan tersebut maka
dapat ditulis dengan persamaan:
V = 0
E + (R.I) = 0